Momen berkumpul bersama keluarga memang belum lengkap tanpa kehadiran makanan khas Lebaran yang tersaji di meja makan. Setelah sebulan menahan lapar, kamu langsung disuguhi hamparan hidangan lezat yang penuh santan dan lemak. Aromanya yang menggoda iman membuat niat diet runtuh seketika.
Tradisi menyantap hidangan spesial ini sudah mendarah daging. Sayangnya, banyak orang lupa kalau kalori yang tersembunyi di balik kelezatan tersebut cukup mengerikan jika dikonsumsi berlebihan.
Biar kamu tetap bisa makan enak tapi tetap waspada, yuk kenali lebih dekat deretan menu wajib saat hari raya berikut ini, lengkap dengan bocoran kalorinya.
Lebaran tanpa ketupat ibarat sayur tanpa garam. Makanan pengganti nasi ini terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman janur (daun kelapa muda) lalu direbus dalam waktu lama hingga padat. Teksturnya yang kenyal dan aromanya yang khas karena bungkus janur membuatnya berbeda dari lontong biasa. Ketupat adalah "jodoh" paling pas untuk menyantap segala jenis hidangan berkuah santan.
Meskipun terlihat tak berlemak, kamu harus hati-hati. Satu buah ketupat ukuran sedang mengandung sekitar 160-176 kalori. Karena teksturnya yang padat, sadar atau tidak, kamu makan nasi lebih banyak dari porsi biasanya saat makan ketupat. Tips makannya, potong-potong ketupat sesuai takaran nasi harianmu agar tidak kelebihan karbohidrat.
Ini dia primadona meja makan saat hari raya. Opor ayam terbuat dari potongan ayam yang dimasak dengan kuah santan kental yang dibumbui rempah-rempah seperti serai, kencur, dan kunyit. Di Indonesia, ada dua versi opor yang umum ditemui, yaitu opor ayam kuning yang populer di Jawa Timur dan opor ayam putih yang lebih khas Jawa Tengah serta Betawi.
Rasanya gurih, creamy, dan daging ayamnya sangat empuk. Namun, di balik kelembutannya, satu porsi opor ayam (satu potong ayam plus kuah) menyimpan sekitar 392 kalori. Lemak jenuh dari santannya cukup tinggi. Sebaiknya kamu mengambil kuah secukupnya saja dan jangan diminum sampai habis.
Siapa yang bisa menolak masakan terlezat di dunia versi CNN ini? Rendang adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan santan dan aneka rempah dalam waktu berjam-jam hingga kuahnya kering dan bumbunya meresap sempurna hingga ke serat daging. Warnanya cokelat pekat atau hitam, dengan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis karamelisasi.
Sebagai salah satu makanan lebaran Indonesia yang paling populer, rendang memiliki kalori yang sangat tinggi. Dalam 100 gram daging rendang, terdapat sekitar 468 kalori. Kandungan lemaknya pun tinggi. Tips menikmatinya, imbangi dengan makan timun sebagai penetralisir dan batasi hanya makan 1-2 potong saja sehari.
Menu pendamping yang selalu setia menemani ketupat dan opor adalah sambal goreng ati. Masakan ini biasanya terdiri dari potongan hati sapi atau ampela ayam yang ditumis bersama kentang potong dadu, petai, dan bumbu sambal balado merah. Rasanya merupakan perpaduan pedas, manis, dan gurih yang nendang.
Tekstur hati yang creamy beradu dengan kentang yang empuk memang bikin nagih. Satu porsi sajian ini mengandung sekitar 200-250 kalori. Kamu harus waspada, terutama jika memiliki riwayat kolesterol tinggi, karena jeroan seperti hati sapi mengandung kolesterol dan purin yang cukup tinggi.
Jika kamu atau anggota keluargamu tidak terlalu suka pedas, semur daging biasanya jadi alternatif lauk utama. Semur adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan kecap manis, bawang merah, bawang putih, pala, dan cengkeh. Kuahnya berwarna cokelat pekat dengan rasa dominan manis dan gurih.
Di Jakarta, semur daging Betawi sangat populer saat Lebaran. Per porsinya mengandung sekitar 300-350 kalori tergantung jenis potongan daging yang digunakan. Agar lebih sehat, pilihlah daging sapi tanpa lemak (has dalam) saat memasaknya.
Bagi penggemar daging merah, gulai kambing adalah surga. Makanan ini dibuat dari daging kambing yang dimasak dalam kuah santan berwarna kuning pekat yang kaya akan rempah seperti jintan, kayu manis, dan kapulaga. Rempah yang kuat ini bertujuan untuk menutupi aroma prengus khas kambing.
Rasanya sangat kaya, gurih, dan menghangatkan badan. Namun, kalorinya cukup 'jahat', mencapai 250-300 kalori per mangkuk kecil, belum termasuk nasi atau ketupat. Tips makannya, pastikan menyantapnya saat masih panas agar lemak tidak menempel di langit-langit mulut, dan jangan lupa makan acar nanas untuk memecah lemak.
Untuk menyeimbangkan asupan daging, Sayur Lodeh biasanya hadir sebagai pelengkap. Ini adalah sayur berkuah santan yang berisi labu siam, kacang panjang, terong, nangka muda, dan daun melinjo. Rasanya gurih segar dengan sedikit sentuhan manis khas masakan Jawa.
Meskipun berisi sayuran, penggunaan santan tetap menyumbang kalori. Seporsi sayur lodeh mengandung sekitar 150-200 kalori. Ini bisa menjadi opsi yang sedikit lebih 'sehat' karena mengandung serat dari sayuran, asalkan kuahnya tidak terlalu kental.
Di beberapa daerah seperti Jakarta dan Sumatera Barat, Lontong Sayur adalah menu sarapan wajib saat Idulfitri. Isinya berupa potongan lontong yang disiram kuah gulai nangka muda atau labu siam, dilengkapi dengan telur rebus balado dan kerupuk.
Versi Padang biasanya lebih pedas dan kaya bumbu, sedangkan versi Betawi lebih gurih dan manis (biasanya menggunakan sayur godog pepaya/labu). Kalorinya cukup fantastis untuk sarapan, bisa mencapai 350-400 kalori per porsi lengkap. Sebaiknya jangan makan ini berbarengan dengan rendang dan opor dalam satu waktu makan jika tidak ingin perut begah.
Ini adalah teman setia ketupat yang paling umum. Sayur godog labu siam terbuat dari irisan labu siam yang dimasak dengan santan encer, cabai merah besar, dan ebi (udang kering). Rasanya lebih ringan dibandingkan gulai atau opor, dengan sensasi pedas gurih yang segar.
Tekstur labu siam yang lembut membuatnya mudah dicerna. Kalorinya relatif lebih rendah dibanding menu bersantan lainnya, sekitar 100-120 kalori per mangkuk. Ini adalah pilihan kuah terbaik jika kamu ingin mengurangi asupan kalori tapi tetap ingin makan enak.
Membayangkan semua makanan di atas pasti sudah bikin air liurmu menetes, kan? Kamu bisa menikmati makanan khas Lebaran buatan rumah atau beli di resto legendaris menggunakan Paxel. Dengan fitur Cold Chain Delivery (penanganan suhu dingin), rendang, opor, hingga sambal goreng ati buatan orang rumah akan tetap fresh dan tidak basi sampai di tempatmu.