Find their inspiring stories
tags "pejuang online paxel" 10 results found.

Saychizu: Unique Cookies from Bali that Won Awards

Tak hanya pemandangan alamnya yang indah, Bali juga menyajikan beragam kuliner menarik mulai dari makanan khas daerah hingga jajanan kekinian. Saychizu merupakan salah satu kuliner kekinian yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bali. Cookies dengan bahan premium yang populer hingga mampu memproduksi sampai 500 box per harinya. 

Bagaimana awal mulanya kuliner dari Bali ini hadir? Yuk, ikuti perjalanan sang owner di bawah ini. 

Berawal dari Keinginan menghadirkan Kuliner Baru di Bali

Sumber gambar: instagram.com/saychizu

Saychizu merupakan usaha bakeshop asal Bali yang menawarkan cookies dengan kualitas premium dan pilihan bahan bermutu yang berdiri sejak tahun 2017. Usaha tersebut bermula dari keinginan Jennifer bersama saudaranya untuk menghadirkan jajanan yang baru di Bali. “Saya dengan saudara saya memulai bisnis Saychizu dengan keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang baru di Bali,” ucap Jennifer, owner dari Saychizu. 

Cookies Unik dari Bali dengan Bahan Premium 
Sumber gambar: instagram.com/saychizu

Saat ini Saychizu memiliki tiga varian cookies yang banyak dicari pelanggan. “Milk Cheese Cookies, Dark Chocolate & Sea Salt Caramel Cookies dan Strawberry & Milk Tea Cookies,” sebutnya. Jennifer mengatakan bahwa kualitas produknya selalu terjamin karena menggunakan bahan-bahan premium. 

pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan ketiga varian cookies Saychizu secara online melalui Instagram @Saychizu. “Saat ini hanya secara online, tapi akan ekspansi ke offline store di tahun 2024,” kata Jennifer. 

Dalam memasarkan produknya ke pelanggan yang lebih luas, Saychizu memiliki mitra reseller yang membantu. “Tiap hari membantu memasarkan produk Saychizu. Saat ini kami dapat memproduksi kurang lebih 500 box per hari dan akan terus menambah kuota produksi per harinya,” terangnya. 

Saychizu Raih Penghargaan eKuliner Awards 2023 

Menawarkan produknya secara online, Saychizu mengirimkan produknya dengan pengiriman Paxel hingga berhasil menjadi Juara di ajang penghargaan bagi UMKM Kuliner, eKuliner Awards 2023. “Semua team sangat senang dan bangga, kami menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan bisnis,” ucap Jennifer bangga. 

Saychizu berhasil menjadi Juara eKuliner Bali & Makassar di eKuliner Awards 2023. Bersama 11 Pemenang terpilih, Saychizu mencatatkan kiriman terbanyak di Paxel pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2023.

Tips Owner Menghadapi Tantangan selama Berbisnis 

Setiap bisnis tentunya memiliki tantangan tersendiri dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menghadapinya. Bagi Jennifer, hal penting yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan selama berbisnis adalah dengan terus berinovasi. “Kami terus berinovasi agar dapat menghadirkan sesuatu yang baru dan unik untuk para customer kami,” ucapnya. 

Adapun inovasi yang dilakukan Jennifer dalam terus mengembangkan usaha Saychizu agar lebih maju kedepannya adalah dengan menambah varian produk. “Selanjutnya, kami akan menambah varian rasa dan produk yang dapat diterima oleh pasar masyarakat Indonesia khususnya Bali,” ungkapnya. 

Disamping itu, Jennifer dan team selalu bersedia mendengarkan keluh dan kesah dari pelanggan guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kedepannya. “Kami selalu mendengarkan keluh kesah dari customer, dari dua hal disana kami dapat mengetahui apa yang perlu ditingkatkan lagi kedepannya,” ucapnya. 

Tips Owner Bagi Seller UMKM Kuliner 

Sudah menjalankan usaha bakeshop lebih dari lima tahun, pesan Jennifer bagi Seller yang sedang menjalankan atau ingin membangun usaha adalah ada dua hal. “Jangan mudah menyerah dan teruslah berinovasi,” pesannya. 

Itulah perjalanan Jennifer dalam membangun bake shop yang menginspirasi. Buat kamu yang butuh referensi dalam membangun bisnis kuliner, bisa ikuti perjalanan seller #PejuangOnline lainnya di menu #PejuangOnline.

#PejuangOnline | 2 Jan 2024

Teman Makan Baik: Offering Nutrient Dense Food MPASI until Win Awards

Ide bisnis bisa kamu temukan dari mana saja, salah satunya dari pengalaman pribadi. Seperti Claudia yang melihat peluang dari sulitnya ia mendapatkan produk MPASI padat nutrisi di kotanya hingga dibangunlah usaha Teman Makan Baik. Melalui usahanya, ia ingin membantu para ibu yang mempunyai kebutuhan yang sama seperti dirinya. 

Yuk, ikuti lebih lengkapnya perjalanan Claudia dalam membangun usaha Teman Makan Baik di bawah ini.

Bermula dari Kebutuhan Owner akan MPASI Berbahan Organik & Padat Nutrisi

Sumber Gambar: instagram.com/temanmakanbaik

Usaha yang diberi nama Teman Makan Baik ini bermula dari kebutuhan Claudia akan MPASI berbahan organik dan padat nutrisi untuk buah hatinya. “Karena saya butuh makanan MPASI sehat organik dan Nutrient Dense Food (NDF) di Karawang. Saat itu belum ada dan hanya ada di kota seberang, jadi dulu saya sering banget beli mpasi NDF di beberapa brand NDF di Jabodetabek,” jelas Claudia. 

Dari situlah, Claudia melihat adanya peluang untuk mengenalkan MPASI Nutrient Dense Food atau Makanan Padat Nutrisi kepada ibu-ibu di Karawang. “Terus kepikiran kayaknya ini peluang untuk memperkenalkan dan mempermudah ibu-ibu di Karawang mendapatkan mpasi NDF tanpa harus jauh-jauh pesan dari luar kota Karawang,” ucapnya. 

Menyediakan Berbagai Produk MPASI Berkualitas dari Berbagai Brand

 Sumber Gambar: instagram.com/temanmakanbaik

Teman Makan Baik menawarkan berbagai produk dari berbagai brand makanan Nutrient Dense Food dan organik yang melewati proses seleksi dan kurasi. “Karena kami memang hanya menyediakan produk yang organik, sehat, dan tanpa bahan pengawet. Bukan makanan ultra-proses pabrikan dan tidak pakai MSG, garam dapur, gula rafinasi, serta untuk proses produksinya juga menggunakan peralatan dapur non-toxic,” terang Claudia. Ia juga mengatakan bahwa untuk makanan berbahan mentah dipilih dari hewan yang sehat, pakan hewan yang baik dan lingkungan yang baik sehingga menghasilkan hasil yang terbaik.

Menjadi one-stop-shopping service yang lengkap menyediakan berbagai kebutuhan MPASI dalam satu tempat, Teman Makan Baik juga menyediakan konsultasi gratis untuk pelanggannya. “Di sini juga bisa konsultasi gratis, dimana kadang banyak ibu-ibu yang galau masalah BB anak dan anak yang GTM. Kami akan membantu untuk memilihkan produk dan memberikan saran agar akar masalah terpecahkan satu per satu,” jelasnya.

Para ibu bisa mendapatkan produk Teman Makan Baik dengan mudah secara online di Instagram @temanmakanbaik. “Masih di rumah saja, dan mengandalkan penjualan online dibantu pengiriman sehari sampai dari Paxel,” ucap Claudia. 

Teman Makan Baik Raih Penghargaan “eKuliner Awards 2023”

Sumber Gambar: instagram.com/temanmakanbaik

Belum lama merintis, usaha yang berdiri pada bulan September 2022 ini sudah mendapatkan penghargaan eKuliner Awards 2023. Ajang yang diinisiasi oleh Paxel dan bekerja sama dengan Kemenparekraf ini memilih 11 pemenang dari 50 nominasi pada eKuliner Awards 2023. “Kaget, gak nyangka dan pasti senang banget, ternyata perjuangan kami ada yang mengapresiasi. Ini adalah sebuah motivasi agar tahun depan bisa jadi pemenang lagi dan memberikan yang terbaik untuk semua customer Teman Makan Baik. Aamiin,” ucapnya. 

Tips Owner Menghadapi Tantangan selama Berbisnis 

Bagi Claudia, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam menghadapi tantangan dan rintangan selama berbisnis. “Terpenting konsisten dan jalani apa yang ada di depan mata. Selalu berpikir positif dan selalu libatkan Allah SWT dalam tiap kegiatan. Masalah dan rintangan itu adalah hal yang biasa dalam berproses untuk menuju sukses,” ucapnya. Maka dari itu, ia harus lalui dan jalani dengan tidak mudah mengeluh dan menyerah. 

Dalam mengembangkan Teman Makan Baik agar lebih maju lagi kedepannya, Claudia ingin mencari tim untuk membantu menjalankan usahanya dengan lebih optimal. “Dalam waktu dekat ingin cari tim lagi agar lebih optimal dalam membantu customer belanja di Teman Makan Baik,” ungkapnya. 

Tips Owner Menghadapi Momen Seasonal 

Dalam menghadapi momen peak season akhir tahun, Claudia mengatakan melakukan stok produk lebih banyak. “Peak season ini stok (produk) pasti lebih banyak karena untuk kebutuhan saat liburan dan apalagi dapat reward 50% dari PaxelMarket, jadi bulan Desember ini stok barang di Teman Makan Baik jadi meningkat 3x lipat dari biasanya,” ujarnya. 

Itulah perjalanan inspiratif Claudia dalam membangun dan mengembangkan usaha MPASI dengan bahan organik dan padat nutrisi bernama Teman Makan Baik. Ikuti juga kisah perjalanan inspiratif Seller #PejuangOnline lainnya di menu #PejuangOnline.

#PejuangOnline | 30 Dec 2023

Dapur Bunda Wulan: Inspiring Healthy Living to Winning Awards

#SahabatPaxel, punya rencana ingin mulai menerapkan hidup sehat? Dapur Bunda Wulan bisa menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin memulai hidup sehat dengan mengkonsumsi produk sehat. Usaha asal Jember ini menawarkan berbagai produk makanan dan minuman sehat yang menginspirasi banyak orang untuk hidup sehat dan sembuh hingga meraih penghargaan “Juara eKuliner Jawa Timur Kota Lainnya” pada eKuliner Awards 2023. 

Ikuti perjalanan Wulan dalam membangun usaha Dapur Bunda Wulan berikut di bawah ini. 

Usaha yang Bermula dari Ketidaksengajaan

Sumber gambar: instagram.com/dapurbundawulan

Berdiri pada tahun 2019, usaha Dapur Bunda Wulan bermula dari penyakit yang ia dan suami alami. “Saat itu saya mulai hidup sehat karena saya di diagnosis osteoarthritis sampai tidak bisa bergerak dan bergantung dengan suntik ke dokter syaraf,” ucap Wulan Setyarti, owner Dapur Bunda Wulan. Setelah memulai hidup sehat, Wulan berhasil menurunkan berat badan dan berangsur pulih dari penyakitnya. 

Wulan memulai hidup sehat tersebut dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat yang ia buat sendiri sehingga banyak temannya yang bertanya dan meminta untuk dibuatkan makanan sehat. “Mulai 2019, saya sudah berjualan makanan sehat tapi yang kering-kering saja, karena waktu itu belum ada armada jasa pengiriman yang bisa same day. Alhamdulillah, tahun 2021, ada Paxel yang bisa bantu saya untuk mengirimkan cold pressed juice ke customer dan diterima dengan kondisi yang baik,” terangnya. 

Menawarkan Berbagai Produk Makanan dan Minuman Sehat
Sumber gambar: instagram.com/dapurbundawulan

Saat ini ada berbagai produk sehat yang ditawarkan, mulai dari coklat murni, kacang sangrai, brownies almond, brownies kering, rendang sehat, keripik-keripik real food, hingga cold pressed juice. “Dapur Bunda Wulan diproduksi dengan bahan-bahan sehat tanpa ada gula, MSG, garam, ataupun tepung. Buah- buahnya segar, banyak sayur organik dan tidak memakai buah import,” jelas Wulan mengenai produknya. 

Dalam menawarkan produknya tersebut, Wulan mempromosikannya secara online melalui media sosial dan mendapatkan promosi dari mulut ke mulut berkat kualitas produk yang ditawarkan. “Lewat media sosial dan banyak dari customer yang sudah sembuh atau yang berhasil turun berat badan bercerita ke para teman dan saudaranya,” jawabnya. 

Bunda Dapur Wulan Meraih Penghargaan “eKuliner Awards 2023” 

Setelah menginspirasi banyak orang untuk hidup sehat lewat produk sehat yang ditawarkan, Dapur Bunda Wulan berhasil menjadi pemenang di eKuliner Awards 2023. Dimana Dapur Bunda Wulan menjadi salah satu dari 11 Pemenang terpilih yang tercatat memiliki kiriman terbanyak di Paxel pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2023. “Alhamdulillah bahagia, bangga, terharu dan semakin semangat untuk maju dan memberi yang terbaik untuk konsumen. Ingin banyak dikenal dan bisa lebih maju dari sekarang,” ucapnya. 

Tips Owner Menghadapi Tantangan selama Berbisnis 

Bagi Wulan dalam menghadapi tantangan selama berbisnis hingga bisa di posisi saat ini adalah dengan lebih banyak belajar, berkreasi dan berdoa. “Karena prinsip saya adalah banyak membuat orang lain sehat dan sembuh dari sakit. Rezeki pasti ada karena rezeki bukan saja materi, jadi materi nomor sekian. Hal yang utama bagi saya adalah pahala karena bisa membantu teman-teman sehat,” ungkapnya. 

Duka pun pernah ia rasakan saat menjalankan usahanya ketika harga bahan baku meningkat. “Kalau bahan baku naik dan kami tidak tega untuk menaikkan harga karena ongkir menjadi perhatian utama customer,” ujarnya. Meski demikian, ia berharap bisa semakin luas masyarakat yang mengenal Dapur Bunda Wulan.

Tips Menghadapi Momen Seasonal 

Memasuki momen besar seperti Hari Raya Natal dan Tahun Baru saat ini, Dapur Bunda Wulan melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi momen peak-season. “Berusaha tetap dengan harga lama meskipun harga bahan baku naik. Memotivasi konsumen untuk tetap sehat dengan tetap mengkonsumsi produk sehat. Serta, berusaha memberi promo untuk pelanggan setia.” Jawabnya.

Itu dia perjalanan Wulan dalam membangun dan mengembangkan usaha Dapur Bunda Wulan yang menginspirasi banyak orang untuk hidup sehat dan sembuh dari penyakit yang sedang dialami. Kamu bisa ikuti Perjalanan Seller #PejuangOnline inspiratif lainnya dalam membangun usahanya pada menu #PejuangOnline di website Paxel.

#PejuangOnline | 25 Dec 2023

Bingke Si Gembul, Pontianak Cake Winner of the 2023 eKuliner Awards

Makanan khas daerah tak pernah gagal memikat hati para pencinta kuliner. Seperti Miki Aditya yang menyukai kue Bingke khas Pontianak dan memutuskan menawarkan makanan favoritnya tersebut dengan mendirikan usaha Bingke Si Gembul. Hingga saat ini, Bingke Si Gembul sudah memanjakan lidah banyak pelanggan dari berbagai kota hingga berhasil menjadi Juara eKuliner Jawa Barat Kota Besar di ajang penghargaan Paxel eKuliner Awards 2023. 

Penasaran bagaimana Miki Aditya membangun usaha Bingke Pontianak? Langsung saja ikuti perjalanannya di bawah ini. 

Hadir dari Kecintaan dan Kerinduan Owner Terhadap Kue Bingke Pontianak

Setiap orang tentunya mempunyai makanan kesukaan atau favorit. Salah satunya seperti Miki Aditya yang memiliki kecintaan dan kerinduan terhadap kue Bingke khas Pontianak hingga muncul ide usaha Bingke Si Gembul. “ Dikarenakan jarak yang jauh, terlintas dipikiran saat itu ingin membuat kue bingke sendiri. Ternyata banyak respon baik dari orang-orang dekat dan muncul ide untuk mencoba menjadikannya usaha,” jelas Miki Aditya, owner dari Bingke Si Gembul. 

Menawarkan Bingke Pontianak dengan Berbagai Varian Rasa 

Pria kelahiran Pontianak ini pun mendirikan usaha Bingke Si Gembul yang berlokasi di Bandung pada tahun 2019. “(Usaha) semakin fokus di tahun 2020 dengan bantuan teman-teman,” lanjutnya. Hingga saat ini, Bingke Si Gembul memiliki 11 varian rasa yang siap memanjakan lidah. “Bingke si gembul sangat menjaga kualitas, siap melakukan perbaikan sesuai keinginan konsumen, dan merupakan kue tradisional yang khas dan tidak mudah untuk di dapatkan di kota-kota besar,” ucapnya. 

Menjadi Kue khas Daerah yang Mudah Didapatkan Pelanggan 

Tersedia secara offline dan online, pelanggan bisa mendapatkan kue Bingke Si Gembul dengan mudah. Bingke Si Gembul juga mempunyai beberapa agen atau reseller yang membantu memasarkan produknya lebih luas. “Kami tersedia offline dan online, serta kami mempunyai beberapa agen atau reseller yang dibekali dengan metode pemasaran digital,” terang Miki Aditya. 

Bingke Si Gembul Dianugerahi Penghargaan eKuliner Awards 2023


Dengan cita rasanya yang manis dan tekstur lembut memanjakan lidah banyak pelanggan dari berbagai kota, Bingke Si Gembul berhasil menjadi Juara eKuliner Jawa Barat Kota Besar pada eKuliner Awards 2023. Bingke Si Gembul masuk dalam 11 daftar pemenang eKuliner Awards 2023 yang dipilih berdasarkan transaksi pengiriman tertinggi pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2023. 

Miki Aditya merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan eKuliner Awards 2023 dan semakin termotivasi mengembangkan usahanya. “Dengan sangat bersyukur terutama Allah SWT atas ijinnya dan rasa syukur atas perjuangan teman teman Bingke kami bisa masuk menjadi pemenang di ekuliner Awards 2023. Motivasi untuk mengembangkan Bingke semakin besar, harapannya kita bisa membuka cabang lebih banyak lagi untuk memperkenalkan kue bingke ke skala nasional,” ucapnya. 

Tips Owner Menghadapi Tantangan Selama Berbisnis 

Miki Aditya mengatakan bahwa Bingke Si Gembul didukung dengan doa, suasana kekeluargaan dan loyalitas tinggi yang membuat usahanya mampu menghadapi tantangan selama berbisnis. “Tidak lupa selalu belajar hal baru untuk dan berkembang dalam mencapai mimpi besar bersama. Disamping itu, strategi kami dalam menghadapi persaingan di luar adalah menjaga kualitas dan menambah peluang sebesar-besarnya dengan penjualan digital marketing maupun penjualan konvensional,” lanjutnya. 

Dalam mengembangkan usaha Bingke Si Gembul lebih maju kedepannya, Miki mengungkapkan ada berbagai hal yang perlu dilakukan. “Pertama penguatan dan inovasi produk, kolaborasi, distribusi barang, penambahan power di sektor digital marketing,” ucapnya. 

Tips Bingke Si Gembul untuk Seller yang Sedang Menjalankan Usaha 

Pesan Miki Aditya bagi Seller yang sedang membangun dan menjalankan usaha, penting untuk tetap fokus dan konsisten dalam doa dan ikhtiar. “Perbanyak belajar karena itu akan membangun kamu lebih besar dan lebih baik lagi. Bangun team yang solid atas dasar cinta bukan kebutuhan.” pesannya. 

Itulah perjalanan Miki Aditya dalam membangun usaha Bingke Si Gembul yang penuh inspirasi. Ikuti juga kisah perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya yang tak kalah inspiratif pada menu #PejuangOnline.

#PejuangOnline | 19 Dec 2023

Behind KAMI, the Women's Fashion Bag Business Continues to Grow

Tak hanya sebagai kebutuhan primer, saat ini fashion sudah menjadi kebutuhan artistik bagi banyak orang. Dalam memenuhi kebutuhan fashion tersebut, dua sahabat asal Surabaya membangun bisnis tas fashion wanita dengan desain dan kualitas terbaik bernama KAMI.

Konsisten berkembang hingga saat ini, yuk, ikuti perjalanan #PejuangOnline kali ini, Michelly dan Livia dalam mengembangkan usaha bisnis fashion bernama KAMI.

Berawal Dari Dua Sahabat yang Memiliki Visi Serupa

KAMI merupakan usaha tas fashion wanita asal Surabaya yang berdiri pada bulan Mei 2019. Kehadiran KAMI bermula dari dua sahabat yang memiliki visi serupa untuk membangun sebuah bisnis yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. Michelly dan Livia memulai usaha tas fashion bernama KAMI dengan berjualan secara online di rumah.


Memperluas Bisnis dengan Membuka Toko Offline

Meski belum lama berdiri, KAMI terus berkembang dengan membuka toko offline untuk memperluas bisnisnya. Tepatnya pada tahun 2022, KAMI membuka toko offline pertamanya yang terletak di Jakarta Utara. “Pada Agustus 2022 di tengah situasi pandemi yang masih belum menentu, KAMI dengan penuh keyakinan memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis dengan membuka store pertama KAMI yang berada di By The Sea Mall, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara,” ucap Michelly.

Setelah membuka toko offline pertamanya di Jakarta, Michelly mengungkapkan bahwa akan membuka toko offline yang kedua di Surabaya. “Pada September 2023, KAMI akan membuka store kedua kami di Surabaya dalam bentuk Pop Up store di Tunjungan Plaza 6 Lantai 2,” ungkapnya.


Stok Produk Habis dalam Hitungan Menit

Dalam terus mengembangkan bisnisnya, KAMI juga melakukan berbagai kolaborasi yang menarik. Pada Januari 2023, KAMI berkolaborasi dengan brand lokal sepatu dan berhasil menjual habis produk kolaborasinya dalam hitungan menit setelah diluncurkan hingga menjadi produk terlaris sampai saat ini. “Tepat pada waktu Chinese New Year, KAMI melakukan debut kolaborasi bersama dengan local brand sepatu yaitu ATTERA. Hasil dari kolaborasi pertama KAMI sangat diluar ekspektasi sampai membuat stok habis setelah beberapa menit launching dan bahkan produk kolaborasi tersebut masih menjadi produk best selling KAMI hingga sekarang,” terang Livia.


Selain melakukan kolaborasi dengan brand lokal fashion sepatu, KAMI juga berkolaborasi dengan public figure, Anissa Aziza. “Pada Juli 2023 KAMI kembali mengadakan project kolaborasi dengan public figure yaitu Anissa Aziza dengan model tas yang mempresentasikan style dari Anissa Aziza,” lanjutnya.


Konsisten Menawarkan Fashion Tas Wanita dengan Desain dan Kualitas Terbaik

Dalam menarik pelanggan, KAMI menawarkan produk dengan harga yang relatif mudah dijangkau oleh semua kalangan, desain yang timeless dan trendy, serta kualitas terbaik. “KAMI yakin akan selalu menjadi terdepan dalam industri tas dan selalu menjadi pilihan masyarakat,” ucap Michelly.

Saat ini KAMI menawarkan berbagai varian produk tas fashion wanita mulai dari sling bag, shoulder bag, tote bag, top handle bag hingga tas laptop. Pelanggan bisa mudah mendapatkan produk KAMI baik secara offline maupun online yang tersedia di berbagai platform belanja online.


Memanfaatkan iklan digital, branding yang kuat, dan kekuatan mulut ke mulut membuat produk KAMI banyak di order di berbagai platform Marketplace. Dalam mengirimkan produknya dengan aman dan cepat, KAMI mempercayakan pengiriman Paxel sebagai pilihan pengiriman produknya. “Selalu aman dan cepat, apabila ada kendala, asuransinya mudah untuk diklaim, serta kurir yang selalu baik dan ramah,” ucap Michelly, yang sudah berlangganan dengan Paxel sejak sebelum menjadi owner bisnis.

Membangun Kerjasama Tim yang Solid dalam Membangun Bisnis

Tak selalu berjalan mulus, setiap bisnis terkadang menemui tantangan dan bahkan rintangan. Bagi bisnis fashion KAMI, membangun kerjasama tim yang solid menjadi cara menghadapi tantangan dalam berbisnis. “Membangun kerjasama tim yang solid sehingga setiap masalah dan tugas dapat didiskusikan dan didelegasikan kepada masing-masing divisi dengan baik,” terang Livia.

Dalam mengembangkan usaha KAMI agar lebih maju kedepannya, KAMI akan terus berinovasi dengan selalu memberikan produk yang terbaik. “Dengan menciptakan produk-produk dengan desain dan kualitas yang terus diperbaharui,” ucapnya.


Suka dan Duka selama Menjalani Bisnis Fashion KAMI

Melihat pelanggan merasa puas terhadap produk yang ditawarkan menjadi kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi setiap pemilik bisnis, termasuk KAMI. Suka dan duka dilalui oleh Michelly dan Livia selama menjalani bisnis. “Dukanya adalah ketika produk kehabisan dan customer harus menunggu lama untuk restock,” lanjut Michelly. Mengatasi hal tersebut, KAMI mempercepat proses produksi dan meningkatkan jumlah produksi.

Tips KAMI untuk Seller yang Menjalankan Bisnis Fashion

Bagi owner KAMI, konsisten dan yakin merupakan hal yang harus dilakukan untuk melangkah dan membangun sebuah bisnis. “Just do it! Lakukan dulu aja secara konsisten dan dengan penuh keyakinan, niscaya pasti akan membuahkan hasil.” pesannya.

Itulah perjalanan dua sahabat menginspirasi, Michelly dan Livia dalam membangun dan mengembangkan bisnis tas fashion wanita bernama KAMI. Kamu juga bisa ikuti kisah inspiratif Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline. Yuk, kirim produk fashion pasti aman pakai Paxel yang dilengkapi asuransi pengiriman hingga klaim paket yang cepat.

#PejuangOnline | 20 Sep 2023

Combro Maknyusss with Frozen Packaging that is Always Made Fresh

Mana nih #SahabatPaxel penggemar jajanan Combro? Jajanan tradisional khas Sunda yang punya rasa gurih dan juga pedas. Kini jajanan combro bisa Kamu nikmati di mana dan kapan saja lho dengan tersedia dalam bentuk frozen. Seperti Combro Maknyusss yang selain menyajikan dalam bentuk matang juga berinovasi merilis combro kemasan frozen yang tetap fresh saat dinikmati.

Yuk, ikuti kisah perjalanan Chelsia dalam membangun dan mengembangkan bisnis Combro Maknyusss berikut ini.

1. Awal Mula Berdirinya Combro Maknyusss

Didirikan pada masa pandemi di tahun 2020, Combro Maknyusss berawal dengan menawarkan combro buatan orang tua Chelsia kepada teman-temannya. “Orang tua saya gemar membuat cemilan di rumah, salah satunya combro. Kami mencoba menawarkan dari teman ke teman produk combro kami ternyata cukup digemari,” ucap Chelsia, pemilik Combro Maknyusss.


Lalu, Chelsia mulai menawarkan produknya secara online melalui marketplace, salah satunya PaxelMarket. Saat ini Combro Maknyusss telah memiliki online outlet di beberapa area Jakarta. “Kami memiliki 3 online outlet, di Kelapa Gading, Gandaria & Kemang (coming soon). Lokasi produksi kami masih di Kelapa Gading,” jelasnya.

2. Asal Usul Nama Combro Maknyusss

Nama combro Maknyusss ditemukan oleh sang owner yang sesuai dengan produknya dan tetap menarik. “dimana waktu mencari nama yang sesuai untuk produk dan brand, kami usahakan tetap menarik, namun tetap mempertahankan aspek tradisional dan cita rasa yang enak. Oleh karena itu nama Maknyusss muncul,” terang Chelsia.


Berbeda dengan penjual combro pada umumnya, Chelsia merintis produk combro dengan dikemas spesial dan memliki varian produk dalam bentuk frozen sehingga dapat dinikmati di mana dan kapan saja. “Combro ini cemilan tradisional yang khas berasal dari Jawa Barat. Hanya saja combro yang ada di pasaran pada saat ini belum secara spesial dikemas dan diproduksi oleh penjual2 lainnya. Kami juga merintis produk combro frozen yang pada awalnya belum dijual di pasaran,” terangnya.

3. Awal Mula Menemukan Resep Produk

Resep combro Maknyusss berawal dari camilan yang dibuat oleh orang tua Chelsia, lalu Chelsia mencoba menemukan resep yang pas untuk diproduksi berdasarkan feedback dari orang terdekatnya dan juga pelanggannya. “Lalu, owner mencoba trial and error beberapa kali berdasarkan feedback dari keluarga, teman maupun customer pada awalnya hingga kami mendapatkan resep yang kami anggap sudah ok untuk dijadikan patokan produksi,” jelasnya.


4. Rahasia Dalam Mempertahankan Kualitas Produk

Dalam mempertahankan kualitas produk, Chelsia memilih bahan baku yang berkualitas, menjaga kebersihan area produksi hingga terjun langsung mengawasi proses produksi. “Dimulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, yang fresh dan langsung diproduksi. Kebersihan area produksi juga harus selalu terjaga. Owner hingga saat ini masih terus terjun untuk mengawasi proses produksi,” terangnya.

5. Tips Menghadapi Tantangan selama Berbisnis

Konsisten dan berusaha untuk terus berkembang menjadi kunci bagi Chelsia dalam menghadapi tantangan selama berbisnis. “Segala usaha harus terus menerus ditekuni, tetap dijalankan dengan konsisten dan berupaya untuk terus berkembang lebih dan lebih,” ucapnya. Dalam mengembangkan usaha Combro Maknyusss, Chelsia mengatakan ingin memperluas penjualan produknya di Jabodetabek dan luar Indonesia (khususnya Pulau Jawa). “Kemudian kami sedang dalam tahap meningkatkan packaging produk frozen kami agar lebih baik lagi,” lanjutnya.

6. Cara Mengemas dan Menyimpan Stok Produk

Combro maknyusss menyajikan produk yang siap santap dan juga dalam bentuk kemasan frozen yang selalu fresh dengan memperhitungkan produksi harian. “Kebanyakan produk kami dibuat fresh baru dibekukan sehingga kami selalu berusaha memberikan produk yang terbaru walaupun sudah dikemas frozen. Pada dasarnya kami selalu ada perhitungan produksi harian sehingga produk frozen kami pun selalu fresh dan tidak pernah tersimpan lama dalam freezer,” ucapnya.

Dalam menjaga pelanggan tetap setia, meningkatkan packaging dan kemasan produk menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan. “Kualitas dan rasa harus diperhatikan agar tetap konsisten disamping juga meningkatkan packaging dan kemasan produk,” jelasnya. Selain combro, Combro Maknyusss memiliki beragam produk mulai dari misro, yambro, yambro mala, arem-arem, pepes, teri kacang, nasi bakar dan krupuk amplang.


7. Cara Mempromosikan Produk Combro Maknyusss

Chelsia mengatakan bahwa produknya lebih banyak dipromosikan melalui media sosial seperti Instagram dan juga berbagai Marketplace maupun Layanan pesan antar makanan. Disamping itu, ia juga memasarkan produknya dengan membuka cabang online outlet dan memiliki Reseller. “Kami hanya memiliki cabang outlet di Gandaria dan Tanjung Duren (akan pindah ke Kemang soon). Untuk Reseller kami juga ada di Surabaya,” jawabnya.


8. Suka dan Duka dalam Menjalankan Bisnis

Produk yang disukai pelanggan dan mendapatkan feedback positif merupakan kepuasan tersendiri bagi Chelsia dalam menjalankan bisnisnya. “Owner selalu giat berusaha untuk belajar dan mencoba mengembangkan usaha dari nol untuk dapat berjalan lebih pesat lagi ke depannya.Merupakan kepuasan bagi kami apabila produk kami mendapatkan feedback yang positif dari para customer kami,” jelasnya.

Tak semata-mata hanya mencari keuntungan, proses menjadi lebih baik selama menjalankan bisnis adalah hal terpenting bagi Chelsia selama menjalankan bisnis. “Berbisnis tidak hanya semata-mata untuk mencari keuntungan semaksimal mungkin, tapi bagaimana kami belajar dan berkembang untuk menjadi lebih baik lagi hari demi hari. Tidak semua outlet yang kami buka juga selalu ramai dibeli pengunjung, tidak semua juga memberikan feedback yang baik, namun juga ada banyak customer yang terus menjadi pelanggan dan terus memberikan feedback yang baik,” jelasnya.

Itulah perjalanan kisah Combro Maknyusss dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya yang dimulai sejak masa pandemi lalu. Kamu bisa nikmati Combro Maknyusss dengan order online di PaxelMarket pada aplikasi Paxel. Nikmati ongkir FLAT 10rb sampai berat 5 kg se-Jawa dan Bali. Ikuti juga perjalanan Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya.

#PejuangOnline | 5 Feb 2023

Meaning of Kartini Day for Sellers, and Their Struggle to Business

Memperingati Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan berdaya dengan salah satunya lewat membangun bisnis. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2021, ada sebanyak 64,5 persen dari total UMKM di Indonesia dibangun oleh perempuan. Ada banyak Brand Lokal saat ini yang dikelola oleh perempuan dan turut berkontribusi terhadap perekonomian bangsa.

Lantas, apa arti Hari Kartini bagi para Seller UMKM? Berikut ini makna Hari Kartini bagi Seller #PejuangOnline dengan kisah perjuangan membangun bisnisnya.

1. Fani, owner Babka Ny. Fani: “Mau mencari tahu potensi dalam diri dan mengembangkannya.”

Dalam memaknai Hari Kartini melalui perannya sebagai pelaku UMKM, Fani mengatakan bahwa kini kesempatan terbuka lebar bagi perempuan, setelah perjuangan Kartini mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang sama dengan laki-laki. “Tinggal bagaimana kita perempuan mau menjalaninya, mau mencari tahu potensi dalam diri dan mengembangkannya,” lanjut Fani.

Fani sendiri memulai bisnisnya yang bernama Babka Ny. Fani di penghujung tahun 2020 pada masa pandemi. Usaha roti Babka khas dari Eropa ini dimulai ketika Fani ingin menjaga kesehatan anggota keluarganya di masa pandemi dengan cara memasak sendiri makanan dan camilannya.

Melalui trial dan error, Fani belajar secara otodidak dari internet untuk membuat kreasi makanan yang sehat dan enak. Mengunggah hasil kreasi makanannya di media sosial, tak disangka banyak orang terdekat Fani yang minta dibuatkan. “Harus pintar-pintar berkreasi untuk menyiapkan makanan yang sehat, bergizi dan tentunya juga lezat. Kreasi-kreasi makanan yang dibuat, setiap kali di upload ke akun Instagram saya termasuk diantaranya roti Babka ini, tidak disangka banyak saudara dan teman yang minta dibuatkan dan berlanjut dengan order. Akhirnya, setelah mempertimbangkan masukan dari keluarga, saya mantap untuk menjual produk roti Babka untuk umum di bulan September 2020,” jelasnya.


Bagi Fani hal yang terpenting dalam menghadapi tantangan selama berbisnis adalah dengan menjaga semangat proses mengembangkan bisnis. “Satu hal yang terpenting adalah terus menjaga semangat juang dalam masa proses ini, berusaha menikmati prosesnya, terus mau belajar, mencari tahu langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.” Ucapnya.

2. Alesha, Owner Alesha Jastip Kuliner Jogja: “Di era serba digital seperti saat ini karier dan keluarga sudah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan bisa berjalan secara berdampingan.”

Memaknai Hari Kartini bagi Alesha adalah perempuan bisa tetap berdaya dan memiliki penghasilan tanpa harus mengesampingkan keluarganya. “Di era serba digital seperti saat ini karier dan keluarga sudah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan bisa berjalan secara berdampingan,” lanjut Alesha.

Alesha memulai usaha jastipnya dari niat membantu bapak dan ibu penjual mie ayam di sekolah SMA-nya dulu yang terdampak pandemi. “Waktu itu saya kasih ide untuk jual mie ayamnya dalam bentuk frozen, tetapi mereka menolak karena takut nggak laku. Akhirnya saya coba pesan dalam bentuk mentah dan saya packing vakum agar bisa dikirim ke luar kota via Paxel. Alhamdulillah, responnya cukup baik dari teman-teman dan kakak angkatan alumni SMA saya banyak yang pesan untuk dikirim ke luar kota. Suatu ketika ada salah satu orang yang pesan mie ayam dan request untuk dibelikan makanan atau oleh2 lain dari Jogja, setelah itu saya jadi terpikir kenapa tidak sekalian saya open jastip kuliner Jogja. Jadilah Alesha Jastip yang semakin lama semakin banyak pilihan produknya seperti sekarang,” terangnya.


Memulai usahanya sejak awal masa pandemi, Alesha berharap bisnisnya bisa semakin berkembang dan memiliki karyawan sehingga bisa meningkatkan kapasitas dan kuantitas pengiriman. “Karena untuk saat ini sebenarnya masih banyak sekali produk jajanan dan kuliner dari Jogja yang belum saya tambahkan ke katalog karena keterbatasan tenaga dan waktu,” ucap Alesha.

Adapun tips menjalankan bisnis bagi Alesha adalah dengan percaya diri, optimis dan semangat untuk terus berkembang. “Hal-hal kecil yang kita jaga dan bangun saat ini adalah bagian dari kesuksesan di masa mendatang.” Ucap Alesha.

3. Eka, Owner Dapoer Intan: “Mimpi besarku ingin makin banyak wanita yang berdaya”

Dalam memperingati Hari Kartini, Eka berharap mimpi besarnya adalah ingin semakin banyak wanita yang berdaya. “Jadi saat keluarga mengalami penurunan ekonomi, wanita punya kemampuan dan keahlian sehingga bisa membantu keluarga. Sebuah pengalaman hidup yang membekas sehingga tidak ingin ada wanita lain mengalami. Jadi wanita harus berdaya,” lanjutnya.

Dapoer Intan dibangun oleh Eka yang bermula dari membekali suaminya makanan Pepes Bandeng. Rekan suaminya menyukai Pepes Bandeng tersebut dan mulailah Eka menerima orderan. “Semakin lama semakin banyak (orderan). Akhirnya mulai, deh dibuka order untuk umum dan mulai melengkapi perizinan. Setelah perizinan selesai mulai masuk ke retail pertama kali Carrefour juga toko Frozen sekitaran Jabodetabek,” lanjut Eka.

Usaha yang berdiri sejak 2016 ini tersedia secara offline yang bermitra dengan toko swayalan dan toko frozen. “Selain ditoko, ada juga di online seperti Instagram, Facebook, TipTop juga Marketplace Blibli dan PaxelMarket,” ucapnya. Dengan produk Pepes Bandeng Duri Lunak yang menjadi best seller, Dapoer Intan juga memiliki berbagai varian produk lainnya seperti Bandeng Presto, ayam tulang lunak, ayam blackpepper, ayam betutu dan juga olahan ayam lainnya.


Sempat ingin menutup bisnis dikarenakan mengalami cobaan, Eka pun meluruskan niat dan bangkit lagi. “Tapi diingatkan oleh seorang teman, luruskan niat. Akhirnya bangkit lagi dan makin menguatkan niat karena menjalani bisnis tak hanya untuk diri sendiri, tapi bagaimana kita makin bisa bermanfaat,” terangnya.

Itulah makna Kartini bagi Seller #PejuangOnline yang berdaya dengan membangun dan mengembangkan bisnis. Selamat Hari Kartini untuk para perempuan hebat! Semoga pengalaman para Seller #PejuangOnline ini bisa memberikan inspirasi bagi perempuan lainnya yang ingin mulai membangun bisnis.

#PejuangOnline | 21 Apr 2023

ND Cookies, Eid Hampers Business that Existed for More than a Decade

Saling kirim hampers adalah hal yang biasa dilakukan banyak orang saat merayakan momen-momen tertentu, salah satunya ketika bulan Ramadhan. Hal tersebut pun meluncurkan ide bisnis hampers yang dapat menjadi peluang usaha bisnis yang menjanjikan. Seperti halnya, ND Cookies, yang telah menawarkan hampers Ramadan lebih dari satu dekade dan bisa memenuhi orderan hingga 10.000 paket hampers pada bulan Ramadan.

Mampu bertahan lama dan laris manis seperti sekarang, yuk, ikuti perjalanan Julia dalam membangun dan mengembangkan usaha hampersnya berikut ini.

Berawal dari keisengan, Julia sukses mengembangkan usaha kue Lebaran

Didirikan sejak tahun 2004, Julia memulai bisnis ND Cookies dari keisengan dengan temannya membuat kue Lebaran untuk dijual ke tetangga dan rekan kerja. “Awalnya iseng aja bikin kue lebaran sama teman deket rumah, terus dijualin ke tetangga-tetangga dan tempat kerja. Sampai (akhirnya) di tempat kerja ada yang minat bantu jualin. Nah, mulailah dari situ terus maju hingga saat ini,” ucapnya.


Resep kue Lebaran pun didapatkan dari Julia yang mencoba belajar membuat kue. Rasa percaya diri dan juga kerja sama membuat bisnisnya bisa laris seperti sekarang. “Percaya diri dan menggaet salah satu rekan kerja yang mana sekarang sebagai marketing, administrasi perizinan, dan lain-lain,” jelasnya.

Menawarkan 3 Jenis Hampers kue Lebaran yang Menyesuaikan Kebutuhan Pelanggan

Dalam mempertahankan kualitas produk, Julia selalu mengutamakan kualitas bahan baku yang digunakan dan inovatif dalam produksi. Menawarkan produknya pada setiap momen Lebaran, Julia memiliki 3 jenis produk Hampers yang ditawarkan. “Setiap Ramadan, kita punya 3 produk. Luxury Hampers khusus perusahaan atau badan usaha yang order untuk klien/karyawan. Untuk isian hampers pun berdasarkan permintaan dari perusahaan atau badan usaha itu sendiri atau bisa juga disesuaikan dengan budget yang mereka ajukan,” ucapnya.

ND Cookies juga memiliki Sakinah Hampers dengan 1 paket Hampers berisi 6 jenis kue meliputi Nastar, Kastengel, ChocoCrunch, Kue Kacang, Lidah Kucing, dan Sagu Keju menggunakan toples ukuran 250gr dengan packaging yang kekinian. Lalu, Hampers yang ketiga, ada Rizqika Hampers dengan isian kue serupa dengan Sakinah Hampers dengan perbedaan pada warna kemasan, rasa dan harga yang lebih terjangkau.

Rizqika Hampers menjadi produk best Seller usaha asal Jakarta ini yang digemari banyak pelanggan di dalam dan luar kota. “Bahkan saat pandemi 3 tahun melanda Indonesia, Qadarallah, Rizqika Hampers ini tidak pernah turun peminat. Bahkan, peminatnya justru semakin meningkat dari tahun-tahun sebelum pandemi ada,” ungkap Julia.

Bisa Memenuhi orderan hingga 10.000 Hampers selama Ramadan

ND Cookies bisa didapatkan Customer dengan mudah melalui Reseller hingga agen-agen makanan dan platform online. Pelanggan bisa memesan hampers kue Lebaran ND Cookies secara online melalui Instagram, Fanpage, hingga Marketplace seperti PaxelMarket.

Memproduksi hanya saat bulan Ramadan saja, Julia bisa memenuhi hingga 10.000 hampers selama Ramadan 2023 ini. “Karena kami belum produksi regular (harian) dan hanya saat Ramadan aja, jadi kami hitung Ramadan aja, ya tahun 2023 ini Alhamdulillah wa Syukurillah 10.000 Pack Hampers,” ucapnya. Pada momen-momen Ramadan dan Lebaran, ND Cookies sendiri bisa menambah tim hingga 30 orang dari sebelumnya 4 orang.


Tips Julia Menghadapi Tantangan Berbisnis: Akarnya adalah Punya Tim yang Solid

Dalam menghadapi tantangan dalam berbisnis, Julia mengatakan bahwa akarnya adalah harus mempunyai tim yang solid dan kooperatif yang mampu menciptakan kerja sama yang baik. “Lainnya lagi harus terus inovatif dalam berkarya agar terus eksis dan harus pandai melihat kesempatan pasar yang ada,” lanjutnya.


Disamping itu, dalam mengembangkan usaha ND Cookies agar lebih maju kedepannya, Julia memiliki keinginan memproduksi dan menawarkan produknya secara harian. “Mau bisa produksi dan berjualan secara regular (jadi tidak hanya ada disaat Ramadan saja). Jadi, kami selalu evaluasi dan banyak belajar lagi,” ucapnya.

Meski Punya Produk yang Rentan Rusak, Hampers kue Lebaran Bisa Sampai dengan Aman

Dalam menjaga produk hampers kue Lebaran aman sampai ke tangan pelanggan, Julia menyesuaikan dengan jumlah hampers dan tujuan pengirimannya. “Untuk pengiriman dalam jumlah massal area Jabodetabek, kami menggunakan kendaraan khusus angkut barang saja tidak ada perlakuan khusus dalam packaging,” terangnya. Sedangkan, saat pengiriman di luar Jabodetabek dan pengiriman dengan ekspedisi, Julia mengemas dengan bubble wrap dan lakban atau sticker penanda khusus.

Menjual produk yang rentan rusak saat pengiriman menjadi tantangan tersendiri bagi Julia sejak memulai bisnis. “Nah, dari 2004 sampai dua tahun kebelakang ini, deh agak repot memang untuk pengiriman customer luar kota. Bahkan, sering banget kita tolak karena cookies kami nih ringkih, jangankan pakai ekspedisi, dibawa pakai motor aja kalau membawanya nggak pelan kuenya sampai bisa retak-retak,” jelasnya.

Hingga akhirnya Julia mengenal Paxel dan PaxelMarket yang dapat mengirim produknya dengan aman. “Tapi sejak ada Paxel, apalagi produk kami sudah ada di aplikasi Paxel (layanan PaxelMarket) semua aman terkendali. Bahkan, customer dari luar kota bisa langsung order via PaxelMarket,” ucapnya.

Atasi Duka Berbisnis dengan Menikmati Proses Bisnis yang Tak Instan

Suka dan duka pun dilalui Julia selama menjalankan usaha ND Cookies. Berdiri hampir dua dekade, Julia mengatakan bahwa banyak cerita selama proses mengembangkan bisnis. Adapun cara mengatasi duka dalam berbisnis, Julia cukup menikmati setiap proses bisnis yang tidak instan untuk meraih kesuksesan. “Cara mengatasi duka, ya jalanin aja semua hidup itu kan berproses makan mie instan aja, walau terlabel INSTAN, tapi kan harus diproses dulu begitupun dengan menjalani bisnis. Jalanin, nikmatin, syukuri terus aja ikhtiar doa sampai lupa kalau udah sukses beneran hehehe,” ucapnya.

“Karena Rezeki Sudah Tertakar dan Takkan Tertukar”

Julia membagikan tips dan pesan untuk para Seller yang juga sedang menjalankan usaha. “Tetap semangat dalam berikhtiar, tetap sehat, tetap jadi orang jujur. Jangan takut berkompetisi dalam berbisnis dan tidak saling menjatuhkan. Semua sudah ada porsinya masing-masing setiap bisnis ada kurang lebihnya. Percaya diri aja, yakin pasti target tercapai karena rezeki sudah tertakar dan takkan tertukar.” Pesannya.

Itulah cerita sukses ND Cookies yang bertahan selama 19 tahun hingga saat ini. Semoga perjalanan bisnis ND Cookies bisa menginspirasimu dalam membangun dan mengembangkan bisnis, ya. Kamu juga bisa ikuti perjalanan kisah Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun bisnis yang tak kalah inspiratif pada menu “#PejuangOnline” di website Paxel.co.

#PejuangOnline | 20 Apr 2023

Lumpia Oemahan Semarang: Affordable Prices with Best Quality

Kamu penggemar Lumpia Semarang? Wajib kenalan dengan Lumpia Semarang satu ini yakni, Lumpia Oemahan Semarang yang memiliki harga terjangkau dengan kualitas terbaik. Lumpia Oemahan Semarang didirikan oleh Agung yang memiliki kecintaan akan dunia kuliner. Didirikan sejak awal pandemi, yuk ikuti perjalanan #PejuangOnline Agung dalam membangun usaha kulinernya.

Berikut ini perjalanan Agung dalam membangun dan mengembangkan usaha Lumpia Oemahan Semarang.

Lumpia Oemahan Semarang Berdiri Saat Pandemi Melanda

Lumpia Oemahan berdiri pada tahun 2020 atau tepatnya saat pandemi melanda. Usaha tersebut didirikan ketika Agung mengalami penurunan omset pada usaha jasa yang dijalankan. “saya pada saat itu sedang mengalami penurunan omzet pada usaha dibidang jasa transportasi darat. Pada saat itu lah saya terlintas mengembangkan bisnis makanan, hal ini dipengaruhi dari latar belakang saya yang hobi di dunia kuliner,” ucap Agung, pemilik Lumpia Oemahan.


Berlokasi di Semarang, saat ini Lumpia Oemahan telah memiliki 4 toko offline yang tersebar di Semarang. “Saat ini Lumpia Oemahan untuk produksi terletak di Pucang Anom 2 No. 20, sedangkan untuk gerai penjualan ada di Tlogosari, Pucang Gading, Suyudono, dan Klipang,” jawabnya saat ditanya lokasi usaha dan tempat produksinya.

Menawarkan Kualitas Lumpia Semarang Terbaik dengan Harga Terjangkau

Dalam menjaga kualitas produk, Agung terlibat langsung dalam proses produksi Lumpia Oemahan Semarang. “Saya juga menggunakan standar resep tertentu agar tidak menurunkan kualitas dari Lumpia Oemahan,” lanjutnya. Agung mengatakan bahwa resep yang digunakan pada awalnya merupakan resep yang biasa ditemui. Namun, ia terus melakukan improvisasi resep agar mendapatkan cita rasa terbaik hingga saat ini.

Sesuai namanya, Agung ingin Lumpia Oemahan Semarang terasa seperti makanan rumah. “Nama Lumpia Oemahan berawal dari filosofis saya yang ingin makanannya terasa seperti makanan rumah, yang selalu menyajikan makanan terbaik untuk orang-orang didalamnya,” jelasnya.


Cita rasa yang enak dengan harga yang murah menjadi daya tarik Lumpia Oemahan Semarang dan alasan disukai banyak pelanggannya. “Lumpia Oemahan memiliki motto harga rendah dengan kualitas terbaik. Dari sini lah orang-orang mencari Lumpia Oemahan karena memiliki cita rasa yang enak dengan harga lebih murah, jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya,” terangnya.

Optimalkan Gerai Penjualan Offline Untuk Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Memiliki usaha yang cukup kompetitif, Agung menggunakan saluran distributor bahan secara langsung agar mendapatkan bahan makanan yang terbaik. “Usaha ini merupakan usaha yang cukup kompetitif di Kota Semarang, maka dari itu untuk mendapatkan Competitive Advantage menggunakan saluran distributor bahan secara langsung agar mendapatkan bahan-bahan makanan yang terbaik,” ujarnya.

Agung juga melakukan improvisasi gerai-gerai penjualan dan melakukan penjualan secara offline dan online dengan berbagai metode. “Peningkatan yang akan saya (lakukan) dalam waktu dekat ini adalah memperbanyak outlet agar dapat menjangkau konsumen dengan luas,” jawabnya saat ditanya mengenai hal-hal yang perlu ditingkatkan agar bisnis lebih maju kedepannya.

Andalkan Kekuatan Word of Mouth

Selain memasarkan produknya secara offline dan online, Agung juga mengandalkan metode word of mouth untuk bisnisnya bisa dikenal pelanggan lebih luas. “Promosi yang dijalankan, saya mengandalkan metode word of mouth dengan fokus pada kualitas produk,” ucapnya. Disamping itu, Lumpia Oemahan juga memiliki Reseller untuk membantu memasarkan produknya.

Mengutamakan kualitas produk agar pelanggan merasa puas, Lumpia Oemahan Semarang memaksimalkan olahan produknya selalu dalam keadaan fresh. Lumpia Oemahan Semarang sendiri menawarkan dua jenis varian ukuran lumpia yang juga menjadi menu andalan. “Lumpia ukuran kecil dan ukuran besar. Kedua menu ini andalan dari Lumpia Oemahan,” sebut Agung. Saat ini Lumpia Oemahan Semarang bisa memenuhi pesanan 300-400 pcs lumpia per harinya baik varian ukuran besar maupun kecil.


Suka dan Duka Selama Berbisnis Lumpia Oemahan Semarang

Bagi Agung, duka dalam menjalankan bisnis kuliner Lumpia Oemahan Semarang adalah tantangan tersendiri yang dimiliki dalam bisnis kuliner. “Dikarenakan ini merupakan usaha makanan, maka kami harus menyajikan dalam kondisi fresh. Hal ini tentu memiliki tantangan tersendiri agar perputaran produknya cepat. Ketika perputaran produk terhambat akan menyebabkan risiko terhadap produk yang dijual kepada pelanggan,” terang Agung. Adapun, Sukanya dalam berbisnis Lumpia Oemahan Semarang adalah bisa menjalankan bisnis yang disukainya dimana ia memiliki kecintaan terhadap dunia kuliner.

Wawancara pun diakhiri dengan pesan Agung untuk Para Seller yang sedang mengembangkan usaha kulinernya. “Jangan mudah berpuas diri, konsisten dan terus maju.” pesannya.

Itulah kisah #PejuangOnlinePaxel Agung dalam mengembangkan usaha kuliner Lumpia Oemahan Semarang. Nah, buat Kamu yang pingin icipin Lumpia Oemahan Semarang bisa langsung mengunjungi PaxelMarket, ya! Ada berbagai voucher promo yang bisa Kamu gunakan agar jajan tetap hemat. Plus, ongkirnya FLAT 10rb lho sampai 5kg se-Jawa dan Bali!

#PejuangOnline | 23 Feb 2023

Raincake Bogor: Made with Heart and To Heart

Setiap daerah memiliki beragam kuliner dari yang legendaris hingga kekinian salah satunya kota hujan, Bogor. Raincake Bogor hadir memperkaya pilihan kuliner Bogor untuk memanjakan para penggemar kuliner sejak 6 tahun lalu hingga saat ini. Kenalan dengan Raincake Bogor lebih dalam, yuk ikuti cerita Seller #PejuangOnline kali ini, Shireen dalam mengembangkan usaha Raincake Bogor.

Berikut ini kisah perjalanan Shireen dalam membangun dan mengembangkan usaha Raincake Bogor.

Berawal Dari Kesukaan Shireen Terhadap Baking

Raincake Bogor didirikan oleh seorang aktris dan penyanyi Indonesia, Shireen Sungkar pada 8 April 2017. Hadirnya Raincake Bogor berawal dari kesukaan Shireen terhadap baking (Teknik memasak dengan cara pengolahan dipanggang atau dibakar) dan kecintaannya dengan Bogor. “Berawal dari kesukaan terhadap Baking dan kecintaan terhadap Bogor, maka tercetuslah Bogor Raincake,” ucap Shireen.


Melalui Banyak Proses dalam Meluncurkan Produk Berkualitas

Dalam meluncurkan produk yang berkualitas dan diminati dengan banyak pelanggan seperti saat ini, Shireen melalui berbagai proses dengan trial dan error. “Alhamdulilah, dengan kerjasama dan tim RnD (Research and Development) kita tidak henti-hentinya mengambil sampling dan melihat yang diminati oleh pasar,” ucapnya. Shireen juga turut terjun langsung mengawasi proses produksi dan membuat keputusan pada setiap produk baru yang akan diluncurkan. Shireen mengatakan bahwa kualitas produk menjadi alasan pelanggan mencari Raincake Bogor. “Rasa yang ada di kue kita berbeda dengan yang lain, (Raincake Bogor) dibuat dengan hati dan sampai ke hati. Karena kualitas, orang mencari Raincake,” ucapnya.


Selalu Menyajikan Produk yang Fresh

Raincake Bogor selalu menyajikan produk yang fresh untuk pelanggannya. “Sampai saat ini kami selalu membuat produk yang fresh atau pembuatan hari H kepada konsumen dengan kata lain produk baru,” jelasnya. Kue pun disimpan di kulkas atau chiller agar kualitas produk tetap terjaga. “Karena kue kita menggunakan bahan-bahan premium sekelas Cream Cheese, jadi memang dari segi penyimpanan lumayan tricky, lebih baik produk kita disimpan di kulkas atau chiller agar bertahan lebih lama,” terangnya. Saat ini Raincake Bogor memiliki banyak produk yang dapat dipilih pelanggan dengan produk terlaris adalah Dessert Box. “Saat ini kami mempunyai banyak produk yang mulai dari Raincake, Raintart, Queen, Dessert, Roti Babka, Raincheese lasagna, Choux, Brownies serta minuman Durian. Yang bestseller saat ini ialah Dessert Box,” ucapnya.


Memasarkan Produk Raincake Bogor secara Online dan Offline

Dalam mempromosikan produknya, Shireen memasarkan produknya secara online dan offline. “Untuk promosi semua hal kami coba untuk menentukan atau mengelompokan konsumen kami. Baik secara online atau offline,” jelasnya. Toko offline Raincake Bogor sendiri saat ini berlokasi di dua titik, yakni Jalan Sancang No. 10 dan Jalan Raya Cisarua.

Disamping itu, Raincake Bogor juga memiliki Reseller dalam membantu memasarkan produknya. “Saat ini yang kami miliki hanya Reseller, kami sedang mengembangkan Distributor,” jawabnya. Laris manis, saat ini Raincake Bogor bisa memenuhi orderan sekitar 250-300 kue perharinya.


Tips Raincake Bogor Menghadapi Tantangan dalam Berbisnis

Shireen mengatakan bahwa kolaborasi antar tim adalah hal yang dibutuhkan saat mengembangkan bisnis. “Pasti ada naik turun dalam sebuah bisnis yang sangat diperlukan ialah kerjasama antar tim dan research produk baru dan keinginan pasar,” ucapnya. Dalam mengembangkan usaha Bogor Raincake lebih maju kedepannya, Shireen mengatakan bahwa perlu meningkatkan pemasaran dan jangkauan pengiriman produk.

Suka dan Duka selama Berbisnis Raincake Bogor

Ada banyak hal yang disukai Shireen selama mengembangkan usaha Raincake Bogor. “Bekerjasama dengan UMKM, membuka lapangan pekerjaan, (menjadi) daya tarik untuk kota Bogor,” paparnya. Berpikir visioner dan mengambil keputusan sebijak mungkin menjadi cara Shireen mengatasi duka dalam berbisnis. “Dalam sebuah bisnis pasti ada naik turun. Tetap berfikir menuju proses kedepan dengan mengambil keputusan sebijak mungkin,” ucapnya.


Tips Shireen dalam Menjalankan Usaha Kuliner

Ditutup dengan tips atau pesan, Shireen memberikan pesan dalam menjalankan bisnis kuliner yang serupa seperti Raincake Bogor. “Selalu berpijak dan sesuai dengan aturan Allah, bekerjasama dengan tim saling kekeluargaan, dan selalu berinovasi,” tutupnya.

Itulah perjalanan Shireen dalam membangun usaha Raincake Bogor yang berawal dari kegemarannya terhadap baking. Kamu juga bisa ikuti kisah inspiratif Seller #PejuangOnline lainnya dalam membangun dan mengembangkan bisnisnya pada menu #PejuangOnline. Yuk, cobain juga si Manis dari Bogor, Raincake Bogor dengan order di PaxelMarket yang ongkirnya FLAT 10rb sampai 5 kg se-Jawa dan Bali.

#PejuangOnline | 13 Feb 2023