Frozen food menjadi salah satu produk yang banyak dikirim, baik untuk kebutuhan bisnis kuliner, UMKM, maupun pengiriman ke keluarga dan kerabat. Namun, karena termasuk produk yang sensitif terhadap perubahan suhu, frozen food memerlukan cara packing yang tepat agar kualitas, rasa, dan kesegarannya tetap terjaga hingga sampai ke tujuan.
Packing yang kurang tepat dapat menyebabkan produk mencair, bocor, bahkan rusak selama proses pengiriman. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara packing frozen food yang benar sebelum menyerahkannya ke jasa ekspedisi. Yuk, simak beberapa tips berikut!

Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah memastikan produk sudah benar-benar beku sebelum dikemas. Hindari mengirim makanan yang masih setengah beku karena suhu produk akan lebih cepat naik selama perjalanan dan berisiko menurunkan kualitasnya.

Kemasan menjadi lapisan perlindungan pertama untuk frozen food. Sebaiknya gunakan vacuum seal agar makanan terlindungi dari udara, mengurangi risiko kebocoran, sekaligus membantu menjaga kualitas produk.
Hindari menggunakan wadah thinwall, karena materialnya cenderung mudah retak atau pecah saat berada pada suhu beku maupun selama proses pengiriman.

Setelah produk dan ice gel disusun, masukkan ke dalam box styrofoam dengan ketebalan minimal 2–3 cm. Styrofoam berfungsi sebagai insulasi yang membantu menjaga suhu dingin di dalam kemasan sekaligus melindungi produk dari paparan suhu luar.

Untuk menjaga suhu tetap stabil, gunakan ice gel yang sudah dibekukan terlebih dahulu. Letakkan ice gel di beberapa sisi kemasan agar suhu dingin dapat tersebar lebih merata. Pastikan ice gel masih dalam kondisi beku saat paket akan dikirim agar mampu mempertahankan suhu lebih lama selama perjalanan.

Ruang kosong di dalam kemasan dapat membuat produk bergeser selama proses pengiriman. Selain meningkatkan risiko kerusakan, kondisi ini juga dapat mempercepat perubahan suhu di dalam box. Susun produk dan ice gel dengan rapat agar isi paket tetap stabil selama perjalanan.

Sebelum menutup kemasan, luangkan waktu untuk mengambil foto isi paket sebagai dokumentasi. Dokumentasi ini dapat menjadi bukti kondisi paket sebelum dikirim dan memudahkan proses pengecekan apabila diperlukan di kemudian hari.

Tahap terakhir adalah memastikan seluruh sisi kemasan telah tertutup rapat menggunakan lakban yang kuat. Pastikan tidak ada celah yang terbuka agar suhu dingin tetap terjaga dan risiko kebocoran selama pengiriman dapat diminimalkan.
Sebelum menyerahkan paket ke kurir, pastikan beberapa hal berikut sudah terpenuhi:
Packing yang tepat merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas frozen food selama proses pengiriman. Namun, selain kemasan yang baik, memilih layanan pengiriman yang tepat juga tidak kalah penting. Agar frozen food tetap terjaga hingga sampai ke tujuan, percayakan pengirimannya kepada Paxel.
Dengan penanganan khusus untuk pengiriman frozen food, Paxel membantu menjaga kualitas produk selama perjalanan sehingga makanan tetap aman diterima oleh penerima. Jadi, setelah memastikan frozen food dikemas dengan benar, kirimkan paketmu dengan Paxel agar lebih praktis, aman, dan nyaman.
Penting untuk Diperhatikan: Pengirim wajib memastikan barang dikemas dengan benar, aman, dan sesuai dengan jenisnya. Ketidaksesuaian packing dapat memengaruhi kelayakan klaim ganti rugi sesuai Syarat dan Ketentuan Paxel.