Home / Berita & Promo / Strategi Gudeg Yu Djum Kembangkan Bisnis Lewat Startup Logistik Paxel
Strategi Gudeg Yu Djum Kembangkan Bisnis Lewat Startup Logistik Paxel

Strategi Gudeg Yu Djum Kembangkan Bisnis Lewat Startup Logistik Paxel

Gudeg Yu Djum bekerjasama dengan pengiriman Sameday Delivery Paxel sebagai salah satu upaya memulai inovasi dan mempertahankan eksistensi bisnisnya.

Yogyakarta, 20 Februari 2020 – Makanan Gudeg tradisional paling legendaris di Indonesia, Gudeg Yu Djum, mulai berinovasi untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya. Salah satu upayanya yaitu bekerjasama dengan startup logistik pelopor pengiriman sameday delivery antarkota, Paxel. Melalui layanan pengiriman makanan tiba di hari yang sama milik Paxel, Gudeg Yu Djum dapat dinikmati pecinta makanan khas Jogja di 12 kota besar Jawa & Bali.

Semula, Gudeg Yu Djum hanya bisa dinikmati dalam waktu kurang dari 24 jam. Hal tersebut membuatnya cukup kesulitan untuk menjangkau kiriman pelanggan di luar Yogyakarta. Menyadari tingginya permintaan makanan dan peluang yang ada, Gudeg Yu Djum berinovasi dengan membuat makanan gudeg kemasan kaleng dengan nama Gudeg Bagong. Teknik pengemasan dengan metode vacuum dan press memungkinkan Gudeg Bagong dapat bertahan hingga satu tahun, walaupun dibuat tanpa pengawet.

Untuk memperluas jangkauan bisnisnya, Gudeg Yu Djum juga bekerjasama dengan jasa pengiriman Paxel sejak akhir 2019. Kerja sama ini memungkinkan pembeli di luar Jogja memesan & menikmati makanan Gudeg Yu Djum di hari yang sama. Setiap minggu, terdapat 250 pemesanan dan pengiriman Gudeg Yu Djum yang mayoritas berasal dari area Jabodetabek, Semarang, hingga Bandung.

Gudeg yang semula hanya untuk oleh-oleh jika pelanggan berkunjung ke Yogyakarta, kini bisa dinikmati langsung dengan pemesanan melalui aplikasi pengiriman Paxel. Kami senang akhirnya Gudeg Yu Djum bisa dinikmati di 12 kota, tanpa perlu membuka cabang di kota-kota tersebut,” kata Manager Operasional Gudeg Yu Djum, Citra Anindyto dalam acara Ngopi Bareng Paxel #NgobrolUKM pada Kamis (20/02).

Berkat inovasi-inovasi yang terus dicetuskan, makanan gudeg yang awalnya dijajakan dari gendongan Mbok Yu Djum, kini telah memiliki banyak cabang di lokasi-lokasi strategis di Yogyakarta. Dalam satu hari, Gudeg Yu Djum mampu mengolah hingga 100 kg nangka sementara Gudeg Bagong mampu terjual 5.000 - 8.000 kaleng per bulan. 

Kecepatan pengiriman Paxel yang memungkinkan makanan seperti Gudeg Yu Djum dipesan pagi sampai malam hari, memang banyak dimanfaatkan oleh UKM makanan. Dengan pengiriman dan pesanan cepat sampai, perputaran ekonomi UKM kita jadi lebih cepat dan mereka tidak perlu pusing membuka cabang di luar kota, sepanjang ada pengiriman dengan Paxel,” ujar Bonita Megaputri, Head of Brand Communication Paxel.

Tak hanya memperbaharui pengemasan, Gudeg Yu Djum juga menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar akan makanan. Untuk menarik minat Generasi Milenial dan Gen Z, Gudeg Yu Djum meluncurkan makanan varian gudeg mercon yang bercitarasa pedas. Citra mengakui bahwa makanan ekstra pedas sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Walaupun cita rasa gudeg khas dengan rasa makanan yang manis, inovasi terus diperlukan agar kuliner tradisional tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui system pengiriman dan pesanan pre-order, pengguna Paxel di 12 kota Jawa & Bali dapat menikmati hampir 20 jenis makanan khas nusantara melalui aplikasi pengiriman Paxel. Selain Gudeg Yu Djum, pembeli juga dapat memesan jenis makanan lain seperti Bakpia Kukus Tugu Jogja, Lumpia Gang Lombok Semarang, Cilok Bandung, Bebek Sinjay Surabaya, Bakso President Malang, Pisang Goreng Madu Bu Nanik Jakarta, dan masih banyak makanan lainnya.