Jangan terlalu sibuk memoles produk sampai lupa mencari tahu siapa sebenarnya manusia yang mau mendengarkan dan membelinya. Sebagai seorang marketer, mengetahui secara akurat siapa audience adalah langkah pertama yang harus kamu tuntaskan sebelum bisnismu merugi lebih banyak.
Audience adalah sekumpulan orang yang menjadi penikmat, pembaca, pendengar, dan konsumen setia dari produkmu. Di dunia bisnis digital dan pembuatan konten kreatif, kata audience mewakili individu nyata di balik layar ponsel pintar yang berpotensi menyukai seluruh karyamu.
Namun, kamu harus membedakan secara tegas antara orang numpang lewat yang sekadar melihat sekilas dan orang yang benar-benar peduli pada nilai yang kamu tawarkan. Kelompok yang peduli inilah yang akan memberikan respons positif secara berkelanjutan.
Membuang banyak tenaga untuk mempromosikan barang ke sembarang orang sama saja dengan membuang segenggam garam ke tengah lautan luas. Pekerjaanmu akan terasa jauh lebih ringan saat kamu mengerucutkan fokus pada titik yang pas.
Memahami target audience adalah sebuah proses membidik sekelompok individu spesifik yang paling cocok dengan karakteristik produk buatanmu. Kalau kamu menjual perlengkapan pendakian gunung kelas atas, kamu harus mengincar para petualang profesional berpenghasilan mapan, bukan remaja yang lebih suka menghabiskan waktu di dalam kamar bermain gawai.
Menemukan sasaran spesifik ini membuat setiap kata yang kamu tulis di media sosial dan setiap rupiah yang kamu keluarkan untuk beriklan menjadi jauh lebih efektif.
Agar strategi pendekatan bisnismu lebih tajam, kamu harus mengelompokkan mereka berdasarkan kategori yang spesifik. Kamu bisa membagi jenis-jenis audiens ke dalam beberapa kelompok utama yang bisa langsung kamu terapkan di lapangan:
Menebak-nebak siapa yang menyukai produkmu itu perbuatan buang-buang waktu. Kamu harus menggunakan data statistik akurat untuk melihat siapa saja yang selama ini aktif berinteraksi dengan akun bisnismu.
Manfaatkan fitur analitik bawaan yang selalu tersedia di dasbor akun media sosial profesionalmu. Di sana, deretan angka akan menunjukkan dominasi rentang usia dan kota asal dari para pengikut setiamu.
Selain itu, kamu harus rajin berinteraksi langsung dengan mereka melalui fitur polling atau kotak pertanyaan virtual. Obrolan santai ini akan membuka matamu lebar-lebar tentang apa masalah utama yang sedang mereka hadapi dan solusi praktis apa yang paling mereka harapkan darimu.
Banyak pebisnis pemula yang ingin merangkul semua orang sebagai pasar utamanya. Sikap semacam ini sangat menguras energi yang berujung pada kelelahan mental tanpa hasil memuaskan. Pesan promosimu malah menjadi sangat hambar, kaku, dan tidak punya karakter pembeda yang kuat.
Ketika kamu berbicara terlalu umum demi bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat, tidak ada satu orang pun yang merasa terhubung secara mendalam dengan ceritamu. Kamu harus berani mengambil sikap eksklusif dan memfokuskan seluruh tenaga pada kelompok kecil yang punya potensi besar menjadi konsumen setia.
Orang-orang dengan tingkat loyalitas tinggi inilah yang nantinya akan merekomendasikan produkmu ke lingkaran pertemanan mereka dengan sukarela dan bangga.
Ketika kamu sudah sukses menemukan kelompok yang tepat, pesanan barang daganganmu otomatis akan mengalir deras tanpa henti setiap harinya. Di titik puncak kesibukan inilah kamu butuh sistem pengiriman yang cepat dan aman agar pelanggan setiamu tidak kecewa saat menanti barang tiba.
Buat kamu yang sedang pusing mencari jasa ekspedisi andalan, kamu bisa mempercayakan semua operasional logistik bisnismu menggunakan Paxel yang punya berbagai layanan dari pengiriman Same Day, Nextday hingga Instant. Memastikan produk mendarat aman tepat waktu di tangan audience adalah komitmen terbaik yang akan membuat fondasi bisnismu terus bertumbuh kuat dan semakin dicintai.