Home / News & Promo / Si MENUL Tofu Original Meatballs from Ngawi
Si MENUL Tahu Bakso Asli Ngawi

Si MENUL Tofu Original Meatballs from Ngawi

Si MENUL first got up actually by accident, when the owner got a recipe for cilok meatballs from a friend.

Si MENUL didirikan pada akhir tahun 2017, berlokasi di Jl. Ronggowarsito Gg. Kenanga, Kelurahan Karangtengah, Kabupaten Ngawi dan masih berada di lokasi yang sama sejak Si MENUL pertama kali di produksi.

Awal mula berdirinya Si MENUL sebenarnya karena ketidaksengajaan, saat mendapat sebuah resep bakso cilok dari teman. Setelah dieksekusi dan mencoba dibuat ternyata resep tersebut lebih menyerupai bakso, dan terlalu enak jika disebut bakso cilok. Karena memang awalnya berencana ingin menjadikan resep tersebut sebagai bisnis, namun jika tetap menjadikan bisnis dengan berjualan bakso untuk saat ini terlalu banyak pedagang bakso yang sudah lebih dahulu menjalankan bisnis dengan pelanggan yang sudah lebih banyak tentunya.

“Terlalu banyak saingan kalo untuk berjualan bakso saja, sudah terlalu biasa,” ujar Puspa Tanjung Asrining Puri yang sehari-hari bertugas menghandle promo, marketing dan orderan dari pelanggan.

Dibantu oleh Ibu Suminah yang hobi mengolah masakan, berawal dari iseng akhirnya adonan resep bakso tadi dimasukkan ke kulit tahu pong yang dibeli di pasar.

“Setelah kami rasakan kok ternyata enak dan rasanya masuk, pada saat itu pedagang dan bisnis tahu bakso masih jarang kami temui di kota Ngawi.” Akhirnya perempuan yang akrab disapa Mbak Puspa ini memberanikan diri untuk memposting di akun media sosial Facebook dan juga WhatsApp. Menawarkan ke beberapa teman kantor suaminya di Pemkab Ngawi.

Tidak disangka respon teman-teman Facebook dan WhatsApp Mbak Puspa sangat luar biasa. Atas izin Allah orderan datang bertubi-tubi. Berawal dari rasa penasaran ingin mencoba rasa tahu bakso- karena memang untuk di wilayah Jawa Timur sendiri produk tahu bakso masih sangat jarang ditemui. Kemudian bertahap minggu-minggu setelahnya repeat order mulai berdatangan dari pelanggan, yang awalnya pesan 10 potong tahu bakso kemudian naik menjadi 20 potong, naik lagi di orderan selanjutnya menjadi 50 potong, 100 potong tahu bakso dalam sekali order.

“Juga pernah ada beberapa instansi dan perkantoran yang memesan dalam jumlah banyak, sepertinya kolektif pesanan teman-teman kantor, dari teman yang bekerja di Kejaksaan Madiun misalnya, memesan sampai 400 tahu bakso, ada juga yang pernah jadi langganan dari Badan Pertanahan Nasional Jakarta Selatan yang sekali pesan bisa 100 sd 200 tahu bakso setiap 2 s.d. 3 minggu sekali, juga yang sampai saat ini masih sering order dalam jumlah banyak ada pelanggan setia dari Galeri Indosat Kediri,” cerita Mbak Puspa.

1. Awal Mula Muncul Nama Si MENUL

Awal mula muncul nama Si MENUL adalah ide dari seorang kenalan desain grafis di kota Semarang yang diminta tolong untuk membuat logo produk. Beliau menyarankan nama “Si MENUL” dipakai karena unik, mudah diingat, dan sangat mewakili produk itu sendiri.

Banyaknya testimoni pelanggan yang memberikan komentar bahwa menurut mereka produk Si MENUL ini memang beda dari produk-produk Tahu Bakso yang beredar di pasaran. Isi dagingnya yang full dan teksturnya menul-menul, juga kulit tahu nya yang garing dan krispi membuat perpaduan yang unik saat dikonsumsi hangat. Dipadukan dengan warna logo kuning dan merah yang secara psikologis sangat menggugah selera.


Promosi yang dilakukan memang banyak melalui akun media social Facebook @puspa.puri, Instagram @simenul.tahubakso dan juga status di WhatsApp, itulah yang kemudian membuat Si MENUL Tahu Bakso ini banyak sekali mendapat orderan dari luar kota.

Justru untuk wilayah kabupaten Ngawi sendiri, Si MENUL kurang banyak orang yang tahu. Di satu sisi permintaan dari luar kota hampir merata di beberapa kota di pulau Jawa, mulai dari Serang-Banten, Jabodetabek, Karawang, Cikampek, Purwakarta, Cirebon, Kuningan, untuk wilayah Jawa Tengah mulai dari Grobogan, Magelang, Banjarnegara, Boyolali, Semarang, Jogja, Solo, dan hampir di berbagai kota di Jawa Timur mulai dari Magetan sampai dengan Banyuwangi.

Sebelum mengenal Paxel sempat beberapa kali melakukan permintaan pengiriman dari beberapa kota di luar pulau jawa, seperti Palembang, Bangka Belitung, Lampung, Bali, dan Banjarbaru Kalimantan Selatan. Alhamdulillah sampai dengan selamat walau sempat khawatir karena estimasi waktu pengiriman lebih dari 3 hari dengan ongkos kirim yang lumayan besar. Permintaan pelanggan yang belum berani kami kabulkan karena terkendala waktu perjalanan adalah ke beberapa kota seperti Medan, beberapa kota di Jawa Barat, Pulau Madura, Nusa Tenggara Barat dan Maluku.

Sampai saat ini penjualan memang lebih intens melalui online, untuk mendapatkan produk Si MENUL bisa dengan menghubungi kontak WA Mbak Puspa (081556403220), bisa juga lewat direct message akun Instagram Si MENUL atau inbox di Facebook messenger akun @puspa.puri.

2. Varian Rasa Produk Si MENUL Tahu Bakso

Terdapat 2 varian rasa produk Si MENUL Tahu Bakso, yaitu varian original dan pedas. Saat ini varian original masih yang paling banyak diorder akan tetapi penggemar pedas pun juga banyak. Karena rasa pedas yang ditawarkan adalah rasa pedas yang nyaman dan masih bisa dinikmati oleh khalayak.


“Jika dihitung persentase setiap bulannya kira-kira sekitar 30% permintaan varian pedas dari total produksi,” kata Ibu Suminah yang memproduksi hampir mendekati angka 2.000 potong tahu bakso setiap bulannya.

Ke depannya Si MENUL Tahu Bakso akan menambah beberapa varian rasa dalam waktu dekat ini, kita tunggu saja kira kira apa yang akan disajikan oleh Si MENUL. Juga berencana menambah produk pendamping yaitu saus petis udang pedas yang bisa diorder terpisah jika menginginkan. Sepertinya memang cocok sekali jika Tahu Bakso dipadukan dengan cocolan petis udang, sangat menggugah selera.

Ibu Suminah dan Mbak Puspa selaku pemilik bisnis Si MENUL, melakukan 2 sampai 3 kali proses produksi dalam satu minggu dengan kisaran 500 s.d. 600 potong tahu bakso dibuat setiap minggunya. Produk tersebut kemudian dibekukan selama 2x24 jam di dalam freezer lalu berlanjut untuk dikemas dalam wadah plastik kedap udara dengan menggunakan alat vacuum sealer dan kemudian produk siap dikirim kepada para pelanggan.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini produk yang kami produksi selalu habis dengan cepat, jadi bisa dikatakan produk yang kami kirimkan ke pelanggan adalah produk yang baru saja melewati proses produksi dan fresh, jarang ada stok lama yang tersisa,” ungkap Mbak Puspa.

3. Produk Tahu Bakso Si MENUL Dapat Bertahan Lama dengan Mempertahankan Kualitas Produk

Si MENUL Tahu Bakso ini bisa bertahan 4 hari di perjalanan, terkirim dalam keadaan beku dalam wadah plastik kedap udara. Jika pelanggan ingin menyimpan sebaiknya disimpan di kulkas bisa bertahan 2 minggu dan disimpan di freezer bisa bertahan hingga 1 bulan lebih. Untuk mengkonsumsi bisa dibiarkan terlebih dahulu di suhu ruang hingga bekunya hilang kemudian tinggal di kukus atau digoreng sesuai selera.

Pada proses pengiriman jarak jauh dan luar kota, Si MENUL dikemas dalam besek bambu yang dilapisi styrofoam di bagian dalam guna menahan suhu produk agar terjaga dingin. Apalagi sekarang dengan adanya ekspedisi Paxel yang memberikan pelayanan same day, pemilik usaha Si MENUL Tahu Bakso sangat terbantu sekali karena produk yang dikirim ke pelanggan bisa sampai di hari yang sama dalam keadaan masih dingin, sehingga meminimalisir produk rusak atau basi, pelanggan pun merasa puas.


Mempertahankan kualitas produk menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga, karena itu adalah kunci kepuasan pelanggan. Jika pelanggan merasa puas maka mereka akan melakukan repeat order dan secara otomatis akan mempromosikan kepada sanak saudara dan juga teman-temannya.

“Yang terus kami jaga adalah kualitas rasa dan teksturnya, dan yang masih menjadi kendala dan terus berjuang untuk kami pertahankan adalah tentang ukurannya. Karena saat ini kulit tahu pong belum bisa memproduksi sendiri, masih mengambil dari pabrik yang kadang ukurannya tidak sama. Jadi memang kami menyiasati ketidakseragaman bentuk tersebut dengan berat timbangan isian dagingnya yang kami tambah,” tutur Mbak Puspa.

Untuk saat ini Si MENUL Tahu Bakso belum memiliki mitra distributor ataupun reseller dikarenakan banyak pelanggan yang langsung order ke pemilik via online, juga karena pengiriman yang semakin dimudahkan oleh layanan pengiriman Sameday Paxel. Namun tidak menutup kemungkinan untuk yang berminat bergabung menjadi reseller dengan benefit harga khusus tentunya.

4. Cara Pemilik Usaha Si MENUL Mempertahankan Pelanggan

Banyak cara dilakukan untuk mempertahankan pelanggan, termasuk mempertahankan para TUMANERS- sebutan bagi para pelanggan setia Si MENUL yang lebih dari 5x dalam waktu 6 bulan melakukan order. TUMANERS berasal dari kata tuman dalam bahasa jawa yang artinya terbiasa, atau senang mengulangi karena pernah merasakan enaknya.

“Bentuk pemeliharaan atau merawat pelanggan setia biasa kami lakukan dengan memberikan diskon produk dengan minimal pembelian, bisa juga dengan potongan biaya kirim, atau pada momen momen tertentu seperti hari ulang tahun pelanggan, hari besar nasional dan keagamaan, juga dengan surprise yang kami lakukan secara dadakan,” imbuh Mbak Puspa yang dulu pernah 5 tahun bekerja di divisi khusus Customers Loyalty di sebuah perusahaan telekomunikasi.

5. Menghadapi Tantangan dengan Selalu Menyertakan Allah dalam Setiap Ikhtiar

Selama menjalankan bisnis ini banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, mulai dari modal usaha, menjaga kualitas produk, ketersediaan bahan baku, teknik dan strategi marketing, sampai dengan bagaimana cara memperlakukan dan mengapresiasi pelanggan. Setiap tantangan pastinya membutuhkan cara tersendiri dalam memecahkannya, suka duka harus diterima dengan penerimaan mendalam dan disadari bahwa ini adalah bagian dari perjuangan membesarkan bisnis. Tekun, sabar, dan terus berinovasi serta selalu menyertakan Allah dalam setiap ikhtiar menjadi cara terkuat agar tetap bertahan dan bersemangat.

“Target usaha ini di tahun 2022 adalah semakin meluaskan pasar ke kota-kota di Indonesia, memperkenalkan produk Si MENUL ke lebih banyak lagi konsumen, juga beberapa inovasi produk agar tetap diminati dan mengikuti permintaan dan tren pasar. Dan kami juga berharap Paxel bisa meluaskan lagi coverage areanya agar pelanggan kami yang saat ini berada di luar area jangkauan Paxel bisa merasakan kelezatan Si MENUL Tahu Bakso dalam hitungan 1x24 jam sejak produk kami kirimkan sehingga JAJAN SI MENUL BEDA KOTA bisa terwujud,” jelas Mbak Puspa.


Untuk para pelaku usaha yang sedang merintis usahanya seperti Si MENUL, tetap semangat, tekun menjalani, serta terus bergerak berinovasi agar bisa selalu mengikuti permintaan pasar di dalam persaingan bisnis yang serba online ini.

Berdagang adalah hal yang menyenangkan. Bahwa 9 dari 10 pintu rezeki terbuka melalui berdagang. Berdagang dengan cara yang benar dapat menguatkan keimanan kita kepada Allah. Berdagang melatih otot kepasrahan kita kepada Allah bahwa sebaik dan sebagus apapun strategi dagang kita, tetap Allah-lah yang menggerakkan pelanggan untuk membeli dagangan kita.

Itu dia kisah pejuang online Si MENUL yang dapat Kamu jadikan inspirasi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Nantikan kisah-kisah hebat lainnya dari serial #PejuangOnlinePaxel yang dapat Kamu simak di website Paxel.co!

Related Article:
Bingung Pilih Kurir? Cek 5 Hal Ini Sebelum Kirim Paket
Confused About Which Courier to Choose? Check These 5 Things Before Sending a Package
In online business, the customer experience isn't determined only by the quality of the product shipped, but also by the shipping process itself. Choosing the right courier service can help packages arrive faster, make orders easier to track, and create a more comfortable and secure shopping experience. For sellers, reliable shipping helps maintain customer satisfaction, increases the chances of repeat orders, and builds a better store reputation. That's why choosing a courier isn't just about shipping cost, it's an important part of your business strategy. So, how do you choose a courier that fits your business needs? Here are a few things you need to consider before settling on the right courier. Read Also : How to Write Addresses Correctly When Sending a Package 5 Things You Must Check Before Choosing a Courier So you don't pick the wrong one, make sure you check the following five things before deciding on a courier for your online business. Read Also: 50 Examples of Words That Grab Buyers' Attention 1. Check Coverage Area and Delivery Estimates Every business has different shipping needs. Imagine you sell birthday cakes in Jakarta. A customer orders in the morning and needs it by the afternoon for an evening event. Using a regular service with a 1–2 day estimate is clearly not the right choice. That's why you need to make sure the courier service fits your business needs: Same Day for products that have to arrive quickly Next Day for daily shipping needs Regular shipping for nationwide reach Special service for frozen food or sensitive products Choosing the wrong service can make shipping costs balloon or even leave customers disappointed because the package arrives late. 2. Remember, the Courier Is an Extension of Your Business For buyers, the shopping experience doesn't stop when they hit the checkout button. A package that arrives late, damaged, or is hard to track will immediately be associated with your store. That's why, when choosing a courier, don't focus only on shipping cost. Also consider its features and service quality, such as how easy it is to track packages, the delivery coverage area, and the availability of insurance. That way, the shipping process can run more smoothly for both your business and your customers. 3. Compare Rates vs the Service You Get Cheap shipping is certainly appealing, but don't focus only on the price. Also pay attention to the services offered, such as the availability of insurance, pickup service, additional fees, and how easy the claim process is if a problem arises. By considering these factors, you can choose a shipping service that's more efficient and fits your business needs in the long run. Often a service that looks more expensive actually turns out to be more economical because it reduces the risk of refunds, complaints, and additional operational costs. Remember, cheap shipping doesn't necessarily mean a lower total cost. Read Also : Definition, Shipping Cost, and Advantages of Same Day Delivery for Sending Food 4. Real-Time Tracking and Responsive Customer Service These days, real-time tracking has become a basic necessity. The easier it is for customers to track their own packages, the fewer questions come into your customer service team. Before making a decision, make sure the shipping service provides an easy-to-use tracking feature as well as customer service support that can help when needed. That way, customers can monitor delivery status on their own and the shipping experience becomes more comfortable. 5. Look for Recommendations from the Seller Community Before deciding to use one courier regularly, look for references and experiences from other sellers with a similar business model. You can tap into seller communities, online business forums, SME groups, or discussions on social media to get a picture of service quality and user experience. Every type of product has different shipping needs. For products like fashion, accessories, or non-urgent items, many sellers rely on regular or next-day service because it's more economical. Meanwhile, for products that need faster shipping, such as food, beverages, frozen food, hampers, or gifts, sellers usually choose same-day or instant service so the product reaches the customer in the best condition. Read Also : Packages Arrive Out of Town in 1 Day with Paxel Same Day Delivery Now, Try the Benefits for Yourself The five points above aren't theory, they're a checklist you can use before your next pickup order. Try ranking the 2–3 couriers you currently use based on those 5 points. If a courier scores low across several aspects at once, it might be time to look for an alternative that better suits your business needs. Because in the end, shipping isn't just about moving a package from point A to point B. Shipping is part of the customer experience, and a good experience is one of the biggest reasons customers come back to buy from your store. If your business needs fast same-day delivery, cooling facilities to keep food safe during transit, and a hassle-free way to send packages, Paxel is the answer. You can use Paxel shipping, which offers Same Day Delivery, Next Day Delivery, and special Frozen Food handling that makes sending food even safer. Download the Paxel app and start sending packages quickly and securely.
23 Jun 2026
Mau Dapet Cuan dari Bisnis Dropship? Pahami Dulu Cara Kerjanya
Want to Earn from a Dropshipping Business? Understand How It Works First
Want to start an online business without big capital, without holding stock, and with just a phone and an internet connection? If so, a dropshipping business could be one option worth considering. This business model is growing more popular because it lets anyone sell without having to store products themselves. You just focus on finding customers, while the supplier prepares and ships the goods to the buyer. But make no mistake — the majority of beginner dropshippers fail in the first 3 months. Not because the business idea is bad, but because they don't understand how it works, pick the wrong supplier, or pick the wrong courier to help them ship their products. Before you start, understand how dropshipping works, its types, the benefits, the risks, and how AI technology is starting to help dropshippers grow their businesses. Read Also : An Outlet Is a Place of Business — How Is It Different from a Store? What Is Dropshipping? Dropshipping is a selling model without stock. When an order comes in, the seller forwards that order to the supplier. After that, the supplier packs and ships the product directly to the buyer under the seller's store name. The price difference = your profit. Many people still confuse dropshipping with reselling, even though the two are different. The difference from a reseller: a reseller buys stock first, while a dropshipper does not. Because they don't physically hold the product, a dropshipper has to be more careful in choosing suppliers and shipping services. How a Dropshipping Business Works 1. Find a trustworthy supplier The supplier is the main foundation of a dropshipping business. Before selling their products, do a test order to your own address first. Pay attention to product quality, shipping speed, packaging, and how responsive the supplier is when contacted. 2. Market the product Upload products to a marketplace, social media, or your own online store. Use attractive photos, clear descriptions, and competitive prices to make it easier to draw in potential buyers. 3. Receive orders When an order comes in, the buyer pays you as the store owner. After that, you forward the order along with the recipient's details to the supplier. 4. The supplier ships the goods Make sure the sender name on the shipping label is your store, not the supplier's name. Though it looks simple, this step is often a source of problems for beginner dropshippers. Step 4 is the deal-breaker. Imagine a buyer opening a package and seeing the sender name "Bandung Bag Shop", when they bought from "@sarahbags.id". Something like this can create confusion and reduce customers' trust in your store. That's why it's important to choose a courier that supports a dropshipping feature. With this feature, the sender name can be customized to your store name, and the supplier's phone number won't be visible to the buyer. So the shopping experience stays professional and the supplier's identity stays protected. Read Also: 5 Goals of Product Promotion and the Types That Grow Your Business Types of Dropshipping in Indonesia There are currently several dropshipping models widely used by online business operators. 1. Marketplace dropshipping This model uses marketplace platforms. The advantage is that buyer traffic is already there. However, price competition is usually quite fierce, so profit margins tend to be thinner. 2. Social commerce dropshipping Dropshipping through TikTok Shop, Instagram, or other social media platforms. This model has higher profit-margin potential because the seller can build their own brand and audience. However, it requires the ability to create engaging content. 3. Cross-border dropshipping In this dropshipping model, products are shipped directly from overseas. The profit can be quite large, but the longer shipping time is often a challenge of its own. 4. Hyperlocal dropshipping Dropshipping focused on a specific area with fast delivery within a single city. This model is increasingly in demand because customers can receive their goods the same day. For products like food, gifts, documents, or other urgent needs, delivery speed is often the key factor driving repeat orders. The most profitable option is usually hyperlocal, because here you win on speed, something a cross-border dropshipper can't match. Your only "capital" is a courier that can deliver the same day. AI Dropshipping: A New Way to Manage a Business More Efficiently Advances in technology now make dropshipping easier to run. Various AI-based tools can help dropshippers save time and boost productivity. 1. Viral product research AI can help analyze market trends and find products that are trending. One example is AI that scrapes TikTok Shop, which can help analyze market trends and find products that are gaining popularity. By using data from such platforms, AI can recommend products that are going viral and have the potential to sell well in the market. 2. Copywriting generator From headlines and social media captions to marketplace descriptions, all can be created faster using AI in a matter of seconds. 3. Edit and Enhance Product Photos Ordinary-looking supplier photos can be improved in quality so they're more appealing to potential buyers. 4. Customer auto-reply This AI-based chat assistant can help answer frequently asked customer questions automatically, such as product availability, delivery estimates and order status, and how to track a package. With AI's help, dropshippers can focus more on business strategy rather than doing repetitive tasks every day. Read Also: 10 Best Customer Service Platform Recommendations for Businesses in Indonesia Dropshipping Business Risks You Need to Know Although it looks easy, a dropshipping business still has risks that must be understood from the start. Three main risks that can sink your dropshipping business: 1. Inconsistent suppliers A supplier that was initially responsive may experience a decline in service quality or shipping delays. Unfortunately, customers will still blame your store, not the supplier. Buyers don't care about internal matters, all they know is that they bought from you. 2. Sudden stockouts This situation often happens when a product you've marketed turns out to be unavailable once an order comes in. As a result, you have to contact the buyer, issue a refund, and risk receiving negative reviews. 3. All complaints land on you, not the supplier Package late? Wrong size? Damaged in transit? Every chat lands in your store's DMs. You're the one who has to stay patient, coordinate with the supplier, and keep smiling in the chat. That's why dropshipping isn't a passive business. Managing customer service remains an important part of daily operations. These three risks aren't a reason not to start. They're a reason to start with the right strategy: like having 2–3 backup suppliers per product, choosing a courier with transparent tracking, and setting buyer expectations from the start (in the product description: when it ships, estimated arrival, etc.). Most dropshipping problems are actually communication problems that weren't managed. Tips for Successfully Starting a Dropshipping Business To make your dropshipping business better prepared to grow, here are some tips you can apply: 1. Focus on a Specific Niche Rather than selling every product category, choose a more specific niche. For example, instead of just selling "fashion", focus on a category like "minimalist-patterned hijabs" or "women's work bags". 2. Start with a Small Budget Test one product first before adding more product variations. This approach helps reduce risk and makes it easier to evaluate sales performance. 3. Prepare Backup Suppliers Don't rely on just one supplier. Having several alternative suppliers can help maintain stock availability when issues arise. 4. Choose a Courier That Supports the Dropshipping System Shipping is an important part of the customer experience. Make sure the shipping service you use has: Real-time tracking Pickup from the supplier's location Clear delivery estimates Custom sender-name feature 5. Build Your Own Branding Use a logo, visual identity, thank-you cards, or simple stickers so customers remember your store more easily than the supplier working behind the scenes. How Paxel Helps Your Dropshipping Business For dropshippers who want to manage shipping more conveniently, Paxel provides several features designed to support dropshipping operations. Custom sender name matching your store name Direct pickup from the supplier's location Real-time tracking you can share with the buyer Same Day service for deliveries within and between cities. With a system like this, the shipping process can run more professionally without having to hold stock or manage your own warehouse. Now, Your First Step A dropshipping business doesn't always require big capital to start. Begin with the smallest steps: pick one product, one trusted supplier, one marketing channel, and a shipping service that can deliver your packages quickly and safely. The Paxel app already has a ready-to-use feature built for dropshippers. Just download and register, set your pickup preferences from the supplier, and you'll have courier operations on par with a big seller without having to rent a warehouse. Read Also: Paxel Coverage Area
23 Jun 2026
7 Destinasi Street Food Jakarta yang Buka Sampai Malam
7 Jakarta Street Food Destinations Open Until Late at Night
Rasa lapar yang muncul di tengah malam seringkali bikin orang kebingungan harus cari makanan ke mana. Tenang! Kalau kamu tak bisa makan di restoran mal, menjelajahi street food Jakarta yang buka sampai malam adalah jalan keluar paling memuaskan. 1. Gultik Blok M Kawasan Blok M selalu menjadi primadona bagi para pemburu kuliner malam dengan kehadiran deretan penjual gulai tikungan. Sepiring nasi hangat disiram kuah gulai sapi bersantan encer menghasilkan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis yang memanjakan lidah. Kamu bisa menambahkan sate telur puyuh dan kerupuk udang agar tekstur hidangan ini semakin kaya di mulut.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh Khas Jakarta yang Enak dan Disukai Banyak Orang Para pedagang gultik ini berjejer di sepanjang Jalan Mahakam dan mulai melayani pembeli sejak pukul lima sore hingga dini hari. Harga satu porsi gultik sangat ramah di kantong, yaitu berkisar di angka Rp 15.000 saja. Tempat ini menjadi opsi street food Jakarta malam terfavorit bagi anak muda yang ingin nongkrong santai. 2. Kuliner Pecenongan Jalan Pecenongan seolah tidak pernah tidur dan selalu dipadati oleh deretan tenda makanan yang menggugah selera. Kamu bisa menemukan berbagai macam hidangan lezat mulai dari martabak manis legendaris hingga aneka olahan seafood segar. Cita rasa makanan di kawasan ini sangat terjamin kualitasnya karena resepnya sudah diwariskan turun-temurun sejak puluhan tahun lalu.Baca Juga: 5 Olahan Daging Kambing yang Lezat dan Menggugah Selera Kawasan ini merupakan rekomendasi street food Jakarta yang sangat legendaris di kalangan wisatawan kuliner nusantara. Mayoritas pedagang di Jalan Pecenongan mulai membuka tenda mereka pada pukul enam sore hingga tengah malam. Harga makanan di sini bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis menu yang kamu pilih. 3. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Aroma rempah kapulaga dan kunyit langsung menyambut indra penciumanmu saat menginjakkan kaki di kawasan Kebon Sirih. Nasi goreng kambing di sini dimasak dalam wajan super besar yang menyajikan tontonan menarik sebelum kamu mulai menyantapnya. Potongan daging kambingnya sangat empuk berpadu sempurna dengan bumbu nasi goreng yang meresap hingga ke dalam butiran nasi. Warung tenda legendaris ini berlokasi tepat di Jalan Kebon Sirih Barat dan buka setiap hari mulai pukul lima sore. Harga satu porsi nasi goreng kambing yang mengenyangkan ini dibanderol sekitar Rp 45.000. Kamu harus datang lebih awal agar tidak terjebak antrean panjang yang biasa terjadi menjelang jam delapan malam. 4. Sate Taichan Senayan Pencinta makanan pedas pasti akan langsung jatuh cinta dengan pesona sate taichan yang menjamur di area Senayan. Daging dada ayam dibakar tanpa bumbu kacang, melainkan hanya diberi perasan jeruk nipis dan taburan garam yang gurih. Cocolan sambal rawit merah super pedas memberikan sensasi terbakar di lidah yang membuat siapa saja ketagihan.Baca Juga: 7 Oleh-Oleh khas Cirebon Paling Hits Saat Musim Liburan Kini para pedagang sate taichan memusatkan area jualan mereka di sekitar kawasan Gelora Bung Karno. Kamu bisa menikmati sajian pedas ini mulai dari jam enam sore dengan harga sekitar Rp 30.000 per porsi. Street food Jakarta malam ini cocok dinikmati usai berolahraga atau pulang kantor. 5. Nasi Uduk Kebon Kacang Mencari hidangan tradisional Betawi yang otentik mengharuskanmu untuk mampir ke deretan warung nasi uduk di Kebon Kacang. Nasi uduknya dibungkus kecil-kecil menggunakan daun pisang sehingga aroma wanginya sangat khas dan menggugah selera. Kamu bisa memilih aneka lauk pendamping seperti ayam goreng bumbu kuning, tahu tempe, dan jeroan sapi goreng. Satu hal yang membuat hidangan ini istimewa adalah ketersediaan dua jenis sambal, yaitu sambal kacang dan sambal terasi pedas. Lokasinya berada di pusat kota dekat Tanah Abang dan mayoritas kedai buka dari jam sepuluh pagi hingga tengah malam. Harga satu bungkus nasi uduk dipatok Rp 5.000, sedangkan lauknya bervariasi mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per potong. 6. Seafood Kalimati, Pademangan Kawasan Kalimati di Pademangan menyajikan surga tersembunyi bagi para penggemar hidangan laut segar di ibu kota. Menu andalan yang wajib kamu coba adalah kepiting saus padang dan ikan kuwe bakar bumbu kecap pedas. Bumbu saus padangnya sangat kental dengan perpaduan rasa asam, manis, dan pedas yang menempel erat pada cangkang kepiting. Kualitas bahan laut di sini sangat baik karena langsung didatangkan dari pasar ikan setiap harinya.Baca Juga: Penanganan Khusus Pengiriman Paket Frozen Food Kamu bisa memasukkan tempat ini ke dalam daftar rekomendasi street food Jakarta untuk acara makan malam besar bersama keluarga. Kedai seafood ini beroperasi dari pukul enam sore dengan harga menu berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 150.000. 7. Roti Bakar Eddy, Blok M Menutup wisata kuliner malam paling nikmat dilakukan dengan menyantap camilan manis dan segelas minuman hangat. Roti Bakar Eddy menyajikan roti tawar buatan sendiri yang dibakar di atas arang sehingga menghasilkan tekstur krispi di luar. Isian cokelat keju yang melimpah ruah berpadu dengan wangi arang menciptakan cita rasa klasik yang selalu dirindukan. Selain roti bakar, kamu juga bisa memesan menu lain seperti mi instan rebus kornet dan pisang bakar cokelat. Tempat nongkrong ini berlokasi di area Blok M dan siap melayani pengunjung dari pukul enam sore sampai dua dini hari. Harga seporsi roti bakar manis sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 18.000 saja.Baca Juga: 9 Kue Kering khas Betawi yang Bisa Jadi Teman Minum Kopi Membeli berbagai jajanan pinggir jalan tentu sangat menyenangkan, apalagi tahun ini Paxel turut kembali memeriahkan acara JakFair. Kamu bisa memborong aneka street food Jakarta langsung di pameran dan mengirimkannya ke rumah keluarga melalui booth Paxel yang melayani dengan cepat dan aman. Sebelum mengirim kejutan lezat tersebut, kamu harus memastikan cek tarif ongkir terlebih dahulu dan memantau status pesananmu lewat fitur lacak pengiriman di aplikasi Paxel.
31 May 2026
Paxel Open