Home / Berita & Promo / Cara Packing Paket Besar agar Aman Selama Pengiriman
Cara Packing Paket Besar agar Aman Selama Pengiriman

Cara Packing Paket Besar agar Aman Selama Pengiriman

Bingung cara packing paket besar? Ikuti tips packing yang benar, mulai dari memilih kardus, melindungi isi paket, hingga ketentuan pengiriman Paxelbig.

Mengirim paket berukuran besar membutuhkan perhatian lebih dibandingkan paket ukuran biasa. Selain memastikan isi paket tetap aman, kemasan yang tepat juga membantu mengurangi risiko kerusakan selama proses pengiriman.

Mulai dari memilih kardus yang kokoh hingga memastikan isi paket tidak bergeser, setiap langkah packing memiliki peran penting agar paket kamu bisa sampai ke tujuan dalam kondisi baik. Berikut ini beberapa tips packing paket besar yang bisa kamu ikuti.

1. Pastikan Ukuran dan Berat Paket Sesuai Ketentuan


Sebelum mulai packing, pastikan ukuran dan berat paket sudah sesuai dengan ketentuan layanan pengiriman yang digunakan. Untuk layanan Paxelbig, paket memiliki ketentuan sebagai berikut:

  • Berat minimal 6 kg sampai dengan 25 kg
  • Ukuran maksimal 100 × 80 × 80 cm
  • Satu resi hanya berlaku untuk satu paket atau satu kardus. Jika barang dikemas dalam dua kardus atau lebih, setiap kardus perlu dibuatkan resi terpisah agar proses pengiriman berjalan lebih lancar.

2. Gunakan Kardus yang Kokoh


Kemasan luar menjadi pelindung utama selama paket berada dalam perjalanan. Gunakan kardus dengan material yang tebal agar mampu menahan tekanan saat proses dalam perjalanan pengiriman. Hindari menggunakan kardus yang mudah penyok atau mudah berubah bentuk saat ditekan karena dapat meningkatkan risiko kerusakan isi paket.

3. Pastikan Isi Paket Padat dan Tidak Bergerak


Kamu pernah mendengar suara barang berguncang saat kardus digoyangkan? Jika iya, berarti masih terdapat ruang kosong di dalamnya. Kamu bisa mengisi ruang kosong menggunakan bahan pelindung seperti bubble wrap, foam pelindung, atau kertas bekas/koran. Tujuannya agar barang tidak bergerak dan tidak terbentur satu sama lain selama proses pengiriman.

4. Berikan Perlindungan Tambahan untuk Barang Pecah Belah


Kamu wajib gunakan perlindungan ekstra saat mengirim barang yang mudah pecah. Bungkus setiap barang menggunakan bubble wrap minimal 2-3 lapis, lalu isi ruang kosong di dalam kardus agar barang tidak bergerak saat paket dipindahkan. Gunakan kardus dengan material tebal untuk melindungi barang dari benturan selama pengiriman.

5. Packing Produk Frozen dan Cairan dengan Benar


Produk frozen maupun cairan membutuhkan perlakuan khusus selama pengiriman. Jika kamu ingin mengirim frozen food, berikut yang perlu kamu perhatikan untuk frozen food:

  • Pastikan produk sudah dalam kondisi beku.
  • Bungkus produk menggunakan kemasan yang tervacuum untuk mencegah kebocoran.
  • Gunakan box styrofoam atau thermal bag dan ice gel pack yang mampu menjaga suhu
  • Gunakan box styrofoam dengan ketebalan minimal 2-3 cm.
  • Pastikan bagian luar kemasan tetap kering dan tidak ada rembesan cairan.

6. Gunakan Lakban di Semua Sisi


Kesalahan yang masih sering dilakukan saat packing adalah hanya menempelkan satu garis lakban di bagian tengah kardus. Cara yang lebih aman adalah menggunakan pola huruf "H", yaitu menutup seluruh sambungan kardus pada bagian atas dan bawah dengan rapat sehingga kemasan menjadi lebih kuat dan tidak mudah terbuka selama perjalanan.

7. Sesuaikan Packing dengan Jenis Barang


Setiap jenis barang memerlukan perlindungan yang berbeda. Beberapa contoh yang direkomendasikan antara lain:

  • Stroller dan car seat: gunakan bubble wrap minimal dua lapis serta busa tambahan pada bagian yang rentan.
  • Hampers atau parsel: tambahkan bubble wrap dan kardus tambahan agar isi paket tidak penyok.
  • Koper: bungkus menggunakan plastic wrap agar tetap bersih dan terlindungi dari goresan.
  • Barang dengan bentuk tidak beraturan: gunakan bubble wrap atau bahkan palet kayu jika diperlukan untuk perlindungan ekstra.

Kesalahan Packing yang Sebaiknya Dihindari

Agar paket tetap aman selama proses pengiriman, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Menggunakan kardus tipis yang mudah penyok.
  • Membiarkan isi paket bergeser di dalam kardus.
  • Menggabungkan dua kardus menjadi satu paket.
  • Mengirim stroller atau car seat tanpa bubble wrap.
  • Mengirim hampers tanpa pelindung tambahan.
  • Tidak membungkus koper dengan bubble wrap sebelum dikirim.
  • Mengirim barang dengan bentuk tidak beraturan tanpa perlindungan yang memadai.

Checklist Sebelum Mengirim Paket Besar

Sebelum paket diserahkan ke kurir, pastikan hal-hal berikut sudah kamu periksa:

  • Berat dan ukuran paket sudah sesuai ketentuan.
  • Kardus masih kuat dan kokoh.
  • Isi paket tidak bergerak saat digoyangkan.
  • Barang pecah belah telah dibungkus dengan perlindungan ekstra
  • Frozen food dan cairan dikemas sesuai standar.
  • Lakban sudah direkatkan menggunakan pola huruf "H".
  • Setiap kardus memiliki satu resi pengiriman

Packing yang Tepat Membantu Paket Sampai Lebih Aman

Packing yang benar membantu menjaga paket tetap aman hingga tiba di tujuan. Setelah dikemas dengan baik, percayakan pengirimannya ke Paxelbig. Kirim paket besar jadi lebih praktis dengan layanan jemput ke rumah, proses pengiriman yang cepat dan aman.

Penting untuk Diperhatikan: Pengirim wajib memastikan barang dikemas dengan benar, aman, dan sesuai dengan jenisnya. Ketidaksesuaian packing dapat memengaruhi kelayakan klaim ganti rugi sesuai Syarat dan Ketentuan Paxel.

Artikel Terkait:
Promo JSM PaxelMarket: Dapetin Diskon Ongkir 10RB
Promo JSM PaxelMarket: Dapetin Diskon Ongkir 10RB
Belanja kebutuhan favorit di PaxelMarket kini makin hemat! Setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu (JSM) di bulan Agustus 2026, kamu bisa dapetin Diskon Ongkir Rp10.000, lho! Saatnya belanja aneka kebutuhan, mulai dari makanan, minuman, hingga berbagai produk pilihan lainnya di PaxelMarket dengan ongkir yang lebih hemat. Nikmati Promo JSM PaxelMarket Dapetin Promo JSM di PaxelMarket dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: Nikmati Diskon ongkos kirim Rp10.000 Voucher otomatis terpasang saat memenuhi minimum belanja Promo berlaku untuk minimum belanja Rp200.000 Maksimal penggunaan 5 kali per pengguna selama periode promo Promo berlaku setiap Jumat, Sabtu dan Minggu di bulan Agustus 2026 Belanja Makin Hemat di Akhir Pekan Jangan lewatkan kesempatan belanja lebih hemat setiap akhir pekan di PaxelMarket. Temukan beragam pilihan produk, mulai dari jajanan kekinian, makanan legendaris, minuman favorit, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Yuk, manfaatkan Promo JSM PaxelMarket dan nikmati diskon ongkirnya setiap akhir pekan selama bulan Agustus!Baca Juga: 7 Oleh-oleh Khas Bandung Terkenal hingga Legendaris, Bisa Order Online dari Rumah!
07 Aug 2026
5 Software POS Terbaik untuk Bisnis Retail & F&B
5 Software POS Terbaik untuk Bisnis Retail & F&B
Kecepatan dan akurasi transaksi jadi salah satu faktor penentu kepuasan pelanggan, baik di bisnis retail maupun F&B. Sayangnya, proses kasir manual atau sistem yang tidak terintegrasi sering menyebabkan antrean panjang, kesalahan hitung, hingga data penjualan yang sulit dipantau. Software POS (Point of Sale) hadir untuk mengatasi masalah ini. Dengan sistem yang tepat, transaksi bisa diproses lebih cepat, stok dan laporan penjualan tercatat otomatis, dan operasional bisnis di berbagai outlet bisa dipantau dari satu dashboard.Baca Juga: Arti Endorse: Pengertian, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Endorsement Berikut 5 rekomendasi software POS yang bisa dipertimbangkan untuk mendukung operasional bisnis retail maupun F&B kamu. Pentingnya Software POS untuk Bisnis Retail dan F&B Tanpa sistem yang terpusat dan efisien, proses ini rentan menyebabkan antrean panjang, kesalahan pencatatan, hingga data yang sulit dipantau. Berikut alasan mengapa software POS jadi kebutuhan penting: Transaksi manual rawan human error: pencatatan kasir secara manual atau sistem yang terpisah antar outlet membuat data penjualan mudah salah hitung. Software POS mencatat setiap transaksi secara otomatis dan akurat Antrean panjang bikin pelanggan kabur: proses checkout yang lambat, apalagi saat jam ramai, bisa menurunkan kepuasan pelanggan. Software POS mempercepat proses pembayaran dari berbagai metode dalam satu sistem Stok sulit dipantau tanpa sistem terpusat: barang di gudang dan tiap outlet bisa tidak sinkron kalau dicatat manual. Software POS memperbarui data stok secara real-time setiap kali transaksi terjadi Laporan penjualan butuh waktu untuk disusun: tanpa sistem yang terintegrasi, tim harus merekap data penjualan secara manual dari tiap outlet. Software POS menyediakan laporan real-time yang bisa langsung diakses kapan saja Performa tiap cabang sulit dibandingkan: bisnis multicabang butuh visibilitas terhadap performa masing-masing outlet untuk pengambilan keputusan. Software POS memungkinkan pemantauan dan perbandingan performa antarcabang dari satu dashboard Evaluasi staf jadi kurang objektif: tanpa data yang terukur, menilai kinerja kasir atau staf outlet jadi sulit dilakukan. Software POS mencatat data transaksi per staf yang bisa dijadikan dasar evaluasi Rekomendasi Software POS untuk Mempercepat Proses Transaksi Berikut perbandingan 5 software POS, mulai dari cakupan fitur, target bisnis, hingga keunggulan masing-masing. 1. Mekari POS Mekari POS adalah sistem point-of-sale terpusat yang dirancang khusus untuk industri F&B dan retail. Produk ini memungkinkan bisnis multicabang untuk mensinkronisasi data penjualan, keuangan, dan operasional dalam satu platform terintegrasi. Mempercepat proses transaksi secara akurat, mendukung pesanan dine-in, takeaway, delivery, hingga GrabFood dalam satu sistem. Memungkinkan seluruh outlet dipantau secara real-time dan performa penjualan antarcabang dibandingkan dari satu dasbor terpusat. Laporan penjualan real-time, mengidentifikasi produk terlaris, dan mengevaluasi kinerja staf dengan data yang terukur. Pengaturan diskon, pengelolaan membership dan poin, hingga peningkatan repeat order lewat program loyalitas. Pengelolaan SKU dan varian produk dikelola secara terpusat, sekaligus stok tiap outlet dipantau secara real-time.Baca Juga: Ekspansi Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya 2. Lightspeed Lightspeed adalah software POS asal Kanada yang menyasar bisnis retail, restoran, hingga golf course, dengan fokus pada skalabilitas dan kemampuan omnichannel. Membantu mengelola stok dengan pelaporan yang cukup mendalam. Kemampuan omnichannel menghubungkan penjualan online dan offline dalam satu sistem. Mendukung operasional bisnis dengan banyak cabang. Integrasi pembayaran memproses transaksi pembayaran langsung di sistem POS. 3. Square Square adalah software POS asal Amerika Serikat yang dikenal simpel dan mudah digunakan, populer di kalangan bisnis kecil, kafe, hingga penyedia jasa yang baru memulai. Proses setup berlangsung cepat dan mudah dipasang tanpa instalasi yang rumit. Pemrosesan pembayaran fleksibel memungkinkan penerimaan kartu dan pembayaran digital secara instan. Pelacakan penjualan dasar membantu memantau transaksi dan stok secara sederhana. Struk digital otomatis dikirim ke pelanggan lewat email atau SMS.Baca Juga: Apa Itu Dropshipper? Ini Penjelasan Simpel Buat Kamu yang Mau Coba Jualan Online 4. Loyverse POS Loyverse POS adalah software asal Lithuania yang menyasar bisnis kecil dan menengah seperti kafe, bar, atau toko, dengan antarmuka yang sederhana dan mudah dipelajari. Fitur POS inti mendukung pemesanan, pemrosesan pembayaran, dan pelaporan dasar. Manajemen multicabang skala kecil memungkinkan beberapa outlet dan staf dikelola dengan hak akses berbasis peran. Program loyalitas pelanggan dapat dibuat untuk mendorong repeat order. Integrasi payment gateway menghubungkan sistem dengan penyedia pembayaran populer. 5. Erply Erply adalah software POS berbasis cloud yang menargetkan bisnis retail dari berbagai skala, dengan kekuatan utama pada manajemen inventaris dan dukungan operasional multi-lokasi. Manajemen inventaris lanjutan memantau stok secara real-time dengan barcode scanning dan purchase order otomatis. Warehouse management system mengelola pergerakan stok antar gudang dan lokasi. Mode offline memungkinkan transaksi tetap diproses meski tanpa koneksi internet. Manajemen multilokasi cocok digunakan untuk retail chain dan bisnis franchise.Baca Juga: 9 Ide Jualan Makanan yang Laku Setiap Hari, Modal Kecil Untung Besar Solusi Software POS untuk Mempercepat Transaksi dan Operasional Bisnis Memilih software POS yang tepat berarti mempertimbangkan bagaimana sistem tersebut bisa mempercepat transaksi sekaligus memberi visibilitas penuh terhadap operasional bisnis, baik untuk satu outlet maupun banyak cabang sekaligus. Bagi bisnis F&B dan retail di Indonesia, kebutuhan ini menjadi lebih spesifik karena harus mendukung berbagai metode pembayaran lokal, integrasi dengan layanan delivery, serta pencatatan keuangan yang sesuai dengan alur bisnis di dalam negeri. Mekari POS hadir sebagai sistem POS terpusat yang dirancang untuk kebutuhan tersebut, mulai dari manajemen pesanan, kontrol multicabang, hingga integrasi langsung dengan Mekari Jurnal untuk pencatatan akuntansi otomatis.Baca Juga: Pengertian, Ongkir dan Kelebihan Same Day Delivery untuk Kirim Makanan
05 Aug 2026
5 Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Kelola Toko Online
5 Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Kelola Toko Online
Berjualan di banyak marketplace sekaligus, memang membuka peluang omzet lebih besar. Namun di sisi lain, mengelola stok, harga, dan pesanan secara manual di tiap platform sering kali menyulitkan tim operasional, apalagi kalau volume transaksi terus bertambah.Baca Juga: Apa itu BEP? BEP adalah Break Even Point, Ini Rumusnya! Masalah ini bisa diatasi dengan aplikasi omnichannel marketplace. Dengan aplikasi ini, sinkronisasi stok, update harga, hingga pengelolaan pesanan bisa dilakukan lebih cepat dan minim risiko human error. Berikut 5 rekomendasi aplikasi omnichannel marketplace yang bisa dipertimbangkan untuk mendukung operasional bisnis online kamu. Rekomendasi Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Membantu Operasional Bisnis Online Setiap aplikasi omnichannel marketplace punya kelebihan dan fokus yang berbeda-beda, mulai dari cakupan integrasi marketplace, kelengkapan fitur inventaris, hingga model biaya yang ditawarkan. Berikut perbandingannya. 1. Mekari Desty Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM hingga bisnis skala menengah di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem Mekari, Desty memungkinkan pelaku usaha mengelola seluruh aktivitas penjualan dari berbagai marketplace dan toko online dalam satu dashboard terpusat, tanpa perlu berpindah-pindah platform. Manajemen produk terpusat memungkinkan pengaturan master product, harga, dan variasi produk untuk semua marketplace sekaligus lewat satu pengaturan. Sinkronisasi stok real-time memperbarui stok secara otomatis berdasarkan SKU di Produk Master untuk menghindari overselling maupun underselling. Memudahkan pengelolaan pesanan, pencetakan label pengiriman, dan pelacakan status order dari satu dasbor. Multi-warehouse management memungkinkan pergerakan barang antar gudang dipantau secara jelas, mulai dari transit hingga diterima pelanggan. 2. Veeqo Veeqo adalah platform asal Inggris yang kini menjadi bagian dari ekosistem Amazon, dengan fokus utama pada manajemen pengiriman dan fulfillment untuk seller yang berjualan di marketplace global. Manajemen pengiriman multi-carrier mengatur pengiriman dari berbagai jasa kurir dalam satu sistem. Sinkronisasi inventaris dasar memperbarui stok antar channel penjualan secara otomatis. Integrasi marketplace global menghubungkan sistem dengan Amazon, eBay, dan Shopify. Label pengiriman otomatis mempercepat pencetakan label dan dokumen pengiriman.Baca Juga: Nomor Resi adalah Kunci Keamanan Paket, Mengapa? 3. Sellercloud Sellercloud adalah platform multichannel commerce asal Amerika Serikat yang menawarkan fitur cukup lengkap dan tingkat kustomisasi tinggi, umumnya digunakan oleh bisnis skala menengah hingga besar. Manajemen order dan inventaris lintas channel mengelola pesanan dan stok dari berbagai marketplace dalam satu sistem. Integrasi marketplace yang luas menghubungkan sistem dengan berbagai platform e-commerce dan tools pihak ketiga. Pelaporan dan analitik menyediakan laporan performa penjualan yang cukup mendalam. Workflow yang dapat dikustomisasi memungkinkan alur kerja operasional disesuaikan dengan kebutuhan spesifik bisnis. 4. Sellbrite Sellbrite adalah platform asal Amerika Serikat yang kini berada di bawah GoDaddy, dengan fokus pada sinkronisasi listing produk ke berbagai marketplace. Platform ini umumnya cocok untuk bisnis skala kecil hingga menengah. Sinkronisasi listing multi-marketplace menghubungkan listing produk ke Amazon, eBay, Etsy, Walmart, dan Shopify. Update stok otomatis menyinkronkan level stok antar channel penjualan. Dashboard terpusat memantau seluruh listing dari satu tampilan. Proses setup yang mudah cocok untuk bisnis kecil yang baru mulai berjualan multi-channel.Baca Juga: Cara Menghitung Diskon: Rumus, Jenis, dan Strategi Agar Tetap Untung 5. Linnworks Linnworks adalah platform asal Inggris yang ditujukan untuk bisnis skala enterprise dengan kebutuhan manajemen multichannel yang kompleks, mulai dari inventaris lintas gudang hingga otomasi order. Manajemen inventaris skala besar mengelola stok lintas gudang untuk volume SKU yang tinggi. Otomasi order routing mengatur alur pemrosesan dan fulfillment pesanan secara otomatis. Integrasi akuntansi dan demand planning menghubungkan data penjualan dengan kebutuhan perencanaan bisnis. Dukungan multi-channel untuk retailer besar cocok bagi operasional skala besar dengan volume transaksi tinggi.Baca Juga: Kirim Paket Besar Murah dengan Layanan Pengiriman PaxelBig Tips Memilih Aplikasi Omnichannel Marketplace Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar aplikasi omnichannel yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis: Sesuaikan dengan jumlah dan jenis marketplace yang digunakan bisnis kamu saat ini maupun rencana ekspansi ke depan. Perhatikan kecepatan dan keandalan sinkronisasi stok secara real-time agar terhindar dari overselling. Pilih sistem dengan model biaya yang sesuai skala bisnis, baik biaya langganan tetap maupun skema bayar per transaksi. Pastikan tersedia dukungan integrasi dengan sistem akuntansi atau laporan keuangan untuk memudahkan pembukuan. Cek kemudahan penggunaan platform serta ketersediaan dukungan teknis, terutama yang responsif untuk pasar lokal. Solusi Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Bisnis Online di Indonesia Mengelola penjualan di banyak marketplace sekaligus memang membutuhkan sistem yang mampu menyatukan seluruh operasional dalam satu tempat, mulai dari stok, harga, pesanan, hingga komunikasi dengan pelanggan. Bagi bisnis yang beroperasi di pasar Indonesia, kebutuhan ini menjadi lebih spesifik karena harus mendukung marketplace lokal populer, sekaligus menyediakan model biaya yang sesuai untuk skala UMKM hingga bisnis menengah.Baca Juga: Pengertian, Layanan, dan Kelebihan Pick Up dari Jasa Pengiriman Paxel Mekari Desty hadir sebagai aplikasi omnichannel marketplace yang dirancang khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia, dengan integrasi marketplace lokal, sinkronisasi stok real-time, hingga sistem chat terpusat dalam satu dashboard.
05 Aug 2026
Paxel Buka