Home / Berita & Promo / 9 Makanan Khas Lebaran dari Indonesia yang Susah Ditolak
9 Makanan Khas Lebaran dari Indonesia yang Susah Ditolak

9 Makanan Khas Lebaran dari Indonesia yang Susah Ditolak

Momen berkumpul bersama keluarga memang belum lengkap tanpa kehadiran makanan khas Lebaran yang tersaji di meja makan. Apa menu populernya?

Momen berkumpul bersama keluarga memang belum lengkap tanpa kehadiran makanan khas Lebaran yang tersaji di meja makan. Setelah sebulan menahan lapar, kamu langsung disuguhi hamparan hidangan lezat yang penuh santan dan lemak. Aromanya yang menggoda iman membuat niat diet runtuh seketika. 

Tradisi menyantap hidangan spesial ini sudah mendarah daging. Sayangnya, banyak orang lupa kalau kalori yang tersembunyi di balik kelezatan tersebut cukup mengerikan jika dikonsumsi berlebihan.

Biar kamu tetap bisa makan enak tapi tetap waspada, yuk kenali lebih dekat deretan menu wajib saat hari raya berikut ini, lengkap dengan bocoran kalorinya.

1. Ketupat

Lebaran tanpa ketupat ibarat sayur tanpa garam. Makanan pengganti nasi ini terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman janur (daun kelapa muda) lalu direbus dalam waktu lama hingga padat. Teksturnya yang kenyal dan aromanya yang khas karena bungkus janur membuatnya berbeda dari lontong biasa. Ketupat adalah "jodoh" paling pas untuk menyantap segala jenis hidangan berkuah santan.

Meskipun terlihat tak berlemak, kamu harus hati-hati. Satu buah ketupat ukuran sedang mengandung sekitar 160-176 kalori. Karena teksturnya yang padat, sadar atau tidak, kamu makan nasi lebih banyak dari porsi biasanya saat makan ketupat. Tips makannya, potong-potong ketupat sesuai takaran nasi harianmu agar tidak kelebihan karbohidrat.

2. Opor Ayam

Ini dia primadona meja makan saat hari raya. Opor ayam terbuat dari potongan ayam yang dimasak dengan kuah santan kental yang dibumbui rempah-rempah seperti serai, kencur, dan kunyit. Di Indonesia, ada dua versi opor yang umum ditemui, yaitu opor ayam kuning yang populer di Jawa Timur dan opor ayam putih yang lebih khas Jawa Tengah serta Betawi.

Rasanya gurih, creamy, dan daging ayamnya sangat empuk. Namun, di balik kelembutannya, satu porsi opor ayam (satu potong ayam plus kuah) menyimpan sekitar 392 kalori. Lemak jenuh dari santannya cukup tinggi. Sebaiknya kamu mengambil kuah secukupnya saja dan jangan diminum sampai habis.

3. Rendang

Siapa yang bisa menolak masakan terlezat di dunia versi CNN ini? Rendang adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan santan dan aneka rempah dalam waktu berjam-jam hingga kuahnya kering dan bumbunya meresap sempurna hingga ke serat daging. Warnanya cokelat pekat atau hitam, dengan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis karamelisasi.

Sebagai salah satu makanan lebaran Indonesia yang paling populer, rendang memiliki kalori yang sangat tinggi. Dalam 100 gram daging rendang, terdapat sekitar 468 kalori. Kandungan lemaknya pun tinggi. Tips menikmatinya, imbangi dengan makan timun sebagai penetralisir dan batasi hanya makan 1-2 potong saja sehari.

4. Sambal Goreng Ati

Menu pendamping yang selalu setia menemani ketupat dan opor adalah sambal goreng ati. Masakan ini biasanya terdiri dari potongan hati sapi atau ampela ayam yang ditumis bersama kentang potong dadu, petai, dan bumbu sambal balado merah. Rasanya merupakan perpaduan pedas, manis, dan gurih yang nendang.

Tekstur hati yang creamy beradu dengan kentang yang empuk memang bikin nagih. Satu porsi sajian ini mengandung sekitar 200-250 kalori. Kamu harus waspada, terutama jika memiliki riwayat kolesterol tinggi, karena jeroan seperti hati sapi mengandung kolesterol dan purin yang cukup tinggi.

5. Semur Daging

Jika kamu atau anggota keluargamu tidak terlalu suka pedas, semur daging biasanya jadi alternatif lauk utama. Semur adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan kecap manis, bawang merah, bawang putih, pala, dan cengkeh. Kuahnya berwarna cokelat pekat dengan rasa dominan manis dan gurih.

Di Jakarta, semur daging Betawi sangat populer saat Lebaran. Per porsinya mengandung sekitar 300-350 kalori tergantung jenis potongan daging yang digunakan. Agar lebih sehat, pilihlah daging sapi tanpa lemak (has dalam) saat memasaknya.

6. Gulai Kambing

Bagi penggemar daging merah, gulai kambing adalah surga. Makanan ini dibuat dari daging kambing yang dimasak dalam kuah santan berwarna kuning pekat yang kaya akan rempah seperti jintan, kayu manis, dan kapulaga. Rempah yang kuat ini bertujuan untuk menutupi aroma prengus khas kambing.

Rasanya sangat kaya, gurih, dan menghangatkan badan. Namun, kalorinya cukup 'jahat', mencapai 250-300 kalori per mangkuk kecil, belum termasuk nasi atau ketupat. Tips makannya, pastikan menyantapnya saat masih panas agar lemak tidak menempel di langit-langit mulut, dan jangan lupa makan acar nanas untuk memecah lemak.

7. Sayur Lodeh

Untuk menyeimbangkan asupan daging, Sayur Lodeh biasanya hadir sebagai pelengkap. Ini adalah sayur berkuah santan yang berisi labu siam, kacang panjang, terong, nangka muda, dan daun melinjo. Rasanya gurih segar dengan sedikit sentuhan manis khas masakan Jawa.

Meskipun berisi sayuran, penggunaan santan tetap menyumbang kalori. Seporsi sayur lodeh mengandung sekitar 150-200 kalori. Ini bisa menjadi opsi yang sedikit lebih 'sehat' karena mengandung serat dari sayuran, asalkan kuahnya tidak terlalu kental.

8. Lontong Sayur

Di beberapa daerah seperti Jakarta dan Sumatera Barat, Lontong Sayur adalah menu sarapan wajib saat Idulfitri. Isinya berupa potongan lontong yang disiram kuah gulai nangka muda atau labu siam, dilengkapi dengan telur rebus balado dan kerupuk.

Versi Padang biasanya lebih pedas dan kaya bumbu, sedangkan versi Betawi lebih gurih dan manis (biasanya menggunakan sayur godog pepaya/labu). Kalorinya cukup fantastis untuk sarapan, bisa mencapai 350-400 kalori per porsi lengkap. Sebaiknya jangan makan ini berbarengan dengan rendang dan opor dalam satu waktu makan jika tidak ingin perut begah.

9. Sayur Labu Siam (Sayur Godog)

Ini adalah teman setia ketupat yang paling umum. Sayur godog labu siam terbuat dari irisan labu siam yang dimasak dengan santan encer, cabai merah besar, dan ebi (udang kering). Rasanya lebih ringan dibandingkan gulai atau opor, dengan sensasi pedas gurih yang segar.

Tekstur labu siam yang lembut membuatnya mudah dicerna. Kalorinya relatif lebih rendah dibanding menu bersantan lainnya, sekitar 100-120 kalori per mangkuk. Ini adalah pilihan kuah terbaik jika kamu ingin mengurangi asupan kalori tapi tetap ingin makan enak.

Membayangkan semua makanan di atas pasti sudah bikin air liurmu menetes, kan? Kamu bisa menikmati makanan khas Lebaran buatan rumah atau beli di resto legendaris menggunakan Paxel. Dengan fitur Cold Chain Delivery (penanganan suhu dingin), rendang, opor, hingga sambal goreng ati buatan orang rumah akan tetap fresh dan tidak basi sampai di tempatmu.

Artikel Terkait:
Promo JSM PaxelMarket: Dapetin Diskon Ongkir 10RB
Promo JSM PaxelMarket: Dapetin Diskon Ongkir 10RB
Belanja kebutuhan favorit di PaxelMarket kini makin hemat! Setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu (JSM) di bulan Agustus 2026, kamu bisa dapetin Diskon Ongkir Rp10.000, lho! Saatnya belanja aneka kebutuhan, mulai dari makanan, minuman, hingga berbagai produk pilihan lainnya di PaxelMarket dengan ongkir yang lebih hemat. Nikmati Promo JSM PaxelMarket Dapetin Promo JSM di PaxelMarket dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: Nikmati Diskon ongkos kirim Rp10.000 Voucher otomatis terpasang saat memenuhi minimum belanja Promo berlaku untuk minimum belanja Rp200.000 Maksimal penggunaan 5 kali per pengguna selama periode promo Promo berlaku setiap Jumat, Sabtu dan Minggu di bulan Agustus 2026 Belanja Makin Hemat di Akhir Pekan Jangan lewatkan kesempatan belanja lebih hemat setiap akhir pekan di PaxelMarket. Temukan beragam pilihan produk, mulai dari jajanan kekinian, makanan legendaris, minuman favorit, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Yuk, manfaatkan Promo JSM PaxelMarket dan nikmati diskon ongkirnya setiap akhir pekan selama bulan Agustus!Baca Juga: 7 Oleh-oleh Khas Bandung Terkenal hingga Legendaris, Bisa Order Online dari Rumah!
07 Aug 2026
5 Software POS Terbaik untuk Bisnis Retail & F&B
5 Software POS Terbaik untuk Bisnis Retail & F&B
Kecepatan dan akurasi transaksi jadi salah satu faktor penentu kepuasan pelanggan, baik di bisnis retail maupun F&B. Sayangnya, proses kasir manual atau sistem yang tidak terintegrasi sering menyebabkan antrean panjang, kesalahan hitung, hingga data penjualan yang sulit dipantau. Software POS (Point of Sale) hadir untuk mengatasi masalah ini. Dengan sistem yang tepat, transaksi bisa diproses lebih cepat, stok dan laporan penjualan tercatat otomatis, dan operasional bisnis di berbagai outlet bisa dipantau dari satu dashboard.Baca Juga: Arti Endorse: Pengertian, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Endorsement Berikut 5 rekomendasi software POS yang bisa dipertimbangkan untuk mendukung operasional bisnis retail maupun F&B kamu. Pentingnya Software POS untuk Bisnis Retail dan F&B Tanpa sistem yang terpusat dan efisien, proses ini rentan menyebabkan antrean panjang, kesalahan pencatatan, hingga data yang sulit dipantau. Berikut alasan mengapa software POS jadi kebutuhan penting: Transaksi manual rawan human error: pencatatan kasir secara manual atau sistem yang terpisah antar outlet membuat data penjualan mudah salah hitung. Software POS mencatat setiap transaksi secara otomatis dan akurat Antrean panjang bikin pelanggan kabur: proses checkout yang lambat, apalagi saat jam ramai, bisa menurunkan kepuasan pelanggan. Software POS mempercepat proses pembayaran dari berbagai metode dalam satu sistem Stok sulit dipantau tanpa sistem terpusat: barang di gudang dan tiap outlet bisa tidak sinkron kalau dicatat manual. Software POS memperbarui data stok secara real-time setiap kali transaksi terjadi Laporan penjualan butuh waktu untuk disusun: tanpa sistem yang terintegrasi, tim harus merekap data penjualan secara manual dari tiap outlet. Software POS menyediakan laporan real-time yang bisa langsung diakses kapan saja Performa tiap cabang sulit dibandingkan: bisnis multicabang butuh visibilitas terhadap performa masing-masing outlet untuk pengambilan keputusan. Software POS memungkinkan pemantauan dan perbandingan performa antarcabang dari satu dashboard Evaluasi staf jadi kurang objektif: tanpa data yang terukur, menilai kinerja kasir atau staf outlet jadi sulit dilakukan. Software POS mencatat data transaksi per staf yang bisa dijadikan dasar evaluasi Rekomendasi Software POS untuk Mempercepat Proses Transaksi Berikut perbandingan 5 software POS, mulai dari cakupan fitur, target bisnis, hingga keunggulan masing-masing. 1. Mekari POS Mekari POS adalah sistem point-of-sale terpusat yang dirancang khusus untuk industri F&B dan retail. Produk ini memungkinkan bisnis multicabang untuk mensinkronisasi data penjualan, keuangan, dan operasional dalam satu platform terintegrasi. Mempercepat proses transaksi secara akurat, mendukung pesanan dine-in, takeaway, delivery, hingga GrabFood dalam satu sistem. Memungkinkan seluruh outlet dipantau secara real-time dan performa penjualan antarcabang dibandingkan dari satu dasbor terpusat. Laporan penjualan real-time, mengidentifikasi produk terlaris, dan mengevaluasi kinerja staf dengan data yang terukur. Pengaturan diskon, pengelolaan membership dan poin, hingga peningkatan repeat order lewat program loyalitas. Pengelolaan SKU dan varian produk dikelola secara terpusat, sekaligus stok tiap outlet dipantau secara real-time.Baca Juga: Ekspansi Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya 2. Lightspeed Lightspeed adalah software POS asal Kanada yang menyasar bisnis retail, restoran, hingga golf course, dengan fokus pada skalabilitas dan kemampuan omnichannel. Membantu mengelola stok dengan pelaporan yang cukup mendalam. Kemampuan omnichannel menghubungkan penjualan online dan offline dalam satu sistem. Mendukung operasional bisnis dengan banyak cabang. Integrasi pembayaran memproses transaksi pembayaran langsung di sistem POS. 3. Square Square adalah software POS asal Amerika Serikat yang dikenal simpel dan mudah digunakan, populer di kalangan bisnis kecil, kafe, hingga penyedia jasa yang baru memulai. Proses setup berlangsung cepat dan mudah dipasang tanpa instalasi yang rumit. Pemrosesan pembayaran fleksibel memungkinkan penerimaan kartu dan pembayaran digital secara instan. Pelacakan penjualan dasar membantu memantau transaksi dan stok secara sederhana. Struk digital otomatis dikirim ke pelanggan lewat email atau SMS.Baca Juga: Apa Itu Dropshipper? Ini Penjelasan Simpel Buat Kamu yang Mau Coba Jualan Online 4. Loyverse POS Loyverse POS adalah software asal Lithuania yang menyasar bisnis kecil dan menengah seperti kafe, bar, atau toko, dengan antarmuka yang sederhana dan mudah dipelajari. Fitur POS inti mendukung pemesanan, pemrosesan pembayaran, dan pelaporan dasar. Manajemen multicabang skala kecil memungkinkan beberapa outlet dan staf dikelola dengan hak akses berbasis peran. Program loyalitas pelanggan dapat dibuat untuk mendorong repeat order. Integrasi payment gateway menghubungkan sistem dengan penyedia pembayaran populer. 5. Erply Erply adalah software POS berbasis cloud yang menargetkan bisnis retail dari berbagai skala, dengan kekuatan utama pada manajemen inventaris dan dukungan operasional multi-lokasi. Manajemen inventaris lanjutan memantau stok secara real-time dengan barcode scanning dan purchase order otomatis. Warehouse management system mengelola pergerakan stok antar gudang dan lokasi. Mode offline memungkinkan transaksi tetap diproses meski tanpa koneksi internet. Manajemen multilokasi cocok digunakan untuk retail chain dan bisnis franchise.Baca Juga: 9 Ide Jualan Makanan yang Laku Setiap Hari, Modal Kecil Untung Besar Solusi Software POS untuk Mempercepat Transaksi dan Operasional Bisnis Memilih software POS yang tepat berarti mempertimbangkan bagaimana sistem tersebut bisa mempercepat transaksi sekaligus memberi visibilitas penuh terhadap operasional bisnis, baik untuk satu outlet maupun banyak cabang sekaligus. Bagi bisnis F&B dan retail di Indonesia, kebutuhan ini menjadi lebih spesifik karena harus mendukung berbagai metode pembayaran lokal, integrasi dengan layanan delivery, serta pencatatan keuangan yang sesuai dengan alur bisnis di dalam negeri. Mekari POS hadir sebagai sistem POS terpusat yang dirancang untuk kebutuhan tersebut, mulai dari manajemen pesanan, kontrol multicabang, hingga integrasi langsung dengan Mekari Jurnal untuk pencatatan akuntansi otomatis.Baca Juga: Pengertian, Ongkir dan Kelebihan Same Day Delivery untuk Kirim Makanan
05 Aug 2026
5 Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Kelola Toko Online
5 Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Kelola Toko Online
Berjualan di banyak marketplace sekaligus, memang membuka peluang omzet lebih besar. Namun di sisi lain, mengelola stok, harga, dan pesanan secara manual di tiap platform sering kali menyulitkan tim operasional, apalagi kalau volume transaksi terus bertambah.Baca Juga: Apa itu BEP? BEP adalah Break Even Point, Ini Rumusnya! Masalah ini bisa diatasi dengan aplikasi omnichannel marketplace. Dengan aplikasi ini, sinkronisasi stok, update harga, hingga pengelolaan pesanan bisa dilakukan lebih cepat dan minim risiko human error. Berikut 5 rekomendasi aplikasi omnichannel marketplace yang bisa dipertimbangkan untuk mendukung operasional bisnis online kamu. Rekomendasi Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Membantu Operasional Bisnis Online Setiap aplikasi omnichannel marketplace punya kelebihan dan fokus yang berbeda-beda, mulai dari cakupan integrasi marketplace, kelengkapan fitur inventaris, hingga model biaya yang ditawarkan. Berikut perbandingannya. 1. Mekari Desty Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM hingga bisnis skala menengah di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem Mekari, Desty memungkinkan pelaku usaha mengelola seluruh aktivitas penjualan dari berbagai marketplace dan toko online dalam satu dashboard terpusat, tanpa perlu berpindah-pindah platform. Manajemen produk terpusat memungkinkan pengaturan master product, harga, dan variasi produk untuk semua marketplace sekaligus lewat satu pengaturan. Sinkronisasi stok real-time memperbarui stok secara otomatis berdasarkan SKU di Produk Master untuk menghindari overselling maupun underselling. Memudahkan pengelolaan pesanan, pencetakan label pengiriman, dan pelacakan status order dari satu dasbor. Multi-warehouse management memungkinkan pergerakan barang antar gudang dipantau secara jelas, mulai dari transit hingga diterima pelanggan. 2. Veeqo Veeqo adalah platform asal Inggris yang kini menjadi bagian dari ekosistem Amazon, dengan fokus utama pada manajemen pengiriman dan fulfillment untuk seller yang berjualan di marketplace global. Manajemen pengiriman multi-carrier mengatur pengiriman dari berbagai jasa kurir dalam satu sistem. Sinkronisasi inventaris dasar memperbarui stok antar channel penjualan secara otomatis. Integrasi marketplace global menghubungkan sistem dengan Amazon, eBay, dan Shopify. Label pengiriman otomatis mempercepat pencetakan label dan dokumen pengiriman.Baca Juga: Nomor Resi adalah Kunci Keamanan Paket, Mengapa? 3. Sellercloud Sellercloud adalah platform multichannel commerce asal Amerika Serikat yang menawarkan fitur cukup lengkap dan tingkat kustomisasi tinggi, umumnya digunakan oleh bisnis skala menengah hingga besar. Manajemen order dan inventaris lintas channel mengelola pesanan dan stok dari berbagai marketplace dalam satu sistem. Integrasi marketplace yang luas menghubungkan sistem dengan berbagai platform e-commerce dan tools pihak ketiga. Pelaporan dan analitik menyediakan laporan performa penjualan yang cukup mendalam. Workflow yang dapat dikustomisasi memungkinkan alur kerja operasional disesuaikan dengan kebutuhan spesifik bisnis. 4. Sellbrite Sellbrite adalah platform asal Amerika Serikat yang kini berada di bawah GoDaddy, dengan fokus pada sinkronisasi listing produk ke berbagai marketplace. Platform ini umumnya cocok untuk bisnis skala kecil hingga menengah. Sinkronisasi listing multi-marketplace menghubungkan listing produk ke Amazon, eBay, Etsy, Walmart, dan Shopify. Update stok otomatis menyinkronkan level stok antar channel penjualan. Dashboard terpusat memantau seluruh listing dari satu tampilan. Proses setup yang mudah cocok untuk bisnis kecil yang baru mulai berjualan multi-channel.Baca Juga: Cara Menghitung Diskon: Rumus, Jenis, dan Strategi Agar Tetap Untung 5. Linnworks Linnworks adalah platform asal Inggris yang ditujukan untuk bisnis skala enterprise dengan kebutuhan manajemen multichannel yang kompleks, mulai dari inventaris lintas gudang hingga otomasi order. Manajemen inventaris skala besar mengelola stok lintas gudang untuk volume SKU yang tinggi. Otomasi order routing mengatur alur pemrosesan dan fulfillment pesanan secara otomatis. Integrasi akuntansi dan demand planning menghubungkan data penjualan dengan kebutuhan perencanaan bisnis. Dukungan multi-channel untuk retailer besar cocok bagi operasional skala besar dengan volume transaksi tinggi.Baca Juga: Kirim Paket Besar Murah dengan Layanan Pengiriman PaxelBig Tips Memilih Aplikasi Omnichannel Marketplace Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar aplikasi omnichannel yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis: Sesuaikan dengan jumlah dan jenis marketplace yang digunakan bisnis kamu saat ini maupun rencana ekspansi ke depan. Perhatikan kecepatan dan keandalan sinkronisasi stok secara real-time agar terhindar dari overselling. Pilih sistem dengan model biaya yang sesuai skala bisnis, baik biaya langganan tetap maupun skema bayar per transaksi. Pastikan tersedia dukungan integrasi dengan sistem akuntansi atau laporan keuangan untuk memudahkan pembukuan. Cek kemudahan penggunaan platform serta ketersediaan dukungan teknis, terutama yang responsif untuk pasar lokal. Solusi Aplikasi Omnichannel Marketplace untuk Bisnis Online di Indonesia Mengelola penjualan di banyak marketplace sekaligus memang membutuhkan sistem yang mampu menyatukan seluruh operasional dalam satu tempat, mulai dari stok, harga, pesanan, hingga komunikasi dengan pelanggan. Bagi bisnis yang beroperasi di pasar Indonesia, kebutuhan ini menjadi lebih spesifik karena harus mendukung marketplace lokal populer, sekaligus menyediakan model biaya yang sesuai untuk skala UMKM hingga bisnis menengah.Baca Juga: Pengertian, Layanan, dan Kelebihan Pick Up dari Jasa Pengiriman Paxel Mekari Desty hadir sebagai aplikasi omnichannel marketplace yang dirancang khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia, dengan integrasi marketplace lokal, sinkronisasi stok real-time, hingga sistem chat terpusat dalam satu dashboard.
05 Aug 2026
Paxel Buka