Home / News & Promo / 5 Types of Ornamental Plants for the Front of the House that Make You Aesthetic!
5 Jenis Tanaman Hias Depan Rumah yang Bikin Aesthetic!

5 Types of Ornamental Plants for the Front of the House that Make You Aesthetic!

Want to make your home look prettier? Try decorating your house with the following ornamental plants in front of the house!

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mempercantik hunian. Salah satunya adalah menggunakan tanaman hias depan rumah. Tanaman hias menjadi dekorasi hunian yang tepat yang tidak hanya berfungsi untuk mempercantik rumah, tetapi juga menciptakan suasana yang asri dan nyaman.

Sayangnya, tidak semua jenis tanaman hias bisa dirawat oleh pemula yang baru ingin menggeluti hobi baru ini.

Tanaman Hias Depan Rumah

Jika kamu ingin menghias rumah dengan tanaman tapi tidak punya keterampilan atau pengalaman dalam merawatnya, berikut beberapa referensi tanaman hias yang bisa kamu tanam di area depan rumah.

1. Lidah Mertua
Sumber Gambar: Freepik.com

Rekomendasi tanaman hias depan rumah pertama adalah lidah mertua atau biasa juga disebut dengan tanaman ular. Tanaman ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk pemula, karena lidah mertua memiliki daun bertekstur kuat dan tidak mudah layu.

Selain perawatannya yang mudah, tanaman ini juga bisa meningkatkan estetika teras rumah menjadi lebih asri. Di mana setiap daunnya bisa tumbuh hingga 1 meter.

2. Peace Lily
Sumber Gambar: Freepik.com

Buat kamu yang ingin membuat rumah terlihat lebih aesthetic, maka kalian bisa coba tanam Peace Lily di dalam rumah ataupun teras rumah. Tanaman ini terkenal dengan bunga berwarna putih yang terlihat indah untuk dipandang.

Selain itu, Peace Lily juga memiliki manfaat lain yang bagus untuk rumah, yaitu memurnikan udara. Jika kamu tinggal di kota yang polusi debunya cukup tinggi, tanaman ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengembalikan kesegaran di dalam hunian.

3. Bonsai
Sumber Gambar: Freepik.com

Berikutnya adalah bonsai atau biasa disebut dengan pohon pot kerdil. Tanaman ini sangat identik sebagai bentuk seni dalam praktik hortikultura dari Tiongkok.

Tanaman ini tersedia dalam berbagai jenis, ada yang besar dan ada yang kecil. Buat kamu yang punya teras atau halaman yang lebih luas bisa menggunakan bonsai yang bisa tumbuh dengan besar. Jika sebaliknya, kamu bisa memilih bonsai kecil yang ditanamkan pada pot dan diletakkan di dekat jendela sehingga terlihat aesthetic.

Untuk masalah perawatan, tanaman ini cukup mudah untuk dirawat. Tanaman ini memiliki batang yang cukup tebal sehingga tanaman ini tidak mudah untuk layu.

4. Kalanchoe Humilis
Sumber Gambar: Freepik.com

Selanjutnya, kamu bisa tanam kalanchoe humilis di atas pot kecil dan diletakkan di pojok rumah atau di teras rumah. Tanaman ini bisa tumbuh di celah-celah bebatuan dan tumbuh hingga 1 meter panjangnya.

Daya tarik utama tanaman ini terletak pada daun berwarna keabu-abuan yang sangat unik. Menariknya, perawatan tanaman ini terhitung cukup mudah karena tidak membutuhkan air terlalu banyak.

5. Hydrangea
Sumber Gambar: Freepik.com

Rekomendasi tanaman hias depan rumah terakhir adalah hydrangea yang merupakan tanaman klasik dengan daya tarik utama pada bunga-bunga besar berwarna-warni. Karena itu, tanaman ini menjadi favorit banyak orang karena bisa menciptakan suasana yang colorful dan sangat indah untuk dipandang.

Itulah 5 rekomendasi tanaman hias depan rumah yang bisa kamcoba. Tanaman-tanaman di atas tidak hanya cocok dipakai sebagai dekorasi rumah saja. Kamu juga bisa menggunakan tanaman-tanaman ini sebagai bentuk hadiah ulang tahun atau kado pernikahan teman.

Memberikan hadiah berupa tanaman memang terlihat sangat sulit. Sebab tidak semua pengiriman jasa kurir menerima untuk membawa tanaman hias seperti ini. Namun, kamu tidak perlu khawatir, kamu tetap bisa memberikan kado berupa tanaman hias dengan menggunakan jasa pengiriman same day dari Paxel.

Related Article:
Studio Coklat Premium Kini Hadir di PaxelMarket
Premium Studio Coklat Now on PaxelMarket
Buat kamu penggemar coklat, ada kabar baik, nih! Studio Coklat kini hadir di PaxelMarket dengan koleksi handmade chocolate premium yang unik dan istimewa. Semua produknya dibuat dari bahan pilihan berkualitas dan bisa kamu order dengan mudah secara online di PaxelMarket. Baca Juga: 7 Oleh-Oleh khas Cirebon Paling Hits Saat Musim Liburan Ada Pistachio dan Kunafa Chocolate Bar yang Pernah Viral! Kamu juga penggemar Pistachio dan Kunafa? Wajib cobain Pistachio dan Kunafa Chocolate Bar dari Studio Coklat yang pernah viral! Sensasi coklat berpadu dengan isian Pistachio Kunafa yang crunchy sekaligus creamy bikin siapapun pasti ketagihan. Selain Pistachio dan Kunafa, ada banyak varian chocolate bar lain yang menarik dan bisa kamu coba, mulai dari Biscoff, Blackforest, hingga Strawberry Matcha. Cocok untuk Hadiah, Hampers, atau Camilan Spesial Nggak cuma enak, coklat dari Studio Coklat juga hadir dengan kemasan cantik sehingga cocok dijadikan hadiah maupun hampers. Jajan Studio Coklat di PaxelMarket pasti lebih praktis, karena dikirim dengan fasilitas pendingin sehingga kamu nggak perlu khawatir. Meski dikirim ke luar kota, coklat akan tetap aman dan segar sampai tujuan.Baca Juga: Pengertian, Ongkir dan Kelebihan Same Day Delivery untuk Kirim Makanan Yuk, order varian favoritmu dari Studio Coklat di PaxelMarket dan nikmati sensasi coklat premium dalam setiap gigitan!
28 Aug 2025
Cara Mengirim Paket yang Benar, Anti Rusak di Jalan
How to Send a Package the Right Way, Damage-Free on the Road
Shipping fragile items or electronics can be nerve-wracking. Not everyone knows how to send sensitive packages with the right preparation. Here, you’ll find a practical guide to make sure your package is safe, neat, and arrives in perfect condition.Prepare Your Packing Supplies First!Before wrapping, prepare the right primary packaging for your item: ziplock bags for small accessories, leak-proof bottles for liquids, foam boxes for fragile goods, and anti-static bags for electronics.Next, get a sturdy (double wall) cardboard box in the right size. The “right size” means leaving about 2–5 cm of space on each side for protective fillers.Besides packaging, you’ll need strong packing tape and a sharp cutter for a neat finish.If your item is extremely sensitive, add extra protection such as bubble wrap, foam sheets, crumpled paper/void fill, or packing peanuts to fill any empty spaces.For food items (especially frozen goods), add aluminum foil, ice gel, a cardboard box, and bubble wrap.Also prepare labels like “Fragile”, “This Side Up”, or arrow symbols if the package is breakable or needs to stay upright.For risky items: add silica gel to control humidity, use stretch film to secure lids, and apply extra seals on bottles (seal caps) to keep them safe from shocks.Step-by-Step Wrapping for Neat and Shock-Resistant PackagingSo, how do you wrap it properly?Wrap the item with its primary packaging, e.g., wrap ceramics with foam sheets before bubble wrap.Roll bubble wrap around it at least two to three layers, and tape only the ends (not the whole surface) so it can still “breathe.”Prepare the box, placing protective padding at the bottom.Put the wrapped item inside, then fill all gaps (left, right, top) with void fill until tight.Close the box and use the H-taping method—sealing the middle seam and both side flaps for a secure closure.Attach a clear shipping label: recipient’s name, active phone number, full address, landmarks, and any special instructions (e.g., “do not stack”).For sets of items, separate small parts in labeled ziplock bags and list the contents on the outside of the box.Don’t forget to take photos of the item and packaging before sealing—this helps with insurance claims if something happens in transit.Weigh and measure the package to fit the right service category, and note the item’s value if extra insurance is needed.Extra tips: for liquids, wrap bottles in leak-proof plastic before placing them into a separate pouch, then into the box. For electronics, use foam/pearl foam and ensure corner protection. For dry food, make sure the packaging is airtight and cushioned so biscuits or chips don’t crumble.How to Send Packages via Paxel AppPaxel makes it easy to send packages from home—no waiting in line.Open the Paxel app and tap Send Package on the home screen.Fill in recipient details (name, full address, phone number, and instructions), then add sender details.Choose a service that fits your needs: Instant for super fast within certain areas, Sameday for same-day delivery, Nextday/Regular for next-day or scheduled shipping, and PaxelBig for large/heavy items.Enter package details: size and item type.Check the fragile box if needed, add insurance, and select extra packaging if necessary.Set pickup time and estimated arrival; review the summary carefully to make sure all details are correct.Complete payment with your preferred method.Once the order is confirmed, you can track your shipment in My Transactions. Paxel couriers will pick up the package at your chosen time. Make sure it’s ready by the door: label attached firmly, tape sealed well, no loose edges. If you want, you can stick a small handling note on the outside of the box. Sending packages online is convenient, especially if you’re busy and don’t want the hassle. Proper packaging keeps your package safe. To make the process smoother, you can rely on Paxel for home pickup, real-time tracking, and flexible delivery options. Practice these packaging tips and ship with Paxel to ensure your package arrives in perfect condition.
27 Aug 2025
Ide jualan makanan tahan lama
9 Long-Lasting Food Business Ideas Perfect for Shipping Out of Town
Memulai bisnis rumahan itu susah-susah gampang. Tapi, kemungkinan suksesmu bakal makin tinggi kalau kamu punya produk yang awet, gampang diproduksi, dan disukai banyak orang. Ini 10 ide jualan makanan tahan lama yang cocok buat pemula karena bisa disimpan dan pastinya laris dijual.Baca Juga: 9 Ide Jualan Makanan yang Laku Setiap Hari, Modal Kecil Untung BesarIde Jualan Makanan Tahan LamaSumber Gambar: Unsplash.com 1. Keripik Singkong Keripik singkong selalu jadi favorit karena rasanya familiar dan harga ramah dompet. Kamu bisa bikin variasi sendiri dengan kasih kombinasi bumbu seperti balado, keju, rumput laut, jagung bakar. Macam-macam bumbu ini bikin rasanya nggak monoton dan akan jadi keunggulan produkmu. Produksi keripik singkong relatif cepat dan bisa kamu kerjakan sendiri di rumah. Namun, kamu harus memastikan tingkat kekeringannya pas supaya tetap renyah dalam kemasan. 2. Kacang Telur Cemilan klasik ini disukai semua umur karena bisa jadi teman nonton film sampai suguhan tamu. Bahan bakunya sederhana dan prosesnya bisa ditakar untuk skala kecil. Baca Juga: 4 Usaha Rumahan Modal 50 Ribu dan Contoh Perhitungannya Kamu bisa jualan makanan laris ini dengan menghadirkan varian bawang, original, pedas, atau daun jeruk. Jangan lupa pakai kemasan standing pouch untuk bikin tampilannya lebih premium. 3. Abon Sapi atau Ayam Abon itu fleksibel. Kamu bisa bikin abon jadi taburan nasi, isian roti, atau lauk darurat anak kos. Lebih daripada itu, daya simpannya panjang karena kadar airnya rendah. Nah, kalau kamu pengen jualan makanan awet ini beda dari yang lain, maka kamu bisa bikin dua level rasa yaitu manis gurih dan pedas. Ukuran kemasan 50–100 gram pas buat pembeli baru maupun pelanggan yang setia pada produkmu. 4. Bumbu Kering Siap Masak Campuran rempah kering untuk rendang, soto, opor, atau gulai selalu in-demand karena memudahkan orang yang ingin masak cepat. Produk seperti ini praktis dan repeat order-nya bagus kalau rasanya konsisten. Cantumkan takaran air dan porsi di label agar pemula nyaman. Buat paket bundling isi 3 rasa untuk meningkatkan nilai transaksi.Baca Juga: 70 Kata-Kata Promosi Makanan Paling Lengkap 5. Chili Oil Chili oil lagi naik daun karena cocok jadi topping dan cocolan untuk snack apa pun. Basis minyak bikin rasa produk ini stabil dan aroma cabenya lebih mantap. Buat variasi, kamu bisa bikin chili oil versi bawang, udang rebon, atau jamur. Nah, kamu harus menyertakan keterangan tingkat pedas di kemasan supaya pembeli mudah memilih. 6. Kue Kering Kue kering seperti choco chip, lidah kucing, atau kastengel sebenarnya dicari sepanjang tahun, bukan hanya ketika lebaran. Produksi kue ini cukup mudah, bisa dilakukan di rumah asalkan punya oven, dan yang paling penting, kamu bisa menyimpannya dalam jangka waktu cukup lama disimpan tanpa mengurangi kualitas. Baca Juga: Fungsi Kemasan Produk: Menjaga Kualitas & Meningkatkan Daya Tarik Sedikit tips penting biar kue kering makin awet, kamu bisa meletakkan silica gel food grade di toples agar kondisi kemasan tetap garing. Selain menjualnya dalam toples besar, kamu juga bisa bikin varian mini jar yang cocok untuk hampers dan hadiah. 7. Dendeng Sapi Kering Daging olahan kering diminati karena praktis dan rasa gurihnya kuat. Dendeng pedas manis cocok untuk bekal kerja dan bisa jadi jualan makanan laris. Teksturnya yang kering bikin daya simpan produk ini jadi lebih lama. Kamu bisa menyediakan produk sekali makan sehingga pembeli yang cocok terpicu untuk repeat order terus menerus. 8. Granola & Energy Bar Semakin banyak orang cari camilan yang lebih ringan, sehat, dan mengenyangkan. Granola dan energy bar berbasis oat, kacang, dan madu punya pasarnya sendiri. Kalau mau jualan produk ini, kamu wajib menyediakan varian tanpa gula atau varian vegan. Selanjutnya, kamu harus menuliskan kalori per sajian karena target market produk ini adalah orang-orang yang sadar gizi. Baca Juga: Packaging Makanan: Desain dan Bahan untuk Menjaga Makanan 9. Selai Buah Jika kamu tinggal di daerah penghasil buah-buahan, selai bisa jadi jualan makanan awet yang bisa diproduksi setiap saat. Selai stroberi, nanas, atau apel yang dimasak lebih lama akan terasa padat dan pekat. Produk hasil buah-buahan segar bakal jadi favorit karena cocok untuk roti tawar, dessert, sampai topping yogurt. Kamu bisa menyesuaikan bahan selai dengan buah-buahan lokal di sekitarmu. Selain itu, kamu juga bisa menjajal rasa kombinasi yang unik seperti nanas-kayu manis atau mangga-jeruk nipis. Kemas selaimu di botol kecil berukuran 150–200 gram agar pembeli bisa mencoba dulu rasanya sebelum jadi pelanggan setia. Kalau pesanan sudah mulai jalan, kamu bisa loh mengirim produk sampai ke luar kota. Pakai Paxel aja karena layanannya aman, praktis, paket bisa diantar jemput dan pasti sampai di tangan pelanggan dengan secepat kilat. Nah, mana ide jualan makanan tahan lama favoritmu? Yuk, cobain berbisnis mulai dari sekarang!Baca Juga: Pengertian, Layanan, dan Kelebihan Pick Up dari Jasa Pengiriman Paxel
27 Aug 2025
Paxel Open