Home / Berita & Promo / Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang
Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang

Getuk Marem, Turun-temurun hingga Jadi Makanan Iconic Magelang

Sejak berdirinya Getuk Marem Magelang sampai sekarang, dijalankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi dengan resep masih sama seperti awal berdiri.

Siapa yang tidak kenal dengan kuliner iconic Magelang, Getuk Marem? Makanan tradisional yang dikemas dengan modern ini merupakan oleh-oleh khas Magelang yang berdiri sejak tahun 1986. Sejak berdirinya Getuk Marem Magelang sampai sekarang, rupanya dijalankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi dengan resep masih sama seperti awal berdiri. Di momen Hari Kartini ini, Ibu Hartini selaku owner Getuk Marem Magelang sudah berjuang dengan baik dalam memajukan ekonomi Indonesia melalui bisnis kulinernya.

Kesetiaan owner Getuk Marem dalam mempertahankan resep dianggap sebagai cara menghadapi tantangan dan persaingan bisnis. Di samping itu, owner juga setia dengan prosesnya. Entah produknya laku, atau tidak, Bu Har (sapaan akrabnya) tetap setia mempertahankan kualitas produk.

Namun tak menutup kemungkinan bahwa dirinya tetap mencoba untuk terus melakukan produksi dan mengenalkan produk Getuk Marem. Proses pengenalan produk Marem sejak awal berdiri ini memakan waktu 1,5 tahun, dan setiap harinya Bu Har selalu memproduksi getuk marem meski sedikit.

1. Sejarah Berdirinya Getuk Marem Magelang

Getuk marem lahir dari generasi pertama (orang tua Ibu Hartini) yang berjualan di pasar. Orang tuanya merupakan pembuatan getuk yang masih menggunakan proses tradisional, yakni dengan cara ditumbuk. Bahkan bentuknya masih menyerupai getuk lindri dengan menggunakan pengemasan besek. Meski berupa kuliner tradisional, getuk marem buatan orang tua Bu Har ini sangat terkenal, sampai Kakak dari Bu Har sering dipanggil “Mbak Getuk” oleh para pelanggannya.

Seiring berjalannya waktu, usaha getuk ini diteruskan oleh generasi kedua yaitu Ibu Hartini dan suami di tahun 1986 berdirinya. Dari sinilah awal mula Getuk Marem berdiri. Saat ini, kuliner Getuk Marem Magelang dikelola oleh anak dari Bu Har, yakni Doroteus Angga.

“Awal produksi dari generasi pertama masih di Jambon, Magelang, sampai ke generasi kedua. Lalu pindah di alamat sekarang, di Tidar, Magelang, dan di lokasi ini menjadi satu tempat produksi dan outlet,” ungkap Angga.


2. Asal Usul Nama Getuk Marem dari Magelang

Angga menjelaskan, “nama Marem berasal dari Bahasa jawa memiliki arti Mantep, dengan harapan produk Getuk Marem ini ketika dimakan oleh konsumen, konsumen merasa mantep dari rasa, kualitas dan harganya.”

“Sementara, yang membedakan getuk dari generasi pertama dengan Getuk Marem Bu Hartini ini adalah prosesnya sudah modernisasi dan sudah mengikuti permintaan pasar dengan menambahkan rasa di setiap variannya. Total ada 4 lapisan getuk, yang pertama vanilla, raspberry, coklat, dan original,” ucap Angga.

3. Ciri Khas dari Getuk Marem Bu Hartini

Apa sih yang membuat Getuk Marem memiliki nilai di pasaran? Satu hal yang membuat Getuk Marem memiliki nilai di pasaran karena berasa dari ciri khasnya. Di antaranya adalah rasa manis yang tidak terlalu berlebihan, tekstur getuk bisa bertahan selama 3 hari karena bahan yang digunakan bagus sehingga menghasilkan produk yang bagus.

Untuk mempertahankan ciri khas Getuk Marem agar bisa dirasakan oleh pelanggannya baik dari dalam maupun luar kota adalah dengan memperhatikan pengemasannya.

“Tips cara packing dari Getuk Marem yang pertama sesuaikan ukuran paket dengan kardus untuk menghindari sisa ruang supaya paket tidak terguncang isinya. Paket getuk di vakum untuk menjaga kualitas dan tekstur getuknya. Yang terakhir dari getuk marem adalah memberikan gift card ucapan terima kasih ke konsumen. Dengan hal ini, kami menginginkan pengalaman konsumen terhadap Getuk Marem semakin dekat, bukan hanya sekedar penjual dan pembeli,” jelas Angga.


4. Lokasi Hanya di Satu Tempat Memudahkan Owner Mempertahankan Kualitas

Lokasi pusat produksi Getuk Marem saat ini tidak membuka cabang. Tetapi untuk produknya sudah tersebar di semua toko oleh-oleh di Magelang dan sudah tersebar di luar kota. Dengan lokasi produksi yang terpusat hanya di satu tempat mempermudah owner untuk mengawasi kualitas pembuatan getuk khas Magelang yang satu ini.

Pertama, dengan mempertahankan kualitas bahan baku. “Bahannya memang kita menggunakan ketela yang khusus, karena jenis ketela untuk bahan getuk harus bertekstur empuk,” kata Angga.

Kedua, quality control merupakan cara untuk mempertahankan ciri khas dan rasa. Di sini owner ikut andil dalam quality control produk getuk mulai dari penggilingan sampai dengan pengepakan.

Angga mengaku, produk Getuk Marem Magelang masih mempertahankan rasa orisinal karena untuk mempertahankan ciri khas. Bahkan saat ini produk dari Marem melakukan inovasi baru dengan mengeluarkan produk bakpia Marem.


5. Tetap Berproduksi Meski Pandemi

Pandemi tak lantas membuat Getuk Marem berhenti berproduksi. Saat pandemi, dalam sehari hanya melakukan 9 gilingan (1x gilingan sebanyak 30 kg ketela menghasilkan 30 box getuk marem), sementara di hari normal 20 – 30 gilingan.

“Setiap hari kami melakukan gilingan karena produk kami fresh setiap hari. Kami juga melakukan kebijakan ke distributor dan sales kami. Misal ada produk yang sudah lama mending dikembalikan karena menghindari pemilik toko oleh-oleh mengganti tanggal produksi, yang nantinya berdampak pada penurunan kualitas karena tekstur getuknya sudah tidak fresh dan rasa sudah berubah. Kalau ini terjadi, malah yang kena nama brandnya bukan tempat jualnya. Jadi kami memberlakukan aturan mending dikembalikan produknya jika sudah lama,” ungkap Angga.


6. Tips Memasarkan Produk Paling Efektif

Saat ditanya, gimana cara mempromosikan produk getuk marem, Angga menjawab, “kami menggunakan media social dan media lain. Tetapi strategi yang paling efektif adalah yang dari dulu digunakan generasi pertama, yakni rekomendasi dari orang lain atau WOM. Dengan strategi tersebut cost pemasaran memang murah tetapi orang akan lebih tahu bagaimana kualitas yang sebenarnya akan produk tersebut.”

“Adanya Paxel sangat membantu kami (pengusaha daerah) untuk mengembangkan usaha. Karena pengiriman cepat jadi kualitas produk terjamin. Selain itu juga ada layanan pickup dan pengantaran. Jadi konsumen ga ribet nganter, soalnya kan kita juga produksi jadi ga bisa meninggalkan lokasi produksi, jadi terbantu banget,” imbuh Angga.

“Mungkin ke depannya bisa membuka coverage area di Kalimantan karena kami memiliki harapan semua orang Indonesia merasakan warisan makanan asli dari Magelang,” harapnya.


7. Dikunjungi oleh Pak Sandiaga Uno menjadi Pengalaman Berkesan

Getuk Marem masuk ke dalam daftar kuliner Magelang yang dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Menurut Angga, hal ini menjadi pengalaman yang berkesan selama keberjalanan usaha kuliner Getuk Marem Magelang.

“Pengalaman paling berkesan dalam menjalankan usaha ini salah satunya beberapa bulan lalu Pak Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke outlet getuk marem dan melakukan liputan langsung,” tutur Angga.

Itu dia kisah pejuang online Getuk Marem Magelang yang dapat Kamu jadikan inspirasi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Nantikan kisah-kisah hebat lainnya dari serial #PejuangOnlinePaxel yang dapat Kamu simak di website Paxel.co!

Artikel Terkait:
Bingung Pilih Kurir? Cek 5 Hal Ini Sebelum Kirim Paket
Bingung Pilih Kurir? Cek 5 Hal Ini Sebelum Kirim Paket
Dalam bisnis online, pengalaman pelanggan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk yang dikirim, tetapi juga proses pengirimannya. Memilih layanan kurir yang tepat dapat membantu paket terkirim lebih cepat, memudahkan pelacakan pesanan, dan menciptakan pengalaman belanja yang lebih nyaman dan aman. Bagi penjual, pengiriman yang dapat dipercaya akan membantu menjaga kepuasan pelanggan, meningkatkan peluang pembelian ulang (repeat order), dan membangun reputasi toko yang lebih baik. Maka dari itu, memilih kurir bukan sekadar soal ongkos kirim, melainkan bagian penting dari strategi bisnis. Lalu, bagaimana cara memilih kurir yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu? Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menentukan pilihan kurir yang tepat. Baca Juga : Cara Penulisan Alamat yang Benar Saat Mengirim Paket Ini 5 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Pilih Kurir Agar tidak salah pilih, pastikan kamu mengecek lima hal berikut sebelum menentukan kurir untuk bisnis online kamu. Baca Juga: 50 Contoh Kata-kata yang Menarik Perhatian Pembeli 1. Cek Cakupan Wilayah dan Estimasi Pengiriman Setiap bisnis punya kebutuhan pengiriman yang berbeda. Bayangin kamu jualan kue ulang tahun di Jakarta. Customer pesan pagi, butuh sampai sore untuk acara malam. Menggunakan layanan reguler dengan estimasi 1–2 hari tentu bukan pilihan yang tepat. Karena itu, pastikan layanan kurir sesuai dengan kebutuhan bisnismu: Same Day untuk produk yang harus cepat sampai Next Day untuk kebutuhan pengiriman harian Pengiriman reguler untuk jangkauan nasional Layanan khusus untuk makanan beku atau produk sensitif Kesalahan memilih layanan bisa membuat biaya pengiriman membengkak atau bahkan menyebabkan pelanggan kecewa karena paket datang terlambat. 2. Ingat, Kurir adalah Perpanjangan Tangan Bisnismu Bagi pembeli, pengalaman berbelanja tidak berhenti saat mereka menekan tombol checkout. Paket yang datang terlambat, rusak, atau sulit dilacak akan langsung dikaitkan dengan tokomu. Maka dari itu, saat memilih kurir jangan hanya fokus pada biaya kirim. Pertimbangkan juga fitur dan kualitas layanannya, seperti kemudahan melacak paket, cakupan area pengiriman, serta ketersediaan asuransi. Dengan begitu, proses pengiriman dapat berjalan lebih nyaman bagi bisnis maupun pelanggan. 3. Bandingkan Tarif vs Layanan yang Didapat Ongkir murah memang menarik, tetapi jangan hanya fokus pada harganya. Perhatikan juga layanan yang ditawarkan, seperti ketersediaan asuransi, layanan pickup, biaya tambahan, serta kemudahan proses klaim jika terjadi kendala. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, kamu dapat memilih layanan pengiriman yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan bisnis dalam jangka panjang. Sering kali layanan yang terlihat lebih mahal justru lebih hemat karena mengurangi risiko refund, komplain, dan biaya operasional tambahan. Ingat, ongkir murah belum tentu biaya totalnya lebih murah. Baca Juga : Pengertian, Ongkir dan Kelebihan Same Day Delivery untuk Kirim Makanan 4. Tracking Real-Time dan Customer Service yang Responsif Saat ini, tracking real-time sudah menjadi kebutuhan dasar. Semakin mudah pelanggan melacak paketnya sendiri, semakin sedikit pertanyaan yang masuk ke tim customer service kamu. Sebelum menentukan pilihan, pastikan layanan pengiriman menyediakan fitur tracking yang mudah digunakan serta dukungan customer service yang dapat membantu ketika dibutuhkan. Dengan begitu, pelanggan dapat memantau status pengiriman secara mandiri dan pengalaman pengiriman menjadi lebih nyaman. 5. Cari Rekomendasi dari Komunitas Seller Sebelum memutuskan menggunakan satu kurir secara rutin, cari referensi dan pengalaman dari seller lain yang memiliki model bisnis serupa. Kamu bisa memanfaatkan komunitas seller, forum bisnis online, grup UMKM, maupun diskusi di media sosial untuk mendapatkan gambaran mengenai kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Setiap jenis produk memiliki kebutuhan pengiriman yang berbeda. Untuk produk seperti fashion, aksesoris, atau barang yang tidak bersifat mendesak, banyak seller mengandalkan layanan reguler atau next day karena lebih ekonomis. Sementara itu, untuk produk yang membutuhkan pengiriman lebih cepat, seperti makanan, minuman, frozen food, hampers, atau hadiah, seller biasanya memilih layanan same day atau instant agar produk dapat sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi terbaik. Baca Juga : Paket 1 Hari Sampai Luar Kota Pakai Same Day Delivery Paxel Sekarang, Cobain Sendiri Manfaatnya Lima poin di atas bukan teori, itu checklist yang bisa kamu pakai sebelum order pickup berikutnya. Coba ranking 2–3 kurir yang kamu pakai sekarang berdasarkan 5 poin tadi. Jika ada kurir yang mendapat nilai rendah di beberapa aspek sekaligus, mungkin sudah saatnya mencari alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis. Karena pada akhirnya, pengiriman bukan hanya soal memindahkan paket dari titik A ke titik B. Pengiriman adalah bagian dari pengalaman pelanggan, dan pengalaman yang baik adalah salah satu alasan terbesar pelanggan kembali membeli dari tokomu. Jika bisnismu butuh pengiriman cepat yang sampai di hari yang sama, fasilitas pendingin agar makanan terjamin selama perjalanan, dan nggak mau ribet antar paket, Paxel adalah jawabannya. Kamu bisa gunakan pengiriman Paxel yang menawarkan layanan Same Day Delivery, Next Day Delivery, hingga penanganan khusus Frozen Food yang bikin kirim makanan jadi makin aman. Download aplikasi Paxel dan mulai kirim paket dengan cepat dan aman.
23 Jun 2026
Mau Dapet Cuan dari Bisnis Dropship? Pahami Dulu Cara Kerjanya
Mau Dapet Cuan dari Bisnis Dropship? Pahami Dulu Cara Kerjanya
Ingin mulai bisnis online tanpa modal besar, tanpa stok barang, dan cukup bermodal HP serta koneksi internet? Jika iya, bisnis dropship bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Model bisnis ini semakin populer karena memungkinkan siapa saja untuk berjualan tanpa perlu menyimpan produk sendiri. Kamu cukup fokus mencari pelanggan, sementara supplier yang akan menyiapkan dan mengirimkan barang ke pembeli. Namun, jangan salah banyak mayoritas dropshipper pemula gagal di 3 bulan pertama. Bukan karena ide bisnisnya jelek tapi karena nggak paham cara kerja, salah pilih supplier, atau salah pilih kurir dalam membantu mereka mengirim produk. Sebelum memulai, pahami dulu cara kerja dropship, jenis-jenisnya, keuntungan, risiko, hingga bagaimana teknologi AI mulai membantu para dropshipper mengembangkan bisnis mereka. Baca Juga : Outlet adalah Tempat Usaha, Apa Bedanya dengan Toko? Apa Itu Dropship? Dropship adalah model jualan tanpa stok. Saat ada pesanan masuk, penjual meneruskan order tersebut ke supplier. Setelah itu, supplier akan mengemas dan mengirimkan produk langsung ke pembeli atas nama toko milik penjual. Selisih harga = profit kamu. Banyak orang masih menyamakan dropship dengan reseller, padahal keduanya berbeda. Bedanya dengan reseller: reseller beli stok dulu, sedangkan dropshipper nggak. Karena tidak memegang produk secara langsung, seorang dropshipper harus lebih cermat dalam memilih supplier dan layanan pengiriman. Cara Kerja Bisnis Dropship 1. Cari supplier yang terpercaya Supplier adalah fondasi utama bisnis dropship. Sebelum menjual produknya, lakukan test order terlebih dahulu ke alamat sendiri. Perhatikan kualitas barang, kecepatan pengiriman, kemasan, dan respons supplier saat dihubungi. 2. Pasarkan produk Unggah produk ke marketplace, media sosial, atau toko online milikmu. Gunakan foto yang menarik, deskripsi yang jelas, dan harga yang kompetitif agar lebih mudah menarik calon pembeli. 3. Terima pesanan Ketika ada order masuk, pembeli akan melakukan pembayaran kepada kamu sebagai pemilik toko. Setelah itu, kamu meneruskan pesanan beserta data penerima ke supplier. 4. Supplier Mengirimkan Barang Pastikan nama pengirim di resi adalah toko kamu, bukan nama supplier. Meski terlihat sederhana, langkah ini sering menjadi sumber masalah bagi dropshipper pemula. Step ke-4 itu deal-breaker. Bayangkan pembeli membuka paket dan melihat nama pengirim "Toko Tas Bandung", padahal mereka membeli dari "@sarahbags.id". Hal seperti ini bisa menimbulkan kebingungan dan mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap tokomu. Karena itu, penting memilih kurir yang mendukung fitur dropship. Dengan fitur ini, nama pengirim bisa disesuaikan dengan nama toko kamu, dan nomor HP supplier tidak akan terlihat oleh pembeli. Jadi, pengalaman belanja tetap profesional dan identitas supplier tetap aman. Baca Juga: 5 Tujuan Promosi Produk dan Jenisnya yang Bikin Bisnismu Berkembang Jenis-Jenis Dropship di Indonesia Saat ini terdapat beberapa model dropship yang banyak digunakan oleh pelaku bisnis online. 1. Dropship marketplace Model ini memanfaatkan platform marketplace. Kelebihannya adalah trafik pembeli sudah tersedia. Namun, persaingan harga biasanya cukup ketat sehingga margin keuntungan cenderung lebih tipis. 2. Dropship social commerce Dropship melalui TikTok Shop, Instagram, atau platform media sosial lainnya. Model ini memiliki potensi margin keuntungan yang lebih tinggi karena penjual dapat membangun brand dan audiens sendiri. Namun, dibutuhkan kemampuan membuat konten yang menarik. 3. Dropship cross-border Pada model dropship ini, produk dikirim langsung dari luar negeri. Keuntungannya bisa cukup besar, tetapi waktu pengiriman yang lebih lama sering menjadi tantangan tersendiri. 4. Dropship hyperlocal Dropship dengan fokus area tertentu dan pengiriman cepat dalam satu kota. Model ini semakin diminati karena pelanggan dapat menerima barang pada hari yang sama. Untuk produk seperti makanan, hadiah, dokumen, atau kebutuhan mendesak lainnya, kecepatan pengiriman sering menjadi faktor utama yang mendorong repeat order. Pilihan yang paling menguntungkan biasanya adalah hyperlocal, karena di sini kamu menang di kecepatan, sesuatu yang nggak bisa di-match sama dropshipper cross-border. Modal kamu cuma kurir yang bisa antar di hari yang sama. Dropship AI: Cara Baru Mengelola Bisnis Lebih Efisien Perkembangan teknologi membuat bisnis dropship kini semakin mudah dijalankan. Berbagai tools berbasis AI dapat membantu dropshipper menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas. 1. Riset produk viral AI dapat membantu menganalisis tren pasar serta menemukan produk yang sedang populer. Salah satu contohnya adalah AI scrape TikTok Shop yang dapat membantu menganalisis tren pasar dan menemukan produk yang sedang naik daun. Dengan memanfaatkan data dari platform tersebut, AI bisa memberikan rekomendasi produk yang sedang viral dan berpotensi laris di pasaran. 2. Generator copywriting Mulai dari judul, caption media sosial, hingga deskripsi marketplace dapat dibuat lebih cepat menggunakan AI dalam hitungan detik. 3. Edit dan Tingkatkan Foto Produk Foto supplier yang terlihat biasa dapat diperbaiki kualitasnya agar lebih menarik di mata calon pembeli. 4. Auto-reply customer Asisten chat berbasis AI ini dapat membantu menjawab pertanyaan pelanggan yang sering muncul secara otomatis, seperti ketersediaan produk, estimasi dan status pengiriman pesanan, hingga cara melacak paket. Dengan bantuan AI, dropshipper dapat lebih fokus pada strategi bisnis dibanding mengerjakan tugas yang berulang setiap hari. Baca Juga: 10 Rekomendasi Platform Customer Service Terbaik untuk Bisnis di Indonesia Risiko Bisnis Dropship yang Perlu Diketahui Meski terlihat mudah, bisnis dropship tetap memiliki risiko yang harus dipahami sejak awal. Tiga risiko utama yang bisa bikin bisnis dropship kamu kandas: 1. Supplier tidak konsisten Supplier yang awalnya responsif bisa saja mengalami penurunan kualitas layanan atau keterlambatan pengiriman. Sayangnya, pelanggan akan tetap menyalahkan tokomu, bukan supplier. Pembeli nggak peduli urusan internal, yang mereka tahu, mereka beli dari kamu. 2. Stok habis mendadak Situasi ini sering terjadi ketika produk yang dipasarkan ternyata sudah tidak tersedia saat ada pesanan masuk. Akibatnya, kamu harus menghubungi pembeli, melakukan refund, dan berisiko menerima ulasan negatif. 3. Semua komplain mendarat ke kamu, bukan supplier Paket telat? Salah ukuran? Rusak di jalan? Semua chat masuk ke DM toko kamu. Kamu yang harus stay sabar, koordinasi sama supplier, dan tetap senyum di chat. Karena itu, dropship bukan bisnis pasif. Pengelolaan layanan pelanggan tetap menjadi bagian penting dari operasional sehari-hari. Tiga risiko ini bukan alasan untuk nggak mulai. Tapi alasan untuk mulai dengan strategi yang benar: seperti punya 2–3 supplier cadangan per produk, pilih kurir yang transparan tracking-nya, dan set ekspektasi pembeli dari awal (di deskripsi produk: kapan dikirim, estimasi sampai, dll). Sebagian besar masalah dropship sebenarnya masalah komunikasi yang nggak diatur. Tips Sukses Memulai Bisnis Dropship Agar bisnis dropship lebih siap berkembang, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: 1. Fokus pada Niche Tertentu Daripada menjual semua kategori produk, pilih niche yang lebih spesifik. Contohnya, daripada hanya menjual "fashion", fokuslah pada kategori seperti "hijab motif minimalis" atau "tas kerja wanita". 2. Mulai dengan Budget Kecil Uji satu produk terlebih dahulu sebelum menambah variasi produk lainnya. Cara ini membantu mengurangi risiko dan memudahkan evaluasi performa penjualan. 3. Siapkan Supplier Cadangan Jangan bergantung pada satu supplier saja. Memiliki beberapa supplier alternatif dapat membantu menjaga ketersediaan stok ketika terjadi kendala. 4. Pilih Kurir yang Mendukung Sistem Dropship Pengiriman merupakan bagian penting dari pengalaman pelanggan. Pastikan layanan pengiriman yang digunakan memiliki: Tracking real-time Pickup dari lokasi supplier Estimasi pengiriman yang jelas Fitur custom nama pengirim 5. Bangun Branding Sendiri Gunakan logo, identitas visual, kartu ucapan, atau stiker sederhana agar pelanggan lebih mudah mengingat tokomu dibanding supplier yang berada di belakang layar. Cara Paxel Bantu Bisnis Dropship Kamu Bagi dropshipper yang ingin mengelola pengiriman lebih praktis, Paxel menyediakan beberapa fitur yang dirancang untuk mendukung operasional dropship. Custom nama pengirim sesuai nama toko Pickup langsung dari lokasi supplier Tracking real-time yang dapat dibagikan ke pembeli Layanan Same Day untuk pengiriman dalam dan luar kota. Dengan sistem seperti ini, proses pengiriman dapat berjalan lebih profesional tanpa perlu menyimpan stok atau mengelola gudang sendiri. Sekarang, Langkah Pertama Kamu Bisnis dropship tidak selalu membutuhkan modal besar untuk memulai. Mulai lah dari yang paling kecil: pilih satu produk, satu supplier terpercaya, satu channel marketing, dan jasa pengiriman yang bisa antar paket kamu dengan cepat dan aman. Aplikasi Paxel udah punya fitur khusus dropshipper yang siap pakai. Tinggal download dan registrasi, atur preferensi pickup dari supplier, dan kamu udah punya operasional kurir yang setara seller besar tanpa harus sewa gudang. Baca Juga: Area Jangkauan Paxel
23 Jun 2026
7 Destinasi Street Food Jakarta yang Buka Sampai Malam
7 Destinasi Street Food Jakarta yang Buka Sampai Malam
Rasa lapar yang muncul di tengah malam seringkali bikin orang kebingungan harus cari makanan ke mana. Tenang! Kalau kamu tak bisa makan di restoran mal, menjelajahi street food Jakarta yang buka sampai malam adalah jalan keluar paling memuaskan. 1. Gultik Blok M Kawasan Blok M selalu menjadi primadona bagi para pemburu kuliner malam dengan kehadiran deretan penjual gulai tikungan. Sepiring nasi hangat disiram kuah gulai sapi bersantan encer menghasilkan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis yang memanjakan lidah. Kamu bisa menambahkan sate telur puyuh dan kerupuk udang agar tekstur hidangan ini semakin kaya di mulut.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh Khas Jakarta yang Enak dan Disukai Banyak Orang Para pedagang gultik ini berjejer di sepanjang Jalan Mahakam dan mulai melayani pembeli sejak pukul lima sore hingga dini hari. Harga satu porsi gultik sangat ramah di kantong, yaitu berkisar di angka Rp 15.000 saja. Tempat ini menjadi opsi street food Jakarta malam terfavorit bagi anak muda yang ingin nongkrong santai. 2. Kuliner Pecenongan Jalan Pecenongan seolah tidak pernah tidur dan selalu dipadati oleh deretan tenda makanan yang menggugah selera. Kamu bisa menemukan berbagai macam hidangan lezat mulai dari martabak manis legendaris hingga aneka olahan seafood segar. Cita rasa makanan di kawasan ini sangat terjamin kualitasnya karena resepnya sudah diwariskan turun-temurun sejak puluhan tahun lalu.Baca Juga: 5 Olahan Daging Kambing yang Lezat dan Menggugah Selera Kawasan ini merupakan rekomendasi street food Jakarta yang sangat legendaris di kalangan wisatawan kuliner nusantara. Mayoritas pedagang di Jalan Pecenongan mulai membuka tenda mereka pada pukul enam sore hingga tengah malam. Harga makanan di sini bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis menu yang kamu pilih. 3. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Aroma rempah kapulaga dan kunyit langsung menyambut indra penciumanmu saat menginjakkan kaki di kawasan Kebon Sirih. Nasi goreng kambing di sini dimasak dalam wajan super besar yang menyajikan tontonan menarik sebelum kamu mulai menyantapnya. Potongan daging kambingnya sangat empuk berpadu sempurna dengan bumbu nasi goreng yang meresap hingga ke dalam butiran nasi. Warung tenda legendaris ini berlokasi tepat di Jalan Kebon Sirih Barat dan buka setiap hari mulai pukul lima sore. Harga satu porsi nasi goreng kambing yang mengenyangkan ini dibanderol sekitar Rp 45.000. Kamu harus datang lebih awal agar tidak terjebak antrean panjang yang biasa terjadi menjelang jam delapan malam. 4. Sate Taichan Senayan Pencinta makanan pedas pasti akan langsung jatuh cinta dengan pesona sate taichan yang menjamur di area Senayan. Daging dada ayam dibakar tanpa bumbu kacang, melainkan hanya diberi perasan jeruk nipis dan taburan garam yang gurih. Cocolan sambal rawit merah super pedas memberikan sensasi terbakar di lidah yang membuat siapa saja ketagihan.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh khas Cirebon Paling Hits Saat Musim Liburan Kini para pedagang sate taichan memusatkan area jualan mereka di sekitar kawasan Gelora Bung Karno. Kamu bisa menikmati sajian pedas ini mulai dari jam enam sore dengan harga sekitar Rp 30.000 per porsi. Street food Jakarta malam ini cocok dinikmati usai berolahraga atau pulang kantor. 5. Nasi Uduk Kebon Kacang Mencari hidangan tradisional Betawi yang otentik mengharuskanmu untuk mampir ke deretan warung nasi uduk di Kebon Kacang. Nasi uduknya dibungkus kecil-kecil menggunakan daun pisang sehingga aroma wanginya sangat khas dan menggugah selera. Kamu bisa memilih aneka lauk pendamping seperti ayam goreng bumbu kuning, tahu tempe, dan jeroan sapi goreng. Satu hal yang membuat hidangan ini istimewa adalah ketersediaan dua jenis sambal, yaitu sambal kacang dan sambal terasi pedas. Lokasinya berada di pusat kota dekat Tanah Abang dan mayoritas kedai buka dari jam sepuluh pagi hingga tengah malam. Harga satu bungkus nasi uduk dipatok Rp 5.000, sedangkan lauknya bervariasi mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per potong. 6. Seafood Kalimati, Pademangan Kawasan Kalimati di Pademangan menyajikan surga tersembunyi bagi para penggemar hidangan laut segar di ibu kota. Menu andalan yang wajib kamu coba adalah kepiting saus padang dan ikan kuwe bakar bumbu kecap pedas. Bumbu saus padangnya sangat kental dengan perpaduan rasa asam, manis, dan pedas yang menempel erat pada cangkang kepiting. Kualitas bahan laut di sini sangat baik karena langsung didatangkan dari pasar ikan setiap harinya.Baca Juga: Penanganan Khusus Pengiriman Paket Frozen Food Kamu bisa memasukkan tempat ini ke dalam daftar rekomendasi street food Jakarta untuk acara makan malam besar bersama keluarga. Kedai seafood ini beroperasi dari pukul enam sore dengan harga menu berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 150.000. 7. Roti Bakar Eddy, Blok M Menutup wisata kuliner malam paling nikmat dilakukan dengan menyantap camilan manis dan segelas minuman hangat. Roti Bakar Eddy menyajikan roti tawar buatan sendiri yang dibakar di atas arang sehingga menghasilkan tekstur krispi di luar. Isian cokelat keju yang melimpah ruah berpadu dengan wangi arang menciptakan cita rasa klasik yang selalu dirindukan. Selain roti bakar, kamu juga bisa memesan menu lain seperti mi instan rebus kornet dan pisang bakar cokelat. Tempat nongkrong ini berlokasi di area Blok M dan siap melayani pengunjung dari pukul enam sore sampai dua dini hari. Harga seporsi roti bakar manis sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 18.000 saja.Baca Juga: 9 Kue Kering khas Betawi yang Bisa Jadi Teman Minum Kopi Membeli berbagai jajanan pinggir jalan tentu sangat menyenangkan, apalagi tahun ini Paxel turut kembali memeriahkan acara JakFair. Kamu bisa memborong aneka street food Jakarta langsung di pameran dan mengirimkannya ke rumah keluarga melalui booth Paxel yang melayani dengan cepat dan aman. Sebelum mengirim kejutan lezat tersebut, kamu harus memastikan cek tarif ongkir terlebih dahulu dan memantau status pesananmu lewat fitur lacak pengiriman di aplikasi Paxel.
31 May 2026
Paxel Buka