Home / Berita & Promo / Rahasia di Balik Kesuksesan Depot Accoord Ngawi, Pesanan Overload sampai Kehabisan Stok
Rahasia di Balik Kesuksesan Depot Accoord Ngawi, Pesanan Overload sampai Kehabisan Stok

Rahasia di Balik Kesuksesan Depot Accoord Ngawi, Pesanan Overload sampai Kehabisan Stok

Seperti apa rahasia di balik kesuksesan Depot Accoord Ngawi? Yuk simak cerita sukses dari Pejuang Online Paxel asal Ngawi berikut.

Buat #SahabatPaxel yang melintasi Jalan Dokter Wahidin No.4, Sidomakmur, Ketanggi, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, maka akan menemukan restoran yang cukup luas yakni Depot Accoord.

Depot makan yang berdiri sejak tahun 1971 ini awalnya hanya sebuah rumah makan biasa, loh! Seiring bertambahnya pelanggan dan menu yang semakin banyak, membuat restoran ini makin dikenal oleh masyarakat Ngawi dan sekitarnya. Ditambah lagi, saat ini Depot Accoord memiliki produk frozen food yang dipasarkan secara luas ke seluruh Indonesia dengan bantuan jasa pengiriman Paxel. Jumlah orderannya pun tak perlu dipertanyakan lagi, karena restoran ini pernah mendapatkan pesanan yang overload hingga kehabisan stok.

Seperti apa rahasia di balik kesuksesan Depot Accoord Ngawi? Yuk simak asal mula berdirinya Depot Accoord hingga cara owner dalam menjaga cita rasa dan kualitas menu dari nenek moyang, berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Depot Accoord Ngawi

Sejak tahun 1971, Depot Makan Accoord didirikan oleh Nenek Srining Hastuti. Saat ini usaha kuliner Depot Accoord diteruskan oleh anak pertamanya, Ibu Meiliani Hadyanti dan cucu-cucunya. Salah satu cucunya bernama Allysia Assandry. Jadi, Depot Accoord ini sudah berjalan secara turun temurun.

Dari dulu sampai sekarang lokasi depot makan ini masih sama. Kalau dulu di pinggiran jalan dengan luas rumah makan yang kecil. Karena dampak pelebaran jalan, membuat rumah makan Depot Accoord Ngawi diperlebar lagi dan bangunan lebih masuk ke dalam.


2. Kenapa Diberi Nama Accoord?

Allysia menjelaskan bahwa dahulu Nenek Srining dari pendiri Depot Accoord memilih kata Accoord karena memiliki arti “akur”, yang berharap semua keluarga hidup secara akur.

3. Awal Mula Menemukan Resep Menu Accoord

Allysia menuturkan, “awal mula mendapatkan semua resep dari Nenek Srining. Seiring berjalannya waktu, ada beberapa menu baru sebagai inovasi yang dibuat untuk menyesuaikan tren dan permintaan pasar, misalnya rice bowl untuk para remaja, tongseng sapi, dan lain-lain dengan resep inovasi dari Ibu Meiliani.”

4. Rahasia Pengelola Depot Accoord Ngawi dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Saat ditanya mengenai rahasia owner dalam mempertahankan kualitas produk, Allysia mengungkapkan bahwa dalam mempertahankan kualitas produk, owner selalu mengawasi dan terjun langsung dalam proses produksi. Selain itu, owner juga menjaga kualitas bahan yang digunakan untuk produk Depot Accoord dan menjaga cita rasa yang khas untuk terus kami pertahankan yang berbeda dibandingkan dengan tempat lain. Di samping itu, pengelola Depot Accoord juga selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggan.

Cara mempertahankan kualitas produk inilah yang membuat Depot Accoord Ngawi didatangi banyak pelanggan. Tak hanya itu saja, Allysia juga menjelaskan para pelanggan berdatangan karena ada beberapa hal yang membuat kuliner di Depot Accoord berbeda dari yang lainnya, yakni Ayam Goreng Kalasan dan Gudeg.


“Banyak orang berdatangan di Depot Accoord karena cita rasa yang khas dari Depot Accoord. Kemudian ciri khas Gudeg Depot Accoord dengan bumbu areh yang berbeda dengan gudeg lainnya. Ciri khas Ayam Goreng Kalasan Depot Accoord yakni ayam yang dibalut dengan tepung, berbeda dengan ayam goreng tempat lain yang kebanyakan warnanya kuning. Selain itu, cara penyajiannya pun berbeda dibanding rumah makan lain. Intinya resep dan cara masaknya berbeda sehingga menghasilkan produk yang berbeda pula, namun tetap mengutamakan ciri khas,” tutur Allysia.

Selain Ayam Goreng Kalasan dan Gudeg, saat ini Depot Accoord Ngawi memiliki menu lainnya. Total ada 100 menu yang dijual ke pelanggan. Untuk menu yang paling favorit adalah ayam, gudeg, capcay, bakmie, fuyunghai, sop gulung, dan sop ayam. Sedangkan untuk Accoord Frozen, ada menu ayam, gudeg, bali daging, rendang daging, ayam mercon, ayam bacem.


5. Tips Menghadapi Tantangan dalam Berbisnis sebelum Bisa Sukses Sampai Sekarang

Dalam menjalankan bisnisnya, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Allysia membagikan tips dalam menghadapi tantangan berbisnis sebelum akhirnya bisa sukses sampai sekarang, yakni dengan:

  1. Menjaga cita rasa dan ciri khas Depot Accoord.
  2. Pantang menyerah dan selalu bersyukur.
  3. Membuat inovasi menu baru, salah satunya dengan membuat Accoord Frozen yang dapat dinikmati sampai luar kota Ngawi.

Untuk tips ketiga tersebut, pengelola Depot Makan Accoord mempromosikan produk frozen food ke pelanggan yang lebih luas lagi menggunakan jasa pengiriman Paxel.

“Karena ada Paxel yang melayani pengiriman frozen food, kami berani menjual dan mengirim produk frozen food ke luar kota,” kata Allysia.

6. Cara Mempromosikan Menu Makanan Depot Accoord Ngawi

Belum ada distributor maupun reseller yang mempromosikan menu makanan Depot Accoord. Menurut Allysia, kekuatan promosi terampuh adalah dari mulut ke mulut pelanggan yang mengatakan menu Depot Accoord enak dan tidak berubah dari dulu. Sementara kalau dari owner sendiri mempromosikan melalui sosial media seperti Instagram dan mengadakan diskon.

“Jadi, pernah ada orang Blora yang mengadakan acara nikahan. Dia telfon ke kita untuk pesan 100 porsi gudeg kendil besar. Awalnya kita kira itu bohongan, dan dia janji mau ke lokasi Depot Accoord keesokan harinya. Ternyata besoknya datang dan pesen gudeg sebagai hantaran nikah dengan alasan karena rasanya yang enak,” tutur Allysia.

“Terus aku tanya, Tante tau gudeg ini dari mana? Katanya temannya jam 11 malam bawain gudeg Depot Accoord, dan besoknya dipanasin masih enak dan rasanya gak berubah. Setelah itu banyak pelanggan dari Blora termasuk saudara-saudaranya tersebut yang makan di sini. Jadi, Depot Accoord terkenal karena dari mulut ke mulut,” imbuhnya.


Sebelum-sebelumnya Depot Accoord mengadakan diskon 10% setiap hari Jum’at dan pada event Natal ada diskon 10%. Untuk momen setelah lebaran ini belum ada diskon lagi, tapi pengelola Depot Accoord Ngawi masih merencanakan untuk mengadakan diskon kembali.

Lantas, berapa jumlah orderan per hari yang bisa dipenuhi oleh Depot Accoord Ngawi? Untuk rata-rata jumlah orderan, Ibu Meiliani dan Allysia mengungkapkan bahwa mereka tidak bisa menghitung jumlah pastinya. Sebab penjualan naik turun, kadang ramai pelanggan yang datang makan di tempat, kadang ramai pelanggan yang memesan bungkusan menu Depot Accoord. Kadang ada kantor-kantor yang pesen 50 pieces nasi kotak sebanyak 5 kali. Ada pula yang makan prasmanan dan membuat Depot Accoord menjadi ramai. Jadi, jumlah orderan per hari itu fluktuatif.

“Intinya, kami tidak bisa memberitahukan jumlah pastinya yang penting kami selalu mensyukuri penjualan kami,” pungkas Ibu Meiliani.

7. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk

Mengingat saat ini Accoord menjual produk dalam bentuk frozen. Allysia juga memiliki tips mengemas frozen food supaya produk diterima oleh pelanggan dalam kondisi baik. Tipsnya adalah dengan menggunakan plastik vacuum khusus frozen dan dikasih thermal freeze (es batu). Kemudian dikasih peredam warna silver sehingga aman.

Pada proses trial, Allysia berkata bahwa pihaknya mengirim produk Depot Accoord ke saudara yang ada di Jogja dan Malang untuk memastikan apakah barang diterima dalam kondisi yang baik. Trial ini menggunakan Paxel. Hasilnya produk yang diterima masih bagus, dan dari cara inilah berlanjut sampai sekarang.


“Terus aku mencoba nawarin produk Depot Accoord ke temenku yang ada di Semarang, Bandung, Jakarta menggunakan pengiriman Paxel. Kami baru merintis bisnis frozen food, jadi harus memberikan first impression yang bagus. Dengan memperhatikan pengemasan yang tepat untuk makanan beku ini merupakan salah satu usaha agar pelanggan bisa repeat order,” harap Allysia.

“Paxel ini sangat bagus karena bisa sehari sampai dari Ngawi ke Malang, Jogja, Solo, dan lain sebagainya, produk pun tidak bau. Saya seneng banget Paxel bisa menjamin dan membantu pengiriman produk Depot Accoord dengan cepat dan produk tetap bagus,” imbuh Ibu Meiliani.

Untuk penyimpanan stok produk, Depot Accoord Ngawi tidak memiliki stok untuk pengiriman ke luar kota atau pengiriman untuk pelanggan di marketplace. “Pelanggan harus preorder terlebih dulu selama 3 hari. Hal ini agar produk tidak mengalami perubahan rasa, karena produk yang kami berikan selalu fresh,” kata Allysia.

Biasanya sebelum pengiriman produk, pihak Depot Accoord Ngawi harus menggoreng ayamnya terlebih dahulu. Kemudian tunggu sampai ayam yang sudah matang itu dingin. Lalu divakum, dan terakhir tahap frozen. Tahapan frozen ini memakan waktu 2 – 3 hari, baru setelah itu dikirim ke pelanggan yang sudah order.

8. Suka Duka dalam Menjalankan Bisnis Depot Accoord

Hal yang membuat owner senang dalam menjalankan bisnis Accoord Frozen meskipun tantangannya banyak banget dan banyak mengalami jatuh bangun dalam menjalankan bisnis yakni muncul dari kesenangan dalam diri Ibu Meiliani dan Allysia.

“Ya senang aja, karena orang itu kadang seneng wah akhirnya aku bisa makan di Jakarta dengan beli gudeg dan ayam goreng Depot Accoord tanpa harus pulang ke Ngawi dulu. Ada pelanggan yang repeat order karena mereka kangen dengan kuliner Depot Accoord. Jadi, mereka yang ada di luar kota itu kangen dengan kuliner kita. Ya syukur-syukur nanti Depot Accoord bisa buka di luar kota,” ungkap Allysia.

“Dalam menjalani bisnis ini, kami bisa memberikan kuliner yang disukai orang-orang Ngawi bahkan banyak orang luar kota yang sering mampir ke sini. Pelanggan bisa puas dan setia makan di sini karena rasa kulinernya yang enak dan porsinya banyak. Selain itu, kami senang dapat memberikan pekerjaan untuk SDM di Ngawi,” tutur Ibu Meiliani.

Ditambah lagi, selama Ramadan kemarin produk dari Depot Accoord Ngawi mengalami kenaikan secara signifikan.


“Puji Tuhan naik. Soalnya orang sudah pada berani keluar rumah. Kalau tahun lalu banyaknya masih bungkusan (dibawa pulang), dan tokonya tidak boleh makan di tempat. Sekarang kondisi semakin membaik sehingga pelanggan bisa duduk di kursi dengan jarak yang lebih dekat dibanding saat Covid-19 awal kali melanda,” tutur Allysia.

Allysia tidak menyangka usai PPKM selama 2 tahun silam membuat para pelanggan Depot Accoord Ngawi kembali berkunjung ke toko. “Kemungkinan mereka (pelanggan) kangen dengan makanan di sini, ingin ayam goreng atau ayam mercon. Bahkan pernah kehabisan ayam karena saking ramainya,” ujarnya.

“Baru kali itu kami kehabisan ayam, selama ini gak pernah kehabisan ayam. Event Ramadan ini sempat membuat pesanan overload. Padahal saat itu kami sudah memiliki stok ayam yang banyak, namun ternyata masih kurang,” imbuh Allysia.

Tak hanya suka saja, duka pun pernah dialami oleh Meiliani dan Allysa dalam menjalankan bisnis Depot Accoord Ngawi, yang mana saat ini persaingan semakin banyak. Kendati demikian, Ibu Meiliani berpesan, “kita gak boleh menyerah, harus semangat, harus bangga, tidak boleh takut, dan harus maju.”

“Kita harus tetap percaya bahwa rezeki itu Tuhan yang mengatur. Selalu bersyukur dengan rezeki yang diberikan. Karena kalau ngomongin kompetitor itu pasti gak ada selesainya. Kita fokus saja dengan bisnis yang kita jalani, selalu berusaha mempertahankan dan mengembangkannya,” pungkas Meiliani.

Itu dia kisah pejuang online Depot Accoord Ngawi yang dapat Kamu jadikan inspirasi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Buat #SahabatPaxel yang ingin wisata kuliner online Accoord Frozen dari rumah, bisa dipesan melalui PaxelMarket, WA atau Instagram Accoord. Nantikan kisah-kisah hebat lainnya dari serial #PejuangOnlinePaxel yang dapat Kamu simak di website Paxel.co!

Artikel Terkait:
Paxel Depok Bersama UMKM Berbagi Untuk Negeri ke Yayasan Panti Asuhan Sakinah
Paxel Depok Bersama UMKM Berbagi Untuk Negeri ke Yayasan Panti Asuhan Sakinah
Misi #AntarkanKebaikan dalam Berbagi Untuk Negeri (BUN) konsisten dilaksanakan oleh tim Paxel dari berbagai kota bersama UMKM dari wilayah masing-masing kota. Salah satunya ada Paxel Home Depok yang melaksanakan kegiatan sosial bersama UMKM Kkshaf.id. Program Berbagi Untuk Negeri dari Paxel Depok ini dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Sakinah Depok pada 27 Mei 2022 lalu. Baca Juga: Sambut Hari Keluarga Nasional, Yuk Ikut #SampaikanRasa Bersama Paxel Bali dan LSPR Bali! Pada acara tersebut, tim Paxel dan juga Seller UMKM yang turut berpartisi menyiapkan beberapa rangkaian kegiatan seru seperti bermain games untuk menciptakan suasana yang gembira. Dengan kegiatan yang seru diharapkan dapat memberikan keceriaan bagi adik-adik di Yayasan Panti Asuhan Sakinah Depok. Paxel membagikan 50 nasi kotak, alat tulis dan bantuan donasi (berupa uang) untuk membantu biaya sekolah adik-adik di Panti Asuhan Sakinah Depok. Seller Kkshaf.id juga turut membantu biaya sekolah adik-adik panti Asuhan Sakinah Depok dengan memberikan bantuan donasi (berupa uang). Dengan terlaksananya kegiatan ini secara lancar, pengurus dan adik-adik panti mengucapkan terima kasih untuk tim Paxel, Seller UMKM, dan semua orang yang mendukung berjalannya acara tersebut. Semoga kegiatan #AntarkanKebaikan Berbagi Untuk Negeri yang dilaksanakan oleh tim Paxel dan UMKM dari berbagai kota dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk semangat berbagi kebaikan. #SahabatPaxel yang di rumah juga bisa ikut serta dalam mengantarkan kebaikan lewat Paxel saat kirim paket dengan berdonasi di fitur tambah donasi. Yuk, semangat antarkan kebaikan bersama-sama! Baca Juga: Paxel Home Denpasar #AntarkanKebaikan Berbagi untuk Negeri ke 33 Lansia di PSTW Wana Seraya
25 Jun 2022
Cek Buktinya, Jualan dengan Sameday Delivery Ada Banyak Untungnya!
Cek Buktinya, Jualan dengan Sameday Delivery Ada Banyak Untungnya!
Apakah bisnismu memiliki produk yang butuh pengiriman cepat? Atau Kamu menginginkan pengiriman yang cepat untuk bisnismu? Sameday Delivery Paxel bisa menjadi pilihan layanan yang tepat untuk mengirimkan produkmu sehari sampai. Selain, dapat mengirim produkmu dengan cepat, Sameday Delivery Paxel terbukti sangat menguntungkan bagi bisnis dengan berbagai keunggulan. Baca Juga: Tips Packing Aman ala Seller #PejuangOnline Untuk Kirim Paket Makanan ke Luar Kota Melansir dari campaign #BuktiinAjaDulu di media sosial Paxel, sejumlah orang sudah membuktikan pengalaman mereka menggunakan pengiriman Sameday Paxel, lho! Yuk, langsung saja intip pengalaman mereka menggunakan Sameday Delivery Paxel! 1. Bisa Kirim Sameday ke Dalam Kota dan Bahkan Luar Kota Seperti namanya, layanan Sameday Delivery Paxel memiliki estimasi waktu pengiriman satu hari sampai, baik itu ke dalam kota maupun luar kota. Seperti El, pengguna yang sudah membuktikan dan merasa takjub dengan estimasi pengiriman Sameday Paxel yang cepat. Serunya lagi, saat membuat pengiriman Sameday Paxel, Kamu bisa mengatur estimasi waktu jemput dan tiba paketmu secara fleksibel. Di mana Kamu dapat mengatur estimasi waktu pengirimanmu sesuai keinginanmu. Baca Juga: Aplikasi Paxel Update Tampilan Baru, Lebih Fleksibel Menyesuaikan Behavior User 2. Ongkirnya yang terjangkau Layanan pengiriman yang cepat seperti Sameday umumnya membutuhkan biaya ongkir yang relatif mahal. Namun, tidak berlaku untuk Sameday Delivery Paxel yang menerapkan ongkir FLAT sampai berat 5 kg. Dengan ongkir FLAT, Customermu yang berasal dari luar kota tak akan khawatir akan tarif ongkir saat melakukan pembelian di toko bisnismu. Seperti pengguna dengan username @jualanbiarcuan yang sudah membuktikan terjangkaunya ongkir pengiriman Sameday Paxel ke luar kota. Di mana pengguna ini melakukan pengiriman paket dari Bandung ke Jogja, Solo, dan Semarang dengan ongkir hanya 15K. Baca Juga: 4 Layanan Pengiriman Antarkota Paxel, Ada Sameday Delivery hingga PaxelBig 3. Pengiriman yang Aman Sampai Tujuan Mau kirim produk yang butuh cepat sampai dengan aman? Paxel solusinya! Kirim produk pecah belah, mulai dari dokumen hingga aksesoris hingga logam mulia bisa dengan pengiriman Sameday Paxel. Seperti Kak Andi yang membagikan pengalamannya saat kacamatanya tertinggal dan dikirim pakai Paxel bisa sampai dengan cepat dalam hitungan jam. Bagi Kamu yang memiliki bisnis dengan produk mudah rusak seperti dokumen, aksesoris, hingga logam mulia bisa dengan aman kirim pakai Paxel. Dengan pengiriman Paxel, produk pecah belah-mu bisa dilengkapi dengan fitur High Value Shipment sehingga paketmu akan dijaga dengan pengamanan esktra. Serta, terdapat tambahan asuransi pengiriman hingga Rp 10 Juta yang menjamin paketmu tetap aman. Berikut adalah pengalaman sejumlah orang yang sudah menggunakan Paxel, khususnya Sameday Delivery. Tak hanya sehari sampai, pengiriman Sameday Paxel memiliki ongkir yang terjangkau dengan tarif FLAT hingga dilengkapi fitur ciamik dan asuransi sehingga aman sampai tujuan. Di mana semuanya sangat menguntungkan bisnis online untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dari berbagai kota.
23 Jun 2022
Owner Awicho Ciptakan Coklat Tempe, Terinspirasi dari Oleh-oleh Kripik Tempe yang Terkenal di Ngawi
Owner Awicho Ciptakan Coklat Tempe, Terinspirasi dari Oleh-oleh Kripik Tempe yang Terkenal di Ngawi
Tahukah Kamu dengan Awicho, oleh-oleh khas Ngawi? #SahabatNgawi dari Jawa Timur pastinya tahu dong? Ngawi memang identik dengan kripik tempenya yang khas. Tapi apa jadinya kalau kripik tempe ini dikreasikan dengan coklat? Ternyata olahan tempe coklat oleh Masyrifah Hidayati Nur ini memiliki daya tarik tersendiri dari para pelanggannya, loh!Seperti apa kisah sukses dari sang owner Awicho dari Ngawi yang awalnya memproduksi coklat karakter lucu sampai menemukan produk baru yang diminati banyak pelanggan? Yuk simak ulasannya berikut ini!1. Awal Mula Berdirinya AwichoBelum ada satu dekade Awicho ini berdiri, yakni pada tahun 2017, kesuksesan dari bisnis kuliner ini sudah bisa dinikmati oleh ownernya, Ida (sapaan akrabnya). Outletnya berada di Jalan Basuki Rahmat No. 5 Ngawi (sebelah Timur perempatan Kartonyono di Utara jalan). Sementara rumah produksinya berada di RT 6 RW 1 Desa Danguk, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.Awalnya, Ida hanya memproduksi coklat karakter yang lucu-lucu. Namun, karena coklat karakter hanya diminati musiman yaitu pada waktu lebaran saja, maka Ida bertekad untuk mencari inovasi terbaru supaya olahan coklatnya bisa diminati sepanjang tahun, sehingga bisa melakukan produksi sepanjang tahun. Lalu, beliau coba-coba bikin variasi lain, mulai dari coklat isi kacang, mete, biskuit, dll.Produknya ini terinspirasi dari kripik tempe Ngawi yang memang sudah terkenal dari Kota Bambu ini. Hal ini pun dimanfaatkan oleh Ida untuk membuat bisnisnya makin berkembang. “Karena di Ngawi ada sentra pengrajin tempe, maka saya coba-coba memadukan coklat dan tempe ini,” ungkapnya.Baca Juga: Wajik Salaman, Mulai Dijual di Garasi Rumah yang Saat Ini Sudah Jadi Toko2. Kenapa Diberi Nama Awicho?Tentunya #SahabatPaxel penasaran kan kenapa kulinernya bernama Awicho? Ida pun menjelaskan tentang asal usul nama Awicho ini. “Awicho berasal dari kata “Awi” yang merupakan cuplikan dari kata Ngawi yang berarti bambu, dan “Cho” dari kata Chocolate (coklat),” terangnya.“Saya ingin begitu orang mendengar kata Awicho mereka langsung terbayang bahwa produk itu dari Ngawi,” harap Ida.3. Awal Mula Menemukan Resep Produk AwichoSeperti yang disinggung sebelumnya, berawal dari memproduksi coklat karakter yang lucu-lucu, Ida mengaku melakukan trial error berkali-kali sampai tercipta olahan tempe yang diminati pelanggan.Di samping kreatif membuat inovasi terbaru, Ida juga banyak menyebar sampel dan mencari masukan dari orang-orang tentang bagaimana rasa produknya supaya banyak diminati customer.Akhirnya, beliau menemukan keunikan dan jenis produk yang diminati, yakni (1) dari segi produk, menyajikan olahan tempe dalam bentuk yang kekinian, dan (2) dari segi packaging, dibuat semenarik mungkin hingga meningkatkan nilai jual produk.Baca Juga: Garang Asem Rumah Makan Kondang Ngawi, Makin Dikenal Sejak Lokasinya Jadi Jalur Utama Jogja-Madiun-Surabaya4. Rahasia Ida dalam Mempertahankan Kualitas ProdukUntuk mempertahankan kualitas produk Awicho, Ida menuturkan bahwa beliau langsung terjun untuk mengawasi proses produksi. “Ya jelas harus langsung mengawasi produksi, walaupun mungkin kalau sekarang saya tidak full time mengawasi produksi dari mulai awal sampai akhir. Tapi kami sudah punya SOP dan formula baku untuk setiap produk dan sudah ada karyawan yang bertanggung jawab untuk ini (mengawasi quality control),” paparnya.5. Tips Menghadapi Tantangan dalam Berbisnis sebelum Bisa Sukses Sampai SekarangDalam menjalankan sebuah usaha, pasti ada tantangan yang dilalui oleh pemiliknya sebelum bisa sukses sampai sekarang. Ida mengungkapkan, “kunci utama bisnis adalah telaten dan istiqomah. Jadi, dalam keadaan apapun kami berusaha menjaga stok agar tetap ada dan tidak mengecewakan pembeli.”Untuk produk yang tersedia di Awicho ada Coklat Tempe, Kripik Tempe Coklat dan Bronte (Bronis Kering Tempe). Dari ketiga produk tersebut, Coklat Tempe dan Bronte adalah produk yang paling diminati. Produknya sempat mengalami kenaikan penjualan selama Ramadan 2022. Agar penjualan tetap naik di momen pasca Lebaran, pihaknya menyediakan oleh-oleh untuk pemudik.Baca Juga: Berawal dari Sharing Tips MPASI, Kini Permintaan Nugget Misoa From Elena Makin Tinggi6. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk Awicho NgawiProduk-produk yang dijual tersebut tentunya melewati teknik pengemasan yang baik. “Dikemas serapi mungkin dengan menambah bubble wrap dan kardus yang kokoh,” kata Ida.Karena produk keripik tempe coklat ini kering, jadi Awicho selalu ready stock, karena Ida bersama karyawannya melakukan produksi bukan hanya kalau ada pesanan.Penyimpanan produk pun harus dilakukan dengan baik agar produk tidak rusak. “Yang jelas tempat penyimpanan harus bersih dan terhindar dari debu dan sinar matahari langsung. Penyimpanan di ruang ber-AC,” imbuhnya.7. Cara Mempromosikan AwichoUntuk saat ini, promosi produk Awicho dilakukan melalui FB Ads, endors, hingga mengikuti pameran. Reseller memiliki campur tangan dalam mempromosikan produk, meskipun tim Awicho juga masih mendistribusikan produk sendiri.Ida masih merasa belum puas dengan cara mempromosikan produknya, jadi ia berkeinginan untuk mengembangkan jaringan pemasarannya lebih serius lagi. “Ingin mengembangkan jaringan pemasaran dengan lebih serius lagi dalam mengelola penjualan online, seperti maintenance IG dan FB yang lebih baik,” sambungnya.Baca Juga: Crackers Lele Beleys, Kripik dari Ngawi yang menjadi Produk Idaman Arumi Bachsin8. Suka Duka dalam Menjalankan Bisnis AwichoHal yang membuat Ida puas dalam menjalankan bisnis kuliner Awicho Ngawi adalah, “apabila orang bertanya apa oleh-oleh khas Ngawi, dan mereka menjawab AWICHO coklat tempe itu adalah kepuasan tersendiri,” ucap Ida.Supaya Awicho makin dikenal oleh masyarakat Ngawi hingga luar pulau, Ida memiliki strategi untuk selalu menjaga kualitas produk dan sering menjalin silaturahmi dengan menyapa di WA, FB atau IG pelanggan.Pelanggan bisa memesan Awicho melalui toko resmi. “Produk kami tersedia di banyak toko oleh-oleh di Ngawi, Madiun, Batu, Surabaya dan Yogyakarta. Bisa juga lewat IG, FB dan Shopee,” jelas Ida.Ditambah lagi, Ida mengungkapkan suka duka selama bisnis berlangsung ini yakni, “kalau kita masuk target penjualan tiap bulannya, bisa melihat karyawan setiap hari masuk untuk produksi. Ini menandakan penjualan kita lancar. Dukanya kalau nggak masuk target, barang kadang rusak di pengiriman.”Itu dia kisah pejuang online Awicho dari Ngawi yang dapat Kamu jadikan inspirasi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Nantikan kisah-kisah hebat lainnya dari serial #PejuangOnlinePaxel yang dapat Kamu simak di website Paxel.co!
22 Jun 2022
Paxel Buka