Home / News & Promo / Product Packaging Design: Definition, Principles and How to Make It
Desain Kemasan Produk: Pengertian, Prinsip dan Cara Membuatnya

Product Packaging Design: Definition, Principles and How to Make It

Learn how to create attractive and effective product packaging designs for your business. Complete with design principles and 5 easy implementation steps.

Memasarkan produk sendiri itu banyak tantangannya. Terlebih lagi, ketika kamu belum menguasai soal desain kemasan produk. Namun, jangan khawatir! Kami akan menjelaskan caranya di sini.

Apa itu Desain Kemasan Produk?


Sumber gambar: unsplash.com

Desain kemasan produk merupakan sebuah aspek penting dalam dunia bisnis, khususnya di sektor manufaktur dan distribusi.Secara sederhana, desain kemasan adalah proses pembuatan dan pengembangan wadah atau pembungkus suatu produk.

Selanjutnya, kamu perlu paham juga bahwa desain kemasan memiliki peran ganda. Yang pertama, melindungi produk di dalamnya dan yang kedua menjadi media komunikasi pemasaran. Dari sisi perlindungan, kemasan harus mampu menjaga kualitas produk dari berbagai risiko seperti benturan, tekanan, atau perubahan suhu.

Sedangkan, dari sisi pemasaran, desain kemasan harus bisa menarik perhatian, memberikan informasi yang jelas tentang produk, dan menciptakan kesan yang baik sehingga mampu mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Jadi, desain kemasan produk adalah suatu proses kreatif yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang produk, target pasar, dan strategi branding. Desain kemasan yang baik seharusnya melindungi isi produk dengan efektif dan tetap berperan sebagai “wajah” dari produk tersebut.

Prinsip Desain Kemasan Produk

Desain kemasan produk merupakan elemen penting dalam menarik perhatian konsumen dan mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Berikut adalah beberapa prinsip desain kemasan produk yang perlu kamu perhatikan:

  1. Kejelasan pesan: Kemasan harus dapat dengan jelas menyampaikan apa produk tersebut dan merek apa yang membuatnya. Konsumen biasanya hanya menghabiskan beberapa detik untuk melihat satu produk di rak toko. Jadi, pesan yang disampaikan harus singkat, jelas, dan mudah dipahami.
  2. Daya Tarik Visual: Desain harus menarik dan mampu menonjol di antara produk lain di rak toko. Penggunaan warna, bentuk, dan gambar yang menarik dapat membantu mencapai tujuan ini.
  3. Keaslian: Desain kemasan harus unik dan berbeda dari pesaing. Kamu bisa berkreasi pada bagian bentuk kemasan atau elemen desain grafisnya.
  4. Kesesuaian: Desain kemasan harus sesuai dengan jenis produk di dalamnya. Misalnya, desain untuk produk anak-anak biasanya menggunakan warna cerah dan karakter kartun. Sedangkan produk mewah mungkin menggunakan bahan berkualitas tinggi dan palet warna yang lebih elegan.
  5. Fungsionalitas: Kemasan harus fungsional. Jadi, kamu harus mempertimbangkan cara produk akan dibuka, ditutup, dan disimpan.
  6. Kejujuran: Kemasan tidak boleh menyesatkan konsumen dengan menampilkan produk lebih baik atau lebih besar daripada kenyataannya.
  7. Keamanan: Kemasan harus mampu melindungi produk di dalamnya dari kerusakan selama transportasi dan penyimpanan.
  8. Informasi: Kemasan harus menyediakan informasi yang cukup tentang produk, termasuk instruksi penggunaan, bahan-bahan, tanggal kadaluarsa, dan informasi kontak produsen.

Dengan memperhatikan prinsip-prinsip ini, kamu dapat membuat desain kemasan produk yang sukses di pasaran.

Cara Membuat Desain Kemasan Produk dengan 5 Langkah Sederhana


Sumber gambar: unsplash.com

Membuat desain kemasan produk yang menarik dan efektif bisa menjadi kunci sukses dalam bisnismu. Jadi, coba terapkan 5 langkah sederhana ini:

1. Memahami Produk dan Target Pasar

Kenali produkmu dengan baik. Dengan kata lain, pahami ukuran, bentuk, dan karakteristiknya. Ini akan membantumu menentukan jenis kemasan yang tepat.

Selanjutnya, pahami siapa yang akan membeli produkmu. Apa yang mereka suka, apa yang mereka cari, dan bagaimana cara mereka berbelanja. Ini akan membantumu membuat desain yang relevan dengan kebutuhan mereka.

2. Menentukan Informasi Penting yang Harus Ada

Pastikan untuk memasukkan informasi dasar seperti nama produk, merek, dan bahan. Kemudian, jika produkmu membutuhkan instruksi khusus, pastikan untuk memasukkannya juga. Selanjutnya, sesuaikan dengan regulasi yang berlaku, terutama jika kamu menjual makanan atau produk kesehatan.

3. Memilih Warna, Font, dan Gambar

Pilih warna yang mencerminkan merek produkmu dan menarik perhatian target pasar. Kemudian, gunakan font yang mudah dibaca untuk memudahkan calon pembeli. Jangan lupa pilih gambar berkualitas tinggi yang relevan dengan produkmu.

4. Membuat Desain yang Sederhana dan Fungsional

Jangan membebani kemasan dengan terlalu banyak elemen desain. Desain yang sederhana seringkali lebih efektif untuk pemasaran. Yang terpenting, pastikan kemasan mudah untuk dibuka, ditutup, dan disimpan.

5. Menguji Desain

Buatlah mockup kemasan dan lihat bagaimana desainmu terlihat pada kemasan sebenarnya. Selanjutnya, coba minta pendapat dari orang lain, dan lakukan penyesuaian berdasarkan feedback yang mereka berikan.

Dengan mengikuti 5 langkah sederhana ini, kamu dapat menciptakan desain kemasan produk yang estetis, menarik, fungsional dan efektif dalam memikat perhatian konsumen serta menyampaikan informasi produk dengan jelas.

Nah, kalau desain kemasan produk kamu sudah oke, jangan lupa kirim produknya pakai Paxel bisa dikirim sameday atau nextday hingga dengan PaxelBig dan PaxelAmplop. Pasti cepat, pasti aman, pasti Paxel!

Related Article:
Reseller adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Berbisnisnya
Reseller: Definition, Types, and How It Works
Diambil dari data McKinsey, pasar reseller di Indonesia kini bernilai sekitar Rp2.043–Rp2.220 triliun. Tak heran, kamu sekarang melihat teman, kolega, bahkan perusahaan berlomba-lomba masuk ke industri ini karena menjadi reseller adalah bisnis yang menguntungkan. Jadi, apa sebenarnya reseller itu?Baca Juga: Mau Dapet Cuan dari Bisnis Dropship? Pahami Dulu Cara Kerjanya Apa itu Reseller? Pengertian reseller adalah orang atau perusahaan yang membeli produk dengan tujuan untuk menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi. Produk yang dibeli bisa bermacam-macam, termasuk barang maupun layanan. Reseller biasanya membeli produknya langsung dari pihak manufaktur untuk mendapatkan harga murah. Namun, reseller skala kecil juga bisa membeli produk dari pihak distributor yang mereka temukan di platform marketplace atau e-commerce asalkan punya akses ke konsumen yang mampu membeli produk tersebut dengan harga lebih tinggi.Baca Juga: Risiko Usaha Adalah Hal yang Perlu Diatasi, Bagaimana Caranya? Keberadaan reseller menguntungkan bagi manufaktur dan distributor karena reseller membantu mereka menjangkau pasar baru tanpa mengeluarkan biaya marketing sendiri. Oleh karena itu, manufaktur mau melepas barang dengan harga reseller yang biasanya berada di bawah harga pasar. Apa Beda Reseller dengan Dropshipper? Serupa tapi tak sama, reseller bekerja dengan membeli barang dari manufaktur atau distributor (kulakan) terlebih dahulu sedangkan dropshipper tidak. Jadi, reseller mengelola sendiri stok barang tetapi dropshipper bergantung sepenuhnya pada supplier. Tentu saja, hal ini membuat reseller harus punya modal dulu sebelum bisa menjalankan usaha. Namun, yang perlu digarisbawahi, praktik reseller biasanya lebih aman karena semua alur penjualan produk berada di bawah kendali sendiri.Baca Juga: Apa itu Top of Mind? Ini Pengertian dan Strateginya! Apa Jenis-jenis Reseller? Ada beberapa jenis reseller jika dilihat dari skala bisnisnya: Wholesaler yang biasanya merupakan perusahaan skala besar yang membeli produk dalam jumlah besar langsung dari manufaktur kemudian menjualnya lagi ke outlet retail. Distributor juga mengambil produk langsung dari manufaktur, tetapi pola geraknya biasanya lebih bebas. Mereka bisa menjual produk ke wholesaler maupun retailer. Retailer adalah jenis reseller yang langsung menjual produk dalam jumlah kecil ke konsumen. Retailer bisa berupa toko kelontong maupun orang per orang yang berhubungan langsung dengan konsumen. Bagaimana Cara Jadi Reseller? Siapapun, termasuk kamu, bisa jadi reseller dengan mengikuti langkah-langkah ini: Pertama, kamu harus menentukan niche atau bidangmu terlebih dahulu. Misalnya, kalau kamu suka kopi, kamu bisa memilih ini menjadi bidang usahamu. Jadi, kamu hanya akan berjualan produk yang berkaitan dengan kopi. Setelah memilih bidang usaha, kamu harus mulai mencari supplier. Cari info di kotamu, apakah ada supplier kopi yang bisa kamu akses langsung dengan harga yang murah. Jika tidak ada, ini justru merupakan kesempatan emas. Kamu bisa menelusuri internet, seperti Google Search atau marketplace, untuk mencari supplier kopi terpercaya dan mulai menjualnya ke pasar lokal. Jangan hanya mencari satu supplier saja. Buat daftar supplier yang potensial agar kamu bisa memeriksa terlebih dahulu semua opsimu. Kemudian coba pesan produk mereka untuk membandingkan kualitas produk, durasi pengiriman, dan harga. Sebaiknya, kamu tidak hanya fokus pada harga yang murah karena kualitas produk dan keberadaan barang akan sangat memengaruhi hasil jualanmu. Setelah itu, mulailah membangun stok jualanmu sendiri. Jika kamu tidak yakin, kamu bisa membeli produk dalam jumlah sedikit untuk melakukan tes pasar terlebih dahulu. Jika barang yang kamu jual tidak punya batasan harga, maka kamu bebas menentukan harga jual sendiri. Caranya, naikkan saja harga produk 20–30% dari harga belinya. Ini memastikan jualanmu tetap untung dan konsumen tidak kabur karena harga jual yang terlalu mahal. Selain reselling di area lokal sekitarmu, kamu juga bisa jadi reseller online. Pilihlah e-commerce atau marketplace yang pricing-nya friendly dan belum punya seller yang berjualan barangmu agar kamu tidak terjebak dalam kompetisi banting harga. Kamu juga bisa jualan di media sosial dan menjangkau lebih banyak lagi konsumen. Apa yang Perlu Diperhatikan untuk Menjadi Reseller? Pengiriman barang adalah hal penting yang perlu diperhatikan ketika kamu ingin jadi reseller. Kamu butuh jasa pengiriman barang yang cepat dan aman untuk memastikan orderanmu dari manufaktur sampai ke tokomu dalam keadaan utuh. Selain itu, kalau kamu berencana berjualan online, pengiriman barang juga akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan.Baca Juga: Pengiriman Same Day untuk Bisnismu, Cepat dan Nggak Ribet Untuk persoalan ini, percayakan semua pada Paxel, jasa pengiriman yang selalu memastikan barangmu sampai dengan cepat dan aman. Reseller juga tidak perlu repot cek ongkir, cek resi, dan tracking paket karena semuanya sudah bisa dilakukan langsung di satu aplikasi saja. Nah, jadi reseller adalah bisnis yang cukup mudah dan menguntungkan ketika kirim barangnya pakai Paxel.
21 Sep 2026
Apa itu Promo? Ini Pengertian, Fungsi, dan Caranya
What Is a Promotion? Definition, Functions, and How It Works
Untuk menjawab apa itu promo, kamu harus kenalan dulu sama dunia marketing. Promo adalah aktivitas marketing yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan awareness, interest, dan memengaruhi keputusan membeli dari calon pelanggan. Bagaimana penjelasan lengkapnya?Baca Juga: Awareness: Artinya, Jenisnya, Manfaatnya, dan Cara Membangunnya Apa itu Promo? Promo adalah semua aktivitas yang berguna untuk menyampaikan informasi dan value produkmu kepada calon pelanggan agar mereka bisa membelinya. Kegiatan promo bertujuan untuk menarik minat pelanggan dan memengaruhi pengambilan keputusan mereka. Aktivitas promosi dalam sebuah usaha biasanya mencakup iklan, public relation, komunikasi langsung, dan skema diskon yang ditawarkan pada pelanggan. Hal ini dilakukan secara berkala agar orang membeli produkmu. Promo bisa dilakukan via media cetak, televisi, online channel, maupun komunikasi personal antara sales dan pelanggan. Jika kamu melakukan aktivitas ini dengan rutin, maka produkmu akan lebih mudah diingat oleh pelanggan ketimbang produk yang sama sekali tidak pernah melakukan promosi.Baca Juga: 70 Kata-Kata Promosi Makanan Paling Lengkap Apa saja yang Harus Ada dalam Promosi? Ketika hendak melakukan kegiatan promo, maka kamu harus memastikan bahwa promosimu sudah menyampaikan beberapa hal ini kepada calon pelanggan: Promosi harus memberikan informasi tentang produkmu. Dengan kata lain, promo menyampaikan deskripsi produk, kegunaannya, harga, dan unique selling point-nya. Promosi harus mengandung kata-kata (copywriting) yang mendorong pembaca untuk membeli, berlangganan, atau klik link menuju landing page dari produkmu. Promo harus dilakukan secara konsisten untuk membangun brand image di benak calon pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan lebih ingat produkmu ketimbang produk kompetitor. Apa Beda Diskon dan Promo? Diskon adalah salah satu cara promo. Promo tidak selalu menawarkan diskon. Diskon adalah strategi pemasaran di mana bisnis biasanya menghadirkan potongan harga dengan cara atau jangka waktu tertentu agar calon pelanggan merasa lebih tertarik untuk membeli produk. Promo tanggal kembar yang tersedia di marketplace biasanya mencakup sejumlah diskon besar-besaran bagi banyak produk.Baca Juga: Cara Menghitung Diskon: Rumus, Jenis, dan Strategi Agar Tetap Untung Namun, bukan itu saja cara promo. Kalau tidak ingin menawarkan diskon, bisnis juga bisa menawarkan paket beli dua gratis satu maupun menambah garansi untuk membuat pelanggan tertarik membeli produk. Kenapa Harus Bikin Promo? Bisnis harus rajin bikin promo karena aktivitas ini bisa membantumu untuk menjangkau pasar baru, mempertahankan posisimu di pasar yang sudah ada saat ini, serta membuat usahamu berkembang dengan pesat. Ini beberapa alasan lain kenapa kamu harus mulai rutin membuat promosi: Produk yang dipromosikan secara rutin akan jauh lebih mudah diingat. Visibilitas ini bikin calon pelanggan lebih condong memilih produkmu saat mereka mau belanja. Selain itu, visibilitas yang bagus juga memberi bisnismu keunggulan dibanding kompetitor. Promo bisa memicu rasa penasaran terhadap produkmu. Iklan atau penawaran menarik bakal bikin orang penasaran dan tertarik mencoba, sehingga permintaan produkmu pun ikut melonjak. Promosi yang efektif bisa menyampaikan citra produk secara efektif di mata pelanggan. Lewat promo, kamu bisa menonjolkan nilai-nilai produkmu misalnya kredibilitasnya, keandalannya, atau harganya yang ramah di kantong. Cara-cara Promo Efektif dalam Bisnis Biar anggaran promosi tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa cara promo efektif yang bisa kamu terapkan langsung ke bisnismu: Flash Sale: Promo khusus dalam durasi waktu terbatas (misalnya hanya 2 jam atau 1 hari) ampuh memicu efek FOMO (Fear of Missing Out) agar calon pelanggan lekas checkout tanpa menunda-nunda. BOGO (Buy One Get One): Kamu bisa menggabungkan produk utama dengan produk pelengkap dalam satu harga paket hemat, atau tawarkan promo beli satu gratis satu. Strategi ini sangat ampuh menaikkan nilai rata-rata transaksi per pembeli sekaligus mempercepat perputaran stok barang. Promo Bersyarat (Threshold Offer): Cobalah menerapkan syarat minimal belanja, seperti "Gratis Ongkir minimal belanja Rp100.000" atau "Cashback untuk pembelian di atas Rp200.000". Cara ini efektif memancing pembeli menambah produk lain ke keranjang belanjanya. Program Loyalitas Pelanggan: Kamu bisa memberikan promo eksklusif untuk pelanggan setia, seperti poin reward belanja, voucher ulang tahun, atau diskon khusus repeat order. Ini membuat pelanggan merasa diapresiasi dan betah belanja kembali. Giveaway: Kamu bisa mengadakan giveaway di media sosial untuk mengajak audiens berinteraksi. Langkah ini efektif memperluas jangkauan pasarmu ke calon pelanggan. Nah, apapun promonya, jangan lupa kirim barangnya pakai Paxel yang pasti cepat dan pasti aman. Selain layanannya yang kilat, Paxel juga bikin bisnismu lebih lancar karena kamu bisa cek biaya pengiriman, cek resi dan lacak paket langsung dari satu aplikasi saja. Praktis kan? Nggak perlu lagi bertanya-tanya apa itu promo, langsung eksekusi aja rencanamu bersama Paxel.
20 Sep 2026
Cobain 7 Makanan Khas Medan yang Autentik, Lengkap dengan Harganya
Try 7 Authentic Medan Specialties, Complete with Prices
Medan is one of the cities in Sumatra known for its rich culinary culture with bold and diverse flavors. The influence of Malay, Batak, Chinese, and Indian cultures gives Medan’s traditional food a unique character, ranging from savory and spicy dishes to sweet treats that are perfect as souvenirs. If you are visiting Medan, do not only try its main dishes. There are also many snacks and local souvenirs from Medan that you can bring home for family or friends. Read More: 8 Popular Lampung Souvenirs and Their Prices 7 Authentic Foods from Medan Here are some must-try foods from Medan, complete with their estimated price range. 1. Bika Ambon Bika Ambon is one of the most popular traditional foods from Medan and is often bought as a souvenir. Although it has “Ambon” in its name, this cake is actually strongly associated with the city of Medan. Bika Ambon has a chewy texture with its signature honeycomb-like holes inside. It has a sweet taste with a strong aroma of pandan and kaffir lime leaves. Besides the original flavor, there are now many variants available, such as cheese, chocolate, and pandan. Bika Ambon generally has a shelf life of a few days, so it is best consumed soon after purchase. The price usually starts from around Rp30,000 to Rp70,000, depending on the size and brand. 2. Soto Medan Soto Medan is one of Medan’s signature dishes that is perfect for those who love soup-based meals. Unlike soto from other regions, Soto Medan has a yellow broth with a fairly thick texture because it uses coconut milk and various spices. Usually, Soto Medan is served with pieces of chicken or beef, boiled egg, potatoes, and perkedel. The broth has a savory taste with a strong spice aroma. Soto Medan is best enjoyed fresh because it is not a long-lasting dish. A portion of Soto Medan usually costs around Rp20,000 to Rp40,000, depending on the place and choice of toppings. Baca Juga: Same Day Delivery for Your Business, Fast and Hassle-Free 3. Bolu Gulung Meranti Bolu Gulung Meranti is one of Medan’s most well-known souvenirs among tourists. This rolled cake has a soft texture with various filling options, such as cheese, chocolate, and mocha. One of the main attractions of Bolu Gulung Meranti is its generous filling, making it perfect to enjoy with family. 4. Lontong Medan Lontong Medan is a traditional Medan dish that is often eaten for breakfast. This dish usually consists of rice cakes served with vegetable curry, chili sauce, egg, tofu, tempeh, and various side dishes. The broth has a savory taste and is rich in spices. Each seller may also have different variations of side dishes and seasoning, making the experience of trying Lontong Medan quite diverse. The price of Lontong Medan is relatively affordable, usually around Rp15,000 to Rp30,000 per portion, depending on the choice of side dishes. 5. Mie Gomak Mie Gomak is a traditional Batak dish that is quite popular in Medan and North Sumatra. This dish uses thick noodles that look somewhat similar to spaghetti. Mie Gomak can be served either with broth or as a fried noodle dish. One of its distinctive characteristics is the use of andaliman, which gives the dish a spicy and slightly numbing sensation. The price of Mie Gomak is usually around Rp15,000 to Rp30,000 per portion. This dish is worth trying for anyone who wants to experience the distinctive taste of Batak cuisine. Baca Juga: Send Large Packages Affordably with PaxelBig Delivery Service 6. Durian Pancake For durian lovers, Durian Pancake is one of Medan’s signature treats that should not be missed. This food is made with durian flesh wrapped in a thin and soft pancake skin. Its sweet taste and strong durian aroma are the main highlights of this dessert. Durian Pancake is usually stored frozen to maintain its quality and texture. The price of Durian Pancake varies, starting from around Rp30,000 to Rp100,000 or more, depending on the size, quantity, and quality of the durian used. 7. Arsik Arsik is one of the most well-known Batak dishes, famous for its use of fish and strong spices. Carp is the most commonly used fish for making Arsik. Arsik seasoning usually uses various traditional spices, including andaliman, resulting in a savory, spicy, and aromatic taste. Arsik is often served during family gatherings or special celebrations, but it can also be found in Batak restaurants in Medan. The price of Arsik usually ranges from Rp30,000 to Rp60,000 per portion, depending on the size of the fish and the restaurant. Read Also: Recommended Makassar Souvenirs You Must Try Do not choose a delivery service carelessly. With the right service, your favorite food can arrive quickly and safely, even when sent to another city. Now, sending food is more practical with Paxel. You can also check the shipping cost before sending and track your package until it reaches the destination. So, when you want to send food without hassle, just #PaxelinAja.
31 Aug 2026
Paxel Open