Home / Berita & Promo / Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang
Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang

Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang

Sejak berdirinya Getuk Marem Magelang sampai sekarang, dijalankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi dengan resep masih sama seperti awal berdiri.

Siapa yang tidak kenal dengan kuliner iconic Magelang, Getuk Marem? Makanan tradisional yang dikemas dengan modern ini merupakan oleh-oleh khas Magelang yang berdiri sejak tahun 1986. Sejak berdirinya Getuk Marem Magelang sampai sekarang, rupanya dijalankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi dengan resep masih sama seperti awal berdiri. Di momen Hari Kartini ini, Ibu Hartini selaku owner Getuk Marem Magelang sudah berjuang dengan baik dalam memajukan ekonomi Indonesia melalui bisnis kulinernya.

Kesetiaan owner Getuk Marem dalam mempertahankan resep dianggap sebagai cara menghadapi tantangan dan persaingan bisnis. Di samping itu, owner juga setia dengan prosesnya. Entah produknya laku, atau tidak, Bu Har (sapaan akrabnya) tetap setia mempertahankan kualitas produk.

Namun tak menutup kemungkinan bahwa dirinya tetap mencoba untuk terus melakukan produksi dan mengenalkan produk Getuk Marem. Proses pengenalan produk Marem sejak awal berdiri ini memakan waktu 1,5 tahun, dan setiap harinya Bu Har selalu memproduksi getuk marem meski sedikit.

1. Sejarah Berdirinya Getuk Marem Magelang

Getuk marem lahir dari generasi pertama (orang tua Ibu Hartini) yang berjualan di pasar. Orang tuanya merupakan pembuatan getuk yang masih menggunakan proses tradisional, yakni dengan cara ditumbuk. Bahkan bentuknya masih menyerupai getuk lindri dengan menggunakan pengemasan besek. Meski berupa kuliner tradisional, getuk marem buatan orang tua Bu Har ini sangat terkenal, sampai Kakak dari Bu Har sering dipanggil “Mbak Getuk” oleh para pelanggannya.

Seiring berjalannya waktu, usaha getuk ini diteruskan oleh generasi kedua yaitu Ibu Hartini dan suami di tahun 1986 berdirinya. Dari sinilah awal mula Getuk Marem berdiri. Saat ini, kuliner Getuk Marem Magelang dikelola oleh anak dari Bu Har, yakni Doroteus Angga.

“Awal produksi dari generasi pertama masih di Jambon, Magelang, sampai ke generasi kedua. Lalu pindah di alamat sekarang, di Tidar, Magelang, dan di lokasi ini menjadi satu tempat produksi dan outlet,” ungkap Angga.


2. Asal Usul Nama Getuk Marem dari Magelang

Angga menjelaskan, “nama Marem berasal dari Bahasa jawa memiliki arti Mantep, dengan harapan produk Getuk Marem ini ketika dimakan oleh konsumen, konsumen merasa mantep dari rasa, kualitas dan harganya.”

“Sementara, yang membedakan getuk dari generasi pertama dengan Getuk Marem Bu Hartini ini adalah prosesnya sudah modernisasi dan sudah mengikuti permintaan pasar dengan menambahkan rasa di setiap variannya. Total ada 4 lapisan getuk, yang pertama vanilla, raspberry, coklat, dan original,” ucap Angga.

3. Ciri Khas dari Getuk Marem Bu Hartini

Apa sih yang membuat Getuk Marem memiliki nilai di pasaran? Satu hal yang membuat Getuk Marem memiliki nilai di pasaran karena berasa dari ciri khasnya. Di antaranya adalah rasa manis yang tidak terlalu berlebihan, tekstur getuk bisa bertahan selama 3 hari karena bahan yang digunakan bagus sehingga menghasilkan produk yang bagus.

Untuk mempertahankan ciri khas Getuk Marem agar bisa dirasakan oleh pelanggannya baik dari dalam maupun luar kota adalah dengan memperhatikan pengemasannya.

“Tips cara packing dari Getuk Marem yang pertama sesuaikan ukuran paket dengan kardus untuk menghindari sisa ruang supaya paket tidak terguncang isinya. Paket getuk di vakum untuk menjaga kualitas dan tekstur getuknya. Yang terakhir dari getuk marem adalah memberikan gift card ucapan terima kasih ke konsumen. Dengan hal ini, kami menginginkan pengalaman konsumen terhadap Getuk Marem semakin dekat, bukan hanya sekedar penjual dan pembeli,” jelas Angga.


4. Lokasi Hanya di Satu Tempat Memudahkan Owner Mempertahankan Kualitas

Lokasi pusat produksi Getuk Marem saat ini tidak membuka cabang. Tetapi untuk produknya sudah tersebar di semua toko oleh-oleh di Magelang dan sudah tersebar di luar kota. Dengan lokasi produksi yang terpusat hanya di satu tempat mempermudah owner untuk mengawasi kualitas pembuatan getuk khas Magelang yang satu ini.

Pertama, dengan mempertahankan kualitas bahan baku. “Bahannya memang kita menggunakan ketela yang khusus, karena jenis ketela untuk bahan getuk harus bertekstur empuk,” kata Angga.

Kedua, quality control merupakan cara untuk mempertahankan ciri khas dan rasa. Di sini owner ikut andil dalam quality control produk getuk mulai dari penggilingan sampai dengan pengepakan.

Angga mengaku, produk Getuk Marem Magelang masih mempertahankan rasa orisinal karena untuk mempertahankan ciri khas. Bahkan saat ini produk dari Marem melakukan inovasi baru dengan mengeluarkan produk bakpia Marem.


5. Tetap Berproduksi Meski Pandemi

Pandemi tak lantas membuat Getuk Marem berhenti berproduksi. Saat pandemi, dalam sehari hanya melakukan 9 gilingan (1x gilingan sebanyak 30 kg ketela menghasilkan 30 box getuk marem), sementara di hari normal 20 – 30 gilingan.

“Setiap hari kami melakukan gilingan karena produk kami fresh setiap hari. Kami juga melakukan kebijakan ke distributor dan sales kami. Misal ada produk yang sudah lama mending dikembalikan karena menghindari pemilik toko oleh-oleh mengganti tanggal produksi, yang nantinya berdampak pada penurunan kualitas karena tekstur getuknya sudah tidak fresh dan rasa sudah berubah. Kalau ini terjadi, malah yang kena nama brandnya bukan tempat jualnya. Jadi kami memberlakukan aturan mending dikembalikan produknya jika sudah lama,” ungkap Angga.


6. Tips Memasarkan Produk Paling Efektif

Saat ditanya, gimana cara mempromosikan produk getuk marem, Angga menjawab, “kami menggunakan media social dan media lain. Tetapi strategi yang paling efektif adalah yang dari dulu digunakan generasi pertama, yakni rekomendasi dari orang lain atau WOM. Dengan strategi tersebut cost pemasaran memang murah tetapi orang akan lebih tahu bagaimana kualitas yang sebenarnya akan produk tersebut.”

“Adanya Paxel sangat membantu kami (pengusaha daerah) untuk mengembangkan usaha. Karena pengiriman cepat jadi kualitas produk terjamin. Selain itu juga ada layanan pickup dan pengantaran. Jadi konsumen ga ribet nganter, soalnya kan kita juga produksi jadi ga bisa meninggalkan lokasi produksi, jadi terbantu banget,” imbuh Angga.

“Mungkin ke depannya bisa membuka coverage area di Kalimantan karena kami memiliki harapan semua orang Indonesia merasakan warisan makanan asli dari Magelang,” harapnya.


7. Dikunjungi oleh Pak Sandiaga Uno menjadi Pengalaman Berkesan

Getuk Marem masuk ke dalam daftar kuliner Magelang yang dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Menurut Angga, hal ini menjadi pengalaman yang berkesan selama keberjalanan usaha kuliner Getuk Marem Magelang.

“Pengalaman paling berkesan dalam menjalankan usaha ini salah satunya beberapa bulan lalu Pak Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke outlet getuk marem dan melakukan liputan langsung,” tutur Angga.

Itu dia kisah pejuang online Getuk Marem Magelang yang dapat Kamu jadikan inspirasi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Nantikan kisah-kisah hebat lainnya dari serial #PejuangOnlinePaxel yang dapat Kamu simak di website Paxel.co!

Artikel Terkait:
7 Destinasi Street Food Jakarta yang Buka Sampai Malam
7 Destinasi Street Food Jakarta yang Buka Sampai Malam
Rasa lapar yang muncul di tengah malam seringkali bikin orang kebingungan harus cari makanan ke mana. Tenang! Kalau kamu tak bisa makan di restoran mal, menjelajahi street food Jakarta yang buka sampai malam adalah jalan keluar paling memuaskan. 1. Gultik Blok M Kawasan Blok M selalu menjadi primadona bagi para pemburu kuliner malam dengan kehadiran deretan penjual gulai tikungan. Sepiring nasi hangat disiram kuah gulai sapi bersantan encer menghasilkan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis yang memanjakan lidah. Kamu bisa menambahkan sate telur puyuh dan kerupuk udang agar tekstur hidangan ini semakin kaya di mulut.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh Khas Jakarta yang Enak dan Disukai Banyak Orang Para pedagang gultik ini berjejer di sepanjang Jalan Mahakam dan mulai melayani pembeli sejak pukul lima sore hingga dini hari. Harga satu porsi gultik sangat ramah di kantong, yaitu berkisar di angka Rp 15.000 saja. Tempat ini menjadi opsi street food Jakarta malam terfavorit bagi anak muda yang ingin nongkrong santai. 2. Kuliner Pecenongan Jalan Pecenongan seolah tidak pernah tidur dan selalu dipadati oleh deretan tenda makanan yang menggugah selera. Kamu bisa menemukan berbagai macam hidangan lezat mulai dari martabak manis legendaris hingga aneka olahan seafood segar. Cita rasa makanan di kawasan ini sangat terjamin kualitasnya karena resepnya sudah diwariskan turun-temurun sejak puluhan tahun lalu.Baca Juga: 5 Olahan Daging Kambing yang Lezat dan Menggugah Selera Kawasan ini merupakan rekomendasi street food Jakarta yang sangat legendaris di kalangan wisatawan kuliner nusantara. Mayoritas pedagang di Jalan Pecenongan mulai membuka tenda mereka pada pukul enam sore hingga tengah malam. Harga makanan di sini bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis menu yang kamu pilih. 3. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Aroma rempah kapulaga dan kunyit langsung menyambut indra penciumanmu saat menginjakkan kaki di kawasan Kebon Sirih. Nasi goreng kambing di sini dimasak dalam wajan super besar yang menyajikan tontonan menarik sebelum kamu mulai menyantapnya. Potongan daging kambingnya sangat empuk berpadu sempurna dengan bumbu nasi goreng yang meresap hingga ke dalam butiran nasi. Warung tenda legendaris ini berlokasi tepat di Jalan Kebon Sirih Barat dan buka setiap hari mulai pukul lima sore. Harga satu porsi nasi goreng kambing yang mengenyangkan ini dibanderol sekitar Rp 45.000. Kamu harus datang lebih awal agar tidak terjebak antrean panjang yang biasa terjadi menjelang jam delapan malam. 4. Sate Taichan Senayan Pencinta makanan pedas pasti akan langsung jatuh cinta dengan pesona sate taichan yang menjamur di area Senayan. Daging dada ayam dibakar tanpa bumbu kacang, melainkan hanya diberi perasan jeruk nipis dan taburan garam yang gurih. Cocolan sambal rawit merah super pedas memberikan sensasi terbakar di lidah yang membuat siapa saja ketagihan.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh khas Cirebon Paling Hits Saat Musim Liburan Kini para pedagang sate taichan memusatkan area jualan mereka di sekitar kawasan Gelora Bung Karno. Kamu bisa menikmati sajian pedas ini mulai dari jam enam sore dengan harga sekitar Rp 30.000 per porsi. Street food Jakarta malam ini cocok dinikmati usai berolahraga atau pulang kantor. 5. Nasi Uduk Kebon Kacang Mencari hidangan tradisional Betawi yang otentik mengharuskanmu untuk mampir ke deretan warung nasi uduk di Kebon Kacang. Nasi uduknya dibungkus kecil-kecil menggunakan daun pisang sehingga aroma wanginya sangat khas dan menggugah selera. Kamu bisa memilih aneka lauk pendamping seperti ayam goreng bumbu kuning, tahu tempe, dan jeroan sapi goreng. Satu hal yang membuat hidangan ini istimewa adalah ketersediaan dua jenis sambal, yaitu sambal kacang dan sambal terasi pedas. Lokasinya berada di pusat kota dekat Tanah Abang dan mayoritas kedai buka dari jam sepuluh pagi hingga tengah malam. Harga satu bungkus nasi uduk dipatok Rp 5.000, sedangkan lauknya bervariasi mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per potong. 6. Seafood Kalimati, Pademangan Kawasan Kalimati di Pademangan menyajikan surga tersembunyi bagi para penggemar hidangan laut segar di ibu kota. Menu andalan yang wajib kamu coba adalah kepiting saus padang dan ikan kuwe bakar bumbu kecap pedas. Bumbu saus padangnya sangat kental dengan perpaduan rasa asam, manis, dan pedas yang menempel erat pada cangkang kepiting. Kualitas bahan laut di sini sangat baik karena langsung didatangkan dari pasar ikan setiap harinya.Baca Juga: Penanganan Khusus Pengiriman Paket Frozen Food Kamu bisa memasukkan tempat ini ke dalam daftar rekomendasi street food Jakarta untuk acara makan malam besar bersama keluarga. Kedai seafood ini beroperasi dari pukul enam sore dengan harga menu berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 150.000. 7. Roti Bakar Eddy, Blok M Menutup wisata kuliner malam paling nikmat dilakukan dengan menyantap camilan manis dan segelas minuman hangat. Roti Bakar Eddy menyajikan roti tawar buatan sendiri yang dibakar di atas arang sehingga menghasilkan tekstur krispi di luar. Isian cokelat keju yang melimpah ruah berpadu dengan wangi arang menciptakan cita rasa klasik yang selalu dirindukan. Selain roti bakar, kamu juga bisa memesan menu lain seperti mi instan rebus kornet dan pisang bakar cokelat. Tempat nongkrong ini berlokasi di area Blok M dan siap melayani pengunjung dari pukul enam sore sampai dua dini hari. Harga seporsi roti bakar manis sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 18.000 saja.Baca Juga: 9 Kue Kering khas Betawi yang Bisa Jadi Teman Minum Kopi Membeli berbagai jajanan pinggir jalan tentu sangat menyenangkan, apalagi tahun ini Paxel turut kembali memeriahkan acara JakFair. Kamu bisa memborong aneka street food Jakarta langsung di pameran dan mengirimkannya ke rumah keluarga melalui booth Paxel yang melayani dengan cepat dan aman. Sebelum mengirim kejutan lezat tersebut, kamu harus memastikan cek tarif ongkir terlebih dahulu dan memantau status pesananmu lewat fitur lacak pengiriman di aplikasi Paxel.
31 May 2026
Ekspansi Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya
Ekspansi Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya
Pemilik usaha mikro kerap merasa jalan di tempat ketika angka penjualan bulanan selalu mandek pada titik yang itu-itu saja. Memiliki produk berkualitas nyatanya tidak menjamin bisnismu akan otomatis membesar tanpa adanya gebrakan strategi baru di lapangan. Ekspansi bisnis adalah jalan keluar paling logis bisa membantumu mengatasi masalah stagnasi keuntungan ini.Baca Juga: Apa itu BEP? BEP adalah Break Even Point, Ini Rumusnya! Apa Pengertian Ekspansi Bisnis? Pengertian ekspansi bisnis adalah tindakan memperluas jangkauan pasar, menambah varian produk, atau membuka cabang operasional baru. Tujuan utamanya tentu untuk meraup lebih banyak pelanggan dan melipatgandakan angka pemasukan kas perusahaan. Langkah strategis ini ibarat menanam benih baru di sebuah lahan yang jauh lebih luas dari sebelumnya. Kamu berani mengambil risiko terukur untuk mengubah bisnis skala rumahan menjadi perusahaan yang mendominasi pasar tingkat nasional. Proses panjang ini tentu membutuhkan perencanaan matang agar modal besar yang kamu keluarkan tidak berujung pada kerugian.Baca Juga: Berapa Rincian Modal Usaha Sembako Kecil-kecilan di Rumah? Namun, sebagian pengusaha pemula salah mengartikan perluasan usaha ini sekadar sebagai ajang menghabiskan uang demi mengejar gengsi semata. Padahal, keputusan ini bertumpu pada data penjualan valid yang menunjukkan bahwa permintaan pasar sudah melebihi kapasitas produksimu saat ini. Kamu harus menyiapkan mental baja untuk menghadapi persaingan yang jauh lebih ganas di level permainan yang baru. Apa Tujuan Ekspansi Bisnis? Tujuan ekspansi bisnis yang utama adalah menjaga keberlangsungan jangka panjang perusahaan. Berikut merupakan beberapa tujuan utama dari memperluas operasi bisnismu ke ranah pasar yang jauh lebih luas: Mendominasi pangsa pasar yang benar-benar baru dan kebetulan belum tersentuh oleh para pesaing setingkatmu. Meningkatkan efisiensi produksi secara drastis karena kamu mulai memproduksi barang dalam jumlah yang jauh lebih masif. Memperkuat posisi tawar merek milikmu di mata para pemasok bahan baku dan konsumen akhir. Menciptakan benteng pertahanan finansial yang kuat terhadap fluktuasi ekonomi atau perubahan tren pasar yang mendadak. Apa Contoh Ekspansi Bisnis? Ambil contoh sebuah toko roti kecil bernama Roti Wangi yang awalnya hanya melayani pembeli di satu lingkungan perumahan saja. Toko sederhana ini selalu kehabisan stok setiap sore dan banyak pelanggan dari luar kota rela datang jauh-jauh untuk membelinya. Melihat peluang emas ini, pemilik Roti Wangi akhirnya menyewa pabrik kecil dan membeli mesin produksi berkapasitas sangat besar. Pemilik tersebut kemudian membuka tiga cabang baru di kota-kota tetangga yang memang memiliki tingkat permintaan tinggi. Kasus Roti Wangi ini merupakan contoh ekspansi bisnis yang sangat sukses karena berawal dari analisis permintaan pasar yang sangat akurat. Skala usaha mereka kini berubah total dari sekadar industri rumahan menjadi produsen roti tingkat provinsi yang disegani.Baca Juga: 40 Inspirasi Nama Toko Kue Aesthetic, Cocok Untuk Bisnis Baru! Mereka juga mulai melayani berbagai pemesanan dalam skala besar untuk acara pernikahan mewah dan rapat kantor pemerintahan. Langkah berani ini membuktikan bahwa perluasan usaha harus dieksekusi tepat saat produkmu memang terbukti laku keras di pasar kecil. Kamu bisa meniru keberanian Roti Wangi ini jika indikator keuangan bisnismu sudah menunjukkan tren positif yang stabil. Bagaimana Cara Melakukan Ekspansi Bisnis? Cara ekspansi bisnis di bawah ini bisa diikuti untuk memulai langkah perbesaran skala usahamu dengan aman: Melakukan riset pasar super mendalam untuk mengetahui pasti apakah produkmu benar-benar dibutuhkan oleh target konsumen di wilayah baru. Menyiapkan proyeksi keuangan yang sangat rapi dan detail agar arus kas operasional tetap sehat selama masa transisi berlangsung. Membangun tim manajemen yang luar biasa tangguh untuk mengawasi ketat operasional harian di cabang atau lini produksi baru. Memilih mitra logistik andalan yang memiliki rekam jejak bagus untuk mendistribusikan produkmu ke berbagai wilayah yang lebih jauh.Kamu harus melakukan evaluasi rutin setiap akhir bulan untuk memantau perkembangan cabang atau produk barumu. Jangan pernah ragu untuk mengubah taktik operasional di tengah jalan jika rencana awalmu ternyata tidak berjalan mulus sesuai harapan. Fleksibilitas merupakan kunci utama agar bisnismu bisa terus bertahan di tengah kerasnya hantaman gelombang pasar baru.Baca Juga: 23 Contoh Iklan Produk Makanan yang Bisa Dijadikan Inspirasi Ekspansi bisnis adalah motor penggerak pertumbuhan. Oleh karena itu, mengeksekusinya bersama Paxel akan membuat proses logistiknya makin lancar. Kamu bisa menentukan besaran margin keuntungan dengan melakukan cek ongkir Paxel langsung melalui aplikasi pintar di ponselmu. Kamu dan para pelanggan juga bisa dengan tenang memantau pergerakan posisi barang lewat fitur lacak pengiriman yang akurat setiap saat.
30 May 2026
7 Ide Usaha Kuliner yang Menjanjikan di Tahun 2026
7 Ide Usaha Kuliner yang Menjanjikan di Tahun 2026
Mengandalkan satu sumber penghasilan utama di tahun 2026 terasa semakin berat ketika harga kebutuhan pokok terus meroket tajam. Kondisi ekonomi saat ini mengharuskanmu memutar otak lebih keras demi menemukan sumber pemasukan tambahan yang masuk akal. Cobalah beberapa ide usaha kuliner yang menjanjikan di artikel ini!Baca Juga: Cara Membuat Nama Toko Pembawa Rezeki 1. Nasi Mentai Ekonomis Tren hidangan bernuansa Jepang masih merajai pasar. Oleh karena itu, kamu bisa coba berjualan nasi mentai porsi ekonomis yang sedang diminati masyarakat. Makanannya terdiri dari semangkuk nasi pulen berlapis irisan sosis atau ayam karage yang disiram saus mentai gurih dengan tambahan lelehan keju. Menu ini sangat ideal sebagai usaha kuliner rumahan karena proses perakitannya cukup singkat dan hanya membutuhkan alat pemanggang portabel. Modal awal sekitar lima ratus ribu rupiah sudah cukup untuk membeli bahan baku dan kemasan mangkuk kertas yang estetik.Baca Juga: 70 Kata-Kata Promosi Makanan Paling Lengkap 2. Dimsum Ayam Frozen Gaya hidup serba cepat membuat banyak orang mencari stok makanan beku yang praktis untuk disajikan di rumah kapan saja. Kamu bisa memproduksi dimsum ayam dalam jumlah besar lalu membekukannya di dalam lemari pendingin agar awet. Berjualan makanan beku merupakan ide usaha kuliner yang cerdas karena masa simpan produkmu sangat panjang tanpa takut cepat basi. Proses pembuatannya mengharuskanmu menggiling daging ayam segar dan membungkusnya perlahan menggunakan kulit pangsit tipis. Kamu membutuhkan modal sekitar satu juta rupiah untuk membeli bahan baku berkualitas tinggi dan sebuah mesin penggiling daging skala kecil.Baca Juga: Penanganan Khusus Pengiriman Paket Frozen Food 3. Basreng Daun Jeruk Camilan pedas beraroma daun jeruk memiliki tempat istimewa di hati anak muda yang gemar mengunyah saat menonton film atau bekerja. Kamu hanya perlu memotong bakso ikan mentah secara memanjang, menggorengnya hingga super renyah, lalu menaburkan bubuk cabai dan irisan daun jeruk. Produk ini sangat laris manis karena teksturnya yang garing menciptakan sensasi ketagihan yang membuat pembeli sulit berhenti makan. Membuat camilan kering ini sangat mudah, namun kamu harus teliti menjaga suhu minyak agar bakso gorengmu tidak menjadi keras. Kamu bisa memulai bisnis ini dengan modal awal mulai lima ratus ribu rupiah untuk memborong stok bakso mentah, bubuk cabai dan kemasan plastik. 4. Dessert Box Porsi Mini Kue manis dalam kotak selalu memiliki penggemar setianya sendiri, namun harga porsi besarnya kadang membuat pelanggan ragu untuk membeli. Menyajikan varian ukuran mini seperti rasa cokelat lumer atau tiramisu bisa menjangkau pangsa pasar konsumen yang memiliki dana terbatas. Proses pembuatannya menuntut ketelitian saat memanggang kue dasar dan meracik krim pelapis agar rasanya tidak membuat enek.Baca Juga: Pre Order Adalah Sistem Pesan Barang Sebelum Dibuat Kamu harus menyiapkan dana sekitar satu juta rupiah untuk membeli bahan kue premium seperti mentega dan cokelat berkualitas. Hidangan penutup mini ini selalu laris terjual karena tampilannya sangat cantik saat pelanggan memotretnya untuk diunggah ke media sosial. 5. Ayam Geprek Sambal Kemangi Inovasi olahan ayam goreng tepung rasanya tidak pernah mati dan selalu sukses merebut perhatian para pencinta makanan super pedas. Menambahkan daun kemangi segar ke dalam ulekan sambal bawang mentah akan menghasilkan aroma wangi yang luar biasa menggugah selera. Hidangan berat ini sangat laris setiap jam makan siang karena menawarkan kombinasi rasa pedas gurih yang pas di lidah. Kamu harus menguasai teknik menggoreng ayam agar balutan tepungnya menjadi sangat renyah dan bagian dalam dagingnya matang sempurna. Menyiapkan modal sekitar dua juta rupiah sudah cukup untuk membeli peralatan masak dasar dan bahan baku segar di pasar tradisional. 6. Salad Buah Saus Keju Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat yang semakin tinggi membuka peluang manis bagi para penjual makanan bernutrisi tinggi. Kamu bisa menawarkan potongan buah melon, semangka, dan anggur segar yang disiram dengan saus keju krim tebal nan lembut. Makanan sehat ini mudah terjual karena rasanya sangat menyegarkan dan tidak membuat pembeli merasa bersalah setelah menyantapnya habis.Baca Juga: 50 Contoh Kata-kata yang Menarik Perhatian Pembeli Persiapan jualannya sangatlah gampang karena kamu murni hanya mengupas buah tanpa harus berhadapan dengan kompor panas di dapur. Usaha kuliner untuk pemula ini hanya membutuhkan modal mulai dari Rp500.000 untuk memborong buah-buahan segar kualitas terbaik. 7. Roti Kukus Srikaya Menikmati kudapan hangat di pagi hari atau sore hari merupakan kebiasaan banyak orang yang tidak bisa dilepaskan begitu saja. Roti pandan lembut yang dikukus hangat lalu diolesi selai srikaya legit menghasilkan perpaduan tekstur lumer yang memanjakan mulut pembeli. Kudapan tradisional ini kembali menjadi tren karena rasanya sangat cocok disandingkan dengan segelas kopi hitam atau teh hangat. Kamu bisa membeli roti tawar siap pakai dari pabrik, sehingga tugas utamamu hanyalah mengukus dan mengoleskan selai buatan sendiri. Menyiapkan modal lima ratus ribu rupiah sudah sangat aman untuk membeli bahan baku awal dan panci kukusan berukuran sedang.Baca Juga: Bundling Produk: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya Menjalankan bisnis makanan secara daring mengharuskanmu teliti memilih mitra logistik agar kualitas rasa produk tetap terjaga saat diterima pembeli. Kamu bisa mempercayakan pengiriman pesanan pada Paxel yang terbukti mampu mengantar aneka produk kuliner dengan cepat dan aman. Pantau posisi produk jualanmu dengan fitur lacak paket dan jangan lupa cek ongkir di aplikasi agar operasional usaha kuliner yang menjanjikan milikmu berjalan mulus.
29 May 2026
Paxel Buka