Temukan cerita menginspirasi mereka

Combro Maknyusss dengan Kemasan Frozen yang Selalu Dibuat Fresh

Mana nih #SahabatPaxel penggemar jajanan Combro? Jajanan tradisional khas Sunda yang punya rasa gurih dan juga pedas. Kini jajanan combro bisa Kamu nikmati di mana dan kapan saja lho dengan tersedia dalam bentuk frozen. Seperti Combro Maknyusss yang selain menyajikan dalam bentuk matang juga berinovasi merilis combro kemasan frozen yang tetap fresh saat dinikmati.

Yuk, ikuti kisah perjalanan Chelsia dalam membangun dan mengembangkan bisnis Combro Maknyusss berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Combro Maknyusss

Didirikan pada masa pandemi di tahun 2020, Combro Maknyusss berawal dengan menawarkan combro buatan orang tua Chelsia kepada teman-temannya. “Orang tua saya gemar membuat cemilan di rumah, salah satunya combro. Kami mencoba menawarkan dari teman ke teman produk combro kami ternyata cukup digemari,” ucap Chelsia, pemilik Combro Maknyusss.


Lalu, Chelsia mulai menawarkan produknya secara online melalui marketplace, salah satunya PaxelMarket. Saat ini Combro Maknyusss telah memiliki online outlet di beberapa area Jakarta. “Kami memiliki 3 online outlet, di Kelapa Gading, Gandaria & Kemang (coming soon). Lokasi produksi kami masih di Kelapa Gading,” jelasnya.

2. Asal Usul Nama Combro Maknyusss

Nama combro Maknyusss ditemukan oleh sang owner yang sesuai dengan produknya dan tetap menarik. “dimana waktu mencari nama yang sesuai untuk produk dan brand, kami usahakan tetap menarik, namun tetap mempertahankan aspek tradisional dan cita rasa yang enak. Oleh karena itu nama Maknyusss muncul,” terang Chelsia.


Berbeda dengan penjual combro pada umumnya, Chelsia merintis produk combro dengan dikemas spesial dan memliki varian produk dalam bentuk frozen sehingga dapat dinikmati di mana dan kapan saja. “Combro ini cemilan tradisional yang khas berasal dari Jawa Barat. Hanya saja combro yang ada di pasaran pada saat ini belum secara spesial dikemas dan diproduksi oleh penjual2 lainnya. Kami juga merintis produk combro frozen yang pada awalnya belum dijual di pasaran,” terangnya.

3. Awal Mula Menemukan Resep Produk

Resep combro Maknyusss berawal dari camilan yang dibuat oleh orang tua Chelsia, lalu Chelsia mencoba menemukan resep yang pas untuk diproduksi berdasarkan feedback dari orang terdekatnya dan juga pelanggannya. “Lalu, owner mencoba trial and error beberapa kali berdasarkan feedback dari keluarga, teman maupun customer pada awalnya hingga kami mendapatkan resep yang kami anggap sudah ok untuk dijadikan patokan produksi,” jelasnya.


4. Rahasia Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk, Chelsia memilih bahan baku yang berkualitas, menjaga kebersihan area produksi hingga terjun langsung mengawasi proses produksi. “Dimulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, yang fresh dan langsung diproduksi. Kebersihan area produksi juga harus selalu terjaga. Owner hingga saat ini masih terus terjun untuk mengawasi proses produksi,” terangnya.

5. Tips Menghadapi Tantangan selama Berbisnis

Konsisten dan berusaha untuk terus berkembang menjadi kunci bagi Chelsia dalam menghadapi tantangan selama berbisnis. “Segala usaha harus terus menerus ditekuni, tetap dijalankan dengan konsisten dan berupaya untuk terus berkembang lebih dan lebih,” ucapnya. Dalam mengembangkan usaha Combro Maknyusss, Chelsia mengatakan ingin memperluas penjualan produknya di Jabodetabek dan luar Indonesia (khususnya Pulau Jawa). “Kemudian kami sedang dalam tahap meningkatkan packaging produk frozen kami agar lebih baik lagi,” lanjutnya.

6. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk

Combro maknyusss menyajikan produk yang siap santap dan juga dalam bentuk kemasan frozen yang selalu fresh dengan memperhitungkan produksi harian. “Kebanyakan produk kami dibuat fresh baru dibekukan sehingga kami selalu berusaha memberikan produk yang terbaru walaupun sudah dikemas frozen. Pada dasarnya kami selalu ada perhitungan produksi harian sehingga produk frozen kami pun selalu fresh dan tidak pernah tersimpan lama dalam freezer,” ucapnya.

Dalam menjaga pelanggan tetap setia, meningkatkan packaging dan kemasan produk menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan. “Kualitas dan rasa harus diperhatikan agar tetap konsisten disamping juga meningkatkan packaging dan kemasan produk,” jelasnya. Selain combro, Combro Maknyusss memiliki beragam produk mulai dari misro, yambro, yambro mala, arem-arem, pepes, teri kacang, nasi bakar dan krupuk amplang.


7. Cara Mempromosikan Produk Combro Maknyusss

Chelsia mengatakan bahwa produknya lebih banyak dipromosikan melalui media sosial seperti Instagram dan juga berbagai Marketplace maupun Layanan pesan antar makanan. Disamping itu, ia juga memasarkan produknya dengan membuka cabang online outlet dan memiliki Reseller. “Kami hanya memiliki cabang outlet di Gandaria dan Tanjung Duren (akan pindah ke Kemang soon). Untuk Reseller kami juga ada di Surabaya,” jawabnya.


8. Suka dan Duka dalam Menjalankan Bisnis

Produk yang disukai pelanggan dan mendapatkan feedback positif merupakan kepuasan tersendiri bagi Chelsia dalam menjalankan bisnisnya. “Owner selalu giat berusaha untuk belajar dan mencoba mengembangkan usaha dari nol untuk dapat berjalan lebih pesat lagi ke depannya.Merupakan kepuasan bagi kami apabila produk kami mendapatkan feedback yang positif dari para customer kami,” jelasnya.

Tak semata-mata hanya mencari keuntungan, proses menjadi lebih baik selama menjalankan bisnis adalah hal terpenting bagi Chelsia selama menjalankan bisnis. “Berbisnis tidak hanya semata-mata untuk mencari keuntungan semaksimal mungkin, tapi bagaimana kami belajar dan berkembang untuk menjadi lebih baik lagi hari demi hari. Tidak semua outlet yang kami buka juga selalu ramai dibeli pengunjung, tidak semua juga memberikan feedback yang baik, namun juga ada banyak customer yang terus menjadi pelanggan dan terus memberikan feedback yang baik,” jelasnya.

Itulah perjalanan kisah Combro Maknyusss dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya yang dimulai sejak masa pandemi lalu. Kamu bisa nikmati Combro Maknyusss dengan order online di PaxelMarket pada aplikasi Paxel. Nikmati ongkir FLAT 10rb sampai berat 5 kg se-Jawa dan Bali. Ikuti juga perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

#PejuangOnline | 5 Feb 2023

Kue Keranjang Sin Phing yang Eksis Lebih dari Dua Dekade

Sebagian dari #SahabatPaxel mungkin sudah tak asing dengan kue keranjang yang merupakan makanan khas perayaan Imlek. Salah satu kue keranjang yang bisa Kamu coba adalah kue keranjang Sin Phing milik Nana Sugiarto yang legendaris dengan sudah berdiri lebih dari dua dekade.

Lantas, bagaimana, ya, cara Nana membangun dan mempertahankan bisnis Sin Phing tetap eksis sampai saat ini? Yuk, ikuti perjalanan bisnis Seller #PejuangOnline kali ini dalam mengembangkan bisnisnya.

1. Awal Mula Berdirinya Usaha Sin Phing

Sin Phing didirikan sejak 21 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2002. Nana memulai usaha Sin Phing secara door-to-door dengan memproduksi kue keranjang secara manual hingga kini telah memiliki banyak pelanggan yang dapat membeli produknya secara langsung ke pabrik (tempat produksi) yang berlokasi di Margahayu Selatan, Kabupaten Bandung.


Dalam mengikuti perkembangan zaman, usaha dengan produk kue keranjang, kue kering hingga dodol kurma ini pun juga dipasarkan secara online melalui berbagai Marketplace. “Supaya orang tetap tau dan customer yang pindah luar pulau atau luar kota yang kangen sama kue keranjangnya bisa dimudahkan untuk melakukan pembelanjaannya,” ucap Nana.


2. Rahasia Sin Phing Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk, Nana mengawasi dan terjun langsung saat proses produksi. “Kami selalu menggunakan bahan yang fresh dan kami selalu mempertahankan kualitas dan rasa kue keranjang kami,” lanjutnya. Beda dari produk lainnya, Nana mengatakan bahwa yang membuat produknya disukai banyak orang adalah kemasannya yang cantik dan dibuat menggunakan resep tradisional dengan kualitas premium.


Ia selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dalam mempertahankan pelanggan tetap setia. “Selalu memenuhi permintaan pelanggan dengan baik dan harga yang stabil, serta pengiriman tepat waktu,” terangnya.

3. Tips Menghadapi Tantangan selama Berbisnis

Menjaga kualitas adalah hal yang dilakukan Nana dalam menghadapi tantangan dalam berbisnis hingga bisa eksis seperti sekarang. Disamping itu, ia juga ingin meningkatkan proses produksinya lebih efisien dalam upaya mengembangkan usahanya agar lebih maju kedepannya. “Ingin mulai menggunakan mesin untuk produksi,” ucapnya.


4. Cara Mengemas dan Menyimpan Produk

Sin Phing menawarkan produk yang fresh dengan diproduksi setiap hari. Nana sebagai owner membagikan cara yang tepat dalam menyimpan produknya agar tetap terjaga kualitasnya. “Disimpan di suhu ruangan, jangan di tempat lembap dan dimasukkan di refrigerator agar lebih lama untuk disimpan,” jelasnya.

5. Cara Sin Phing Mempromosikan Produk

Berawal dipasarkan secara door to door, Sin Phing mulai memasarkan produknya secara online. “Awalnya kami memasarkan produk secara door to door, dibantu oleh kerabat kami. Sejak pandemi kami mulai memasarkan produk kami secara online melalui berbagai Marketplace, termasuk PaxelMarket,” ucapnya.


Sin Phing juga memiliki distributor dan reseller dalam membantu memasarkan produknya. “Saat ini kami memiliki distributor dan reseller yang membantu memasarkan produk kami baik secara online dan offline,” ucapnya. Dalam sehari, Sin Phing sendiri bisa memenuhi orderan 1000 dus.

6. Suka duka Selama Menjalankan Bisnis

Nana juga mengalami suka dan duka selama menjalan bisnis. “Produksi tercapai dan barang laku semua,” ujar sesuatu yang membuat Nana senang. Duka yang harus dialami adalah ketika produksi gagal dan pengiriman terlambat.

7. Tips Mempersiapkan Hari Raya Imlek

Produk Sin Phing, yakni kue keranjang merupakan makanan khas Imlek yang tentunya akan banyak dicari menjelang dan saat perayaan tersebut. Nana pun mempersiapkan beberapa hal untuk perayaan Imlek. “Mempersiapkan bahan baku dari jauh-jauh hari dan menambah pengawai,” ucapnya.

Kamu bisa order Kue Keranjang Sin Phing untuk perayaan Imlek di PaxelMarket yang ongkirnya FLAT 10rb sampai dengan 5 kg. Ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline di sini, ya.

#PejuangOnline | 20 Jan 2023

Cuanki Wildan: Selalu Mengedepankan Kualitas agar Pelanggan Puas

Bagi Kamu yang suka kulineran, pasti sudah kenal dengan makanan cuanki yang merupakan jajanan khas Bandung. Salah satunya ada Cuanki Wildan yang populer dan digemari. Memiliki rasa yang otentik, Wildan dan Reagan sebagai owner Cuanki Wildan selalu mengedepankan kualitas rasa.

Yuk, ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline kali ini, Wildan dan Reagan yang bersatu peran dalam mengembangkan dan membesarkan Cuanki Wildan berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Cuanki Wildan

Cuanki Wildan berdiri sejak 15 tahun lalu yang didirikan dan dikembangkan oleh Wildan (Founder) dan Reagan (Pengembang dalam hal merek dan pemasaran). Wildan mengatakan bahwa usaha Cuanki Wildan berawal dari sang Kakek yang bekerja kepada orang Tionghoa yang memiliki pabrik cuanki di mana konon asal muasal Cuanki merupakan makanan khas Cina. “Karena cuanki pada saat itu tidak ada yang halal, maka tercetuslah ide Cuanki Halal yang dapat dinikmati oleh warga pribumi dengan memodifikasi sesuai dengan selera masyarakat Indonesia,” lanjut Wildan.


Berawal dari dijajakan dengan keliling berjalan kaki dan dipanggul yang sesuai dengan nama cuanki alias cari uang jalan kaki, Cuanki Wildan kini telah memiliki beberapa cabang di berbagai lokasi. “Lokasi sekarang saat ini ada di berbagai tempat atau lokasi (beberapa cabang),” ucap Wildan.

2. Pertama Kali Menemukan Resep Cuanki Wildan

Resep produk Cuanki Wildan didapatkan dari Sang Kakek yang kemudian owner kembangkan sesuai saran dan masukkan dari Customer hingga menemukan rasa yang pas dan disukai lidah masyarakat Indonesia. “Awal mula owner mendapatkan resep produk adalah dari sang Kakek, kemudian melalui proses belajar terus menerus (trial and error), owner berusaha selalu improve sesuai saran dan masukkan dari para customer untuk dapat menemukan rasa yang pas di lidah masyarakat dan dapat diterima semua kalangan seperti sekarang ini,” jelasnya.


3. Rahasia Cuanki Wildan Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk, owner selalu terjun untuk turun tangan dalam mengawasi produksi dan menjaga resep turun temurun sehingga rasa tetap konsisten dan tidak berubah. “Owner selalu mengedepankan apa keinginan customer (people oriented) sehingga Cuanki Wildan tetap terjaga kualitasnya sampai saat ini,” lanjut Wildan. Owner mengatakan bahwa yang membedakan Cuanki Wildan dengan cuanki lainnya adalah rasanya yang sangat otentik. Di mana sudah ada sejak dahulu hasil dari bumbu rahasia yang selalu konsisten dan menggunakan bahan-bahan yang aman, serta bebas pengawet. “Ditambah adanya produk favorit khas Cuanki Wildan lainnya yaitu Cilok Goreng Bumbu Kacang asli tenggiri yang tidak pernah ditemukan pada penjual cuanki manapun,” lanjutnya.


4. Tips Cuanki Wildan Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Dalam menghadapi tantangan selama berbisnis hingga bisa laris seperti saat ini, owner selalu berpikir positif, terus berusaha, hingga yang terpenting selalu berdoa. “Selalu berpikiran positif, terus berusaha, semangat pantang menyerah, fokus melakukan terus yang terbaik untuk kepuasan Customer dan yang paling penting selalu ingat untuk berdoa,” jelasnya.

Disamping itu, dalam mengembangkan usaha Cuanki Wildan lebih maju kedepannya, owner konsisten menjaga rasa dan kualitas produk, serta terus berinovasi. “Terus berinovasi terhadap varian produk juga kemasan, seperti contoh dengan menghadirkan kemasan Instan atau frozen agar tetap bisa mengikuti kemajuan atau perubahan zaman,” ucapnya.

5. Cara Kemas dan Simpan Stok Produk

Selain dapat dimakan langsung saat ke gerai, Cuanki Wildan juga menyajikan produknya dalam bentuk frozen atau instan sehingga bisa dinikmati di mana saja. “Hindari terkena matahari langsung atau panas dan untuk menjaga daya tahan produk lebih lama sebaiknya masuk chiller atau freezer,” jawab Wildan saat ditanya cara penyimpanan produknya tetap fresh atau tahan lama.

Ia mengatakan bahwa Produk Cuanki Wildan selalu diproduksi fresh setiap harinya. “karena bahan baku kami tidak menggunakan pengawet dan kami selalu mengedepankan kualitas agar pelanggan puas,” lanjutnya.


Cuanki Wildan sendiri menawarkan produk Cuanki dan Cilok Goreng dengan bumbu kacang yang tak dimiliki oleh penjual cuanki lain. “Dari produk Cuanki ada varian bakso besar, bakso kecil, siomay goreng, pangsit goreng, tahu putih dan tahu goreng. Best sellernya adalah Cuanki campur bakso besar plus ceker (Porsi Wildan Spesial plus ceker) karena dalam satu porsi sudah lengkap semua. Adanya Cilok Goreng dengan bumbu kacang asli yang rasanya sudah tidak perlu diragukan lagi serta tidak dimiliki oleh penjual cuanki dimanapun,” terangnya.

6. Cara Mempromosikan Produk

Cuanki Wildan mempromosikan produknya melalui media sosial, bekerja sama dengan influencer hingga mengadakan promo. “Melalui media sosial atau mengundang foodblogger dan influencer, serta mengadakan promo atau diskon,” jawabnya.

Produk Cuanki Wildan dapat dipesan oleh pelanggan dengan datang langsung ke gerai ataupun pesan online melalui marketplace dan reseller yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. “Pemesanan dapat dilakukan dengan datang langsung ke gerai-gerai kami yang dapat dilihat di media sosial atau melalui nomor whatsapp dan marketplace. Sampai saat ini sudah ada 10 gerai,” jelasnya.


7. Suka Duka dalam Menjalankan Bisnis

Bagi owner Cuanki Wildan, perasaan senang dan bahagia saat menjalankan usahanya adalah ketika produknya dapat diterima oleh masyarakat luas dan pelanggan yang terus datang hingga repeat order. “Tidak ada yang lebih membahagiakan dari melihat customer merasa puas dan cocok setelah menikmati cuanki kami dan untuk kemudian dapat menjadi pelanggan setia Cuanki Wildan,” ucapnya senang.

Adapun duka yang harus dialami selama menjalankan bisnis Cuanki adalah ketika dikhianati oleh pihak lain hingga saat Customer merasa kurang puas terhadap produknya. “Ada oknum-oknum yang membuka cuanki dengan mengatasnamakan Cuanki Wildan tanpa ijin, dan ketika ada customer yang merasa kurang puas pada produk kami. Cara mengatasi duka yaitu dengan makin giat untuk terus semangat berusaha selalu melakukan yang terbaik, berpikir positif serta berdoa dan bersyukur juga selalu ingat alasan Cuanki Wildan bisa bertahan sampai saat ini salah satunya adalah dengan dikelilingi orang-orang baik yang mendukung kami,” ucapnya.

8. Pesan Owner Cuanki Wildan untuk Seller Lainnya

Owner bagikan pesan kepada Seller yang juga sama-sama sedang mengembangkan bisnis. “Fokus, tetap semangat, jangan menyerah, selalu berpikir positif, harus terus berinovasi agar dapat mengikuti perkembangan jaman, terus berbuat baik dan pastikan utamakan doa dalam setiap langkah atau tindakan,” pesannya.

Itu dia perjalanan bisnis Cuanki Wildan yang terus eksis sampai saat ini. Kamu bisa cicipin Cuanki Wildan dari rumah dengan order secara online di PaxelMarket tampilan baru melalui aplikasi Paxel. Ikuti juga kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun bisnisnya yang tak kalah inspiratif.

#PejuangOnline | 13 Jan 2023

Memulai Sejak Usia Muda, Inilah Kisah Bisnis Siomay Tulen Situ Indah

Setiap orang bisa memulai bisnisnya dari kapan saja, tak ada kata lebih cepat maupun terlambat. Seperti, owner dari Bisnis Siomay Tulen Situ Indah yang sudah memulai usaha sejak masih duduk dibangku sekolah. Bisnis yang menjadi jajanan favorit di Bandung dan sudah memiliki banyak gerai ini dimulai dari anak sekolahan yang saat itu mencari tambahan uang jajan.

Bisa jadi inspirasimu dalam memulai bisnis, yuk ikuti cerita perjalanan Seller #PejuangOnline satu ini dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

1. Awal Mula Berdirinya Siomay Bandung Tulen Situ Indah

Siomay Bandung Tulen Situ Indah didirikan sejak tahun 1998 oleh Indrawati Maya. Usaha yang sudah berdiri selama 24 tahun tersebut berawal dari Indrawati yang ingin mencari tambahan uang jajan saat masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA). “Berawal dari anak SMA yang ingin cari tambahan uang jajan,” ucapnya. Saat ini Siomay Bandung Tulen Situ Indah sendiri sudah memiliki banyak gerai yang tersebar di Bandung.

2. Rahasia Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk, Indrawati selalu memastikan bahan baku produknya selalu segar dan berkualitas terbaik. Disamping itu, menerima masukan dan kritikan menjadi salah satu kunci produk Siomay Bandung Tulen Situ Indah bisa laris dan diminati pelanggan sampai saat ini. “Kami selalu menerima masukan dari konsumen atau teman-teman terdekat untuk menilai kekurangan dari produk kami,” terang Indrawati.

Siomay Bandung Tulen Situ Indah menarik pelanggannya dengan menawarkan produk berkualitas premium dengan harga yang tetap terjangkau, serta terjamin halal. “Orang-orang mencari, karena rasanya enak dengan bahan-bahan berkualitas yang pasti aman untuk dikonsumsi dan sudah ber BPOM Halal MUI dan cocok juga untuk oleh-oleh kerabat dan teman-teman tercinta. Jadi, kalau mereka ke Bandung pasti ingetnya Siomay Tulen Situ Indah,” jelasnya.


3. Tips Siomay Tulen Situ Indah Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Dalam menghadapi tantangan selama berbisnis, Indrawati berdoa dan berserah, serta selalu berinovasi. “Berdoa dan berserah, serta selalu berinovasi dan maju terus pantang mundur,” ucapnya. Ia juga perlu melakukan perbaikan beberapa hal dalam terus mengembangkan usahanya. “Memperbanyak kapasitas produksi, memperbaiki sistem logistik dan marketing yang bagus,” ucapnya.

4. Cara Menyimpan Stok Produk

Siomay Bandung Tulen Situ Indah memiliki varian produk yang matang dan dalam bentuk frozen. Indrawati menyimpan produknya tersebut dengan pendingin yang bagus dan suhu yang stabil agar produk tetap segar atau tahan lama. Serta, produknya yang dipacking dengan kemasan vacuum yang cocok dijadikan oleh-oleh dan aman dikirim ke luar kota. Produknya bisa diorder dengan mudah secara online melalui WhatsApp maupun PaxelMarket.

5. Suka dan Duka Dalam Menjalankan Bisnis

Hal yang membuat Indrawati senang selama menjalankan bisnis adalah ketika melihat pelanggan merasa puas dan bahagia dengan produknya. Selain itu, Sukanya dalam menjalankan bisnisnya saat ini adalah dengan mendapatkan pendapatan yang lebih. Adapun, duka yang ia rasakan saat menajalankan bisnis adalah menemukan karyawan yang tidak jujur dan tak bekerja dengan baik.

6. Pesan dari Pemilik kepada Seller Lainnya

Menutup wawancara, Indrawati memberikan pesan kepada Seller yang juga sedang mengembangkan bisnisnya. “Sabar berdoa dan pantang menyerah, tahu apa yang pasar butuhkan dan inovatif,” pesannya.

Itulah perjalanan Indrawati dalam membangun bisnis Siomay Bandung Situ Tulen Indah. Ikuti kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya pada menu #PejuangOnline. Kamu bisa nikmati Siomay Bandung Situ Tulen Indah dengan order di PaxelMarket melalui aplikasi Paxel dengan tampilan baru yang makin ciamik. Yuk, install aplikasi Paxel sekarang buat #JajanBedaKota di PaxelMarket!

#PejuangOnline | 25 Des 2022

Tips Jitu Bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru ala Bakwan Sowan

Momen peak season atau hari besar menjadi peluang bagi bisnis dalam meningkatkan penjualan produk. Dalam memanfaatkan peluang tersebut bisnis perlu melakukan strategi, seperti menawarkan produk hampers. Bakwan Sowan merupakan salah satu bisnis yang memanfaatkan peluang tersebut dengan membuat hampers di setiap momen besar, salah satunya hampers Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Memiliki produk frozen food yang cukup unik dijadikan hampers, yuk intip tips jitu #PejuangOnline kali ini, Angelina selaku owner Bakwan Sowan dalam menjalankan bisnis Hampers Nataru dengan simak info tentang Bakwan Sowan terlebih dahulu berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Bakwan Sowan

Bakwan Sowan didirikan sejak tahun 2018 oleh Angelina Arta Wijaya, seorang Ibu Rumah Tangga asal Surabaya. Usahanya hadir ketika Angelina memiliki ide untuk membuat makanan sehat dan keluarga disekitarnya menyukainya sehingga mendukungnya untuk Open Pre-Order. Bisnis Bakwan Sowan pun dimulai dengan sistem Open Pre-Order dan terus berkembang hingga saat ini telah memiliki 25 karyawan. “Kita benar-benar dari rumahan banget, dari produksi 100pcs, 200pcs, 300pcs, sampai bisa 100.000pcs dan juga sampai sekarang kita punya 25 karyawan,” jelas Angelina dalam Online Blogger Gathering Paxel pada 7 Desember lalu.

Bersama 25 karyawannya, Bakwan Sowan memiliki sistem kekeluargaan dengan saling mendengarkan dan sharing. Serta, mendukung karyawan untuk berkembang dengan memberikan kesempatan karyawan dalam mengembangkan skill lainnya. Angelina mengatakan bahwa ia mendukung Women Empowerment untuk membawa perempuan bisa maju di mana seluruh karyawan Bakwan Sowan adalah perempuan.

2. Asal Usul Nama Bakwan Sowan

Dalam pemilihan nama tentunya ada doa dan harapan dari sang pemilik, begitupun Angelina yang memberikan nama usahanya dengan arti yang baik. Angelina mengatakan bahwa nama Sowan memiliki arti Silaturahmi dalam bahasa Jawa. “Jadi, kita harap Bakwan Sowan tuh bisa jadi sarana tali silaturahmi dan itu bisa dibilang doanya terkabul, salah satunya saat Idul Fitri tahun 2020-2021 kan Covid-19, PSBB gak boleh pulang kampung dan Bakwan Sowan bisa mewujudkan cita-cita namanya itu dengan kirim produk (Bakwan Sowan) untuk saling tukaran hampers,” terangnya.

3. Pertama kali Menemukan Resep Bakwan Sowan

Dalam menemukan resep produknya, Angelina melewati trial dan error hingga akhirnya menemukan rasa yang tepat dan disukai oleh lidah Indonesia. Dimulai dengan memiliki dua varian produk, saat ini Bakwan Sowan sudah memiliki banyak varian produk, mulai dari bakwan halus, bakwan kasar, bakso keju, bakso ayam, bakwan goreng, siomay, siomay goreng, dumpling, gyoza, pangsit goreng, tahu bakso, hingga pangsit tofu.


Sebelum memulai bisnisnya, Angelina memiliki tiga pilihan produk untuk ditawarkan yang merupakan favorit masyarakat Indonesia. Bakso atau Bakwan dipilih karena disukai oleh segala kalangan dari anak kecil hingga dewasa dan pengolahannya yang lebih mudah.

4. Rahasia Bakwan Sowan Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk dan cita rasa tetap konsisten, Bakwan Sowan melakukan proses produksi dengan berpusat di satu titik yang berlokasi di Surabaya. “Jadi, walaupun Bakwan Sowan sekarang sudah punya 14 Kitchen Point (Warehouse untuk menyimpan produk-produk kita), tapi produksi kita tetap hanya satu (lokasi) di Surabaya supaya kualitasnya benar-benar terjaga,” jawab Angelina, saat ditanya oleh salah satu blogger tentang cara menjaga kualitas produknya.

Selain produk bakso yang unik dan memang sudah melekat di masyarakat Indonesia, hal yang membuat Bakwan Sowan berbeda dengan bakso lainnya adalah produknya yang sehat. “Ada satu hal yang membedakan produk kita itu beda dengan produk bakso di luar sana, produk kita memiliki konsep healthy, jadi bukan hanya sekedar bakso tapi bakso yang healthy,” ucap Angelina.

Bakso Sowan hadir mengatasi kekhawatiran pelanggan, terutama ibu-ibu saat membeli bakso akan bahan-bahan yang digunakan. Bakwan Sowan diproduksi tanpa MSG dan tanpa pengawet, serta dijamin halal.


5. Tips Bakwan Sowan Hadapi Tantangan dengan Bisnis Produk Sejenis

Bagi Bakwan Sowan mempersiapkan diri bisa menjadi salah satu menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis. Memiliki usaha frozen food, Angelina dengan cepat mengetahui cara yang tepat mengirimkan produk Frozen Foodnya ke luar kota. “Jadi bisa dibilang Bakwan Sowan cukup beruntung, sih karena kita itu pada tahun 2019 udah kenal Paxel atau udah tau gimana sih caranya kirim makanan ke luar kota,” terangnya.

Angelina mengatakan bahwa bisnisnya justru melonjak saat pandemi, karena ia sudah siap mengirimkan produknya ke luar kota dan diterima langsung di depan rumah pelanggan dengan layanan Sameday Delivery Paxel. Bahkan, Angelina pun bisa mengirim produknya dengan jenis Frozen Food tersebut hingga ke Makassar dengan Paxel.

6. Cara Bakwan Sowan Mempromosikan Produk

Dalam memasarkan produknya, Bakwan Sowan menggunakan Media Sosial hingga bekerja sama dengan Influencer. “Terus kita juga punya pasar yang lumayan spesial, kita punya pasar segmen ibu-ibu yang concern akan kesehatan dan lebih hati-hati dalam memilih produk,” jelasnya. Saat ini produk Bakwan Sowan bisa dipesan melalui aplikasi pesan WhatsApp dan Marketplace seperti PaxelMarket.

7. Tips Jitu Bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru ala Bakwan Sowan

Bakwan Sowan selalu memanfaatkan momen hari besar dengan membuat produk hampers, salah satunya seperti hampers Natal dan Tahun Baru. Meskipun produknya kurang umum digunakan sebagai hampers, bagi Angelina hal tersebut bisa menjadi diferensiasi yang unik dan baru dari variasi hampers yang sudah ada. Nah, berikut ini tips jitu bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru dari Angelina selaku owner Bakwan Sowan.

  • Memberikan Penawaran Menarik

Dalam menarik minat pelanggan, Angelina membuat produk hampers dengan penawaran atau promo menarik yang berbeda-beda di setiap momen hari besar. “Tiap tahun (momen hari besar) kita beda, biasanya ada yang Natal kita Free apa, Imlek kita ada Free apa, di Idul Fitri ada Free apa, beda-beda supaya gak bosan dan menarik terus,” ucapnya.

  • Mengirim dengan Jasa Pengiriman yang Tepat

Dalam menawarkan produk hampers, Angelina menyesuaikan pengemasan hampers dengan produknya dan mengirimnya dengan Paxel. Hampers dikemas menggunakan Goodie Bag yang dimasukkan ke dalam box dengan dihias menggunakan kertas kado, pita, dan greetings card.

Angelina mengatakan bahwa Paxel membantu bisnisnya maju, karena pengirimannya yang cepat dan bisa mengirimkan produknya Sameday, bahkan Instant sehingga aman sampai tujuan. Serta, memiliki Customer Empathy (Customer Service Paxel) yang sangat membantu dengan cepat tanggap saat terjadi kendala pengiriman.

  • Konsisten Menjaga Kualitas Produk dan Brand Image

Permintaan momen peak season tentu berbeda dengan hari-hari biasa yang akan lebih ramai. Bagi Angelina, tips menjalankan bisnis produk hampers adalah dengan jujur kepada Customer terlebih dahulu, setelah bisnis mengetahui berapa banyak hampers yang bisa dipenuhi. Hal tersebut pun akan membuat Customer mengerti dan bisa menjadi perbaikan bagi bisnis dalam memenuhi produk hampers kedepannya.

  • Mempersiapkan Bisnis Hampers Dari Jauh Hari

Bakwan Sowan mempersiapkan bisnis hampers Natal jauh-jauh hari dari momen hari besar tersebut tepatnya 3 bulan sebelum momen hari besar. “Persiapannya itu kita udah mulai dari bulan Oktober, kita udah mulai siapin packagingnya, stok packagingnya, produknya, sampai produksinya kita harus atur supaya bisa terpenuhi dengan baik,” jelasnya. Angelina juga mengatakan bahwa dalam mengantisipasi permintaan lonjakan Hari Natal adalah dengan memaksimalkan SDM.

Itulah tips jitu bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru atau Nataru dari Angelina selaku owner Bakwan Sowan yang bisa membantumu dalam memulai bisnis hampers. Yuk, ikuti cerita #PejuangOnline lainnya yang tak kalah menginspirasi!

#PejuangOnline | 16 Des 2022

Cumi Hitam Madura Pak Kris, Dari Pre-Order hingga Punya Banyak Cabang

Kamu pasti sudah tak asing dengan istilah pre-order, bukan? Sistem dalam bisnis dengan pembeli melakukan pembayaran terlebih dahulu dan produk akan dikirim kemudian dalam rentang waktu yang sudah ditentukan. Sistem ini sangat cocok digunakan saat ingin memulai bisnis, karena tak memerlukan modal yang besar. Seperti halnya, Pak Kris yang memulai bisnis Cumi Hitam Madura Pak Kris dengan sistem pre-order hingga bisnisnya semakin berkembang dan telah memiliki 6 cabang.

Penasaran dengan perjalanan Pak Kris membangun bisnisnya? Yuk, langsung saja ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline, Pak Kris dalam membangun dan mengembangkan bisnis Cumi Hitam Madura Pak Kris berikut di bawah ini.

1. Awal mula berdirinya Cumi Hitam Madura Pak Kris

Cumi Hitam Madura Pak Kris berdiri sejak tahun 2016 yang berlokasi di Jalan Galunggung 67J, Malang. Memiliki passion dalam memasak, Pak Kris memulai usaha Cumi Hitam Madura Pak Kris dengan berawal dari sistem pre-order hingga membuka outlet yang kini telah memiliki 5 cabang. “Sejak kecil memang memiliki passion di dapur sehingga saat 2016 jenuh kerja kantoran, maka diputuskan resign. Open PO awalnya, karena respon yang bagus, maka memberanikan diri open outlet,” jelas Christian Hadi atau akrab disapa Kris, pemilik Cumi Hitam Madura Pak Kris.

2. Pertama Kali Menemukan Resep Produk

Memiliki rasa lezat khas Madura, Cumi Hitam Madura Pak Kris berasal dari resep keluarga sejak beberapa generasi dan ia lestarikan. “Cumi hitam madura adalah kuliner warisan temurun di Madura sehingga resep ini telah ada di keluarga kami sejak beberapa generasi ke atas sebelum saya ada dan saya lestarikan,” ucap Pak Kris.


Ia juga mengatakan bahwa yang membuat produknya berbeda dan disukai pelanggan adalah cuminya yang fresh sehingga tintanya hitam pekat, kental dan gurih, serta memiliki tekstur yang sangat lembut. “Selain itu, kita juga punya cumi telor yang sangat jarang ada dimana-dimana, yaitu cumi hamil yang kami sortir dan masak sehingga saat dimakan ada telor cumi di bagian tengahnya,” lanjutnya.

3. Rahasia Mempertahankan Kualitas Produk Cumi Hitam Madura Pak Kris

Dalam mempertahankan kualitas produk, Pak Kris menjaga kualitas rasa dengan menggunakan cumi yang fresh hingga menjaga konsistensi takaran bumbu yang pas. “Kita sejak dulu selalu menggunakan cumi yang fresh dari nelayan dan belum kena es batu sehingga tinta cumi melimpah, tidak amis, dan gurih sempurna. Kita juga sejak dulu menggunakan takaran bumbu yang tergramasi dengan baik sehingga rasa akan selalu stabil,” terangnya. Saat ini Cumi Hitam Madura Pak Kris memiliki beragam menu cumi mulai dari nasi cumi telor, cumi kerang hingga frozen cumi.

4. Tips Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Konsisten menjadi kunci Pak Kris menghadapi tantangan selama berbisnis. “Konsisten, saya pake prinsip selama saya kerja pasti saya bisa makan dan menghidupi keluarga saya,” jawabnya saat ditanya cara menghadapi tantangan selama berbisnis. Dalam mengembangkan bisnisnya, ia mengatakan bahwa ingin membuat warung yang lebih estetik dan disukai oleh kaum milenial.

5. Cara Menyimpan Stok Produk

Pak Kris menawarkan produknya dalam bentuk matang dan frozen yang bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. “Bisa dua-duanya (matang dan frozen), tapi cumi hitam makin lama tersimpan di frozen setelah matang, akan semakin enak,” ucapnya.

6. Cara Cumi Hitam Madura Pak Kris Mempromosikan Produk

Dalam mempromosikan produknya, Pak kris memiliki alokasi budget promosi untuk influencer dan Ads seperti IG Ads dan Google Ads. “Tapi, yang paling efektif adalah menjaga cita rasa sehingga power mouth to mouth yang jalan,” lanjutnya.

Produk Cumi Hitam Madura Pak Kris dapat diorder melalui online di media sosial dan offline dengan datang langsung ke cabangnya. “Kita memiliki 2 cabang di Malang dan 4 cabang di Jakarta,” ucapnya. Saat ini satu cabang Cumi Hitam Madura Pak Kris sendiri bisa memenuhi orderan kurang lebih 200 porsi per hari.


7. Suka dan Duka dalam Menjalankan Bisnis

Suka dan duka telah dialami Pak Kris selama menjalankan bisnis Cumi Hitam Madura Pak Kris selama lebih dari 5 tahun. “Customer repeat order dan suka makanan kita tanpa kita tanya,” ucapnya yang membuat ia senang selama menjalankan bisnis. Adapun duka yang ia rasakan adalah saat situasi kuliner saat ini yang mengalami penurunan baik offline maupun online. Dalam melewati rasa duka, ia pun selalu menerapkan prinsip konsisten dalam bekerja.

Itu dia kisah cerita Cumi Hitam Madura Pak Kris dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya. Kamu bisa cobain lezatnya Cumi hitam Madura Pak Kris dengan order secara mudah di PaxelMarket ada Jaminan Makanan Aman. Yuk, ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya yang tak kalah keren untuk menambah motivasi dan inspirasi dalam memulai bisnis.

#PejuangOnline | 1 Des 2022

Kisah Bisnis Cuan'Q Hegar, Berawal dari Kesukaan hingga Menjadi Cuan

Peluang usaha bisa muncul dari mana saja, bahkan pada hal-hal didekatmu yang sering Kamu lakukan atau minati. Seperti Seller #PejuangOnline kali ini, Feri yang memulai usaha cuanki dari kegemarannya menikmati cuanki di pinggir jalan. Cuan’Q Hegar, usaha Feri menawarkan produk cuanki yang bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja dengan diorder secara online.

Penasaran dengan perjalanan Feri dari kesukaannya bisa menjadi cuan dengan membangun bisnis? Yuk, langsung ikuti saja kisah perjalanan usaha Cuan’Q Hegar berikut di bawah ini.

Awal Berdirinya Cuan’Q Hegar, dari Kegemaran Menjadi Cuan

Usaha Cuan’Q Hegar berawal dari kegemaran Feri menikmati cuanki di pinggir jalan dan menemukan cuanki yang memiliki rasa khas berbeda dari cuanki lain. “Singkat cerita karena pandemi penjualan penjual tersebut menurun, kami pun menjalin kerja sama untuk memasarkan produk cuanki yang sudah dikemas via online,” jelas Feri Sulistyanto, pemilik usaha Cuan’Q Hegar.

Feri memulai usaha Cuan’Q Hegar pada pertengahan September 2020 saat dirinya masih berstatus mahasiswa tingkat akhir dengan memanfaatkan waktu luangnya. Menjalani bisnis online pertamanya, Feri banyak mempelajari ilmu tentang bisnis dari platform online hingga forum jualan. “Karena yang kami pahami disamping produk yang bagus harus dibekali dengan ilmu atau pengetahuan, tentunya dalam hal jualan atau bisnis untuk mendapatkan hasil yang ditargetkan. Alhamdulilah, perlahan omzet meningkat, awalnya puluhan per minggu hingga (menjadi) ratusan per hari,” terangnya.

Makna Dibalik Nama Cuan’Q Hegar

Memiliki penulisan nama yang unik, nama usaha Cuan’Q Hegar terbentuk dari harapan pemilik bisnis dengan penamaan yang tetap sesuai pada produk yang ditawarkan. “Cuan sama dengan uang atau keuntungan, Q sama dengan aku, diharapkan menjadi sumber pencaharian atau penghasilan untuk kami. Jika disambung dan dibaca Cuan'Q bisa relate dengan produk yang menjadi best seller yaitu Cuanki,” ucapnya. Ia melanjutkan bahwa arti Hegar sendiri dalam pemaknaan Sunda memiliki arti senang, bersih, dan hal positif lainnya. Ia berharap konsumen akan merasa senang dan puas, setelah mengonsumsi produknya dalam keadaan bersih dan fresh.


Dua Hal Penting Bagi Cuan’Q Hegar Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk Cuan’Q Hegar, Feri selalu menjaga ciri khas rasa dan kebersihan dalam produknya. "Menjaga ciri khas rasa dan kebersihan, karena itu yang utama dalam produk makanan,” ucapnya. Ia juga melakukan inovasi produk dalam terus mengembangkan bisnisnya. "Menyajikan produk-produk baru yang mudah diterima oleh banyak orang, karena akan ada fase dimana orang mulai bosan atau jenuh dengan menu yang itu-itu saja,” ujarnya.

Selain Baso Cuanki, saat ini Cuan’Q Hegar asal Bandung ini memiliki berbagai varian produk mulai dari Baso Tahu dan Siomay isi tenggiri (bumbu kacang), Cimol Mozarella, serta Cilok Lemak Sapi (bumbu kacang).

Tips Cuan’Q Hegar Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Hal terpenting bagi Feri dalam menghadapi tantangan selama berbisnis adalah selalu menjaga kualitas rasa dan terus menambah ilmu. “Sebetulnya kami masih jauh dari kata sukses, tapi yang terpenting selain menjaga kualitas produk, kita harus terus mengupgrade ilmu terhadap siapapun. Salah satunya dengan mencari lingkungan atau berbagai forum dibidang yang sedang kita jalankan dan sebagainya." jelasnya.

Cara Simpan dan Kemas Produk Cuan’Q Hegar

Feri mengatakan bahwa produk Cuan’Q Hegar selalu dikirim dalam kondisi fresh dengan memiliki ketahanan produk selama 3 hari dalam suhu ruang. Ia juga membagikan tips dalam penyimpanan produknya agar tetap segar dan tahan lama. “Disarankan simpan dalam freezer tahan ±-14 hari atau kulkas ±-7 hari,” ucapnya.


Cara Mempromosikan Produk Cuan’Q Hegar

Feri mulai mempromosikan produk Cuan’Q Hegar melalui fitur Story di aplikasi pesan hingga masuk ke berbagai marketplace, salah satunya seperti PaxelMarket. "Awalnya via WhatsApp story, broadcast message, alhamdulillah beberapa teman yang ikut tertarik menjadi Reseller juga, mempromosikan di Instagram, DM satu persatu tentunya akun yang memiliki basic berjualan, dan masuk ke berbagai marketplace, salah satunya PaxelMarket,” ucapnya. Ia juga melakukan promo atau memberikan diskon pada event tertentu atau saat konsumen melakukan pembelian dalam jumlah banyak.

Duka Cuan’Q Hegar dan Cara Mengatasinya

Feri mengatakan bahwa duka yang ia alami selama menjalankan bisnis Cuan’Q Hegar adalah tantangan munculnya banyak produk yang serupa."Banyak produk serupa muncul, mengatasinya kembali lagi terhadap menjaga kualitas rasa dan menambahkan varian produk lainnya,” ucapnya.

Pesan Feri Untuk Seller yang Juga Sedang Mengembangkan Bisnis

Feri memberikan pesan untuk Seller yang juga sedang berjuang mengembangkan bisnisnya. "Pertama, yakin dengan apa yang sedang dikerjakan, untuk menumbuhkan keyakinan dan semangat bisa dengan belajar apalagi banyak sekarang konten-konten yang inspirasi dan edukasi. Harus selalu bersyukur berapapun hasil yang didapat, InsyaAllah akan menambah lebih dari sebelumnya, jangan lupa sedekah dan zakat jika sudah termasuk golongan yang diwajibkan untuk mengeluarkan. Kesimpulannya kita hanya berencana, usaha hasil kembalikan kepada Sang Pemberi Rizki.” Pesannya.

Itulah perjalanan Feri dalam membangun bisnis Cuan’Q Hegar yang berawal dari kesukaannya akan makanan cuanki. Kamu bisa ikuti kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya yang juga penuh inspirasi dan motivasi pada menu #PejuangOnline. Nikmati juga segarnya Cuan’Q Hegar dari Bandung dengan order di PaxelMarket yang ongkirnya FLAT dan ada Jaminan Makanan Aman.

#PejuangOnline | 23 Nov 2022

Kisah Bisnis Legendaris Otak-otak Selaras Bertahan Hampir 60 Tahun

Setiap pemilik bisnis tentu ingin bisnisnya dapat terus eksis dan bertahan lama. Salah satunya ada Otak-otak selaras yang tetap eksis sejak tahun 1964 dan menjadi salah satu kuliner legendaris di Bandung. Tentu bukanlah hal yang mudah dalam mencapai hal tersebut. Lantas, bagaimana perjalanan Oma dan Opa Yusman dalam membangun usaha Otak-otak Selaras?

Yuk, langsung saja intip rahasia Seller #PejuangOnline kali ini dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya hingga bisa bertahan selama hampir 60 tahun.

1. Awal Mula Menemukan Resep Otak-otak Selaras

Otak-otak Selaras merupakan salah satu kuliner legendaris di Bandung yang berdiri sejak tahun 1964. Usaha yang bermula di Jalan Pandu ini di rintis oleh Alamsyah Yusman dan Julianti K. Yusman atau akrab disapa Oma dan Opa Yusman.

Resep Otak-otak Selaras didapatkan dari resep turun temurun keluarga Oma Yusman. Dengan sedikit modifikasi, Oma Yusman berhasil memikat pelanggan dengan menawarkan cita rasa yang khas dan berbeda dari produk otak-otak lainnya.

2. Asal Usul Nama Otak-otak Selaras

Dikenal juga dengan nama Otak-otak Pandu, nama Otak-otak Selaras saat ini diberikan oleh seorang pelukis kartun majalah bahasa Sunda, Mangle yang saat itu merangkap sebagai pegawai/staf DAMRI dan kenalan Opa Yusman. Ia dimintai tolong untuk merancang etiket produk otak-otak dan memberi nama SELARAS. Ia menghasilkan lukisan garis-garis yang tidak terputus melambangkan rezeki yang tidak akan putus.

3. Rahasia Mempertahankan Kualitas Produk

Opa dan Oma Yusman mempertahankan kualitas dengan menjaga resep dan terjun langsung ke proses produksi selama hampir 60 tahun. “Bahkan, Opa berinovasi dengan menciptakan mesin khusus semi-otomatis untuk memproduksi ribuan otak-otak setiap harinya sehingga kualitas sangat terjaga karena meminimalisir kesalahan manusia saat membuat otak otak,” terang Mas Ray, cucu Opa & Oma Yusman, penerus otak-otak selaras generasi ke-4.


Dengan mempertahankan dan menjaga kualitas produk, rasa dan kualitas produk Otak-otak Selaras pun tetap sama dan tidak mengalami perubahan selama puluhan tahun yang membuatnya berbeda dan sangat diminati. “Terbukti dari adanya pelanggan yang sudah belasan bahkan puluhan tahun tidak mencoba Otak-otak Selaras karena pindah domisili, sekali mencoba langsung bisa bernostalgia ke masa lalu,” terangnya.

4. Tips Otak-otak Selaras Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Hal yang perlu ditingkatkan dalam mengembangkan usaha Otak-otak Selaras agar lebih maju kedepannya adalah membuat semua proses pembuatan otomatis sehingga produksi bisa lebih ditingkatkan, di mana hal tersebut merupakan mimpi Opa Yusman. “Untuk saat ini produksi kita tetap masih memakai tenaga manusia untuk memanggang otak-otak nya, jika lalai kadang ada otak-otak yang hangus,” ucap Mas Ray.

5. Cara Kemas dan Simpan Stok Produk

Selalu dalam keadaan fresh, otak-otak diproduksi setiap paginya dan dijual sehabisnya untuk mempertahankan kualitas produk. “Sehingga tidak pernah ada atau sangat jarang stok tersisa yang disimpan untuk besoknya,” lanjutnya.


Ray juga memberikan tips dalam penyimpanan produk Otak-otak Selaras agar tetap segar saat disantap dan juga tahan lama. “Simpan di tempat yang tertutup rapat, lalu simpan di chiller,” ucapnya.

6. Cara Otak-otak Selaras Mempromosikan Produk

Berdiri puluhan tahun dengan rasa dan kualitas rasa yang sama, Otak-Otak Selaras mempromosikan produknya dengan cerita nostalgia tentang produknya yang bertahan selama puluhan tahun dan keunikan produknya. “Namun, untuk di aplikasi online kita kadang mengikuti program yang diberikan seperti flash sale, diskon tanggal cantik dan sebagainya,” lanjutnya.

Memiliki satu toko selama puluhan tahun, Otak-otak Selaras bisa dipesan secara mudah dengan tersedia di hampir semua aplikasi atau platform online, salah satunya PaxelMarket. Meskipun hanya membuka satu toko, Otak-otak Selaras telah memiliki banyak reseller. “Hingga saat ini tidak dibuka cabang. Namun, reseller sangat banyak,” ucap Ray. Saat ini Otak-otak Selaras sendiri bisa memproduksi rata-rata 1.000 buah/hari.

7. Suka dan Duka dalam Menjalankan Bisnis

Bagi Ray, sukanya selama menjalankan bisnis kuliner Otak-otak Selaras adalah saat mendengar cerita pelanggan yang positif terhadap Otak-otak Selaras, “Berinteraksi langsung dengan pelanggan dan mendengar cerita mereka bahwa Otak-Otak Selaras tidak tergantikan adalah suatu hal yang membanggakan,” terangnya.

Adapun dukanya, Ray mengatakan saat pelanggan memberikan rating buruk, jika ada kesalahan sekecil apapun yang dialami. “Bahkan, sempat memaki-maki dikarenakan pengiriman lama akibat kesalahan kurir. Cara mengatasinya lebih ke memberikan pemahaman kembali kepada pelanggan seperti itu,” lanjutnya.

8. Pesan Untuk Seller yang Serupa

Menutup sesi wawancara, Ray memberikan pesan kepada Seller untuk selalu mengutamakan kualitas. “Jangan pernah mengorbankan kualitas demi kuantitas. Di jaman sekarang banyak pengusaha makanan yang hanya fokus untuk mencari uang namun melupakan kepuasan pelanggannya. Mereka lupa satu hal, yang mendatangkan uang itu para pelanggan.” Pesannya.

Itulah cerita perjalanan bisnis legendaris asal Bandung, Otak-otak Selaras yang semoga bisa menjadi inspirasimu dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Kamu juga bisa pesan Otak-otak Selaras dengan mudah di PaxelMarket dengan ongkir FLAT 15rb.

#PejuangOnline | 12 Nov 2022

Unik dan Berbeda, Mochi Gepeng Mollis yang Fresh dengan Cita Rasa Khas

Siapa di sini penggemar kue mochi? Pernahkah Kamu mencoba kue mochi yang unik, misalnya berbentuk gepeng? Mochi Gepeng Mollis merupakan usaha milik pasangan suami dan istri, Prisilia dan Tjahjadi, yang unik dan menarik dengan memiliki bentuk gepeng yang berbeda dari mochi pada umumnya. Serta, teskturnya yang lembut dan cita rasa yang khas.

Lantas, bagaimana awal mula Mochi Gepeng Mollis ini terbentuk? Yuk, ikuti perjalanan cerita inspiratif usaha Mochi Gepeng Mollis yang bisa bikin Kamu penasaran pingin cobain mochinya.

1. Awal mula berdirinya Mochi Gepeng Mollis

Mochi Gepeng Mollis asal Yogyakarta resmi berdiri pada 2 Januari 2020, setelah mendapatkan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Berdirinya Mochi Gepeng Mollis berawal dari Prisilia yang mencari kesibukan dengan membuat kue mochi dan membagikannya kepada teman-temannya. “Ternyata mereka suka dan cocok dengan mochinya. Lalu, mulai banyak teman-teman yang pesan untuk dibagikan lagi kepada teman-temannya. Sejak saat itu pesanan yang masuk semakin banyak dan saya memutuskan untuk mengembangkan usaha mochi ini,” terangnya.

2. Asal Usul Nama Mochi Gepeng Mollis

Penamaan Mochi Gepeng Mollis menggambarkan produk mochi yang ditawarkan. Prisilia mengatakan bahwa kata “Gepeng” dipilih karena bentuk mochi yang memang gepeng dan berbeda dari bentuk mochi pada umumnya yang berbentuk bulat. “Kata ‘Mollis’ kami temukan dalam bahasa lain yang artinya adalah lembut sesuai dengan ciri khas tekstur mochi kami yang sangat lembut,” lanjutnya.

3. Pertama Kali Menemukan Resep Produk Mochi Gepeng Mollis

Prisilia mengatakan bahwa resep Mochi Gepeng Mollis adalah warisan dari orang tuanya dan dimodifikasi untuk menemukan rasa dan tesktur yang pas. “Awal mula resep mochi ini adalah resep warisan dari orang tua saya, kemudian saya melakukan modifikasi untuk menyesuaikan rasa dan teksturnya, hingga terciptalah produk Mochi Gepeng Mollis saat ini,” jelasnya. Saat ini Mochi Gepeng Mollis memiliki varian rasa Original dan Wijen dengan 1 box berisi 10 pcs yang bisa dicampur varian rasa.


Berbeda dari mochi pada umumnya, Mochi Gepeng Mollis memiliki rasa khas mochi jadul jaman dulu dan lembut seperti Mochi Jepang. “Dari banyak testimoni yang kami terima selama ini, mereka mencari mochi kami karena mochinya enak, lembut, wangi, isian kacang yang banyak dan rasa manisnya yang pas,” ucapnya.

4. Rahasia dalam mempertahankan kualitas produk

Dalam mempertahankan kualitas produk Mochi Gepeng Mollis, Prisilia dan Tjahjadi selalu menggunakan bahan-bahan premium dan berkualitas, menjaga kebersihan dalam melakukan produksi, hingga turun tangan dalam proses produksi untuk menjaga kualitas mochi. “Selain itu, untuk menjaga kualitas mochinya, setiap mochi yang kami kirim ke pelanggan selalu mochi yang fresh, yang diproduksi di hari yang sama dengan tanggal pengirimannya. Oleh karena itu kami tidak ready stok, kami selalu melakukan produksi sesuai orderan yang masuk atau made by order,” lanjutnya.

Mochi Gepeng Mollis juga telah terjamin kualitasnya dengan memenuhi standar produk pangan yang berlaku dan memiliki sertifikasi izin PIRT yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. “Kami juga sudah lolos pemeriksaan di laboratorium dinas kesehatan daerah Sleman Yogyakarta dengan hasil yang memuaskan,” tambahnya.

5. Tips Menghadapi Tantangan Dalam Berbisnis

Selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan, menjaga kualitas produk yang dikirim dan juga ketepatan waktu pengiriman menjadi tips bagi Prisilia dan Tjahjadi dalam menghadapi tantangan selama berbisnis. “Tipsnya selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam segala hal untuk pelanggan yang di percayakan saat ini, karena dari setiap pelanggan yang ada itu bisa menciptakan pasar-pasar yang baru,” ucapnya.

Dalam terus mengembangkan bisnisnya, saat ini Prisilia dan Tjahjadi berusaha untuk bisa meningkatkan jumlah produksi harian sehingga bisa melayani jumlah orderan yang lebih besar lagi.

6. Cara Kemas dan Simpan Stok Produk Mochi Gepeng Mollis

Memenuhi pesanan dengan made by order, Prisilia dan Tjahjadi memproduksi saat pesanan masuk dan mengemas setiap mochi menggunakan plastik yang tertutup rapat dengan sealer agar higienis. “Saat ini kami melakukan produksi sesuai dengan pesanan yang masuk, oleh karena itu kami tidak ready stok,” lanjutnya.

Mereka juga menyarankan kepada pelanggan dalam menjaga produk Mochi Gepeng Mollis agar tetap fresh dan tahan lama. “Karena mochi hanya bertahan 3 hari disuhu ruang, agar mochi tetap fresh dan bertahan lama, kami menyarankan kepada pelanggan bila mochi tidak habis konsumsi untuk disimpan di freezer. Karena didalam freezer mochi kami bisa bertahan selama 1 bulan. Bila ingin dikonsumsi pada saat setelah dikeluarkan dari freezer bisa didiamkan disuhu ruang kurang lebih 90 menit, nanti mochi akan kembali kenyal dan bisa dikonsumsi,” terangnya.

7. Cara Mempromosikan Produk Mochi Gepeng Mollis



Prisilia dan Tjahjadi menawarkan dan mempromosikan produk Mochi Gepeng Mollis secara online melalui Instagram, Facebook, WhatsApp dan PaxelMarket. “Dan biasanya setiap order yang masuk melalui WA, IG dan FB yang tercover oleh Paxel kami akan sarankan untuk melakukan transaksi melalui PaxelMarket,” paparnya.

Disamping itu, ia juga mendapatkan strategi word-of-mouth dari para pelanggannya. “Selebihnya kami bersyukur sekali karena dari setiap pelanggan yang membeli mochi, mereka yang sering mempromosikan kepada teman-teman atau relasinya,” jawabnya.

Mochi Gepeng Mollis juga dipasarkan ke lebih banyak pelanggan melalui Reseller yang berada di banyak kota, seperti Jabodetabek, Bandung, Tegal, Kudus, Temanggung, Purwokerto, Semarang, Solo, Surabaya dan beberapa kota lainnya. Saat ini Mochi Gepeng Mollis bisa memenuhi orderan hingga 80 box atau 80 pcs mochi per harinya.

8. Suka dan Duka Dalam Menjalankan Bisnis

Mendapatkan testimoni dan respon positif dari pelanggan menjadi suatu kebahagiaan bagi Prisilia dan Tjahjadi selama menjalankan bisnis Mochi Gepeng Mollis. “Dari sini kami bisa mendapat banyak relasi baru, entah dari pelanggan, supplier atau reseller. Dan yang menjadi kebanggaan kami adalah pada saat Mochi Gepeng Mollis mulai menjadi salah satu jajanan dan oleh-oleh yang dipilih dari kota Yogyakarta,” terangnya.

Adapun duka yang dialami selama menjalankan bisnis adalah keterbatasan jumlah produksi harian Mochi Gepeng Mollis. “Karena keterbatasan jumlah produksi harian kami, sering kali kami merasa sedih bila kami harus menolak pelanggan yang mau membeli mochi kami. Untuk mengatasinya bila kota dari pelanggan masuk ke dalam coverage Paxel, kami menawarkan mochi kami untuk bisa dikirim,” lanjutnya.

9. Pesan Mochi Gepeng Mollis Untuk Seller yang Serupa

Menutup cerita perjalanan membangun dan mengembangkan bisnisnya, Prisilia dan Tjahjadi berikan pesan untuk Seller yang sedang mengembangkan bisnis kuliner. “Tetap lakukan yang terbaik, terus berinovasi dan jangan pernah menyerah. Selalu menjaga kualitas dan higienitas dari setiap produk yang dijual. Dan yang paling utama dari semuanya selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap proses yang harus dilewati.” Pesannya.

Itu dia perjalanan Prisilia dan Tjahjadi dalam membangun bisnis Mochi Gepeng Mollis yang unik dan berbeda. Kamu juga bisa ikuti perjalanan seller Pejuang Online lainnya di menu #PejuangOnline yang menginspirasi. Jangan lupa cobain juga lembutnya Mochi Gepeng Mollis dengan order online di PaxelMarket, ya.

#PejuangOnline | 6 Nov 2022

Pempek Een Palembang: Pempek dengan Menu Unik Pertama di Palembang

Siapa di sini penggemar Pempek khas Palembang? Berbeda dari yang lain, Pempek Een Palembang hadir dengan menawarkan produk kreasi pempek yang unik, lho! Memiliki rasa yang enak dan lezat, pempek dengan menu unik ini sudah dinikmati oleh banyak pelanggan dari berbagai kota.

Penasaran dengan menu unik Pempek Een Palembang? Yuk, ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline kali ini, Finka Tjandra, owner Pempek Een Palembang dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

1. Awal Mula Berdirinya Pempek Een Palembang

Pempek Een Palembang berdiri sejak tahun 2013 yang berlokasi di Kalidoni, Palembang. Usaha Pempek Een Palembang berawal dari ibunda Finka yang harus mencari nafkah, karena kondisi keluarga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. “Namun, uniknya kreasi ibu adalah produk unggulan kami pertama kalinya ada di Palembang.” lanjut Finka.

2. Asal Usul Nama Pempek Een Palembang

Bernama “Model Mini Een (Pempek Een Palembang)”, nama usaha tersebut didapatkan dari menu kreasi unik yang dihasilkan oleh sang Ibunda. “Model Mini Een (Pempek Een Palembang) tentu dinamai dari sang pelopor menu unik kami sendiri yaitu Model Mini, dari nama ibu sendiri yaitu Ibu Een,” terang Finka, tentang asal-usul penamaan bisnisnya. “Agar ada ciri khas unik tersendiri yang hanya dimiliki oleh merk dagang kami,” lanjutnya.

3. Pertama Kali Menemukan Resep Pempek Een Palembang

Resep produk didapat dari Ibunda Finka yang mencoba menemukan resep melalui trial dan error. “Mulai dari mencoba-coba membuat adonan dengan menambahkan resep sendiri hingga menjadi semakin enak dan unggul rasanya semakin sering dicoba,” ucapnya.

Pempek Een menawarkan menu unik yang berbeda dari yang lain sehingga hanya bisa ditemukan di Pempek Een. “Produk unggulan kami berupa Pempek Crispy Rumput Laut (garing dengan isi rumput laut di dalamnya), Model Mini (model bentuk unik dengan isi tahu di dalamnya), Model Mini Spesial (model unik dengan isi tahu dan udang di dalamnya) dan Pempek Adaan Jeletot (pempek bulet dengan irisan cabe rawit di dalamnya),” jelasnya. Selain menu unik tersebut, Pempek Een juga menawarkan menu khas Palembang lainnya berupa Pempek Adaan, Pempek Keriting, Pempek Lenjer Kecil, Pempek Telur Kecil, Pempek Tahu, Pempek Kapal Selam dan Tekwan.


4. Rahasia Mempertahankan Kualitas Produk
Finka menyimpan stok produk dalam freezer agar kualitas produk dapat tetap terjaga dan tetap dingin untuk pengiriman ke dalam maupun luar kota. Dalam menjaga kualitas produk, Finka sebagai owner juga terjun langsung untuk mengawasi proses produksi. “Kita sebagai owner tentu terjun langsung untuk mengawasi proses produksi, karena hanya dibantu 1 pegawai,” terangnya.

5. Tips Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Finka mengatakan bahwa banyak tantangan dalam berbisnis yang tentu dapat dilalui dengan konsistensi dan kegigihan. Ia juga terus berusaha untuk membuat pelanggan merasa puas dan meningkatkan pelayanan dari hari ke hari. “Mulai dari kesulitan ekonomi dan modal yang kami lalui dengan tabah dan keteguhan hati,” lanjutnya.

Dalam terus mengembangkan usaha Pempek Een Palembang, Finka memiliki banyak hal yang harus ditingkatkan. “Mulai dari fasilitas offline hingga operasional karyawan karena kami masih fokus di online saja. Kami juga memiliki menu catering untuk menambah portfolio penjualan kami,” terangnya.

6. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk

Finka menyajikan produk fresh yang dibuat setiap hari dan produk yang disimpan sebagai stok di dalam freezer untuk pengiriman ke luar kota. “Dikarenakan pempek merupakan makanan dari ikan tenggiri asli yang cukup rentan, maka kami menyimpannya di freezer khusus yang suhunya di bawah 0 derajat,” ucapnya.

7. Cara Mempromosikan Produk

Promosi Pempek Een Palembang diawali dengan menawarkan ke teman-teman terdekat dan juga promosi di media sosial Instagram. Finka juga mengatakan mengadakan diskon promo pada saat pertama kali buka toko di suatu platform jualan. “kami mengadakan promo diskon 10% all items, juga selalu mengikuti promo rekomendasi di setiap platform,” ucapnya.

Produk Pempek Een Palembang bisa didapatkan dengan pesan di berbagai platform online dan juga bisa dikunjungi secara offline. “Kami dapat dijumpai di toko offline kami di Palembang di Jalan Residen Abdul Rozak No 27C Palembang,” ucapnya.

8. Suka Duka Dalam Menjalankan Bisnis

Bagi Finka, hal yang ia suka dalam menjalankan bisnis Pempek Een adalah dapat menjual produk unik kreasi ibunda dan memperoleh penghasilan, serta pengalaman saat berbisnis. “Ibu kami sangat menyukai kreasi pempek uniknya sehingga sangat senang dan bangga dalam proses produksi dan penjualannya. Juga, tentunya menambah penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Duka pun juga dialami oleh Finka selama menjalankan bisnis dan ia atasi dengan terus semangat, kuat, dan gigih. “Dukanya tentu juga ada, yaitu kekurangan modal serta operasional karyawan. Kami mengatasinya dengan terus semangat, kuat dan gigih dalam menghadapi rintangan bisnis layaknya kehidupan,” lanjutnya.

9. Pesan Untuk Seller yang Menjalankan Bisnis Serupa

Ibunda Finka, Ibu Een. 

Menutup wawancara, Finka berbagi tips untuk Seller yang sedang menjalankan usaha. “Tips nya tetap semangat dan gigih dalam berusaha, berdagang serta berbisnis. Jangan patah semangat dan menyerah menghadapi ombak dan rintangan kehidupan. Teruslah berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Semangat terus untuk sesama pelaku UMKM Indonesia!.” pesannya semangat.

Itulah cerita perjalanan Pejuang Online Paxel, Finka, owner Pempek Een Palembang yang menawarkan pempek dengan menu atau varian unik pertama di Palembang. Kamu bisa nikmati pempek yang unik dan tentunya lezat ini dengan order di PaxelMarket lho! Ikuti juga kisah-kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya yang menginspirasi!

#PejuangOnline | 27 Okt 2022