Menuntaskan target kerja, menyelesaikan skripsi, atau berhasil menjalani kebiasaan biasanya memberikan rasa puas sekaligus lelah. Agar tak berhenti pada satu capaian saja, kamu bisa menerapkan self reward. Self reward artinya memberikan apresiasi kepada diri sendiri setelah berhasil mencapai tujuan atau melewati proses yang menantang. Jika dilakukan dengan bijak, kebiasaan ini dapat membantu menjaga motivasi dan keseimbangan hidup.
Self reward adalah bentuk penghargaan yang diberikan kepada diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan target, menghadapi tantangan, atau mempertahankan kebiasaan baik. Tujuannya bukan memanjakan diri tanpa batas, melainkan menghargai usaha yang sudah dilakukan.
Konsep ini sebenarnya berasal dari dunia psikologi. Pada tahun 1950-an, psikolog B. F. Skinner memperkenalkan teori reinforcement atau penguatan. Teori tersebut menjelaskan bahwa perilaku yang mendapat penghargaan cenderung diulangi.
Beberapa tahun kemudian, para psikolog mulai mengembangkan konsep self-reinforcement, yaitu seseorang memberikan penghargaan kepada dirinya sendiri setelah berhasil mencapai target tertentu.
Pada era 1970-an, Albert Bandura melalui teori self-regulation menjelaskan bahwa manusia mampu mengatur perilaku, menetapkan tujuan, memantau perkembangan, dan memberi penghargaan kepada dirinya sendiri sebagai bagian dari proses belajar.
Bandura menjelaskan bahwa kemampuan mengatur diri merupakan bagian dari proses mencapai tujuan. Salah satu caranya adalah memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan target yang sudah ditetapkan.
Kini, istilah self reward lebih dikenal sebagai bagian dari gaya hidup. Namun, di balik popularitasnya, konsep ini tetap memiliki dasar ilmiah dalam psikologi dan pengembangan diri.
Memberikan penghargaan kepada diri sendiri bukan berarti selalu mengeluarkan banyak uang. Self reward justru membantu seseorang menghargai proses yang sudah dijalani sehingga semangat tetap terjaga.
Beberapa manfaat self reward dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
Menambah motivasi untuk mencapai target berikutnya.
Meski begitu, self reward tetap harus dilakukan secara proporsional. Memberi hadiah kepada diri sendiri tidak boleh menjadi alasan untuk berbelanja berlebihan atau mengambil keputusan yang merugikan kondisi keuangan.
Secara umum, self reward dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu non-materi dan materi. Keduanya sama-sama bermanfaat selama disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.
Self reward non materi merupakan bentuk penghargaan yang tidak berhubungan dengan membeli barang. Bentuk ini justru banyak dipilih karena lebih sederhana dan mudah dilakukan.
Self reward seperti ini membantu tubuh dan pikiran mendapatkan waktu untuk pulih setelah melalui aktivitas yang padat.
Self reward materi dilakukan dengan membeli atau memiliki sesuatu sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian tertentu.
Contohnya meliputi:
Self reward materi tidak harus mahal. Nilainya bukan ditentukan oleh harga barang, melainkan oleh makna penghargaan terhadap usaha yang sudah dilakukan.
Self reward akan memberi manfaat jika dilakukan secara bijak. Dengan begitu, penghargaan terhadap diri sendiri tetap terasa menyenangkan tanpa menimbulkan penyesalan.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
Kalau self reward yang kamu pilih berupa makanan favorit, hampers, buku, atau hadiah untuk orang terdekat, proses pengirimannya juga harus praktis. Paxel bisa menjadi pilihan karena menawarkan layanan pengiriman yang cepat dan aman untuk berbagai kebutuhan.
Saat ingin mengirim hadiah kepada keluarga atau sahabat, kamu juga dapat memanfaatkan layanan cek ongkir dan cek resi agar proses pengiriman lebih mudah dipantau. Dengan begitu, pengalaman memberikan hadiah maupun menikmati self reward artinya bebas dari rasa khawatir soal posisi barang.