Temukan cerita menginspirasi mereka
tags "pejuang online paxel" 10 hasil ditemukan.

Dibalik KAMI, Bisnis Tas Fashion Wanita yang Terus Berkembang

Tak hanya sebagai kebutuhan primer, saat ini fashion sudah menjadi kebutuhan artistik bagi banyak orang. Dalam memenuhi kebutuhan fashion tersebut, dua sahabat asal Surabaya membangun bisnis tas fashion wanita dengan desain dan kualitas terbaik bernama KAMI.

Konsisten berkembang hingga saat ini, yuk, ikuti perjalanan #PejuangOnline kali ini, Michelly dan Livia dalam mengembangkan usaha bisnis fashion bernama KAMI.

Berawal Dari Dua Sahabat yang Memiliki Visi Serupa

KAMI merupakan usaha tas fashion wanita asal Surabaya yang berdiri pada bulan Mei 2019. Kehadiran KAMI bermula dari dua sahabat yang memiliki visi serupa untuk membangun sebuah bisnis yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. Michelly dan Livia memulai usaha tas fashion bernama KAMI dengan berjualan secara online di rumah.


Memperluas Bisnis dengan Membuka Toko Offline

Meski belum lama berdiri, KAMI terus berkembang dengan membuka toko offline untuk memperluas bisnisnya. Tepatnya pada tahun 2022, KAMI membuka toko offline pertamanya yang terletak di Jakarta Utara. “Pada Agustus 2022 di tengah situasi pandemi yang masih belum menentu, KAMI dengan penuh keyakinan memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis dengan membuka store pertama KAMI yang berada di By The Sea Mall, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara,” ucap Michelly.

Setelah membuka toko offline pertamanya di Jakarta, Michelly mengungkapkan bahwa akan membuka toko offline yang kedua di Surabaya. “Pada September 2023, KAMI akan membuka store kedua kami di Surabaya dalam bentuk Pop Up store di Tunjungan Plaza 6 Lantai 2,” ungkapnya.


Stok Produk Habis dalam Hitungan Menit

Dalam terus mengembangkan bisnisnya, KAMI juga melakukan berbagai kolaborasi yang menarik. Pada Januari 2023, KAMI berkolaborasi dengan brand lokal sepatu dan berhasil menjual habis produk kolaborasinya dalam hitungan menit setelah diluncurkan hingga menjadi produk terlaris sampai saat ini. “Tepat pada waktu Chinese New Year, KAMI melakukan debut kolaborasi bersama dengan local brand sepatu yaitu ATTERA. Hasil dari kolaborasi pertama KAMI sangat diluar ekspektasi sampai membuat stok habis setelah beberapa menit launching dan bahkan produk kolaborasi tersebut masih menjadi produk best selling KAMI hingga sekarang,” terang Livia.


Selain melakukan kolaborasi dengan brand lokal fashion sepatu, KAMI juga berkolaborasi dengan public figure, Anissa Aziza. “Pada Juli 2023 KAMI kembali mengadakan project kolaborasi dengan public figure yaitu Anissa Aziza dengan model tas yang mempresentasikan style dari Anissa Aziza,” lanjutnya.


Konsisten Menawarkan Fashion Tas Wanita dengan Desain dan Kualitas Terbaik

Dalam menarik pelanggan, KAMI menawarkan produk dengan harga yang relatif mudah dijangkau oleh semua kalangan, desain yang timeless dan trendy, serta kualitas terbaik. “KAMI yakin akan selalu menjadi terdepan dalam industri tas dan selalu menjadi pilihan masyarakat,” ucap Michelly.

Saat ini KAMI menawarkan berbagai varian produk tas fashion wanita mulai dari sling bag, shoulder bag, tote bag, top handle bag hingga tas laptop. Pelanggan bisa mudah mendapatkan produk KAMI baik secara offline maupun online yang tersedia di berbagai platform belanja online.


Memanfaatkan iklan digital, branding yang kuat, dan kekuatan mulut ke mulut membuat produk KAMI banyak di order di berbagai platform Marketplace. Dalam mengirimkan produknya dengan aman dan cepat, KAMI mempercayakan pengiriman Paxel sebagai pilihan pengiriman produknya. “Selalu aman dan cepat, apabila ada kendala, asuransinya mudah untuk diklaim, serta kurir yang selalu baik dan ramah,” ucap Michelly, yang sudah berlangganan dengan Paxel sejak sebelum menjadi owner bisnis.

Membangun Kerjasama Tim yang Solid dalam Membangun Bisnis

Tak selalu berjalan mulus, setiap bisnis terkadang menemui tantangan dan bahkan rintangan. Bagi bisnis fashion KAMI, membangun kerjasama tim yang solid menjadi cara menghadapi tantangan dalam berbisnis. “Membangun kerjasama tim yang solid sehingga setiap masalah dan tugas dapat didiskusikan dan didelegasikan kepada masing-masing divisi dengan baik,” terang Livia.

Dalam mengembangkan usaha KAMI agar lebih maju kedepannya, KAMI akan terus berinovasi dengan selalu memberikan produk yang terbaik. “Dengan menciptakan produk-produk dengan desain dan kualitas yang terus diperbaharui,” ucapnya.


Suka dan Duka selama Menjalani Bisnis Fashion KAMI

Melihat pelanggan merasa puas terhadap produk yang ditawarkan menjadi kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi setiap pemilik bisnis, termasuk KAMI. Suka dan duka dilalui oleh Michelly dan Livia selama menjalani bisnis. “Dukanya adalah ketika produk kehabisan dan customer harus menunggu lama untuk restock,” lanjut Michelly. Mengatasi hal tersebut, KAMI mempercepat proses produksi dan meningkatkan jumlah produksi.

Tips KAMI untuk Seller yang Menjalankan Bisnis Fashion

Bagi owner KAMI, konsisten dan yakin merupakan hal yang harus dilakukan untuk melangkah dan membangun sebuah bisnis. “Just do it! Lakukan dulu aja secara konsisten dan dengan penuh keyakinan, niscaya pasti akan membuahkan hasil.” pesannya.

Itulah perjalanan dua sahabat menginspirasi, Michelly dan Livia dalam membangun dan mengembangkan bisnis tas fashion wanita bernama KAMI. Kamu juga bisa ikuti kisah inspiratif Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline. Yuk, kirim produk fashion pasti aman pakai Paxel yang dilengkapi asuransi pengiriman hingga klaim paket yang cepat.

#PejuangOnline | 20 Sep 2023

Combro Maknyusss dengan Kemasan Frozen yang Selalu Dibuat Fresh

Mana nih #SahabatPaxel penggemar jajanan Combro? Jajanan tradisional khas Sunda yang punya rasa gurih dan juga pedas. Kini jajanan combro bisa Kamu nikmati di mana dan kapan saja lho dengan tersedia dalam bentuk frozen. Seperti Combro Maknyusss yang selain menyajikan dalam bentuk matang juga berinovasi merilis combro kemasan frozen yang tetap fresh saat dinikmati.

Yuk, ikuti kisah perjalanan Chelsia dalam membangun dan mengembangkan bisnis Combro Maknyusss berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Combro Maknyusss

Didirikan pada masa pandemi di tahun 2020, Combro Maknyusss berawal dengan menawarkan combro buatan orang tua Chelsia kepada teman-temannya. “Orang tua saya gemar membuat cemilan di rumah, salah satunya combro. Kami mencoba menawarkan dari teman ke teman produk combro kami ternyata cukup digemari,” ucap Chelsia, pemilik Combro Maknyusss.


Lalu, Chelsia mulai menawarkan produknya secara online melalui marketplace, salah satunya PaxelMarket. Saat ini Combro Maknyusss telah memiliki online outlet di beberapa area Jakarta. “Kami memiliki 3 online outlet, di Kelapa Gading, Gandaria & Kemang (coming soon). Lokasi produksi kami masih di Kelapa Gading,” jelasnya.

2. Asal Usul Nama Combro Maknyusss

Nama combro Maknyusss ditemukan oleh sang owner yang sesuai dengan produknya dan tetap menarik. “dimana waktu mencari nama yang sesuai untuk produk dan brand, kami usahakan tetap menarik, namun tetap mempertahankan aspek tradisional dan cita rasa yang enak. Oleh karena itu nama Maknyusss muncul,” terang Chelsia.


Berbeda dengan penjual combro pada umumnya, Chelsia merintis produk combro dengan dikemas spesial dan memliki varian produk dalam bentuk frozen sehingga dapat dinikmati di mana dan kapan saja. “Combro ini cemilan tradisional yang khas berasal dari Jawa Barat. Hanya saja combro yang ada di pasaran pada saat ini belum secara spesial dikemas dan diproduksi oleh penjual2 lainnya. Kami juga merintis produk combro frozen yang pada awalnya belum dijual di pasaran,” terangnya.

3. Awal Mula Menemukan Resep Produk

Resep combro Maknyusss berawal dari camilan yang dibuat oleh orang tua Chelsia, lalu Chelsia mencoba menemukan resep yang pas untuk diproduksi berdasarkan feedback dari orang terdekatnya dan juga pelanggannya. “Lalu, owner mencoba trial and error beberapa kali berdasarkan feedback dari keluarga, teman maupun customer pada awalnya hingga kami mendapatkan resep yang kami anggap sudah ok untuk dijadikan patokan produksi,” jelasnya.


4. Rahasia Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk, Chelsia memilih bahan baku yang berkualitas, menjaga kebersihan area produksi hingga terjun langsung mengawasi proses produksi. “Dimulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, yang fresh dan langsung diproduksi. Kebersihan area produksi juga harus selalu terjaga. Owner hingga saat ini masih terus terjun untuk mengawasi proses produksi,” terangnya.

5. Tips Menghadapi Tantangan selama Berbisnis

Konsisten dan berusaha untuk terus berkembang menjadi kunci bagi Chelsia dalam menghadapi tantangan selama berbisnis. “Segala usaha harus terus menerus ditekuni, tetap dijalankan dengan konsisten dan berupaya untuk terus berkembang lebih dan lebih,” ucapnya. Dalam mengembangkan usaha Combro Maknyusss, Chelsia mengatakan ingin memperluas penjualan produknya di Jabodetabek dan luar Indonesia (khususnya Pulau Jawa). “Kemudian kami sedang dalam tahap meningkatkan packaging produk frozen kami agar lebih baik lagi,” lanjutnya.

6. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk

Combro maknyusss menyajikan produk yang siap santap dan juga dalam bentuk kemasan frozen yang selalu fresh dengan memperhitungkan produksi harian. “Kebanyakan produk kami dibuat fresh baru dibekukan sehingga kami selalu berusaha memberikan produk yang terbaru walaupun sudah dikemas frozen. Pada dasarnya kami selalu ada perhitungan produksi harian sehingga produk frozen kami pun selalu fresh dan tidak pernah tersimpan lama dalam freezer,” ucapnya.

Dalam menjaga pelanggan tetap setia, meningkatkan packaging dan kemasan produk menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan. “Kualitas dan rasa harus diperhatikan agar tetap konsisten disamping juga meningkatkan packaging dan kemasan produk,” jelasnya. Selain combro, Combro Maknyusss memiliki beragam produk mulai dari misro, yambro, yambro mala, arem-arem, pepes, teri kacang, nasi bakar dan krupuk amplang.


7. Cara Mempromosikan Produk Combro Maknyusss

Chelsia mengatakan bahwa produknya lebih banyak dipromosikan melalui media sosial seperti Instagram dan juga berbagai Marketplace maupun Layanan pesan antar makanan. Disamping itu, ia juga memasarkan produknya dengan membuka cabang online outlet dan memiliki Reseller. “Kami hanya memiliki cabang outlet di Gandaria dan Tanjung Duren (akan pindah ke Kemang soon). Untuk Reseller kami juga ada di Surabaya,” jawabnya.


8. Suka dan Duka dalam Menjalankan Bisnis

Produk yang disukai pelanggan dan mendapatkan feedback positif merupakan kepuasan tersendiri bagi Chelsia dalam menjalankan bisnisnya. “Owner selalu giat berusaha untuk belajar dan mencoba mengembangkan usaha dari nol untuk dapat berjalan lebih pesat lagi ke depannya.Merupakan kepuasan bagi kami apabila produk kami mendapatkan feedback yang positif dari para customer kami,” jelasnya.

Tak semata-mata hanya mencari keuntungan, proses menjadi lebih baik selama menjalankan bisnis adalah hal terpenting bagi Chelsia selama menjalankan bisnis. “Berbisnis tidak hanya semata-mata untuk mencari keuntungan semaksimal mungkin, tapi bagaimana kami belajar dan berkembang untuk menjadi lebih baik lagi hari demi hari. Tidak semua outlet yang kami buka juga selalu ramai dibeli pengunjung, tidak semua juga memberikan feedback yang baik, namun juga ada banyak customer yang terus menjadi pelanggan dan terus memberikan feedback yang baik,” jelasnya.

Itulah perjalanan kisah Combro Maknyusss dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya yang dimulai sejak masa pandemi lalu. Kamu bisa nikmati Combro Maknyusss dengan order online di PaxelMarket pada aplikasi Paxel. Nikmati ongkir FLAT 10rb sampai berat 5 kg se-Jawa dan Bali. Ikuti juga perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

#PejuangOnline | 5 Feb 2023

Makna Hari Kartini bagi Seller, beserta Perjuangannya Membangun Bisnis

Memperingati Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan berdaya dengan salah satunya lewat membangun bisnis. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2021, ada sebanyak 64,5 persen dari total UMKM di Indonesia dibangun oleh perempuan. Ada banyak Brand Lokal saat ini yang dikelola oleh perempuan dan turut berkontribusi terhadap perekonomian bangsa.

Lantas, apa arti Hari Kartini bagi para Seller UMKM? Berikut ini makna Hari Kartini bagi Seller #PejuangOnline dengan kisah perjuangan membangun bisnisnya.

1. Fani, owner Babka Ny. Fani: “Mau mencari tahu potensi dalam diri dan mengembangkannya.”

Dalam memaknai Hari Kartini melalui perannya sebagai pelaku UMKM, Fani mengatakan bahwa kini kesempatan terbuka lebar bagi perempuan, setelah perjuangan Kartini mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang sama dengan laki-laki. “Tinggal bagaimana kita perempuan mau menjalaninya, mau mencari tahu potensi dalam diri dan mengembangkannya,” lanjut Fani.

Fani sendiri memulai bisnisnya yang bernama Babka Ny. Fani di penghujung tahun 2020 pada masa pandemi. Usaha roti Babka khas dari Eropa ini dimulai ketika Fani ingin menjaga kesehatan anggota keluarganya di masa pandemi dengan cara memasak sendiri makanan dan camilannya.

Melalui trial dan error, Fani belajar secara otodidak dari internet untuk membuat kreasi makanan yang sehat dan enak. Mengunggah hasil kreasi makanannya di media sosial, tak disangka banyak orang terdekat Fani yang minta dibuatkan. “Harus pintar-pintar berkreasi untuk menyiapkan makanan yang sehat, bergizi dan tentunya juga lezat. Kreasi-kreasi makanan yang dibuat, setiap kali di upload ke akun Instagram saya termasuk diantaranya roti Babka ini, tidak disangka banyak saudara dan teman yang minta dibuatkan dan berlanjut dengan order. Akhirnya, setelah mempertimbangkan masukan dari keluarga, saya mantap untuk menjual produk roti Babka untuk umum di bulan September 2020,” jelasnya.


Bagi Fani hal yang terpenting dalam menghadapi tantangan selama berbisnis adalah dengan menjaga semangat proses mengembangkan bisnis. “Satu hal yang terpenting adalah terus menjaga semangat juang dalam masa proses ini, berusaha menikmati prosesnya, terus mau belajar, mencari tahu langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.” Ucapnya.

2. Alesha, Owner Alesha Jastip Kuliner Jogja: “Di era serba digital seperti saat ini karier dan keluarga sudah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan bisa berjalan secara berdampingan.”

Memaknai Hari Kartini bagi Alesha adalah perempuan bisa tetap berdaya dan memiliki penghasilan tanpa harus mengesampingkan keluarganya. “Di era serba digital seperti saat ini karier dan keluarga sudah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan bisa berjalan secara berdampingan,” lanjut Alesha.

Alesha memulai usaha jastipnya dari niat membantu bapak dan ibu penjual mie ayam di sekolah SMA-nya dulu yang terdampak pandemi. “Waktu itu saya kasih ide untuk jual mie ayamnya dalam bentuk frozen, tetapi mereka menolak karena takut nggak laku. Akhirnya saya coba pesan dalam bentuk mentah dan saya packing vakum agar bisa dikirim ke luar kota via Paxel. Alhamdulillah, responnya cukup baik dari teman-teman dan kakak angkatan alumni SMA saya banyak yang pesan untuk dikirim ke luar kota. Suatu ketika ada salah satu orang yang pesan mie ayam dan request untuk dibelikan makanan atau oleh2 lain dari Jogja, setelah itu saya jadi terpikir kenapa tidak sekalian saya open jastip kuliner Jogja. Jadilah Alesha Jastip yang semakin lama semakin banyak pilihan produknya seperti sekarang,” terangnya.


Memulai usahanya sejak awal masa pandemi, Alesha berharap bisnisnya bisa semakin berkembang dan memiliki karyawan sehingga bisa meningkatkan kapasitas dan kuantitas pengiriman. “Karena untuk saat ini sebenarnya masih banyak sekali produk jajanan dan kuliner dari Jogja yang belum saya tambahkan ke katalog karena keterbatasan tenaga dan waktu,” ucap Alesha.

Adapun tips menjalankan bisnis bagi Alesha adalah dengan percaya diri, optimis dan semangat untuk terus berkembang. “Hal-hal kecil yang kita jaga dan bangun saat ini adalah bagian dari kesuksesan di masa mendatang.” Ucap Alesha.

3. Eka, Owner Dapoer Intan: “Mimpi besarku ingin makin banyak wanita yang berdaya”

Dalam memperingati Hari Kartini, Eka berharap mimpi besarnya adalah ingin semakin banyak wanita yang berdaya. “Jadi saat keluarga mengalami penurunan ekonomi, wanita punya kemampuan dan keahlian sehingga bisa membantu keluarga. Sebuah pengalaman hidup yang membekas sehingga tidak ingin ada wanita lain mengalami. Jadi wanita harus berdaya,” lanjutnya.

Dapoer Intan dibangun oleh Eka yang bermula dari membekali suaminya makanan Pepes Bandeng. Rekan suaminya menyukai Pepes Bandeng tersebut dan mulailah Eka menerima orderan. “Semakin lama semakin banyak (orderan). Akhirnya mulai, deh dibuka order untuk umum dan mulai melengkapi perizinan. Setelah perizinan selesai mulai masuk ke retail pertama kali Carrefour juga toko Frozen sekitaran Jabodetabek,” lanjut Eka.

Usaha yang berdiri sejak 2016 ini tersedia secara offline yang bermitra dengan toko swayalan dan toko frozen. “Selain ditoko, ada juga di online seperti Instagram, Facebook, TipTop juga Marketplace Blibli dan PaxelMarket,” ucapnya. Dengan produk Pepes Bandeng Duri Lunak yang menjadi best seller, Dapoer Intan juga memiliki berbagai varian produk lainnya seperti Bandeng Presto, ayam tulang lunak, ayam blackpepper, ayam betutu dan juga olahan ayam lainnya.


Sempat ingin menutup bisnis dikarenakan mengalami cobaan, Eka pun meluruskan niat dan bangkit lagi. “Tapi diingatkan oleh seorang teman, luruskan niat. Akhirnya bangkit lagi dan makin menguatkan niat karena menjalani bisnis tak hanya untuk diri sendiri, tapi bagaimana kita makin bisa bermanfaat,” terangnya.

Itulah makna Kartini bagi Seller #PejuangOnline yang berdaya dengan membangun dan mengembangkan bisnis. Selamat Hari Kartini untuk para perempuan hebat! Semoga pengalaman para Seller #PejuangOnline ini bisa memberikan inspirasi bagi perempuan lainnya yang ingin mulai membangun bisnis.

#PejuangOnline | 21 Apr 2023

ND Cookies, Bisnis Hampers Lebaran yang Eksis Lebih dari Satu Dekade

Saling kirim hampers adalah hal yang biasa dilakukan banyak orang saat merayakan momen-momen tertentu, salah satunya ketika bulan Ramadhan. Hal tersebut pun meluncurkan ide bisnis hampers yang dapat menjadi peluang usaha bisnis yang menjanjikan. Seperti halnya, ND Cookies, yang telah menawarkan hampers Ramadan lebih dari satu dekade dan bisa memenuhi orderan hingga 10.000 paket hampers pada bulan Ramadan.

Mampu bertahan lama dan laris manis seperti sekarang, yuk, ikuti perjalanan Julia dalam membangun dan mengembangkan usaha hampersnya berikut ini.

Berawal dari keisengan, Julia sukses mengembangkan usaha kue Lebaran

Didirikan sejak tahun 2004, Julia memulai bisnis ND Cookies dari keisengan dengan temannya membuat kue Lebaran untuk dijual ke tetangga dan rekan kerja. “Awalnya iseng aja bikin kue lebaran sama teman deket rumah, terus dijualin ke tetangga-tetangga dan tempat kerja. Sampai (akhirnya) di tempat kerja ada yang minat bantu jualin. Nah, mulailah dari situ terus maju hingga saat ini,” ucapnya.


Resep kue Lebaran pun didapatkan dari Julia yang mencoba belajar membuat kue. Rasa percaya diri dan juga kerja sama membuat bisnisnya bisa laris seperti sekarang. “Percaya diri dan menggaet salah satu rekan kerja yang mana sekarang sebagai marketing, administrasi perizinan, dan lain-lain,” jelasnya.

Menawarkan 3 Jenis Hampers kue Lebaran yang Menyesuaikan Kebutuhan Pelanggan

Dalam mempertahankan kualitas produk, Julia selalu mengutamakan kualitas bahan baku yang digunakan dan inovatif dalam produksi. Menawarkan produknya pada setiap momen Lebaran, Julia memiliki 3 jenis produk Hampers yang ditawarkan. “Setiap Ramadan, kita punya 3 produk. Luxury Hampers khusus perusahaan atau badan usaha yang order untuk klien/karyawan. Untuk isian hampers pun berdasarkan permintaan dari perusahaan atau badan usaha itu sendiri atau bisa juga disesuaikan dengan budget yang mereka ajukan,” ucapnya.

ND Cookies juga memiliki Sakinah Hampers dengan 1 paket Hampers berisi 6 jenis kue meliputi Nastar, Kastengel, ChocoCrunch, Kue Kacang, Lidah Kucing, dan Sagu Keju menggunakan toples ukuran 250gr dengan packaging yang kekinian. Lalu, Hampers yang ketiga, ada Rizqika Hampers dengan isian kue serupa dengan Sakinah Hampers dengan perbedaan pada warna kemasan, rasa dan harga yang lebih terjangkau.

Rizqika Hampers menjadi produk best Seller usaha asal Jakarta ini yang digemari banyak pelanggan di dalam dan luar kota. “Bahkan saat pandemi 3 tahun melanda Indonesia, Qadarallah, Rizqika Hampers ini tidak pernah turun peminat. Bahkan, peminatnya justru semakin meningkat dari tahun-tahun sebelum pandemi ada,” ungkap Julia.

Bisa Memenuhi orderan hingga 10.000 Hampers selama Ramadan

ND Cookies bisa didapatkan Customer dengan mudah melalui Reseller hingga agen-agen makanan dan platform online. Pelanggan bisa memesan hampers kue Lebaran ND Cookies secara online melalui Instagram, Fanpage, hingga Marketplace seperti PaxelMarket.

Memproduksi hanya saat bulan Ramadan saja, Julia bisa memenuhi hingga 10.000 hampers selama Ramadan 2023 ini. “Karena kami belum produksi regular (harian) dan hanya saat Ramadan aja, jadi kami hitung Ramadan aja, ya tahun 2023 ini Alhamdulillah wa Syukurillah 10.000 Pack Hampers,” ucapnya. Pada momen-momen Ramadan dan Lebaran, ND Cookies sendiri bisa menambah tim hingga 30 orang dari sebelumnya 4 orang.


Tips Julia Menghadapi Tantangan Berbisnis: Akarnya adalah Punya Tim yang Solid

Dalam menghadapi tantangan dalam berbisnis, Julia mengatakan bahwa akarnya adalah harus mempunyai tim yang solid dan kooperatif yang mampu menciptakan kerja sama yang baik. “Lainnya lagi harus terus inovatif dalam berkarya agar terus eksis dan harus pandai melihat kesempatan pasar yang ada,” lanjutnya.


Disamping itu, dalam mengembangkan usaha ND Cookies agar lebih maju kedepannya, Julia memiliki keinginan memproduksi dan menawarkan produknya secara harian. “Mau bisa produksi dan berjualan secara regular (jadi tidak hanya ada disaat Ramadan saja). Jadi, kami selalu evaluasi dan banyak belajar lagi,” ucapnya.

Meski Punya Produk yang Rentan Rusak, Hampers kue Lebaran Bisa Sampai dengan Aman

Dalam menjaga produk hampers kue Lebaran aman sampai ke tangan pelanggan, Julia menyesuaikan dengan jumlah hampers dan tujuan pengirimannya. “Untuk pengiriman dalam jumlah massal area Jabodetabek, kami menggunakan kendaraan khusus angkut barang saja tidak ada perlakuan khusus dalam packaging,” terangnya. Sedangkan, saat pengiriman di luar Jabodetabek dan pengiriman dengan ekspedisi, Julia mengemas dengan bubble wrap dan lakban atau sticker penanda khusus.

Menjual produk yang rentan rusak saat pengiriman menjadi tantangan tersendiri bagi Julia sejak memulai bisnis. “Nah, dari 2004 sampai dua tahun kebelakang ini, deh agak repot memang untuk pengiriman customer luar kota. Bahkan, sering banget kita tolak karena cookies kami nih ringkih, jangankan pakai ekspedisi, dibawa pakai motor aja kalau membawanya nggak pelan kuenya sampai bisa retak-retak,” jelasnya.

Hingga akhirnya Julia mengenal Paxel dan PaxelMarket yang dapat mengirim produknya dengan aman. “Tapi sejak ada Paxel, apalagi produk kami sudah ada di aplikasi Paxel (layanan PaxelMarket) semua aman terkendali. Bahkan, customer dari luar kota bisa langsung order via PaxelMarket,” ucapnya.

Atasi Duka Berbisnis dengan Menikmati Proses Bisnis yang Tak Instan

Suka dan duka pun dilalui Julia selama menjalankan usaha ND Cookies. Berdiri hampir dua dekade, Julia mengatakan bahwa banyak cerita selama proses mengembangkan bisnis. Adapun cara mengatasi duka dalam berbisnis, Julia cukup menikmati setiap proses bisnis yang tidak instan untuk meraih kesuksesan. “Cara mengatasi duka, ya jalanin aja semua hidup itu kan berproses makan mie instan aja, walau terlabel INSTAN, tapi kan harus diproses dulu begitupun dengan menjalani bisnis. Jalanin, nikmatin, syukuri terus aja ikhtiar doa sampai lupa kalau udah sukses beneran hehehe,” ucapnya.

“Karena Rezeki Sudah Tertakar dan Takkan Tertukar”

Julia membagikan tips dan pesan untuk para Seller yang juga sedang menjalankan usaha. “Tetap semangat dalam berikhtiar, tetap sehat, tetap jadi orang jujur. Jangan takut berkompetisi dalam berbisnis dan tidak saling menjatuhkan. Semua sudah ada porsinya masing-masing setiap bisnis ada kurang lebihnya. Percaya diri aja, yakin pasti target tercapai karena rezeki sudah tertakar dan takkan tertukar.” Pesannya.

Itulah cerita sukses ND Cookies yang bertahan selama 19 tahun hingga saat ini. Semoga perjalanan bisnis ND Cookies bisa menginspirasimu dalam membangun dan mengembangkan bisnis, ya. Kamu juga bisa ikuti perjalanan kisah Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun bisnis yang tak kalah inspiratif pada menu “#PejuangOnline” di website Paxel.co.

#PejuangOnline | 20 Apr 2023

Lumpia Oemahan Semarang: Harga Terjangkau dengan Kualitas Terbaik

Kamu penggemar Lumpia Semarang? Wajib kenalan dengan Lumpia Semarang satu ini yakni, Lumpia Oemahan Semarang yang memiliki harga terjangkau dengan kualitas terbaik. Lumpia Oemahan Semarang didirikan oleh Agung yang memiliki kecintaan akan dunia kuliner. Didirikan sejak awal pandemi, yuk ikuti perjalanan #PejuangOnline Agung dalam membangun usaha kulinernya.

Berikut ini perjalanan Agung dalam membangun dan mengembangkan usaha Lumpia Oemahan Semarang.

Lumpia Oemahan Semarang Berdiri Saat Pandemi Melanda

Lumpia Oemahan berdiri pada tahun 2020 atau tepatnya saat pandemi melanda. Usaha tersebut didirikan ketika Agung mengalami penurunan omset pada usaha jasa yang dijalankan. “saya pada saat itu sedang mengalami penurunan omzet pada usaha dibidang jasa transportasi darat. Pada saat itu lah saya terlintas mengembangkan bisnis makanan, hal ini dipengaruhi dari latar belakang saya yang hobi di dunia kuliner,” ucap Agung, pemilik Lumpia Oemahan.


Berlokasi di Semarang, saat ini Lumpia Oemahan telah memiliki 4 toko offline yang tersebar di Semarang. “Saat ini Lumpia Oemahan untuk produksi terletak di Pucang Anom 2 No. 20, sedangkan untuk gerai penjualan ada di Tlogosari, Pucang Gading, Suyudono, dan Klipang,” jawabnya saat ditanya lokasi usaha dan tempat produksinya.

Menawarkan Kualitas Lumpia Semarang Terbaik dengan Harga Terjangkau

Dalam menjaga kualitas produk, Agung terlibat langsung dalam proses produksi Lumpia Oemahan Semarang. “Saya juga menggunakan standar resep tertentu agar tidak menurunkan kualitas dari Lumpia Oemahan,” lanjutnya. Agung mengatakan bahwa resep yang digunakan pada awalnya merupakan resep yang biasa ditemui. Namun, ia terus melakukan improvisasi resep agar mendapatkan cita rasa terbaik hingga saat ini.

Sesuai namanya, Agung ingin Lumpia Oemahan Semarang terasa seperti makanan rumah. “Nama Lumpia Oemahan berawal dari filosofis saya yang ingin makanannya terasa seperti makanan rumah, yang selalu menyajikan makanan terbaik untuk orang-orang didalamnya,” jelasnya.


Cita rasa yang enak dengan harga yang murah menjadi daya tarik Lumpia Oemahan Semarang dan alasan disukai banyak pelanggannya. “Lumpia Oemahan memiliki motto harga rendah dengan kualitas terbaik. Dari sini lah orang-orang mencari Lumpia Oemahan karena memiliki cita rasa yang enak dengan harga lebih murah, jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya,” terangnya.

Optimalkan Gerai Penjualan Offline Untuk Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Memiliki usaha yang cukup kompetitif, Agung menggunakan saluran distributor bahan secara langsung agar mendapatkan bahan makanan yang terbaik. “Usaha ini merupakan usaha yang cukup kompetitif di Kota Semarang, maka dari itu untuk mendapatkan Competitive Advantage menggunakan saluran distributor bahan secara langsung agar mendapatkan bahan-bahan makanan yang terbaik,” ujarnya.

Agung juga melakukan improvisasi gerai-gerai penjualan dan melakukan penjualan secara offline dan online dengan berbagai metode. “Peningkatan yang akan saya (lakukan) dalam waktu dekat ini adalah memperbanyak outlet agar dapat menjangkau konsumen dengan luas,” jawabnya saat ditanya mengenai hal-hal yang perlu ditingkatkan agar bisnis lebih maju kedepannya.

Andalkan Kekuatan Word of Mouth

Selain memasarkan produknya secara offline dan online, Agung juga mengandalkan metode word of mouth untuk bisnisnya bisa dikenal pelanggan lebih luas. “Promosi yang dijalankan, saya mengandalkan metode word of mouth dengan fokus pada kualitas produk,” ucapnya. Disamping itu, Lumpia Oemahan juga memiliki Reseller untuk membantu memasarkan produknya.

Mengutamakan kualitas produk agar pelanggan merasa puas, Lumpia Oemahan Semarang memaksimalkan olahan produknya selalu dalam keadaan fresh. Lumpia Oemahan Semarang sendiri menawarkan dua jenis varian ukuran lumpia yang juga menjadi menu andalan. “Lumpia ukuran kecil dan ukuran besar. Kedua menu ini andalan dari Lumpia Oemahan,” sebut Agung. Saat ini Lumpia Oemahan Semarang bisa memenuhi pesanan 300-400 pcs lumpia per harinya baik varian ukuran besar maupun kecil.


Suka dan Duka Selama Berbisnis Lumpia Oemahan Semarang

Bagi Agung, duka dalam menjalankan bisnis kuliner Lumpia Oemahan Semarang adalah tantangan tersendiri yang dimiliki dalam bisnis kuliner. “Dikarenakan ini merupakan usaha makanan, maka kami harus menyajikan dalam kondisi fresh. Hal ini tentu memiliki tantangan tersendiri agar perputaran produknya cepat. Ketika perputaran produk terhambat akan menyebabkan risiko terhadap produk yang dijual kepada pelanggan,” terang Agung. Adapun, Sukanya dalam berbisnis Lumpia Oemahan Semarang adalah bisa menjalankan bisnis yang disukainya dimana ia memiliki kecintaan terhadap dunia kuliner.

Wawancara pun diakhiri dengan pesan Agung untuk Para Seller yang sedang mengembangkan usaha kulinernya. “Jangan mudah berpuas diri, konsisten dan terus maju.” pesannya.

Itulah kisah #PejuangOnlinePaxel Agung dalam mengembangkan usaha kuliner Lumpia Oemahan Semarang. Nah, buat Kamu yang pingin icipin Lumpia Oemahan Semarang bisa langsung mengunjungi PaxelMarket, ya! Ada berbagai voucher promo yang bisa Kamu gunakan agar jajan tetap hemat. Plus, ongkirnya FLAT 10rb lho sampai 5kg se-Jawa dan Bali!

#PejuangOnline | 23 Feb 2023

Raincake Bogor: Dibuat dengan Hati dan Sampai ke Hati

Setiap daerah memiliki beragam kuliner dari yang legendaris hingga kekinian salah satunya kota hujan, Bogor. Raincake Bogor hadir memperkaya pilihan kuliner Bogor untuk memanjakan para penggemar kuliner sejak 6 tahun lalu hingga saat ini. Kenalan dengan Raincake Bogor lebih dalam, yuk ikuti cerita Seller #PejuangOnline kali ini, Shireen dalam mengembangkan usaha Raincake Bogor.

Berikut ini kisah perjalanan Shireen dalam membangun dan mengembangkan usaha Raincake Bogor.

Berawal Dari Kesukaan Shireen Terhadap Baking

Raincake Bogor didirikan oleh seorang aktris dan penyanyi Indonesia, Shireen Sungkar pada 8 April 2017. Hadirnya Raincake Bogor berawal dari kesukaan Shireen terhadap baking (Teknik memasak dengan cara pengolahan dipanggang atau dibakar) dan kecintaannya dengan Bogor. “Berawal dari kesukaan terhadap Baking dan kecintaan terhadap Bogor, maka tercetuslah Bogor Raincake,” ucap Shireen.


Melalui Banyak Proses dalam Meluncurkan Produk Berkualitas

Dalam meluncurkan produk yang berkualitas dan diminati dengan banyak pelanggan seperti saat ini, Shireen melalui berbagai proses dengan trial dan error. “Alhamdulilah, dengan kerjasama dan tim RnD (Research and Development) kita tidak henti-hentinya mengambil sampling dan melihat yang diminati oleh pasar,” ucapnya. Shireen juga turut terjun langsung mengawasi proses produksi dan membuat keputusan pada setiap produk baru yang akan diluncurkan. Shireen mengatakan bahwa kualitas produk menjadi alasan pelanggan mencari Raincake Bogor. “Rasa yang ada di kue kita berbeda dengan yang lain, (Raincake Bogor) dibuat dengan hati dan sampai ke hati. Karena kualitas, orang mencari Raincake,” ucapnya.


Selalu Menyajikan Produk yang Fresh

Raincake Bogor selalu menyajikan produk yang fresh untuk pelanggannya. “Sampai saat ini kami selalu membuat produk yang fresh atau pembuatan hari H kepada konsumen dengan kata lain produk baru,” jelasnya. Kue pun disimpan di kulkas atau chiller agar kualitas produk tetap terjaga. “Karena kue kita menggunakan bahan-bahan premium sekelas Cream Cheese, jadi memang dari segi penyimpanan lumayan tricky, lebih baik produk kita disimpan di kulkas atau chiller agar bertahan lebih lama,” terangnya. Saat ini Raincake Bogor memiliki banyak produk yang dapat dipilih pelanggan dengan produk terlaris adalah Dessert Box. “Saat ini kami mempunyai banyak produk yang mulai dari Raincake, Raintart, Queen, Dessert, Roti Babka, Raincheese lasagna, Choux, Brownies serta minuman Durian. Yang bestseller saat ini ialah Dessert Box,” ucapnya.


Memasarkan Produk Raincake Bogor secara Online dan Offline

Dalam mempromosikan produknya, Shireen memasarkan produknya secara online dan offline. “Untuk promosi semua hal kami coba untuk menentukan atau mengelompokan konsumen kami. Baik secara online atau offline,” jelasnya. Toko offline Raincake Bogor sendiri saat ini berlokasi di dua titik, yakni Jalan Sancang No. 10 dan Jalan Raya Cisarua.

Disamping itu, Raincake Bogor juga memiliki Reseller dalam membantu memasarkan produknya. “Saat ini yang kami miliki hanya Reseller, kami sedang mengembangkan Distributor,” jawabnya. Laris manis, saat ini Raincake Bogor bisa memenuhi orderan sekitar 250-300 kue perharinya.


Tips Raincake Bogor Menghadapi Tantangan dalam Berbisnis

Shireen mengatakan bahwa kolaborasi antar tim adalah hal yang dibutuhkan saat mengembangkan bisnis. “Pasti ada naik turun dalam sebuah bisnis yang sangat diperlukan ialah kerjasama antar tim dan research produk baru dan keinginan pasar,” ucapnya. Dalam mengembangkan usaha Bogor Raincake lebih maju kedepannya, Shireen mengatakan bahwa perlu meningkatkan pemasaran dan jangkauan pengiriman produk.

Suka dan Duka selama Berbisnis Raincake Bogor

Ada banyak hal yang disukai Shireen selama mengembangkan usaha Raincake Bogor. “Bekerjasama dengan UMKM, membuka lapangan pekerjaan, (menjadi) daya tarik untuk kota Bogor,” paparnya. Berpikir visioner dan mengambil keputusan sebijak mungkin menjadi cara Shireen mengatasi duka dalam berbisnis. “Dalam sebuah bisnis pasti ada naik turun. Tetap berfikir menuju proses kedepan dengan mengambil keputusan sebijak mungkin,” ucapnya.


Tips Shireen dalam Menjalankan Usaha Kuliner

Ditutup dengan tips atau pesan, Shireen memberikan pesan dalam menjalankan bisnis kuliner yang serupa seperti Raincake Bogor. “Selalu berpijak dan sesuai dengan aturan Allah, bekerjasama dengan tim saling kekeluargaan, dan selalu berinovasi,” tutupnya.

Itulah perjalanan Shireen dalam membangun usaha Raincake Bogor yang berawal dari kegemarannya terhadap baking. Kamu juga bisa ikuti kisah inspiratif Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline. Yuk, cobain juga si Manis dari Bogor, Raincake Bogor dengan order di PaxelMarket yang ongkirnya FLAT 10rb sampai 5 kg se-Jawa dan Bali.

#PejuangOnline | 13 Feb 2023

Kue Keranjang Sin Phing yang Eksis Lebih dari Dua Dekade

Sebagian dari #SahabatPaxel mungkin sudah tak asing dengan kue keranjang yang merupakan makanan khas perayaan Imlek. Salah satu kue keranjang yang bisa Kamu coba adalah kue keranjang Sin Phing milik Nana Sugiarto yang legendaris dengan sudah berdiri lebih dari dua dekade.

Lantas, bagaimana, ya, cara Nana membangun dan mempertahankan bisnis Sin Phing tetap eksis sampai saat ini? Yuk, ikuti perjalanan bisnis Seller #PejuangOnline kali ini dalam mengembangkan bisnisnya.

1. Awal Mula Berdirinya Usaha Sin Phing

Sin Phing didirikan sejak 21 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2002. Nana memulai usaha Sin Phing secara door-to-door dengan memproduksi kue keranjang secara manual hingga kini telah memiliki banyak pelanggan yang dapat membeli produknya secara langsung ke pabrik (tempat produksi) yang berlokasi di Margahayu Selatan, Kabupaten Bandung.


Dalam mengikuti perkembangan zaman, usaha dengan produk kue keranjang, kue kering hingga dodol kurma ini pun juga dipasarkan secara online melalui berbagai Marketplace. “Supaya orang tetap tau dan customer yang pindah luar pulau atau luar kota yang kangen sama kue keranjangnya bisa dimudahkan untuk melakukan pembelanjaannya,” ucap Nana.


2. Rahasia Sin Phing Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk, Nana mengawasi dan terjun langsung saat proses produksi. “Kami selalu menggunakan bahan yang fresh dan kami selalu mempertahankan kualitas dan rasa kue keranjang kami,” lanjutnya. Beda dari produk lainnya, Nana mengatakan bahwa yang membuat produknya disukai banyak orang adalah kemasannya yang cantik dan dibuat menggunakan resep tradisional dengan kualitas premium.


Ia selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dalam mempertahankan pelanggan tetap setia. “Selalu memenuhi permintaan pelanggan dengan baik dan harga yang stabil, serta pengiriman tepat waktu,” terangnya.

3. Tips Menghadapi Tantangan selama Berbisnis

Menjaga kualitas adalah hal yang dilakukan Nana dalam menghadapi tantangan dalam berbisnis hingga bisa eksis seperti sekarang. Disamping itu, ia juga ingin meningkatkan proses produksinya lebih efisien dalam upaya mengembangkan usahanya agar lebih maju kedepannya. “Ingin mulai menggunakan mesin untuk produksi,” ucapnya.


4. Cara Mengemas dan Menyimpan Produk

Sin Phing menawarkan produk yang fresh dengan diproduksi setiap hari. Nana sebagai owner membagikan cara yang tepat dalam menyimpan produknya agar tetap terjaga kualitasnya. “Disimpan di suhu ruangan, jangan di tempat lembap dan dimasukkan di refrigerator agar lebih lama untuk disimpan,” jelasnya.

5. Cara Sin Phing Mempromosikan Produk

Berawal dipasarkan secara door to door, Sin Phing mulai memasarkan produknya secara online. “Awalnya kami memasarkan produk secara door to door, dibantu oleh kerabat kami. Sejak pandemi kami mulai memasarkan produk kami secara online melalui berbagai Marketplace, termasuk PaxelMarket,” ucapnya.


Sin Phing juga memiliki distributor dan reseller dalam membantu memasarkan produknya. “Saat ini kami memiliki distributor dan reseller yang membantu memasarkan produk kami baik secara online dan offline,” ucapnya. Dalam sehari, Sin Phing sendiri bisa memenuhi orderan 1000 dus.

6. Suka duka Selama Menjalankan Bisnis

Nana juga mengalami suka dan duka selama menjalan bisnis. “Produksi tercapai dan barang laku semua,” ujar sesuatu yang membuat Nana senang. Duka yang harus dialami adalah ketika produksi gagal dan pengiriman terlambat.

7. Tips Mempersiapkan Hari Raya Imlek

Produk Sin Phing, yakni kue keranjang merupakan makanan khas Imlek yang tentunya akan banyak dicari menjelang dan saat perayaan tersebut. Nana pun mempersiapkan beberapa hal untuk perayaan Imlek. “Mempersiapkan bahan baku dari jauh-jauh hari dan menambah pengawai,” ucapnya.

Kamu bisa order Kue Keranjang Sin Phing untuk perayaan Imlek di PaxelMarket yang ongkirnya FLAT 10rb sampai dengan 5 kg. Ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline di sini, ya.

#PejuangOnline | 20 Jan 2023

Cuanki Wildan: Selalu Mengedepankan Kualitas agar Pelanggan Puas

Bagi Kamu yang suka kulineran, pasti sudah kenal dengan makanan cuanki yang merupakan jajanan khas Bandung. Salah satunya ada Cuanki Wildan yang populer dan digemari. Memiliki rasa yang otentik, Wildan dan Reagan sebagai owner Cuanki Wildan selalu mengedepankan kualitas rasa.

Yuk, ikuti perjalanan Seller #PejuangOnline kali ini, Wildan dan Reagan yang bersatu peran dalam mengembangkan dan membesarkan Cuanki Wildan berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Cuanki Wildan

Cuanki Wildan berdiri sejak 15 tahun lalu yang didirikan dan dikembangkan oleh Wildan (Founder) dan Reagan (Pengembang dalam hal merek dan pemasaran). Wildan mengatakan bahwa usaha Cuanki Wildan berawal dari sang Kakek yang bekerja kepada orang Tionghoa yang memiliki pabrik cuanki di mana konon asal muasal Cuanki merupakan makanan khas Cina. “Karena cuanki pada saat itu tidak ada yang halal, maka tercetuslah ide Cuanki Halal yang dapat dinikmati oleh warga pribumi dengan memodifikasi sesuai dengan selera masyarakat Indonesia,” lanjut Wildan.


Berawal dari dijajakan dengan keliling berjalan kaki dan dipanggul yang sesuai dengan nama cuanki alias cari uang jalan kaki, Cuanki Wildan kini telah memiliki beberapa cabang di berbagai lokasi. “Lokasi sekarang saat ini ada di berbagai tempat atau lokasi (beberapa cabang),” ucap Wildan.

2. Pertama Kali Menemukan Resep Cuanki Wildan

Resep produk Cuanki Wildan didapatkan dari Sang Kakek yang kemudian owner kembangkan sesuai saran dan masukkan dari Customer hingga menemukan rasa yang pas dan disukai lidah masyarakat Indonesia. “Awal mula owner mendapatkan resep produk adalah dari sang Kakek, kemudian melalui proses belajar terus menerus (trial and error), owner berusaha selalu improve sesuai saran dan masukkan dari para customer untuk dapat menemukan rasa yang pas di lidah masyarakat dan dapat diterima semua kalangan seperti sekarang ini,” jelasnya.


3. Rahasia Cuanki Wildan Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk, owner selalu terjun untuk turun tangan dalam mengawasi produksi dan menjaga resep turun temurun sehingga rasa tetap konsisten dan tidak berubah. “Owner selalu mengedepankan apa keinginan customer (people oriented) sehingga Cuanki Wildan tetap terjaga kualitasnya sampai saat ini,” lanjut Wildan. Owner mengatakan bahwa yang membedakan Cuanki Wildan dengan cuanki lainnya adalah rasanya yang sangat otentik. Di mana sudah ada sejak dahulu hasil dari bumbu rahasia yang selalu konsisten dan menggunakan bahan-bahan yang aman, serta bebas pengawet. “Ditambah adanya produk favorit khas Cuanki Wildan lainnya yaitu Cilok Goreng Bumbu Kacang asli tenggiri yang tidak pernah ditemukan pada penjual cuanki manapun,” lanjutnya.


4. Tips Cuanki Wildan Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Dalam menghadapi tantangan selama berbisnis hingga bisa laris seperti saat ini, owner selalu berpikir positif, terus berusaha, hingga yang terpenting selalu berdoa. “Selalu berpikiran positif, terus berusaha, semangat pantang menyerah, fokus melakukan terus yang terbaik untuk kepuasan Customer dan yang paling penting selalu ingat untuk berdoa,” jelasnya.

Disamping itu, dalam mengembangkan usaha Cuanki Wildan lebih maju kedepannya, owner konsisten menjaga rasa dan kualitas produk, serta terus berinovasi. “Terus berinovasi terhadap varian produk juga kemasan, seperti contoh dengan menghadirkan kemasan Instan atau frozen agar tetap bisa mengikuti kemajuan atau perubahan zaman,” ucapnya.

5. Cara Kemas dan Simpan Stok Produk

Selain dapat dimakan langsung saat ke gerai, Cuanki Wildan juga menyajikan produknya dalam bentuk frozen atau instan sehingga bisa dinikmati di mana saja. “Hindari terkena matahari langsung atau panas dan untuk menjaga daya tahan produk lebih lama sebaiknya masuk chiller atau freezer,” jawab Wildan saat ditanya cara penyimpanan produknya tetap fresh atau tahan lama.

Ia mengatakan bahwa Produk Cuanki Wildan selalu diproduksi fresh setiap harinya. “karena bahan baku kami tidak menggunakan pengawet dan kami selalu mengedepankan kualitas agar pelanggan puas,” lanjutnya.


Cuanki Wildan sendiri menawarkan produk Cuanki dan Cilok Goreng dengan bumbu kacang yang tak dimiliki oleh penjual cuanki lain. “Dari produk Cuanki ada varian bakso besar, bakso kecil, siomay goreng, pangsit goreng, tahu putih dan tahu goreng. Best sellernya adalah Cuanki campur bakso besar plus ceker (Porsi Wildan Spesial plus ceker) karena dalam satu porsi sudah lengkap semua. Adanya Cilok Goreng dengan bumbu kacang asli yang rasanya sudah tidak perlu diragukan lagi serta tidak dimiliki oleh penjual cuanki dimanapun,” terangnya.

6. Cara Mempromosikan Produk

Cuanki Wildan mempromosikan produknya melalui media sosial, bekerja sama dengan influencer hingga mengadakan promo. “Melalui media sosial atau mengundang foodblogger dan influencer, serta mengadakan promo atau diskon,” jawabnya.

Produk Cuanki Wildan dapat dipesan oleh pelanggan dengan datang langsung ke gerai ataupun pesan online melalui marketplace dan reseller yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. “Pemesanan dapat dilakukan dengan datang langsung ke gerai-gerai kami yang dapat dilihat di media sosial atau melalui nomor whatsapp dan marketplace. Sampai saat ini sudah ada 10 gerai,” jelasnya.


7. Suka Duka dalam Menjalankan Bisnis

Bagi owner Cuanki Wildan, perasaan senang dan bahagia saat menjalankan usahanya adalah ketika produknya dapat diterima oleh masyarakat luas dan pelanggan yang terus datang hingga repeat order. “Tidak ada yang lebih membahagiakan dari melihat customer merasa puas dan cocok setelah menikmati cuanki kami dan untuk kemudian dapat menjadi pelanggan setia Cuanki Wildan,” ucapnya senang.

Adapun duka yang harus dialami selama menjalankan bisnis Cuanki adalah ketika dikhianati oleh pihak lain hingga saat Customer merasa kurang puas terhadap produknya. “Ada oknum-oknum yang membuka cuanki dengan mengatasnamakan Cuanki Wildan tanpa ijin, dan ketika ada customer yang merasa kurang puas pada produk kami. Cara mengatasi duka yaitu dengan makin giat untuk terus semangat berusaha selalu melakukan yang terbaik, berpikir positif serta berdoa dan bersyukur juga selalu ingat alasan Cuanki Wildan bisa bertahan sampai saat ini salah satunya adalah dengan dikelilingi orang-orang baik yang mendukung kami,” ucapnya.

8. Pesan Owner Cuanki Wildan untuk Seller Lainnya

Owner bagikan pesan kepada Seller yang juga sama-sama sedang mengembangkan bisnis. “Fokus, tetap semangat, jangan menyerah, selalu berpikir positif, harus terus berinovasi agar dapat mengikuti perkembangan jaman, terus berbuat baik dan pastikan utamakan doa dalam setiap langkah atau tindakan,” pesannya.

Itu dia perjalanan bisnis Cuanki Wildan yang terus eksis sampai saat ini. Kamu bisa cicipin Cuanki Wildan dari rumah dengan order secara online di PaxelMarket tampilan baru melalui aplikasi Paxel. Ikuti juga kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun bisnisnya yang tak kalah inspiratif.

#PejuangOnline | 13 Jan 2023

Memulai Sejak Usia Muda, Inilah Kisah Bisnis Siomay Tulen Situ Indah

Setiap orang bisa memulai bisnisnya dari kapan saja, tak ada kata lebih cepat maupun terlambat. Seperti, owner dari Bisnis Siomay Tulen Situ Indah yang sudah memulai usaha sejak masih duduk dibangku sekolah. Bisnis yang menjadi jajanan favorit di Bandung dan sudah memiliki banyak gerai ini dimulai dari anak sekolahan yang saat itu mencari tambahan uang jajan.

Bisa jadi inspirasimu dalam memulai bisnis, yuk ikuti cerita perjalanan Seller #PejuangOnline satu ini dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

1. Awal Mula Berdirinya Siomay Bandung Tulen Situ Indah

Siomay Bandung Tulen Situ Indah didirikan sejak tahun 1998 oleh Indrawati Maya. Usaha yang sudah berdiri selama 24 tahun tersebut berawal dari Indrawati yang ingin mencari tambahan uang jajan saat masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA). “Berawal dari anak SMA yang ingin cari tambahan uang jajan,” ucapnya. Saat ini Siomay Bandung Tulen Situ Indah sendiri sudah memiliki banyak gerai yang tersebar di Bandung.

2. Rahasia Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk, Indrawati selalu memastikan bahan baku produknya selalu segar dan berkualitas terbaik. Disamping itu, menerima masukan dan kritikan menjadi salah satu kunci produk Siomay Bandung Tulen Situ Indah bisa laris dan diminati pelanggan sampai saat ini. “Kami selalu menerima masukan dari konsumen atau teman-teman terdekat untuk menilai kekurangan dari produk kami,” terang Indrawati.

Siomay Bandung Tulen Situ Indah menarik pelanggannya dengan menawarkan produk berkualitas premium dengan harga yang tetap terjangkau, serta terjamin halal. “Orang-orang mencari, karena rasanya enak dengan bahan-bahan berkualitas yang pasti aman untuk dikonsumsi dan sudah ber BPOM Halal MUI dan cocok juga untuk oleh-oleh kerabat dan teman-teman tercinta. Jadi, kalau mereka ke Bandung pasti ingetnya Siomay Tulen Situ Indah,” jelasnya.


3. Tips Siomay Tulen Situ Indah Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis

Dalam menghadapi tantangan selama berbisnis, Indrawati berdoa dan berserah, serta selalu berinovasi. “Berdoa dan berserah, serta selalu berinovasi dan maju terus pantang mundur,” ucapnya. Ia juga perlu melakukan perbaikan beberapa hal dalam terus mengembangkan usahanya. “Memperbanyak kapasitas produksi, memperbaiki sistem logistik dan marketing yang bagus,” ucapnya.

4. Cara Menyimpan Stok Produk

Siomay Bandung Tulen Situ Indah memiliki varian produk yang matang dan dalam bentuk frozen. Indrawati menyimpan produknya tersebut dengan pendingin yang bagus dan suhu yang stabil agar produk tetap segar atau tahan lama. Serta, produknya yang dipacking dengan kemasan vacuum yang cocok dijadikan oleh-oleh dan aman dikirim ke luar kota. Produknya bisa diorder dengan mudah secara online melalui WhatsApp maupun PaxelMarket.

5. Suka dan Duka Dalam Menjalankan Bisnis

Hal yang membuat Indrawati senang selama menjalankan bisnis adalah ketika melihat pelanggan merasa puas dan bahagia dengan produknya. Selain itu, Sukanya dalam menjalankan bisnisnya saat ini adalah dengan mendapatkan pendapatan yang lebih. Adapun, duka yang ia rasakan saat menajalankan bisnis adalah menemukan karyawan yang tidak jujur dan tak bekerja dengan baik.

6. Pesan dari Pemilik kepada Seller Lainnya

Menutup wawancara, Indrawati memberikan pesan kepada Seller yang juga sedang mengembangkan bisnisnya. “Sabar berdoa dan pantang menyerah, tahu apa yang pasar butuhkan dan inovatif,” pesannya.

Itulah perjalanan Indrawati dalam membangun bisnis Siomay Bandung Situ Tulen Indah. Ikuti kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya pada menu #PejuangOnline. Kamu bisa nikmati Siomay Bandung Situ Tulen Indah dengan order di PaxelMarket melalui aplikasi Paxel dengan tampilan baru yang makin ciamik. Yuk, install aplikasi Paxel sekarang buat #JajanBedaKota di PaxelMarket!

#PejuangOnline | 25 Des 2022

Tips Jitu Bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru ala Bakwan Sowan

Momen peak season atau hari besar menjadi peluang bagi bisnis dalam meningkatkan penjualan produk. Dalam memanfaatkan peluang tersebut bisnis perlu melakukan strategi, seperti menawarkan produk hampers. Bakwan Sowan merupakan salah satu bisnis yang memanfaatkan peluang tersebut dengan membuat hampers di setiap momen besar, salah satunya hampers Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Memiliki produk frozen food yang cukup unik dijadikan hampers, yuk intip tips jitu #PejuangOnline kali ini, Angelina selaku owner Bakwan Sowan dalam menjalankan bisnis Hampers Nataru dengan simak info tentang Bakwan Sowan terlebih dahulu berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Bakwan Sowan

Bakwan Sowan didirikan sejak tahun 2018 oleh Angelina Arta Wijaya, seorang Ibu Rumah Tangga asal Surabaya. Usahanya hadir ketika Angelina memiliki ide untuk membuat makanan sehat dan keluarga disekitarnya menyukainya sehingga mendukungnya untuk Open Pre-Order. Bisnis Bakwan Sowan pun dimulai dengan sistem Open Pre-Order dan terus berkembang hingga saat ini telah memiliki 25 karyawan. “Kita benar-benar dari rumahan banget, dari produksi 100pcs, 200pcs, 300pcs, sampai bisa 100.000pcs dan juga sampai sekarang kita punya 25 karyawan,” jelas Angelina dalam Online Blogger Gathering Paxel pada 7 Desember lalu.

Bersama 25 karyawannya, Bakwan Sowan memiliki sistem kekeluargaan dengan saling mendengarkan dan sharing. Serta, mendukung karyawan untuk berkembang dengan memberikan kesempatan karyawan dalam mengembangkan skill lainnya. Angelina mengatakan bahwa ia mendukung Women Empowerment untuk membawa perempuan bisa maju di mana seluruh karyawan Bakwan Sowan adalah perempuan.

2. Asal Usul Nama Bakwan Sowan

Dalam pemilihan nama tentunya ada doa dan harapan dari sang pemilik, begitupun Angelina yang memberikan nama usahanya dengan arti yang baik. Angelina mengatakan bahwa nama Sowan memiliki arti Silaturahmi dalam bahasa Jawa. “Jadi, kita harap Bakwan Sowan tuh bisa jadi sarana tali silaturahmi dan itu bisa dibilang doanya terkabul, salah satunya saat Idul Fitri tahun 2020-2021 kan Covid-19, PSBB gak boleh pulang kampung dan Bakwan Sowan bisa mewujudkan cita-cita namanya itu dengan kirim produk (Bakwan Sowan) untuk saling tukaran hampers,” terangnya.

3. Pertama kali Menemukan Resep Bakwan Sowan

Dalam menemukan resep produknya, Angelina melewati trial dan error hingga akhirnya menemukan rasa yang tepat dan disukai oleh lidah Indonesia. Dimulai dengan memiliki dua varian produk, saat ini Bakwan Sowan sudah memiliki banyak varian produk, mulai dari bakwan halus, bakwan kasar, bakso keju, bakso ayam, bakwan goreng, siomay, siomay goreng, dumpling, gyoza, pangsit goreng, tahu bakso, hingga pangsit tofu.


Sebelum memulai bisnisnya, Angelina memiliki tiga pilihan produk untuk ditawarkan yang merupakan favorit masyarakat Indonesia. Bakso atau Bakwan dipilih karena disukai oleh segala kalangan dari anak kecil hingga dewasa dan pengolahannya yang lebih mudah.

4. Rahasia Bakwan Sowan Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam menjaga kualitas produk dan cita rasa tetap konsisten, Bakwan Sowan melakukan proses produksi dengan berpusat di satu titik yang berlokasi di Surabaya. “Jadi, walaupun Bakwan Sowan sekarang sudah punya 14 Kitchen Point (Warehouse untuk menyimpan produk-produk kita), tapi produksi kita tetap hanya satu (lokasi) di Surabaya supaya kualitasnya benar-benar terjaga,” jawab Angelina, saat ditanya oleh salah satu blogger tentang cara menjaga kualitas produknya.

Selain produk bakso yang unik dan memang sudah melekat di masyarakat Indonesia, hal yang membuat Bakwan Sowan berbeda dengan bakso lainnya adalah produknya yang sehat. “Ada satu hal yang membedakan produk kita itu beda dengan produk bakso di luar sana, produk kita memiliki konsep healthy, jadi bukan hanya sekedar bakso tapi bakso yang healthy,” ucap Angelina.

Bakso Sowan hadir mengatasi kekhawatiran pelanggan, terutama ibu-ibu saat membeli bakso akan bahan-bahan yang digunakan. Bakwan Sowan diproduksi tanpa MSG dan tanpa pengawet, serta dijamin halal.


5. Tips Bakwan Sowan Hadapi Tantangan dengan Bisnis Produk Sejenis

Bagi Bakwan Sowan mempersiapkan diri bisa menjadi salah satu menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis. Memiliki usaha frozen food, Angelina dengan cepat mengetahui cara yang tepat mengirimkan produk Frozen Foodnya ke luar kota. “Jadi bisa dibilang Bakwan Sowan cukup beruntung, sih karena kita itu pada tahun 2019 udah kenal Paxel atau udah tau gimana sih caranya kirim makanan ke luar kota,” terangnya.

Angelina mengatakan bahwa bisnisnya justru melonjak saat pandemi, karena ia sudah siap mengirimkan produknya ke luar kota dan diterima langsung di depan rumah pelanggan dengan layanan Sameday Delivery Paxel. Bahkan, Angelina pun bisa mengirim produknya dengan jenis Frozen Food tersebut hingga ke Makassar dengan Paxel.

6. Cara Bakwan Sowan Mempromosikan Produk

Dalam memasarkan produknya, Bakwan Sowan menggunakan Media Sosial hingga bekerja sama dengan Influencer. “Terus kita juga punya pasar yang lumayan spesial, kita punya pasar segmen ibu-ibu yang concern akan kesehatan dan lebih hati-hati dalam memilih produk,” jelasnya. Saat ini produk Bakwan Sowan bisa dipesan melalui aplikasi pesan WhatsApp dan Marketplace seperti PaxelMarket.

7. Tips Jitu Bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru ala Bakwan Sowan

Bakwan Sowan selalu memanfaatkan momen hari besar dengan membuat produk hampers, salah satunya seperti hampers Natal dan Tahun Baru. Meskipun produknya kurang umum digunakan sebagai hampers, bagi Angelina hal tersebut bisa menjadi diferensiasi yang unik dan baru dari variasi hampers yang sudah ada. Nah, berikut ini tips jitu bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru dari Angelina selaku owner Bakwan Sowan.

  • Memberikan Penawaran Menarik

Dalam menarik minat pelanggan, Angelina membuat produk hampers dengan penawaran atau promo menarik yang berbeda-beda di setiap momen hari besar. “Tiap tahun (momen hari besar) kita beda, biasanya ada yang Natal kita Free apa, Imlek kita ada Free apa, di Idul Fitri ada Free apa, beda-beda supaya gak bosan dan menarik terus,” ucapnya.

  • Mengirim dengan Jasa Pengiriman yang Tepat

Dalam menawarkan produk hampers, Angelina menyesuaikan pengemasan hampers dengan produknya dan mengirimnya dengan Paxel. Hampers dikemas menggunakan Goodie Bag yang dimasukkan ke dalam box dengan dihias menggunakan kertas kado, pita, dan greetings card.

Angelina mengatakan bahwa Paxel membantu bisnisnya maju, karena pengirimannya yang cepat dan bisa mengirimkan produknya Sameday, bahkan Instant sehingga aman sampai tujuan. Serta, memiliki Customer Empathy (Customer Service Paxel) yang sangat membantu dengan cepat tanggap saat terjadi kendala pengiriman.

  • Konsisten Menjaga Kualitas Produk dan Brand Image

Permintaan momen peak season tentu berbeda dengan hari-hari biasa yang akan lebih ramai. Bagi Angelina, tips menjalankan bisnis produk hampers adalah dengan jujur kepada Customer terlebih dahulu, setelah bisnis mengetahui berapa banyak hampers yang bisa dipenuhi. Hal tersebut pun akan membuat Customer mengerti dan bisa menjadi perbaikan bagi bisnis dalam memenuhi produk hampers kedepannya.

  • Mempersiapkan Bisnis Hampers Dari Jauh Hari

Bakwan Sowan mempersiapkan bisnis hampers Natal jauh-jauh hari dari momen hari besar tersebut tepatnya 3 bulan sebelum momen hari besar. “Persiapannya itu kita udah mulai dari bulan Oktober, kita udah mulai siapin packagingnya, stok packagingnya, produknya, sampai produksinya kita harus atur supaya bisa terpenuhi dengan baik,” jelasnya. Angelina juga mengatakan bahwa dalam mengantisipasi permintaan lonjakan Hari Natal adalah dengan memaksimalkan SDM.

Itulah tips jitu bisnis Hampers Natal dan Tahun Baru atau Nataru dari Angelina selaku owner Bakwan Sowan yang bisa membantumu dalam memulai bisnis hampers. Yuk, ikuti cerita #PejuangOnline lainnya yang tak kalah menginspirasi!

#PejuangOnline | 16 Des 2022