Home / Berita & Promo / Persiapkan Timnas Kualifikasi Piala Dunia 2022, PSSI Berkolaborasi dengan Startup Logistik Paxel
PSSI Berkolaborasi dengan Startup Logistik Paxel

Persiapkan Timnas Kualifikasi Piala Dunia 2022, PSSI Berkolaborasi dengan Startup Logistik Paxel

Paxel menjadi partner kolaborasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjelang babak Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Paxel, startup logistik berbasis teknologi pelopor same day delivery antarkota, menjadi partner kolaborasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjelang babak Kualifikasi Piala Dunia 2022. 

Paxel akan menangani seluruh kebutuhan logistik Timnas Indonesia, mulai dari keperluan sehari-hari saat latihan, sampai kebutuhan logistik saat pertandingan. Kecepatan, ketepatan, dan keamanan pengiriman logistik menjadi hal yang krusial untuk mendukung performa Timnas Indonesia. 

“Sebagai startup logistik nasional, Paxel mendukung sepak bola tanah air, lewat keahlian kami, layanan same day delivery antarkota antarprovinsi. Paxel akan memastikan logistik Timnas Indonesia pasti sampai dengan cepat, di manapun lokasi timnas berada. Harapannya Timnas Indonesia dapat fokus berlatih tanpa memusingkan distribusi logistik”, kata CEO Paxel Bryant Christanto, saat ditemui di Jakarta, Sabtu (31/08) lalu. 

Logistik selama ini menjadi faktor krusial bagi timnas sepak bola Indonesia. Sebelumnya, PSSI menugaskan seorang kitman untuk mengurus seluruh kebutuhan logistik timnas, seperti mengambil dan mengantarkan kembali perlengkapan dari tempat penyimpanan, lokasi latihan, hingga arena pertandingan. 

Setelah kolaborasi dengan Paxel, kitman cukup menjadwalkan pengiriman lewat kurir Paxel yang akan menjemput dan mengantar barang menggunakan mobil van. Layanan Paxel yang tepat waktu dan aman akan memastikan distribusi logistik Timnas Indonesia berjalan lancar walau perlengkapan harus dikirim ke luar provinsi sekalipun. 

Paxel juga menghadirkan smart inventory management, di mana Paxel mendedikasikan satu gudang khusus untuk PSSI di Jakarta Barat. 

Deputi Sekretaris Jendral PSSI Marshal Masita mengungkapkan, “PSSI menyambut kerja sama ini dengan senang hati. Kami selalu berusaha memperbaiki setiap aspek dari timnas, salah satunya dari segi logistik. Proses belakang layar ini mungkin jarang diketahui publik, tetapi perannya sangat krusial.” 

Dengan lancarnya proses persiapan, Marshal berharap Timnas Indonesia bisa fokus berlatih dan bertanding, tanpa harus memikirkan masalah logistik yang kelihatannya sepele, tapi bisa mengganggu konsentrasi pemain. 

Kolaborasi logistik antara PSSI dan startup logistik Paxel ini adalah bagian dari kampanye Paxel #AntarkanKebaikan yang sudah berjalan sepanjang 2018. Selain mendukung Timnas Indonesia, 

Paxel juga berkolaborasi dengan Rumah Harapan Indonesia dan Yayasan Kanker Indonesia dalam bentuk penyaluran donasi dan distribusi bantuan.

Artikel Terkait:
9 Peluang Bisnis 2026, Jangan Sampai Terlewat!
9 Peluang Bisnis 2026, Jangan Sampai Terlewat!
Bisnis apa ya yang populer di tahun 2026? Kamu bisa menjajal usaha katering sehat, bisnis sambal kemasan, sampai jualan barang rajutan yang bisa kustom. Coba cek mana peluang bisnis 2026 yang paling cocok untukmu!Baca Juga: 9 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing 1. Usaha Katering Sehat Di tahun 2026, orang mulai punya concern yang lebih soal kesehatan. Makanya, banyak usaha katering sehat bermunculan. Ide usaha ini relatif aman karena pelanggan harus pre-order terlebih dahulu sebelum kamu membuatkan makanan untuk mereka. Jadi, kamu tidak perlu khawatir harus membuang makanan basi yang tidak laku. Seperti usaha katering yang sudah ada, kamu juga bisa merancang paketan menu seminggu sampai sepuluh hari kemudian menjualnya ke seluruh Indonesia dalam bentuk frozen food. Praktis, aman, dan sehat bagi masyarakat yang sibuk dan tak sempat masak sendiri di rumah.Baca Juga: Dapur Bunda Wulan: Menginspirasi Hidup Sehat hingga Raih Penghargaan 2. Bisnis Sambal Orang Indonesia doyan banget makan nasi pakai sambal. Lauknya boleh apa aja tetapi makannya harus ditemani dengan sambal. Inilah kenapa sambal kemasan adalah usaha yang cocok di tahun 2026. Kamu bisa berjualan sambal dengan variasi seperti sambal bawang, sambal terasi, sambal teri, sambal cumi, sambal udang, dan lain sebagainya. Sambal tahan cukup lama dan bisa kamu kirim ke seluruh Indonesia. Jadi, pasarmu tidak terbatas pasar lokal saja. Gunakan online marketplace dan e-commerce untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.Baca Juga: Cashback: Pengertian, Manfaat, dan Mekanisme 3. Makanan Frozen Frozen food adalah makanan yang wajib ada di setiap rumah tangga karena gampang disajikan sewaktu anggota keluarga mendadak lapar. Peluang usaha ini kian ramai di tahun 2026 di mana orang semakin sibuk dan tidak selalu sempat menyiapkan lauk rumahan sendiri. Kamu bisa jualan bakso frozen, chicken nugget, pisang cokelat, dimsum, risoles, dan macam-macam lagi. Hanya saja, kamu harus memastikan kemasan produkmu aman agar mudah dikirim dan disimpan. 4. Cemilan Pedas Cemilan pedas masih jadi comfort food paling populer di Indonesia. Kalau kamu lagi stress, makan seblak atau makaroni pedas bisa membuatmu melupakan segalanya. Itulah alasan kenapa bisnis cemilan pedas seolah tak ada matinya. Kamu bisa jualan makaroni atau mie lidi pedas yang tahan lama dan bisa dikirim ke mana aja. Atau, kamu juga bisa jualan makanan pedas frozen seperti seblak, cuanki, dan pentol pedas dalam bentuk frozen yang bisa dihangatkan di rumah oleh pelanggan.Baca Juga: Tips Packing Aman Frozen Food atau Makanan Beku 5. Rajutan Tangan Semua produk yang dibuat oleh tangan memang punya banyak kolektor dan penggemar, apalagi kalau produknya bisa dikustomisasi sesuai request pelanggan. Jualan rajutan tangan akhirnya jadi ide jualan viral tahun ini. Kamu bisa bikin produk rajutan berukuran kecil seperti gantungan kunci dan bookmark. Atau, sekalian produk yang berukuran sedang sampai besar seperti tas, cardigan, dress, dan pelapis furniture. 6. Thrift Shop Tren slow fashion di 2026 bikin orang mulai memilih baju bekas sebagai opsi belanja pakaian yang ramah lingkungan sekaligus ramah di kantong. Selain lebih hemat, berburu barang vintage atau one-of-a-kind memang mendatangkan kepuasan tersendiri bagi anak muda. Kunci sukses bisnis ini ada pada kurasi barang. Kamu bisa memilih jenis pakaian tertentu, misalnya jaket retro, kaos band jadul, kemeja flanel, atau celana bermerek (branded). Namun, jangan lupa untuk mencuci bersih sebelum dijual, ya.Baca Juga: Mengenal Preloved: Artinya dan Mengapa Tren Ini Semakin Populer 7. Tanaman Hias Keinginan punya hunian yang asri dan hijau di tengah padatnya aktivitas kota bikin bisnis tanaman hias tetap diminati. Di tahun 2026, trennya bergeser ke tanaman indoor yang estetik, mudah dirawat (low-maintenance), dan bisa ditaruh di atas meja kerja ataupun sudut kamar tidur.Baca Juga: Tips Packing Tanaman Hias Agar Tetap Segar Selama Pengiriman Kamu bisa menjual tanaman berukuran mini hingga sedang, seperti sukulen, sansevieria (lidah mertua mini), sirih gading, sampai monstera adansonii. Biar makin menarik, kamu juga bisa menjualnya satu paket lengkap dengan pot keramik estetik, tatakan kayu, dan media tanam siap pakai. 8. Buku Journaling Kesadaran akan kesehatan mental membuat hobi menulis jurnal kembali naik daun. Di tengah serbuan layar digital, banyak orang di tahun 2026 mencari pelarian tenang dengan menumpahkan pikiran di atas kertas. Tren produk tahun 2026 ini bisa kamu manfaatkan dengan menjual buku jurnal kustom (bullet journal, gratitude journal, atau daily planner) yang dibuat dari kertas berkualitas. Kamu juga bisa membuat starter kit yang berisi stiker dekoratif, washi tape, stempel kayu, dan pulpen warna-warni. Paket komplit seperti ini laris manis dijadikan kado maupun perlengkapan hobi pemula. 9. Perlengkapan Urban Farming Lagi ada tren urban farming di kota-kota besar, loh. Orang sekarang ingin merasakan nikmatnya masak dari kebun sendiri. Bisa memetik sayur segar langsung dari balkon atau halaman rumah jadi kemewahan tersendiri bagi orang kota. Kamu bisa menyediakan perlengkapan berkebun ramah pemula, seperti instalasi hidroponik mini pipa PVC, bibit sayuran, nutrisi AB mix, serta sekop mini dan polybag. Berikan juga panduan tanam di dalam kemasan agar pembeli merasa terbantu untuk memulai kebun pertamanya. Peluang bisnis di tahun 2026 sangat beragam, ya? Ide manapun yang kamu pilih, kunci kesuksesannya terletak di jasa pengiriman yang cepat dan aman. Jadi, pilihlah Paxel untuk mendukung usahamu. Paxel menyediakan pengiriman aman untukfrozen food juga, loh. Selain itu, kamu bisa langsung cek ongkir, request pickup, dan lacak paket dari satu aplikasi saja.Baca Juga: Pengertian, Layanan, dan Kelebihan Pick Up dari Jasa Pengiriman Paxel
23 Sep 2026
Reseller adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Berbisnisnya
Reseller Adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Berbisnisnya
Diambil dari data McKinsey, pasar reseller di Indonesia kini bernilai sekitar Rp2.043–Rp2.220 triliun. Tak heran, kamu sekarang melihat teman, kolega, bahkan perusahaan berlomba-lomba masuk ke industri ini karena menjadi reseller adalah bisnis yang menguntungkan. Jadi, apa sebenarnya reseller itu?Baca Juga: Mau Dapet Cuan dari Bisnis Dropship? Pahami Dulu Cara Kerjanya Apa itu Reseller? Pengertian reseller adalah orang atau perusahaan yang membeli produk dengan tujuan untuk menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi. Produk yang dibeli bisa bermacam-macam, termasuk barang maupun layanan. Reseller biasanya membeli produknya langsung dari pihak manufaktur untuk mendapatkan harga murah. Namun, reseller skala kecil juga bisa membeli produk dari pihak distributor yang mereka temukan di platform marketplace atau e-commerce asalkan punya akses ke konsumen yang mampu membeli produk tersebut dengan harga lebih tinggi.Baca Juga: Risiko Usaha Adalah Hal yang Perlu Diatasi, Bagaimana Caranya? Keberadaan reseller menguntungkan bagi manufaktur dan distributor karena reseller membantu mereka menjangkau pasar baru tanpa mengeluarkan biaya marketing sendiri. Oleh karena itu, manufaktur mau melepas barang dengan harga reseller yang biasanya berada di bawah harga pasar. Apa Beda Reseller dengan Dropshipper? Serupa tapi tak sama, reseller bekerja dengan membeli barang dari manufaktur atau distributor (kulakan) terlebih dahulu sedangkan dropshipper tidak. Jadi, reseller mengelola sendiri stok barang tetapi dropshipper bergantung sepenuhnya pada supplier. Tentu saja, hal ini membuat reseller harus punya modal dulu sebelum bisa menjalankan usaha. Namun, yang perlu digarisbawahi, praktik reseller biasanya lebih aman karena semua alur penjualan produk berada di bawah kendali sendiri.Baca Juga: Apa itu Top of Mind? Ini Pengertian dan Strateginya! Apa Jenis-jenis Reseller? Ada beberapa jenis reseller jika dilihat dari skala bisnisnya: Wholesaler yang biasanya merupakan perusahaan skala besar yang membeli produk dalam jumlah besar langsung dari manufaktur kemudian menjualnya lagi ke outlet retail. Distributor juga mengambil produk langsung dari manufaktur, tetapi pola geraknya biasanya lebih bebas. Mereka bisa menjual produk ke wholesaler maupun retailer. Retailer adalah jenis reseller yang langsung menjual produk dalam jumlah kecil ke konsumen. Retailer bisa berupa toko kelontong maupun orang per orang yang berhubungan langsung dengan konsumen. Bagaimana Cara Jadi Reseller? Siapapun, termasuk kamu, bisa jadi reseller dengan mengikuti langkah-langkah ini: Pertama, kamu harus menentukan niche atau bidangmu terlebih dahulu. Misalnya, kalau kamu suka kopi, kamu bisa memilih ini menjadi bidang usahamu. Jadi, kamu hanya akan berjualan produk yang berkaitan dengan kopi. Setelah memilih bidang usaha, kamu harus mulai mencari supplier. Cari info di kotamu, apakah ada supplier kopi yang bisa kamu akses langsung dengan harga yang murah. Jika tidak ada, ini justru merupakan kesempatan emas. Kamu bisa menelusuri internet, seperti Google Search atau marketplace, untuk mencari supplier kopi terpercaya dan mulai menjualnya ke pasar lokal. Jangan hanya mencari satu supplier saja. Buat daftar supplier yang potensial agar kamu bisa memeriksa terlebih dahulu semua opsimu. Kemudian coba pesan produk mereka untuk membandingkan kualitas produk, durasi pengiriman, dan harga. Sebaiknya, kamu tidak hanya fokus pada harga yang murah karena kualitas produk dan keberadaan barang akan sangat memengaruhi hasil jualanmu. Setelah itu, mulailah membangun stok jualanmu sendiri. Jika kamu tidak yakin, kamu bisa membeli produk dalam jumlah sedikit untuk melakukan tes pasar terlebih dahulu. Jika barang yang kamu jual tidak punya batasan harga, maka kamu bebas menentukan harga jual sendiri. Caranya, naikkan saja harga produk 20–30% dari harga belinya. Ini memastikan jualanmu tetap untung dan konsumen tidak kabur karena harga jual yang terlalu mahal. Selain reselling di area lokal sekitarmu, kamu juga bisa jadi reseller online. Pilihlah e-commerce atau marketplace yang pricing-nya friendly dan belum punya seller yang berjualan barangmu agar kamu tidak terjebak dalam kompetisi banting harga. Kamu juga bisa jualan di media sosial dan menjangkau lebih banyak lagi konsumen. Apa yang Perlu Diperhatikan untuk Menjadi Reseller? Pengiriman barang adalah hal penting yang perlu diperhatikan ketika kamu ingin jadi reseller. Kamu butuh jasa pengiriman barang yang cepat dan aman untuk memastikan orderanmu dari manufaktur sampai ke tokomu dalam keadaan utuh. Selain itu, kalau kamu berencana berjualan online, pengiriman barang juga akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan.Baca Juga: Pengiriman Same Day untuk Bisnismu, Cepat dan Nggak Ribet Untuk persoalan ini, percayakan semua pada Paxel, jasa pengiriman yang selalu memastikan barangmu sampai dengan cepat dan aman. Reseller juga tidak perlu repot cek ongkir, cek resi, dan tracking paket karena semuanya sudah bisa dilakukan langsung di satu aplikasi saja. Nah, jadi reseller adalah bisnis yang cukup mudah dan menguntungkan ketika kirim barangnya pakai Paxel.
21 Sep 2026
Apa itu Promo? Ini Pengertian, Fungsi, dan Caranya
Apa itu Promo? Ini Pengertian, Fungsi, dan Caranya
Untuk menjawab apa itu promo, kamu harus kenalan dulu sama dunia marketing. Promo adalah aktivitas marketing yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan awareness, interest, dan memengaruhi keputusan membeli dari calon pelanggan. Bagaimana penjelasan lengkapnya?Baca Juga: Awareness: Artinya, Jenisnya, Manfaatnya, dan Cara Membangunnya Apa itu Promo? Promo adalah semua aktivitas yang berguna untuk menyampaikan informasi dan value produkmu kepada calon pelanggan agar mereka bisa membelinya. Kegiatan promo bertujuan untuk menarik minat pelanggan dan memengaruhi pengambilan keputusan mereka. Aktivitas promosi dalam sebuah usaha biasanya mencakup iklan, public relation, komunikasi langsung, dan skema diskon yang ditawarkan pada pelanggan. Hal ini dilakukan secara berkala agar orang membeli produkmu. Promo bisa dilakukan via media cetak, televisi, online channel, maupun komunikasi personal antara sales dan pelanggan. Jika kamu melakukan aktivitas ini dengan rutin, maka produkmu akan lebih mudah diingat oleh pelanggan ketimbang produk yang sama sekali tidak pernah melakukan promosi.Baca Juga: 70 Kata-Kata Promosi Makanan Paling Lengkap Apa saja yang Harus Ada dalam Promosi? Ketika hendak melakukan kegiatan promo, maka kamu harus memastikan bahwa promosimu sudah menyampaikan beberapa hal ini kepada calon pelanggan: Promosi harus memberikan informasi tentang produkmu. Dengan kata lain, promo menyampaikan deskripsi produk, kegunaannya, harga, dan unique selling point-nya. Promosi harus mengandung kata-kata (copywriting) yang mendorong pembaca untuk membeli, berlangganan, atau klik link menuju landing page dari produkmu. Promo harus dilakukan secara konsisten untuk membangun brand image di benak calon pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan lebih ingat produkmu ketimbang produk kompetitor. Apa Beda Diskon dan Promo? Diskon adalah salah satu cara promo. Promo tidak selalu menawarkan diskon. Diskon adalah strategi pemasaran di mana bisnis biasanya menghadirkan potongan harga dengan cara atau jangka waktu tertentu agar calon pelanggan merasa lebih tertarik untuk membeli produk. Promo tanggal kembar yang tersedia di marketplace biasanya mencakup sejumlah diskon besar-besaran bagi banyak produk.Baca Juga: Cara Menghitung Diskon: Rumus, Jenis, dan Strategi Agar Tetap Untung Namun, bukan itu saja cara promo. Kalau tidak ingin menawarkan diskon, bisnis juga bisa menawarkan paket beli dua gratis satu maupun menambah garansi untuk membuat pelanggan tertarik membeli produk. Kenapa Harus Bikin Promo? Bisnis harus rajin bikin promo karena aktivitas ini bisa membantumu untuk menjangkau pasar baru, mempertahankan posisimu di pasar yang sudah ada saat ini, serta membuat usahamu berkembang dengan pesat. Ini beberapa alasan lain kenapa kamu harus mulai rutin membuat promosi: Produk yang dipromosikan secara rutin akan jauh lebih mudah diingat. Visibilitas ini bikin calon pelanggan lebih condong memilih produkmu saat mereka mau belanja. Selain itu, visibilitas yang bagus juga memberi bisnismu keunggulan dibanding kompetitor. Promo bisa memicu rasa penasaran terhadap produkmu. Iklan atau penawaran menarik bakal bikin orang penasaran dan tertarik mencoba, sehingga permintaan produkmu pun ikut melonjak. Promosi yang efektif bisa menyampaikan citra produk secara efektif di mata pelanggan. Lewat promo, kamu bisa menonjolkan nilai-nilai produkmu misalnya kredibilitasnya, keandalannya, atau harganya yang ramah di kantong. Cara-cara Promo Efektif dalam Bisnis Biar anggaran promosi tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa cara promo efektif yang bisa kamu terapkan langsung ke bisnismu: Flash Sale: Promo khusus dalam durasi waktu terbatas (misalnya hanya 2 jam atau 1 hari) ampuh memicu efek FOMO (Fear of Missing Out) agar calon pelanggan lekas checkout tanpa menunda-nunda. BOGO (Buy One Get One): Kamu bisa menggabungkan produk utama dengan produk pelengkap dalam satu harga paket hemat, atau tawarkan promo beli satu gratis satu. Strategi ini sangat ampuh menaikkan nilai rata-rata transaksi per pembeli sekaligus mempercepat perputaran stok barang. Promo Bersyarat (Threshold Offer): Cobalah menerapkan syarat minimal belanja, seperti "Gratis Ongkir minimal belanja Rp100.000" atau "Cashback untuk pembelian di atas Rp200.000". Cara ini efektif memancing pembeli menambah produk lain ke keranjang belanjanya. Program Loyalitas Pelanggan: Kamu bisa memberikan promo eksklusif untuk pelanggan setia, seperti poin reward belanja, voucher ulang tahun, atau diskon khusus repeat order. Ini membuat pelanggan merasa diapresiasi dan betah belanja kembali. Giveaway: Kamu bisa mengadakan giveaway di media sosial untuk mengajak audiens berinteraksi. Langkah ini efektif memperluas jangkauan pasarmu ke calon pelanggan. Nah, apapun promonya, jangan lupa kirim barangnya pakai Paxel yang pasti cepat dan pasti aman. Selain layanannya yang kilat, Paxel juga bikin bisnismu lebih lancar karena kamu bisa cek biaya pengiriman, cek resi dan lacak paket langsung dari satu aplikasi saja. Praktis kan? Nggak perlu lagi bertanya-tanya apa itu promo, langsung eksekusi aja rencanamu bersama Paxel.
20 Sep 2026
Paxel Buka